NovelToon NovelToon
Tragedi

Tragedi

Status: tamat
Genre:Identitas Tersembunyi / Misteri Kasus yang Tak Terpecahkan / TKP / Dendam Kesumat / Misteri / Tamat
Popularitas:82.4k
Nilai: 4.8
Nama Author: cilamici

Ditemukannya kerangka manusia di halaman sebuah rumah yang telah lama dikosongkan membuat heboh hingga diangkat ke berita nasional, dan menjadi jalan terbukanya kasus lama.

Jadi, kasus apa kira-kira? Hmm ayok kita intip...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon cilamici, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

24. Sebuah Senyuman

Candra mengaktifkan hp miliknya dengan hati-hati, di luar sana terdengar suara gemuruh geledek yang mengiringi turunnya hujan yang semakin deras,

Tangan Candra sedikit gemetar, manakala begitu layar hp nya menyala, yang tampak tak lama setelah itu adalah pesan-pesan baru yang sangat banyak dari Anggita,

Pesan baru yang entah berapa detik sekali gadis itu kirimkan padanya itu pun seolah membuncah manakala hp Candra kembali aktif,

Candra menatap nanar layar hp nya, ketika satu jarinya membuka pesan-pesan Anggita yang nyaris memenuhi layar,

Pesan yang semula hanya bertanya Candra ada di mana, pesan yang semula hanya menyampaikan betapa ia rindu dan tak ingin terlalu lama menunggu,

Pesan penuh cinta dan keinginan untuk segera menuntaskannya kemudian berubah menjadi pesan penuh amarah sumpah sarapah,

Pesan yang kemudian makin lama juga berisi tentang ancaman, bahkan...

Candra tangannya semakin gemetaran, melihat foto yang kemudian tampak dikirimkan Anggita,

Foto silet dan juga pergelangan tangan gadis itu,

Datang sekarang, atau kamu tak akan melihatku dan juga tak akan pernah bisa melihat anakmu!

Melihat pesan terakhir Anggita itu, tanpa berpikir panjang lagi, tampak Candra langsung menghubungi Anggita,

Laki-laki muda berparas tampan itu pun membawa hp nya keluar dari kamar,

Lama, tak ada jawaban.

Dada Candra pun tentu semakin berdegup kencang, begitu bergemuruh layaknya langit di luar sana yang kini suara gemuruhnya semakin terdengar keras,

"Ayolah angkat sayang, angkat,"

Gumam Candra sembari mondar mandir panik di ruang tengah yang di mana di sana untuk ruangan nonton TV, ruang makan dan juga dapur kecil khusus untuk Siska membuat kue, ataupun sekedar kopi dan teh,

Sekitar enam kali Candra berusaha menghubungi Anggita tak juga ada jawaban, ia pun lantas menghubungi seseorang, yang tampaknya adalah temannya,

"Ya,"

Untunglah suara itu langsung terdengar di sana,

"Ndi, kau ada di mana?"

Tanya Candra,

"Aku? Di apartemen ku, hujan deras di luar, kau jadi menginap di sini kan?"

Tanya teman Candra bernama Andi itu,

Candra menghela nafas,

"Tidak Ndi, Siska tak melepaskan aku pergi, aku tak tega menolaknya, tak bisa,"

Ujar Candra,

Ganti Andi kini yang menghela nafas,

"Sudah kuduga pada akhirnya kau akan mulai gamang saat nanti kau lelah berbohong pada isteri mu, aku sudah peringatkan sejak awal sebelum kau bermain api terlalu jauh,"

Ujar Andi,

"Sudahlah, tunda ceramahnya, kumohon, pergilah ke tempat Anggita, aku tidak bisa menghubunginya, ia mengirimiku foto yang mengerikan, ia mengancam akan bunuh diri jika aku tidak datang, aku takut dia nekat,"

Kata Candra dengan suara bergetar karena panik luar biasa,

"Hah, sungguh?"

"Ya Ndi, kumohon, pergilah ke sana, aku tak mau dia celaka dan anakku... calon anakku, selamatkan dia, aku akan segera menyusul Ndi, tolong,"

Candra memohon,

"Ya... ya... baiklah,"

Kata Andi,

Candra kemudian memberikan kode kunci pintu apartemen miliknya yang ia sengaja cicil untuk tempat tinggal Anggita,

Setelah itu Candra mematikan hp nya, namun begitu ia berbalik, tiba-tiba dilihatnya Siska telah berdiri di belakangnya,

Perempuan itu menatap nanar Candra, wajahnya menyiratkan kesedihan, kemarahan, kekecewaan dan entah apalagi yang Candra bahkan tak sanggup membayangkan apa yang kini memenuhi dada isterinya,

"Sa... sayang, ak... aku..."

"Aku tak percaya ini Mas, kau... kau..."

Tangis Siska pun pecah,

Baru saja Neneknya memperingatkannya, tapi tiba-tiba mimpi buruk itu sudah terjadi begitu saja,

"Ak... aku bisa jelaskan sayang,"

Candra berusaha meraih Siska, tapi Siska menampik tangan suaminya, hingga hp milik suaminya itu terpental ke arah pintu kamar Nenek,

Candra yang sudah kehilangan fokus, yang di mana kepalanya rasanya sudah mau pecah tampak menangis pula, ia meremas rambut kepalanya sendiri dengan kedua tangannya,

"Bagaimana bisa kamu tega melakukannya padaku Mas? Apa ini hanya karena aku belum memiliki anak? Apa karena ini kau merasa berhak berselingkuh? Apa karena ini kamu merasa tak masalah mencari rahim lain untuk mendapatkan anak?"

Tanya Siska di tengah tangisannya yang semakin menjadi, ia bersimpuh di atas lantai sambil memegangi dadanya yang terasa sangat sesak dan sakit,

"Sayang, ku mohon, dengarkan penjelasan ku, aku..."

"Aku tak butuh penjelasan Mas, apa yang kau lakukan sudah jelas pengkhianatan untuk pernikahan kita yang suci,"

Kata Siska masih sambil terus tersedu, saat kemudian tangan Candra berusaha meraihnya lagi, Siska pun kembali menampik dengan kasar tangan sang suami,

"Jangan sentuh aku, sejak malam ini ku haramkan tanganmu menyentuhku, pergilah! Pergi!!"

Kata Siska dengan suara yang meninggi,

Candra yang antara masih ingin merengkuh Siska agar perempuan itu bisa tenang, tapi juga di lain sisi ia juga khawatir dengan kondisi Anggita dan calon anaknya, akhirnya terjebak dalam kebingungan yang seolah nyaris membuatnya gila,

"Pergilah! Kau bilang kau khawatir dengan calon anakmu bukan?! Pergilah!!"

Usir Siska lagi.

Dalam keributan keduanya, tanpa mereka sadari pintu kamar Nenek terbuka pelahan,

Nenek Maryati keluar dari sana, yang kemudian mendapati hp milik Candra di dekat pintu kamarnya,

Sebuah panggilan masuk terlihat di hp itu, panggilan masuk dari Andi,

Nenek meraih hp itu, lalu dibawanya masuk kembali ke dalam kamar,

Nenek mengangkat panggilan dari Andi, yang kemudian terdengar suara Andi di seberang sana,

"Ndra, benar Anggita mencoba bunuh diri, ia mengiris pergelangan tangannya dengan silet, aku langsung melarikannya ke Rumah Sakit terdekat, kau langsung ke sana ya,"

Kata Andi, yang kemudian kembali menyebutkan nama Rumah Sakitnya,

Setelah mendengar nama Rumah Sakit di mana Anggita dilarikan untuk dilakukan upaya penyelamatan, Nenek Maryati pun menutup panggilan itu.

Seulas senyuman tampak di sudut bibirnya, senyuman aneh yang menyiratkan sesuatu.

...****************...

1
Mega Arum
Luar biasa..
Amoy Ima
art nya pelakor,,cari masalah aja..
myumi
ini baru enak dibaca nda kepanjangan nda muter 2 cerita..bikin lg ya thor yg cerita nda kepanjangan lngsung tamat..🙏
Minartie
sispa ya nek



🙏🏻🙏🏻🙏🏻🙏🏻🙏🏻
gaby
Cerita yg singkat, padat, ada ngeri, ada sedih, ada emosi. Aq kasian sm Nenek Maryati, sy sbg emak2 mendukung perbuatan Nenek Maryati, yg saya sayangkan cuma satu, kenapa nenek ceroboh hingga ktangkep. Sosok seperti nenek Maryati menurutku pahlawan bagi keutuhan rmh tangga smua org.
karissa 🧘🧘😑ditama
dri awal slah ny dadang juga,wlaupun mksd ny baik sbg suami,tpi dgn tiba2 dtng orang buat bntu2 dirumah tanpa ada obrolan tnpa ada apa2 dlu dgn istri,tdak jga mematok umur yg lbh aman inilah yg trjadi KEHANCURAN yg nnti ny berbuntut DENDAM
karissa 🧘🧘😑ditama
salahnya intan,,hrus ny dgn tau kalo bkal plang kekampung tuh si pembantu sruh libur dlu,trserahlah mau plang ke yyasan kek atau kerumahny dlu kek
Ros Sita
penghianatan seorang suami akan sangat berdampak pada mental sang istri
Ros Sita
penghiatan seorang suami akan sangat berdampak pada mental si istri
estycatwoman
good
Habibie Raisa
andai saya diposisi mba mar pun mungkin akn sekalap itu
Habibie Raisa
si alan memang i ntan setan
Alzena Daria
ceritanya sederhana,gk terlalu panjang,tapi enak dibaca. ...keren Thor...
neng ade
kejadian yg menimpa nek Maryati dlu sangat membuat nya terluka wajarlah jika kalap karena melihat langsung pergumulan si suami dan ART nya padahal nek Maryati wkt itu sedang hamil dan kondisi kesehatannya pun sedang tak baik2 saja .. tp dia mampu melakukan pembunuhan itu hingga selama 20 thn akhirnya terkuak.. .
neng ade
Anggita dan bayi nya pasti mati ditangan nek Maryati.. misi selesai..
neng ade: semua akhir nya akan terkuak.. berita heboh tentang penemuan tulang belulang itu pasti akan mengejutkan semua orang .. nek Maryati udh mengakui nya .. betul nek wajah cantik harus nya jngn dibuat utk menggoda suami orang bahkan bkn hanya yg cantik dan muda aja tp memang dasar nya mental pengkhianat dan peselingkuh bnyk terjadi .. hanya sedikit yg bisa melampiaskan dendam seperti nek Maryati dngn cara membunuh para pelaku nya ..
total 1 replies
neng ade
Dan .. nek Maryati pun menepati kata2 nya yg membuat Anggita hrs menyusul Candra ..
neng ade
Ya utk sebuah pengkhianatan tak ada kata lain selain ingin pelaku nya mati dan nek Maryati tak harus bertindak lagi karena Candra keburu kecelakaan
neng ade
waduh .. jangan2 pacar nya Anggota itu suami nya Siska .. nenek udh punya feeling kali hingga menatap tajam ke arah Anggita ..
neng ade
Maryati itu nama nenek nya Siska ya thor . ini kah awal mula tragedi dlm kehidupan sang nenek ..
Cila Mici: aamiin... makasih makasih ya
total 3 replies
neng ade
ngeri ta liat isi koper nenek .. apa yg terjadi sebenar nya dngn nenek ..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!