NovelToon NovelToon
Kecewa Yang Tidak Bertepi

Kecewa Yang Tidak Bertepi

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Romansa Fantasi / CEO
Popularitas:463
Nilai: 5
Nama Author:

Di saat Alice selalu merasakan kekecewaan dari keluarga dan hubungan asmaranya, Carlos datang dalam hidup Alice untuk mengantikan rasa kecewanya menjadi kebahagiaan.. Namun di saat Alice sudah percaya dan memberanikan dirinya untuk berharap bisa bahagia di tengah kecewanya terhadap keluarganya, Carlos menghilang.. Carlos pergi tanpa meninggalkan jejak, seketika membuat Alice mempercayai jika di dunia ini tidak ada yang bisa membuatnya bahagia

Bab 23

Alice menarik napasnya dalam lalu ia keluarkan dari mulutnya karena ia sedang menetralkan rasa gugupnya. Ia sudah sampai di rumah kakek Arman. Setelah tante Gisell menjemput Liam dan Lillian, sebelum mereka pulang tadi sempat mengobrol sebentar lalu tante Gisell membawa Liam dan Lillian pulang.

Setelah mereka pulang barulah Alice bersiap - siap ke rumah kakek Arman dan di sini lah dia sedang berada di dalam mobil mempersiapkan dirinya untuk turun, karena di dalam pasti ada mamanya. Ia tidak membenci mamanya hanya saja ada perasaan yang tidak bisa dia jelaskan ketika melihat mamanya.

Alice sangat ingin memeluk mamanya, tapi seperti ada tembok yang di bangun mamanya dan dia dan Jane tidak pernah bisa merobohkan tembok itu..

Setelah ia merasa tenang, ia mulai keluar dari mobilnya.. ia langsung masuk ke dalam rumah kakeknya, Alice melihat mamanya sedang duduk menonton televisi. Begitu mama Rosaline sadar ada Alice berdiri di kusen pintu, ia dengan cepat mematikan televisi dan bangkit pergi begitu saja.

“Apa mama sekalipun tidak pernah ingin memeluk ku dan Jane? Apa mama marah karena aku memasukan kedua keponakan tersayang mama itu ke penjara? Makanya mama tidak pernah mau menemui aku dan Jane?” Tanya Alice dengan suara bergetar

Deg

Mendengar apa yang di katakan Alice membuat langkah Rosaline berhenti dan langsung balik badan menghampiri Alice.

“Apa sebenci itu mama kepada kami?” Tanya Alice yang mulai menangis

Rosaline tetap berjalan ke arah Alice sambil menggelengkan kepalanya mendengar apa yang dikatakan oleh Alice.. Rosaline merasakan sakit di hatinya mendengar apa yang di katakan Alice, ia selalu menunggu anak - anaknya mau menemuinya, ia berpikir selama ini anak - anaknya hanya menelepon bertanya kabarnya itu sudah cukup walaupun ia sangat ingin memeluk anak - anaknya.

Tapi sekarang, di saat dia sudah pasrah dengan keadaan seperti ini.. tapi hari ini Tuhan memberikannya kesempatan lagi untuk mulai menunjukkan kasih sayangnya ke anak - anaknya.. apa yang di lakukan anaknya selagi itu baik akan ia dukung.

Ketika ia sampai di hadapan Alice, Rosaline langsung membingkai wajah Alice dengan kedua tangannya..

“Mama tidak pernah membenci kalian, mama pikir dengan kalian masih menelepon mama itu sudah cukup di saat mama tidak ingin memaksa kalian untuk bertemu dengan mama yang sudah mengecewakan kalian.” Jawab Rosaline dengan tersenyum kecil walaupun air matanya juga sudah mengalir deras.

Alice langsung memeluk mamanya dengan eratsambil menangis. Rosaline hanya bisa mengelus punggung anaknya, Rosaline merasa bahagia karena bisa memeluk anaknya, anak yang selama ini ia kecewakan, ia lukai perasaannya hanya demi kasihna ke para ponakannya.

Ketika mereka sudah tenang, Rosaline membawa Alice untuk duduk di sofa..

“Nanti sesekali mama harus menginap di rumah Alice ya ma.” Ucap Alice ke mamanya

Rosaline terkejut mendengar apa yang di katakan Alice.

“Nak?” Tanya Rosaline bingung

Alice tersenyum melihat ekspresi terkejut mamanya.

“Maaf ya ma, Alice tidak pernah cerita… Alice membeli rumah dari hasil simpanan uang jajan yang di kasih papa, kakek dan Opa.. dari kecil sampai besar aku kumpulin, ada deh di subsidi ma papa sisanya hehehehehe..” jawab Alice sambil tersenyum

“Restoran itu, hadiah dari papa.. hadiah ulang tahun yang ke 17.. nanti kapan - kapan mama ke restoran Alice ya, biar Alice yang masakin untuk mama.” Ucap Alice dengan semangat.

Rosaline tersenyum sambil menganggukkan kepalanya. Ia merasa bangga dengan pencapaian anaknya, walaupun tidak ada dia yang mendampingi mereka, mereka masih dapat berusaha untuk mencapai tujuan mereka dan ia akan mendukung.

Rosaline tidak ingin kehilangan kesempatan untuk kembali ke sisi anak - anaknya lagi. Ia sudah pernah kehilangan anak - anaknya, dan itu hal yang paling ia sesali dalam hidupnya.

Rosaline benar - benar merasa bahagia mendengar cerita Alice..

“Tapi kan ma..” ucap Alice terhenti bercerita.

“Ada apa hm? Ada yang menganggu pikiran kamu?” Tanya mama Rosaline

Alice menganggukan kepalanya, “ada 2 anak kembar sepasang memanggil Alice mami. Padahal kami baru sekali bertemu, mereka bersama Alice saat papanya mengadakan rapat di restoran Alice. Padahal Alice cuma menemani mereka sambil mengerjakan pekerjaan Alice tapi mereka bersih keras sekali untuk memanggil Alice mami.” Jawab Alice

Mendengar cerita anaknya membuat Rosaline tersenyum..

“Bearti anak kembar itu merasa aman dan nyaman di dekat kamu. Apa orang tuanya tidak masalah anaknya memanggil kamu mami?” Tanya Rosaline

Alice menggelengkan kepalanya, “papa oma dan neneknya tidak masalah ma.. kebetulan mamanya anak kembar itu sudah meninggal. Oma dan neneknya anak kembar itu pelangan VIP restoran Alice.” Jawab Alice

“Apa anak kembar yang kamu ceritakan itu yang di bully di sekolah tadi siang?” Tanya Rosaline yang teringat dengan cerita ayahnya ada anak kembar sepasang di bully yang jadi walinya Alice..

Alice mengangguk dengan semangat mendengar pertanyaan dari mamanya. “Alice sangat kecewa dengan mama anak yang membully anak - anak Alice, ma.. enggak tahu kenapa, rasanya Alice bahagia bangat sama mereka memanggil Alice mami. Dari pertama ketemu mereka, Alice selalu mau melindungi mereka.. mereka anak - anak yang pintar.” Jawab Alice dengan wajah sendu

Rosaline melihat raut wajah anaknya menjadi sedih, ia menjadi mengerti apa yang di rasakan Alice. Rosaline hanya bisa mengelus lengan Alice.

“Lalukan lah apa pun yang buat kamu bahagia, bersikap sewajarnya saja karena anak - anak itu milik keluarganya. Memang mereka memanggil kamu mami, tapi semua keputusan tetap berada di tangan keluarganya. Diskusikan bersama mereka dengan cara yang baik dan jangan pernah merasa paling benar ya sayang.” Ucap Rosaline

Alice menganggukan kepalanya dengan senyuman yang lebar.. lalu ia memeluk mamanya lagi. Rosaline membalas pelukan anaknya.

Ehem!!!

Kakek Arman berdeham dengan tersenyum, mendengar suara dehaman orang membuat Alice melepaskan pelukannya dari mamany.

“Iihh.. kakek buat Alice kaget saja, jadi lepas kan pelukannya.” Kesal Alice sambil pura - pura kesal.

“Mana cicit kakek?” Tanya Kakek Arman

“Pulang ke rumahnya lah.” Jawab Alice sambil membaringkan tubuhnya di sofa dan membuat paha mama Rosaline menjadi bantalnya.

“Sesekali bawa ke sini ya, Lice.” Ucap Nenek Rose.

“Iya.. nanti aku izinin ke Oma dan papanya.” Ucap Alice..

Kakek Arman melihat mama Rosaline mengelusi kepala Alice langsung mengeluarkan warning..

“Jangan kamu elusi seperti itu, anak mu belum makan dan mandi.. nanti dia jadi nyenyak tidur kalau kamu gituin.” Warning kakek Arman

“Dalam posisi kayak begitu susah banguninnya nanti Line.” Sambung nenek Rose.

Sedangkan Alice malah senang di elusi begitu dan sudah tidur dengan nyenyak..

“Biarkan dia tidur ma, aku tidak pernah mempelakukannya seperti ini. Nanti setengah jam lagi akan aku bangunkan Alice.” Ucap Rosaline dengan rasa bahagia.

‘Terima kasih Tuhan, Engkau memberikan hambamu ini kesempatan seperti ini.’ Ucap Rosaline dalam hati sambil mengelus kepala Alice dengan lembut..

Tidak lama dari luar masuk Kelvin dan Jane, Kelvin membawa Monica karena ia ingin memperkenalkan Monica ke mamanya.. baru akan bersuara, mama Rosaline langsung memberikan isyarat untuk tidak bersuara sambil menunjuk ke arah Alice yang berada di pangkuannya

Setelah kakek Arman memberitahukan Kelvin kalau Alice sudah berbaikan dengan mama mereka. Kelvin membawa Monica dan Jane menemui mama Rosaline

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!