NovelToon NovelToon
Sistem Arsitek

Sistem Arsitek

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / CEO
Popularitas:302
Nilai: 5
Nama Author: Chimoarikashiki

Ari atau yang sering di panggil sama teman kuliahnya dengan nama sam Ari di tengah ke frustasiannya dia mendapatkan berkah sebuah sistem yang membantu Ari menjadi arsitek terkenal bareng dua temannya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Chimoarikashiki, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

PT TAN Arsitek membara di mata IAI

#masihmenunggululuskontrak 

       Setelah satu proyek sekolahan Gita langsung menarik aku membahas sesuatu tentang PT kita di mata IAI.

"ri PT kita di mata IAI Jabodetabek membara kalau di malang PT Indi arsitek sama membaranya dengan kita"kata Gita ke aku sambil lihat aku

"mantap dong yang tujuan gue dan owner PT Indi memang gitu bro"kata aku ke Gita sambil lihat Gita

"jangan bilang lu sama owner PT Indi teman kuliah"kata Gita ke aku sambil lihat aku

"nah betul itu bro gue sama owner PT Indi kawan kuliah"kata aku ke Gita sambil lihat Gita

"wah curiga gue kalau lu sama kawan lu kuliah punya rencana kuliah"kata Gita ke aku sambil lihat aku

"itu lu tahu bro"kata aku ke Gita sambil lihat Gita

      aku wa Fadil dan melihat responnya melalui balasan wa nya.

'bro lu lihat berita di IAI'chat aku ke Fadil di wa

       dan benar saja balasan membuat aku tertawa terpingkal-pingkal gara gara responnya.

'anjir gue kaget bisanya perusahaan gue peringkat 1 eh bentar PT TAN Arsitek perusahaan siapa bro'balas Fadil ke aku di wa

'PT TAN Arsitek itu perusahaan gue bro menyala gak bro'balas aku ke Fadil di wa

'anjir menyala banget bro nomor 1 di Bekasi yang notabene banyak banget perusahaan arsitek di Bekasi 'balas Fadil ke aku di wa

'lu pengen gak buat jadi teratas di IAI Jawa Timur kalau gue sudah ada rencana mau menjadi teratas di IAI Jawa Barat'balas chat aku ke Fadil di wa

'gue juga ada rencana kesitu tapi gue ada rencana mau buat arsitek junior di kampus mau gue latih'balas Fadil ke aku di wa

'wah ide bagus lu ajak Nurul gue ajak Yusuf gimana'balas aku ke Fadil di wa

'gas langsung kita buat surat ke pak nanang'balas Fadil ke aku di wa

'gas lah'balas aku ke Fadil di wa

     setelah balas balasan wa ke Fadil sistem memberikan misi yang sangat menyala.

'misi baru didik junior anda dengan baik dan benar buat dia berada di bawah anda dan berikan perintah tegas bahwa untuk junior anda masuk dalam pengawasan anda'kata sistem arsitek di otakku

'hadiahnya apa sistem'kata aku dalam hati ke sistem arsitek

'hadiah 225.000.000 dan pamor perusahaan anda makin naik'kata sistem arsitek di otakku

'anjir menyala banget hadiahnya'kata aku dalam hati ke sistem arsitek

'dan kawan kuliah anda sudah memberikan perintah ke para karyawan tuan'kata sistem arsitek di otakku

        aku langsung melirik ke yang lainnya dan memberikan kode dengan satu ucapan.

"kumpulkan yang lain kita akan adakan rapat sekarang"kata aku ke mereka sambil lihat mereka

"oke bro langsung kita kumpulkan"kata Yoni ke aku sambil lihat aku

"yaudah gue tunggu di ruang rapat"kata aku ke Yoni sambil lihat Yoni

       aku pun menunggu di ruang rapat sambil memainkan pulpen namun pas para karyawan masuk mukanya langsung pada gak enak.

"eh kenapa kalian kok mukanya pada gitu"kata aku ke karyawan sambil lihat mereka

"maaf mas bos tadi kata mas Yoni penting apa ya"kata bagian keuangan ke aku sambil lihat aku

"hmm duduk dulu baru saya akan menjelaskan dan siapkan kupingnya baik baik agar gak ada salah paham"kata aku ke mereka sambil lihat mereka

        mereka mulai mendengarkan penjelasan aku secara rinci sehingga mereka mulai paham.

"berarti junior mas bos ini gak langsung di ospek ke lapangan"tanya salah satu arsitek ke aku sambil lihat aku

"gak karena aku mau lihat mental dia di kantor yang tekanannya tingkat tinggi seperti kalian gimana ya walau aku yang jadi pengawas dia aku terpaksa mengaktifkan alter egoku ketika salah mungkin aku akan Negur di secara pelan tapi kalau di lapangan ada yang lupa akan kena marah dia dan untuk lapangan bukan pak Akbar yang SM di proyek dia pak Akbar akan saya taruh di senior yang dimana kalian sepertinya sudah kompak"jawab aku ke mereka sambil lihat mereka

     hingga akhirnya yang baru masuk dan belum aku tugaskan di lapangan langsung terdiam lama barulah dia bertanya.

"berarti saya gak boleh telat melapor progres ya mas bos"kata karyawan baru ke aku sambil lihat aku

"ya dan ngelapor bahan gak boleh salah karena gak tahu siapa yang menerima laporan mu di grup kalau dia kelar sudah"kata aku ke karyawan baru sambil lihat dia

     setelah aku ngomong gitu sistem ketawa ngakak karena ketegasanku barusan.

'tuan anda bukan hanya tegas tapi juga jahil'kata sistem arsitek di otakku

'biarkan saja sistem biar gak saling meremehkan dan gue juga akan minta dia tegas'kata aku dalam hati ke sistem arsitek

"oke rapat selesai itu saja sekali lagi saya peringatkan untuk tidak mendesak junior saya ke lapangan biarkan dia memahami tekanan disini baru di tugaskan di lapangan paham"kata aku ke mereka sambil lihat mereka

Mereka pun menganggukkan kepalanya sebagai jawabannya sekaligus tanda paham mereka sama apa yang aku omongin.

Selepasnya aku pun duduk santai lagi dan masih tidak lepas dari tatapan rangking di IAI Bekasi. Aku hanya menghela napas ketika melihat itu.

'tuan ini baru pertama loh tuan jangan kaget sama apa yang terjadi dan ini hanya rangking yang penting tuan bisa mengarahkan karyawan tuan aja'kata sistem arsitek di otakku

'ada benar juga ya sistem oke dah sepertinya setelah kejadian ini aku harus agak tegas lagi'kata aku dalam hati ke sistem arsitek

'sebenarnya mereka sudah patuh sama anda tuan tinggal di arahkan saja gak usah di tegaskan lagi'kata sistem arsitek di otakku

'terima kasih sistem sarannya'kata aku dalam hati ke sistem arsitek

selepasnya aku mulai menghubungi Yusuf menanyakan proses dia kuliah dan langsung aku bilang bahwa dia dan Nurul gak usah bingung setelah lulus kerja dimana. Kata serius sangat aku tebakan biar mereka pada fokus kuliah dan lulus dengan nilai terpuaskan.

selepasnya aku menghubungi Fadil dan bilang bahwa aku sudah menghubungi Yusuf. Ternyata Fadil pun juga sudah menghubungi Nurul dan Nurul mau kerja di tempatnya sama seperti Yusuf. Selain membahas itu kami pun membuat rencana buat surat ke pak Nanang dan menyerahkannya secara bersama-sama.

Dan tentunya untuk kapan kami akan kontek kontekan lagi untuk membahas ini.

1
{ saya pamit }
ane juga ngalamin nih , bisa kebetulan 🗿🗿
{ saya pamit }
hai aku mampir, mampir juga ya ke karyaku 🙏
Tosari Agung: siap entar aku mampir terima kasih telah mampir
total 1 replies
Rei
Petik satu karena ini chat bukan percakapan langsung?
Tosari Agung: betul itu chat
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!