NovelToon NovelToon
Want You

Want You

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Tamat
Popularitas:2.7M
Nilai: 4.9
Nama Author: SILAN

Semuanya telah selesai, selamat melewati kehidupan baru

WANT YOU

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon SILAN, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 24

***

Pintu rumah luisa terdengar di ketuk beberapa kali, tidak ada yang membukakan pintu selama dua menit dan di menit ketiga dengan wajah berantakan khas orang bangun tidur luisa membukakan pintu sembari mengucek matanya.

“Astaga! Isa”

luisa terkejut dia tidak tau siapa yang tiba-tiba mendekapnya erat lehernya ini.

“Kakak kangen banget sama kamu!”

Luisa mengerjap beberapa kali saat pelukannya terlepas.

“Kak tari?” gumamnya. Orang itu mengangguk, mata luisa berbinar kali ini dia yang memeluk tari.

“Kakak, mau datang kok gak bilang sih. Masuk dulu kak” ajak luisa.

“Tante anggi mana?”

“Mama ada di butik satu jam lagi mungkin juga pulang, oh ya kak tari, kak rio mana?”

“Dia sama satria tadi ketemu di depan”

“Oh, bentar kak. Isa cuci muka dulu” pamit luisa berlari kearah dapur tak lama dia kembali dengan wajah yang lebih segar sembari membawa minuman dan cemilan untuk tari.

“kalau om teguh ke mana, rumah kok sepi banget”

“Papa lagi di kantor palingan juga bentar lagi balik” luisa meletakkan cemilan di meja depan tari kemudian dia duduk di dekat kakak sepupunya ini yang baru menikah satu tahun dan satu tahun juga dia belum pernah bertemu Tari karna kakak sepupunya ini ikut tinggal bersama suaminya di kanada.

“Isa, kata tante kamu sakit ya?”

“Ah itu. Iya kak isa sakit tapi gak parah kok, kakak bisa liat kan kalo isa kuat” sambil memperlihatkan otot lengan yang sama sekali tak berotot. Tari tertawa kecil, tak lama suara mobil terdengar berhenti di depan.

“Kayanya itu mama deh kalau bukan papa”

“Assalamu alaikum”

“Waalaikum salam”

“Loh kalian kok bisa barengan?” tanya tari ketika melihat suaminya-Rio- yang masuk bersama anggi dan teguh tak lama satria menyusul di belakang sambil membawa sayur belanjaan.

“Loh ada tamu dari jauh toh rupanya” teguh mencopot kacamatanya lalu menyalami keponakannya.

“Gimana udah punya momongan belum?” lanjut teguh.

“Masih usaha om, doain aja” jawab rio.

“Duduk dulu. Om mau mau naik, gerah ini”

“Iya om silahkan”

Setelah membantu satria menyusun sayuran di kulkas anggi menghampiri Tari dan suaminya.

“Kalian apa kabarnya di sana, lain kali mbok ya tante di ajak” Anggi memeluk Tari lalu menyalami Rio.

“Kapan-kapan tante, oh ya bapak sama bu’e di jogja titip salam sama tante karna gak iso melok rene” ucap tari.

“Oalah berarti sampean wes ke jogja surong rene?”

“nggeh, oh iki kulo ndue gawan ko kono” Tari mengulurkan dua paper bag.

“Wah suwon yo ndok”

Luisa menepuk dahinya dia tidak tau apa yang kedua orang itu katakan.

“Aduh puyeng pala eike” kata luisa. Rio tertawa “Kita sama” dan mereka tertawa bersama.

“Kalian nginap di sini kan?” sela luisa.

“Gak bisa sa soalnya kak rio ada pekerjaan bertemu klien nya di daerah sini jadi kak tari sekalian ikut, tapi besok deh kak tari sama kak rio nginap di sini ya”

“Iya deh kak. Padahalkan isa mau ajak kalian ketemu seseorang” ucap luisa dengan nada kecewa.

“Biasalah anak muda. Kemarin pacarnya si isa habis kecelakaan jadi malam ini rencananya mau ke sana” sahut satria.

“Ih abang bocor deh”

“Kamu udah punya pacar sa?” Tanya tari serius, luisa mengagguk malu.

“Sayang ya kakak gak bisa ikut, gak apa-apa kan?”

“Kak tari tenang aja, justin udah agak baikan kok”

“Oh nama justin. Anaknya nakal gak? nanti biar kakak yang beri pelajaran kalo dia berani sakitin kamu”

Luisa tertawa dia jadi teringat waktu masih kelas 10 dulu ada kakak kelasnya yang mengusilinya sampai tasnya robek dan tari yang mengajar karate di gedung sebelah mendengar berita itu, pulang sekolah dia menghadang kakak kelas yang menjahili luisa sampai menangis padahal belum di apa-apakan.

“Dia anaknya baik gak pernah bikin luisa nangis, ah ya karna kejadian itu kak tari di kira bang satria yang bikin itu anak nangis karna pas bang satria jemput isa  waktu itu banyak liat, jadi gak ada yang mau dekat-dekat dengan isa lagi”.

“Wah kakak baru tau sa. Kak  tari minta maaf ya pasti kamu gak ada teman”

“Sekarang ada Janis, teman kecil isa dulu. Kak tari ingat yang rambutnya agak pirang itu”

Tari tertawa geli “Ingat lah sa, yang pipinya chubby itu kan. Udah lama kakak gak ketemu Janis dia apa kabarnya”

“Dia tetap gitu kak, kadang masih jahil sama isa tapi gak kaya dulu lagi sejak pulang dari jerman”

“Wah maghrib nih sa, sholat dulu yuk ngobrolnya nanti lagi” ajak tari saat mendengar suara azan dari masjid.

“Iya kak”

***

Pukul tujuh lewat lima belas menit tari pamit bersama suaminya pada keluarga luisa setelah itu keluarga luisa bersiap untuk pergi ke rumah justin menjenguk pacar putrinya.

Tepat jarum jam menunjuk angka delapan bel pintu rumah justin berbunyi, bi iyem membuka pintu itu dan mempersilahkan keluarga luisa masuk.

“Ini papa mamanya luisa ya?” Tanya derulo menghampiri lalu menjabat tangan begitu juga maya dan anggi.

“Tante ini ada sedikit buah untuk justin dari rumah” ucap luisa.

“Justin ada di kamarnya kamu samperin aja dia sekalian ajak kesini ya”

“Gak usah mamanya justin, biar justinnya istirahat takut ngerepotin” ucap anggi.

“Nama saya maya, ini papanya justin namanya derulo”

Mamanya luisa tak mau kalah dia juga memperkenalkan diri “Oh iya saya anggi, ini suami saya teguh”

“Bakal jadi besan nih kayanya” ujar teguh, derulo terkekeh.

“Iya pak teguh sepertinya luisa cocok sama justin, luisa sangat baik dan perhatian justin beruntung kalau luisa nanti bakal jadi pendamping hidupnya” jawab derulo yang memang belum mengetahui penyakit luisa, maya dan anggi saling melempar senyum, senyum getir ketika mengingat penyakit gadis yang mereka sayangi.

Pada waktu berikutnya percakapan dan obrolan ringan antara keluarga luisa dan keluarga justin berjalan layaknya sudah mengenal akrab sejak lama, untung satria tidak ikut karna ada tugas kuliah jadi dia tidak merasa menjadi obat nyamuk yang hanya mendengarkan obrolan para orang tua.

“Kupasin!” seru justin.

“Oke, kamu mau yang mana? Jeruk atau apel?”

“Mangga”

“Gak bawa mangga”

“Ya udah deh pisang aja”

“Ih justin. Aku kan cuman bawa jeruk, apel sama kamu tau gak ini namanya apa?” sambil mengangkat buah berwarna merah.

“Itu buah naga” justin mengambil buah itu dari tangan luisa.

“Kamu bisa buatin aku jus buah ini gak?”

“Emang enak ya?” kata luisa balik bertanya, justin memutar bola matanya.

“Ya enak lah, kamu belum pernah nyoba?” luisa menggeleng. Justin mengambil pisau di tangan luisa lalu memotong buah naga tadi menjadi beberapa bagian.

“coba deh gigit” sambil menyodorkan potongan buah naga tadi ke depan mulut luisa.

“Enak gak?”

“Coba aja dulu”

Dengan ragu luisa mengambil potongan buah naga dari tangan justin lalu menyuapkan ke bibirnya.

“Gimana, enak?”

Luisa mencoba merasakan setelah itu.

“Gak enak” luisa mengecap bibirnya. Justin tertawa.

“Ngerjain ya?” gadis itu meletakkan potongan tadi ke nampan kemudian tangannya meraih tisu untuk membersihkan bibirnya.

“Gak kok aku gak ngerjain kamu. Emang sih ada yang gak suka buah ini tapi aku suka kok kadang bi iyem buatin jus dari buah naga” lalu menyuapkan potongan lain ke mulut dan mengunyahnya sampai habis. Luisa bergidik.

Di ambilnya tisu di meja lalu meraih tangan justin dan membersihkan tangan lelaki itu.

“Enak sih enak tapi makannya jangan kaya anak kecil juga dong”

Justin yang telah sukses menghabiskan sebiji buah naga itupun refleks jadi terdiam melihat perhatian kekasihnya yang dengan telaten mebersihkan tangan dan juga bibirnya yang belepotan.

“Ekhmm”

*****

Vote and Comment

1
Besti
baguss
Besti
aku lanjut membacaya
Qaisaa Nazarudin
Noh Justin jadi Dokter karena Luisa..
Qaisaa Nazarudin
Nyesek aku thor,Sumpah,,Kamu tega banget thor bikin aku nangis 😭😭😭😭😭😭😭😭😭
Qaisaa Nazarudin
Munglinndgn keadaan Luisa yg gak tertolong bikin Justin nekat pengen jadi Dokter,biar hisa nolongin banyak orang,ya kan..
Qaisaa Nazarudin
OMG Luisa sakit??Kok gitu?? Baru juga Justin akan bahagia 😭😭😭
Qaisaa Nazarudin
Aku tenak Janis suka sama Luisa,Sukanya seorg pria ke wanita,bukannsuka sebagai sahabat,seperti biasanya..
Qaisaa Nazarudin
Pasti Justin di skors tuh..
Triiyyaazz Ajuach
mgknkah Justin suka dgn Luisa
Triiyyaazz Ajuach
ceriyanya kayaknya lucu ringan
Meili Mekel
msmpir guys
Meili Mekel
lanjut
Meili Mekel
janis pux perasaan sama luisa
Meili Mekel
justin kerwn
Meili Mekel
siapa jodohx luisa
Meili Mekel
baca dulu
fitra andriyani
nangis aq ya allah
Desrana Aulia syawali
thorr kenapa hruss sad... aku gk terlalu suka cerita sad.. 😢
Desrana Aulia syawali
ahhhh fiks aku nangissss
Desrana Aulia syawali
sedihhh banget thorrrrrr,,, kejerrr aku...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!