WARNING!!!
Mohon maaf apabila masih ada kesalahan nama pada cerita ini sebelumnya nama pemeran cowoknya memanglah David tapi author ubah jadi Raka jadi mohon dikoreksi author bakalan ubah demi kenyamanan para readers 🤗
Olivia, seorang wanita 25 tahun yang dipaksa bekerja sebagai wanita penghibur oleh ibu angkatnya disebuah tempat hiburan. Dan ditempat tersebut, dia tak sengaja bertemu dan jatuh cinta dengan seorang pengusaha kaya raya yang memiliki sikap sedingin es.
Bagaimanakah cara olivia melelehkan sikap orang yang dicintainya? silahkan dibaca aja 😊
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon israningsa 08., isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
25. Jadi Pembantu
Ketika mendengar apa yang baru saja dikatakan oleh bosnya, Oliv merasa ingin sekali membanting sesuatu saking kesalnya dia.
"Ehhhh iya bossssss😒🙄"
"Nahhh gitu dong kan enakan gitu didenger" (ada senyum disudut bibirnya)
"Oke sekarang (melirik koper milik Oliv) kamu bereskan sendiri koper kamu ,disana ada kamar khusus pembantu (menunjuk)" lanjut Raka.
"Siap bos" jawab Oliv memberi hormat seperti pada saat upacara kemudian melangkah membawa kopernya menuju kamar tersebut.
Tanpa Oliv sadari Raka tersenyum.
"(melirik kebelakang) ehhh dia tadi kayaknya tersenyum atau apa jangan-jangan perasaanku saja?" batin Oliv.
"Ingat!!! , masak 3x sehari jangan sampai membuat saya kelaparan!" teriak Raka dibelakang Oliv
"Siappppp bosssss!"
"Krekkk " membuka pintu
"Wow daebakkkk ,ini bener kamar pembantu? (melihat sekeliling kamar) , luas banget, katanya kamar pembantu tapi kok bagusan kamar ini dari pada kamar sendiri dirumah ya, heraaaaan aku!". Ucap Oliv
"(naik kekasur lompat-lompat tak karuan) wahhhhhhh empuknyaaaaa" lanjut Oliv.
Ternyata Raka mengintip perilaku Oliv dibalik pintu tanpa sepengetahuannya dari Oliv sendiri. Diam-diam Raka menelfon
"Pak!!! itu kasur terbaik kan? ,nyaman kalau dipake nggak pak? "tanya Raka.
"Nyaman banget banget pak ,dijamin tidurnya bakalan nyenyak apalagi kalau misal bareng istri he he he" jawab penjual kasur/sprinbad.
"Ehhh apaan sih pak ,itu kasur buat pembantu saya" .
"Lohhh ternyata cuman pembantu tapi kok beli kasur/sprintbad nya yang mahal sih pak , ternyata bapak baik banget yahhh sama pembantu sendiri" celoteh penjual sprintbad.
"(tersenyum) ehhh sudah ya pak makasih" sambung Raka.
"Apa yang sebernarnya terjadi padaku kenapa aku memperlakukan dia dengan sangat istimewah, apa jangan- jangan dia pake guna-guna ya?" tanya Raka.
Oliv yang kemudian membalikkan badannya menyadari kehadiran Raka dibalik pintu.
"Ehhh pak Raka!, ngapain bapak disini lagi" tanya Oliv
"Kamu pake guna-guna ya"
"HAHH(heran)" Oliv kaget seketika Raka mengatakannya
"Apaan sihhh pakk! ,guna-guna apa saya nggak ngerti" tanya Oliv masih bingung.
"Kalau kamu nggak pake guna-guna ,terus kenapa saya bisaaaa........." kata -katanya terhenti .
"Enggak -enggak (geleng-geleng kepala) kalau misalkan saya bilang mengistimewakan dia, pasti ujung-ujungnya dia geer lagiii!" batin
Raka
"Bisa apa pak!" tanya Oliv heran
"Bisaaaaa..... bisaaaaa ahhhhh bisa anu lahh pokoknya!" setelah mengucapkan itu dia langsung pergi meninggalkan Oliv yang masih bingung.
"Bisa apaan sihhh , dasar cowok anehhhh" ucap Oliv
Setelah kejadian itu Oliv bergegas kedapur untuk masak makan siang ,dia sudah memakai celemek, dan hendak mengambil sebuah mangkok dilemari tetapi mangkok tersebut tak bisa diraihnya hingga sebuah tangan dari belakangnya berhasil meraih mangkok tersebut, seketika Oliv kaget menyadari tangan tersebut dan dia segera membalikkan badanya.
"Ahhkkk!! Pak Raka"( tepat berdiri didepan dada bidang Raka).
"Nihhh mangkoknya (menyerahkan) dasar pendek!"
"Siapa yang pendek pak, saya tuhh tinggi ,tingggg-ggiiii"
"Jangan panggil saya pak! ,tapi panggil saya appa???"
"Bossss!!🙄😒"
"Nahhh good"
"Siap bosss".
"Ehh kamu mau masak apa?" tanya Raka.
"Tenang bos saya bakal siapkan makanan spesial buat bos he he he (senyum jahat)"
"Hahaha aku bakal kerjain dia siapa suruh terlalu menyebalkan jadi orang" batin Oliv.
"Oke " Raka tak menyadari apa yang ada dibalik senyum dari Oliv
Dia hanya diam sambil menyaksikan Oliv bermain dengan pisau di dapur apertemen miliknya.
jangan lupa like dan koment ya...
Sehat, bahagia & sukses selalu ya..🥰
Semangat berkarya Kakak ⭐❤️❤️❤️❤️❤️⭐
Kalau mau nikah ya nikah aja laki-laki gak perlu wali aja, ngasih taunya Lewat chat aja sama video nya.
Lanjut Isra semangat terus ya nulisnya, salam dari"Dokter Cinta Spesialis Hati"
ijin promo sekalian thor 🍓
jgn lupa mampir di novelku dg judul "AMBIVALENSI LOVE",
kisah cinta beda agama,
jgn lupa tinggalkan jejak ya 🍓🍓🍓