NovelToon NovelToon
SELINGKUH DENGAN SUAMIKU SENDIRI

SELINGKUH DENGAN SUAMIKU SENDIRI

Status: sedang berlangsung
Genre:Crazy Rich/Konglomerat / CEO / Penyesalan Suami
Popularitas:1.6k
Nilai: 5
Nama Author: SariRani

Karena suami dari putrinya miskin, seorang ayah rela menjual putrinya kepada pria lain untuk membayar hutang judinya. Tapi ayah brengsek itu tidak tau jika pria yang membeli putrinya adalah putra menantunya sendiri. Semua rasa bersalah dari perbuatan ayahnya itu ia tanggung sendiri kepada sang suami. Tapi herannya, suaminya tidak marah saat mengetahui jika istrinya dijual dan dihamili oleh pria lain. Apakah Gina Penelope akan memaafkan sang suami karena telah mempermainkannya? Dan bagaimana kehidupan rumah tangga Gina dan suaminya setelah kejadian satu malam dengan pria lain? Baca novel ini dan dukung untuk jadi favorit ya!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon SariRani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

GANTI IDENTITAS

Setelah sarapan, Gina langsung dibawa ke Kelton Apartemen Hotel di dalam mall Kelton London.

"Kamu akan tinggal disini dan kantor mu akan berdampingan denganku, Gina. Dan aku sudah menyiapkan identitas baru untukmu disini agar ayah dan ibu mertuaku tidak akan mengenalmu, setidaknya mereka ragu ragu" ucap Jane.

"Apa aku harus bersandiwara selama di London? Bagaimana Abraham akan mengenalku nanti?" tanyanya khawatir.

"Proses pengembalian ingatan tidak secepat itu kak. Mungkin paling cepat beberapa bulan atau bisa sampai tahunan. Nanti aku akan berkonsultasi dengan profesor dokter saraf di London Hospital" jawab Kate.

"Abram sudah mengirimkan pesan bahwa kondisi Abraham pasca operasi memang berdampak pada ingatannya, disarankan untuk tidak mendapatkan syok trauma lagi dalam beberapa waktu" timpal Jane.

"Percayalah, Abraham akan mengenalimu jika dia benar benar menaruh hati padamu, Gin" lanjutnya.

Gina terlihat sendu mendapati sandiwara yang akan ia jalankan.

"Ini cv mu yang aku masukkan ke hrd kantor. Namamu menjadi Joana Kelton, saudara jauhku. Kujadikan kamu keluarga agar kamu bisa beradaptasi dengan wanita wanita sosialita disini" ujar Jane.

"Apakah keluarga Kakak tidak masalah aku menggunakan nama keluarga kalian?" tanya Gina yang masih ragu ragu dengan rencana saudara iparnya ini.

"Tidak masalah karena pemilik nama sebenarnya berada di Australia. Joana adalah sepupu jauhku dan usianya masih remaja. Aku sudah izin menggunakan namanya kepada keluarga di Australia" balas Jane.

"Maafkan aku kak, aku jdi merepotkan" ujar Gina dengan nada bersalah.

Grep.

Jane merengkuh lengan adik iparnya ini.

Kate terlihat mendengarkan pembicaraan kedua kakak iparnya sambil tetap menemani Jack dan Laura bermain.

Setelah Gina diberi tempat tinggal, Jane pun tidak lupa mengajak wanita ini membeli pakaian untuk sehari hari di London. Style baru.

Kate tetap menemani kedua keponakannya bermain di wahana bermain mall sehingga tidak ikut berbelanja.

"Kamu akan menjadi asisten manager tim legal mall ini, jadi style mu akan aku buat berbeda dari Gina seorang pengacara di California" ujar Jane.

"Dan pastinya style makeup dan rambutmu juga ikut berbeda" lanjut nya.

Gina hanya menurut saja arahan sang kakak ipar.

Sampai pada akhirnya, ia diajak ke salon dan di makeover.

"Jika ada acara besar atau event dan kamu kesulitan untuk menata diri, kamu bisa langsung datang kesini saja. Namamu sudah kujadikan clien tetap dan permanen" ucap Jane.

Lagi lagi Gina tidak bisa membantah ataupun menolak karena tidak merasa memiliki kapasitas itu.

Hingga sore hari, saat semua persiapan Gina Penelope Hamber berubah menjadi Joana Kelton selesai, Jane dan anak anak pun pulang.

Kate masih harus memastikan keadaan Gina dan kandungannya baik baik saja, barulah ia bisa ke rumah sakit London Hospital untuk mengurus perpindahan perawatan Abraham.

"Kakak harus bisa adaptasi ya disini, hidup di London tidak serame di Amerika. Aku rasa kakak akan suka tinggal disini" celetuk Kate setelah memeriksa Gina.

"Tapi bagaimana aku bisa bertemu Abraham? Apa kalian akan mempertemukan kita?" tanya wanita hamil itu.

"Pasti akan kami pertemukan, Kak. Kakak percaya deh sama aku. Kak Jane akan membentuk pribadi baru Kak Gina yang cocok untuk keluarga kita. Sebelum itu logat dan bahasa kakak harus bisa lebih british lagi" jawab Kate.

"Nanti aku kenalkan sama temenku, dia lulusan sastra Inggris, cewek yang pasti. Kalau cowok bisa bisa aku diomelin sama Kak Abram" lanjutnya.

Gina tampak ragu.

Kate menepuk pundak Gina.

"Jika kak Abraham bersandiwara dan menyamar menjadi pria miskin untuk menemukan cinta hatinya, sekarang kakak yang menyamar menjadi wanita berkelas, smart, dan memiliki mental bangsawan untuk mendapatkan kembali bangsawannya kakak, hehe" ucapnya dengan candaan di akhir.

Gina bisa tersenyum tipis lalu kembali sendu saat mengingat kehamilannya.

"Terus gimana soal kandunganku? Semakin lama pasti akan semakin besar" tanyanya kemudian.

Kate malah tersenyum lebar lalu memegang perut kakak iparnya.

"Kakak adalah wanita bersuami, wajar saja jika mengandung bayi kan? Kakak juga pake cincin nikah, jadi nanti jika ada yang meragukan status married kakak, abaikan saja. Mereka hanya kepo untuk menyakiti, tidak benar benar peduli" jawab Kate.

Gina kembali merasa ditenangkan adik iparnya ini.

"Terima kasih untuk semuanya, Kate. Aku akan berusaha sebaik mungkin untuk bisa beradaptasi disini" sahutnya.

Kate memeluk Gina.

Lalu setelah puas, pelukan terlepas dan Kate pamit untuk kerumah sakit.

Gina sendirian di apartemen yang sebenarnya kamar hotel dengan fasilitas tempat tinggal seperti apartemen/rumah, lalu ia baru bisa bernafas santai sambil memperhatikan barang belanjaan dan penampilannya yang baru.

"Hmmm..kita akan berjuang sayang. Daddy mu pasti akan segera mengenali kita" lirihnya sambil mengelus perut.

Setelah beberapa saat mencoba untuk membiasakan diri dengan lingkungannya, Gina mulai menata barang barangnya yang baru.

Satu demi satu ia pelajari style barunya. Ia juga memperhatikan alat makeupnya. Makeup yang ia gunakan saat ini lebih bold.

Jane sudah memastikan makeup yang ia beli untuk adik iparnya aman bagi ibu hamil.

Gina juga harus melepaskan kaca matanya yang ia gunakan saat di California menggantikannya dengan lensa mata atau bisa juga kaca mata dengan frame baru.

Jane juga tadi menambahkan 1 titik tahi lalat di pipi Gina agar penyamarannya terlihat menyakinkan.

"Aku pasti bisa! Abraham pasti akan mengenaliku meskipun aku menjadi orang lain!" batin Gina untuk memberi semangat pada diri sendiri.

.

1 bulan kemudian, Abraham yang sudah dirawat di London Hospital sudah terlihat hasil pemulihannya.

Keluarganya belum mengatakan jika ia mengalami amnesia retrograde untuk menyiapkan mental dari trauma pasca operasi.

Setiap kali Abraham bertanya tentang Stella, mantan kekasihnya, semua anggota keluarga kompak mengatakan jika Stella sedang melanjutkan studi di Harvard, Amerika.

Abraham pun percaya saja karena memang wanita yang ia pikir kekasihnya itu ingin melanjutkan pendidikan di salah satu kampus terbaik Amerika, setelah mereka sama sama menempuh pendidikan S1 di Oxford.

Tangannya yang patah berlahan pulih meskipun masih menggunakan penyangga tangan. Abraham diurus dan dirawat di rumah sakit selama 30 hari.

Lalu ia pulang ke rumah orang tuanya yang 2 tahun lalu ia tinggalkan.

Sikap Lily dan Charles pun membaik. Charles berusaha menjadi ayah yang baik untuk Abraham tanpa lagi dibandingkan dengan Abram.

Itupun Abram yang menyuruh ayahnya untuk melakukan hal ini, sebagai bentuk suport pemulihan kepada Abraham.

Tapi lagi lagi Charles masih memikirkan bisnis keluarganya. Ia gunakan kesempatan amnesia Abraham untuk menjodohkan putra keduanya ini dengan putri rekan bisnis.

Lily yang tidak bisa membantah sang suami pun ikut mendukung perjodohan Abraham, daripada membiarkan putranya menikahi wanita tidak jelas dari kota kelahirannya.

Ketika sudah kembali dirumah, Abraham sudah tidak sabar untuk mendapatkan ponsel kembali. Kata keluarganya, ponselnya yang lama sudah rusak saat kecelakaan dan tidak bisa digunakan.

Padahal, Abram mengambil ponsel itu saat mendapatkannya di rumah sakit Seattle sebelum membawa Abraham ke London.

Abram memberikan ponsel rusak itu kepada Gina untuk disimpan. Entah Gina apakan ponsel itu.

Sebulan ini, Gina hanya bisa melihat Abraham dari foto yang dikirimkan Kate atau Jane atau Abram.

Rasa rindunya benar benar membuatnya bersedih.

Meskipun 1 bulan ini dia sudah mulai beradaptasi dengan lingkungan kerja dan tempat tinggalnya, tapi ia sungguh tidak sabar untuk bertemu dengan Abraham.

1
Yesi Yesi
ah suka ma cerita nya♥️♥️
lanjut thor
SariRani: Terima kasih banyaaaaak mbak yesi 🥹 agak pesimis karena dikit banget yg suka
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!