NovelToon NovelToon
ONE IN A MILLION (BxB)

ONE IN A MILLION (BxB)

Status: sedang berlangsung
Genre:Ketos / Hamil di luar nikah / Romansa / LGBTQ / Idola sekolah / BXB
Popularitas:3.9k
Nilai: 5
Nama Author: kuciang

kamu tidak melihatku, tapi aku melihatmu, dari banyaknya manusia kamu yang aku lihat, tetap lah bersinar

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon kuciang, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 24

"lah boleh ajak orang" tanya alex membuka suara yang dari tadi diam dan mendengarkan

"boleh, asal datengnya bareng luh, kalo dia masuk sendiri yang ada di usir" jawab ervan yang sudah menghabiskan minumannya

"ahh sok tau luh van"

"BENER" ujar liam dan daniel bersama

"kapan acaranya tan" tanya alex yang ikut semangat "gua mau ajak keluarga gua"

"luh pikir ini acara kemping keluarga apa, bisa luh ajak semuanya" heran liam "udah luh bawa badan sama pakaian yang bener dan mahal kalo bisa"

"luh pikir gua semiskin itu apa" kesal alex

"emang kapan acaranya" tanya zayn yang juga penasaran

"dua hari lagi" jawab ethan

"mantap, gua mau minta duit sama emak gua buat beli baju nih" samangat zayn.

"nanti aku belikan saja" ujar ethan yang entah kenapa buat senyum di bibir zayn makin lebar

"ehh tadi gua denger bakal ada study tour, kapan?" tanya liam yang di buat penasaran, sama halnya dengan yang lain juga ikut penasaran

"selesai ujian" jawab ethan "yuk kekelas"ajak ethan namun di tolak oleh zayn

"ngga mau, di dalam panas, gua suka di luar, enak sejuk, kita ke atas yuk" ajak zayn namun semua mata melirik kearah ethan menunggu jawaban

dapat di dengar helaan nafas dari ethan yang cukup berat, bukannya apa kalo ke atas, berati zayn harus naik tangga, dengan keadaan zayn ini pasti banyak keluhannya nanti

"dikit lagi masuk" zayn yang mendengar hanya bisa terdiam dan menghela nafas dengan berat

Entah tidak ada bantahan, ethan dan zayn sudah kembali, sampai bel pulang membubarkan yang lain. Termasuk zayn, yang memilih balik kerumah orang tuanya, dan ethan yang awalnya ingin menemanin malah di tolak oleh zayn, katanya dia ingin menikmatin rumah barunya sendiri

"tumben ethannya di usir" heran anna "ibu liat perut kamu lucu bangat, padahal baru dua bulan tapi udah keliatan"

Tentu mereka bisa melihat dari balik kaos putih yang sangat tipis, dan celana pendek memperlihatkan kaki putih dan kurus milik zayn

"isinya nyawa bukan makanan, dan lagian tiga bukan satu" kesal zayn yang melilih duduk di bangku ruang tamu

"iya ayah ge tau isi nya nyawa, maksud ibumu itu beda dari ukuran yang seharusnya" jelas wilson "dan lagian bener kata ibu mu, tumben ethannya di usir"

"kenapa sih aku salah mulu, ngga mau pisah sama ethan salah, di usir juga salah, dah aku mau kekamar aja" zayn memilih masuk kekamarnya lantas melakukan vidio call bersama temannya

"wiss ada apa nih pamil nelepon malam-malam" tanya alex yang berada di depan computer gamenya

"itu sih ezar udah tidur" tanya zayn karna melihat ervan yanh tengah santai

"udah dong, kan bukan gua yang tidurin" jawab santai ervan

"siapa ezar" tanya alex yang matanya tidak lepas dari komputernya

"ketemuan yuk, di angkringan biasanya aja, udah lama kaga kesana" ajak zayn

"GAS" serentak mereka bersamaan, sampai akhirnya mematikan vidio call bersama

Sekarang mereka bertiga sedang menikmatin angin malam, di temanin beberapa makanan yang sudah mereka pesan, dari nasi kucing sampai persate-satean

"luh ngapa ajak kita keluar" tanya ervan membuka percakapan yang dari tadi hanya menikmatin jajanan yang mereka pesan

"gua bosen" jawab zayn menjeda sebentar ucapannya "p info"

"info apa tuhh~" seruh alex dengan candanya "togel kah"

"gua udah kaya, kaga main begituan lagi" sombong zayn membuat kedua temannya memutar matanya malas "info balapan dong"

Mereka yang mendengar menyemburkan makanan yang belum tertelan sepenuhnya di dalam mulut

"heh bego gua kaga mau ya di amuk sama sih laki luh yang dinginnya melebihin kutup utara" kesal ervan yang tidak habis pikir dengan tingkah temannya itu

"yaelah jangan sampai sih ethan tau, gampang kan"

"gampang nenek luh, kalo kita kenapa-kenapa luh mau tanggung jawab apa" kesal alex yang mengelap mulutnya

"ya elah bete bangat dah gua mah kalo gini, luh temen gua apa sih ethan sih"

"LUH" seru mereka bersama

"yuk, p info balap" ervan dan alex hanya bisa saling pandang, tidak tau harus berkata iya atau tidak, bahkan melihat wajah zayn yang memelas kasihan enggan baginya untuk berkata tidak "udah ayuk, kita lawan musuh biasa kita aja"

Mereka bertiga pergi meninggalkan angkringan, dengan seseorang mengirim pesan alamat ke seseorang.

orang yang mendapatkan pesan lokasi hanya bisa mengerutkan keningnya, membukan pesan dan melihat nama sih pengirim

"kenapa than" tanya olivia melihat raut wajah putranya

"ervan kemana" tanya ethan menatap pemuda yang sedang menggendong bayi yang tengah terlelap

"keluar katanya main sama temennya" jawab elvano, dan langsung mengerti maksud dari ucapan ethan "tan aku titip ezar ya, yuk"

"ehh kalian mau ke mana" tanpa menjawab pertanyaan olivia, ethan dan elvano pergi mengikutin alamat yang di kirim.

di area balap zayn sudah rapih dengan helm dan jaket kulit yang sudah ketat karna perutnya yang sedikit membuncit, dengan membawa motor hitam kebanggaannya zayn sudah bersiap di garis star

"gila dia kaga mikir apa ya" kehawatir di wajah alex tidak tergambar lagi

"mana tiga lagi" ervan tidak kalah panik

"luh udah kabarin ethan kan" tidak ada jawaban hanya ada anggukan kepala yang penanda sebagai jawaban

Ketegangan semakin mencekam ketika gas di tarik dengan kencang, menghembuskan angin malam, zayn masih tertinggal di belakang oleh lawannya

Tentu bukan zayn namanya kalo dia kalah, zayn menambah kecepatan, semakin cepat kendaraan zayn, semakin sempit udah yang di hirup ervan dan alex

"mana zayn" deg suara yang cukup dingin membuat udara makin sedikit, di tambah hawa dingin yang menusuk kulit

"i..itu" tunjuk ervan, ethan mengikutin arah tunjuk ervan sampai matanyanya membola kaget, namun masih bisa di tutupin dengan wajah dinginnya

Zayn sampai di garis finish, sebagai juara satu, banyak yang mengerubungin zayn, bahkan zayn kegiranga dengan membuka helmnya

"bagus" suara yang berat menggema membuat suara yang ricung berhenti, membalikan badan menatap dari mana arah suara itu berada

"et..han "cicit zayn pelan, ethan berjalan lurus menghampirin pemuda yang tengah hamil, menggendongnya ala bridal steal "than turunin, malu"

Tanpa mendengarkan pemuda hamil, ethan langsung membawa zayn, memasukin mobil, tidak memperdulikan yang lain

"pulang van" bukan ajakan, tapi sebuah perintah yang harus di turutin

"bawel" kesal ervan "gua balik, luh juga, kita liat besok tuh bocah masih bebas keluar apa kaga"

"woy motor sih zaynnya" teriak alex yang di tinggal sendiri

"bawa aja" teriak ervan dengan melambaikan tangan tanpa membalik badannya

"gua lagi gua lagi" helaan nafas berat dari alex yang langsung membawa motor zayn

1
Katty Lestary
lanjut thor semangat trus ya
Katty Lestary
double dong thor
Katty Lestary
lanjut thor jangan lama dong up nya
Rain
Smangat🙈
Katty Lestary
lanjut thor
Aletha
lanjutt thorr
Feni sang penulis novel
bagus ceritanya kak jangan patah semangat untuk kakak yang membuat karya
Katty Lestary
lanjut thor
Katty Lestary
ayo lanjut lagi
Katty Lestary
bagus..lucu juga cerita nya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!