NovelToon NovelToon
Jelajah Cinta To Andromeda

Jelajah Cinta To Andromeda

Status: tamat
Genre:Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Cinta Seiring Waktu / Romansa / Tamat
Popularitas:3.4M
Nilai: 5
Nama Author: sinta amalia

Andromeda, dibayangi pernikahan muda sang kakak dan pertanyaan tabu orang-orang sekitarnya tak lantas membuat ia cepat-cepat mengambil keputusan untuk meminang seorang perempuan. Karena baginya pernikahan tak lebih penting dari pekerjaan, namun pertemuannya dengan seorang gadis sederhana penuh impian mengubah pandangannya.

Mimpinya tak muluk-muluk, jadi sarjana, punya hidup layak dan menikah dengan laki-laki yang memiliki visi--misi sama dengannya. Namun sepertinya impian Cinderella itu begitu sulit ia raih. Arjuna yang ia kira akan menemani hidupnya pun ternyata pergi meninggalkan luka menganga di dalam hati.
Diantara kemalangan hidup ia bertemu dengan seseorang yang memberinya sebuah kehidupan baru dan menjelajahi cinta hingga berlabuh di Andromeda.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon sinta amalia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

JCTA # 23. BIMBANG DAN GALAU

Tangannya bergerak ragu, antara memegang atau tidak. Posisi begini cukup bikin sulit hati, kalo ngga dipegang sayang, kalo dipegang takut udah ada yang punya, tak sopan.

Mungkin bagi sebagian perempuan memegang pinggang seorang lelaki lain sudah jadi hal lumrah, namun bagi Naya yang otaknya masih menganut budaya ketimuran yang begitu lekat, hal itu merupakan tabu. Hingga akhirnya setelah terjadi perdebatan antara setan dan malaikat di dalam otak serta hatinya, Kanaya memilih berpegangan pada handle besi motor pak Akbar saja kaya penumpang ojek, biar dingin dan keras yang penting aman, ngga akan dilempar baskom sama pacar atau pemilik bapak-bapak hot yang memboncengnya itu.

Pak Andro wangi banget gusti, hidungnya bergerak bak guguk pelacak yang berdenyut kalo nemu hero in.

Dengan penerangan lampu motor dan dilatari suara binatang malam, Andro mengantar Upa juga Kanaya ke rumah menggunakan motor pak Akbar.

"Sekarang malam kamu siap-siap, besok saya pulang jam 7 pagi, jadi tak boleh telat!" ujar Andro buka suara.

"Jangan lupa bilang sama orangtua, minta ijin dan restu..." tambahnya diselingi jangkrik dan kodok yang lagi paduan suara membentuk choir.

Pikiran Naya langsung terfokus pada ibu dan Upa, bagaimana jika dirinya benar-benar mengambil pekerjaan di kota, apakah mereka akan baik-baik saja? Bagaimana Upa? Tapi jika tak ia ambil pekerjaan itu---arghhh!

"Besok ya pak? Emhhh---"

"Kalo dadakan besok, kayanya saya ngga bisa...soalnya belum bilang sama ibu sama bapak..." balas Naya setelah sekian lama terdiam. Andro sempat mengerutkan dahinya demi mendengarkan ucapan Naya, ada rasa sedikit kecewa tapi Andro memaklumi itu, ia tak bisa memaksakan kehendak pada orang lain agar sesuai seperti keinginannya, ia sendiri yang terlalu berpikiran jika Kanaya akan menjawab iya dengan cepat, terkesan seperti ia mau culik anak gadis orang, ngajakin anak gadis orang buat kabur, come on dude! Lo berpendidikan dan beradab! Ia hargai keputusan Kanaya yang meminta restu orangtua.

"Sorry-sorry, saya terlalu terburu-buru. Kapanpun kamu mau, datang saja." Andro kembali menjadi orang yang datar ngalahin papan triplek.

Kanaya mengangguk tanpa berbicara, lalu menatap sekitar, dimana siluet pepohonan dimakan gelapnya malam menjadi pemandangan saat melintasi sawah dan kebun ini. Beberapa lampu temaram rumah warga membuat jalanan tak terlalu gelap gulita, keduanya hanyut dalam pikiran masing-masing termasuk Upa yang tadi begitu cerewet kini malah banyak diamnya, mungkin karena sudah masuk jam tidurnya.

Pagar sederhana diantara jajaran rumah yang berdiri adalah ciri khas rumah Kanaya, siapapun tak akan bingung mencari tempat tinggal gadis ini.

Andro menghentikan laju sepeda motor tanpa mematikan mesinnya di ujung halaman rumah Kanaya dan rumah sampingnya, ia menurunkan Upa terlebih dahulu beserta kresek besar berisi mainan pemberiannya.

"Awas, hati-hati bawanya..." pesan Andro pada Upa.

"Om Andro, makasih banyak ya. Horee! Upa jadi punya banyak mainan baru, bagus lagi! Om Andro tidur di rumah Dena lagi kan? Om Andro mau tinggal disini kan?" mata bening Upa berbinar melihat Andro, mungkin bagi gadis kecil ini Andro adalah sosok ayah barunya.

Andro melemparkan senyuman tipis, "Puspa, jadi anak yang soleha ya, martabaknya dibagi sama yang lain...om Andro pulang dulu ke Jakarta besok pagi,"

Raut wajah Upa yang awalnya ceria kini meredup, "kenapa? Mamanya om Andro nyuruh pulang ya?"

"Iya." Jawabnya singkat.

Puspa mengangguk mengerti, "tapi om Andro nanti kesini lagi kan?"

"Iya kan ceu?" ia menoleh juga pada Kanaya yang terlihat kebingungan menjawab pertanyaan keponakannya itu, dan hanya bisa nyengir plus mengusap pucuk kepala Upa.

"Iya," jawab Andro lagi.

"Yeeee! Kalo om Andro kesini lagi, nanti Upa anterin lagi nyari impun!"

"Iya. Makasih ya, Upa masuk ya...om Andro pulang," pamit Andro, gadis itu mengangguk seraya kepayahan membawa kresek besar.

"Sini sama ceceu bantuin, pa!"

"Ngga usah ceu! Upa kuat kok!" tolaknya sudah berjalan menuju pagar rumah.

"Naya, maaf saya ngga bisa mampir dulu, udah terlalu malam. Takut mengganggu, salam buat orang rumah," imbuh Andro pamit menatap gadis yang 2 hari belakangan berhasil membuat hatinya penasaran. Gadis yang sudah berhasil membuat Andro memikirkan wacana pendamping hidup yang bahkan cibiran tetangga, permintaan sang momy saja tak membuat dirinya goyah untuk cepat-cepat mencari pendamping hidup, gadis yang menurutnya cocok untuk dijadikan seorang istri versi dirinya.

"Iya pak, makasih banyak atas semuanya, udah nolongin saya di acara resepsi, udah mau senengin Upa juga, maaf kalo saya sering nyebelin selama bapak disini...saya takut kualat kalo ngga minta maaf..." tawanya renyah, dan tawa renyah yangencibir itu tak mampu membuat Andro ikut tertawa, justru semakin membuatnya dirundung kekecewaan.

Andro meloloskan nafasnya, bukan dirinya jika harus memaksakan kehendak. Ia merogoh saku celana, lalu menyerahkan lipatan uang pada Naya, "uang kamu,"

Gadis itu mengernyit, ia bahkan sudah lupa dengan kejadian tadi siang.

"Loh, tapi..." namun raut wajah terkejut itu kembali normal, dia tau....Andro tak akan butuh uang receh, kusut, dekil, bau miliknya yang sudah seperti kembalian terasi, kan uangnya lebih banyak. Tangan Kanaya terulur mengambilnya.

"Kalau kamu butuh buat ongkos atau jajan..." ucap Andro lagi, Naya menatap lekat lipatan uang dengan lembaran hijau membalut lembaran lain rapi. Tanpa berkata lagi, Andro membalikan sepeda motornya lalu melaju menjauh dari tempat Kanaya berdiri, semakin jauh dan mengecil, hingga hilang diantara gelapnya malam.

Jadi, bapak-bapak hot ini balik beneran nih? Mendadak hatinya mencelos, kenangan seharian yang berkesan di hati semacam one stand day with Andromeda, right! Ngena di hati, perdebatan mereka mengalahkan perdebatan tergokil sepanjang sejarah. Mungkin wajah Andromeda akan selalu ia kenang sebagai wajah lelaki tampan terkalem yang pernah Kanaya lihat.

Lama Kanaya berdiri, lantas ia masuk ke dalam halaman rumah.

Pemandangan pertama yang netranya tangkap saat masuk ke dalam adalah Upa beserta hamparan maianan berserakan di tengah rumah, gadis kecil itu begitu heboh menceritakan pengalaman barusan saat ia bersama Andro, mulai dari mobil milik Andro, hingga makan di gerai cepat saji. Ibu dan Arif mengangguk-angguk menjadi pendengar setia seraya menyuapkan martabak pemberian Andro.

"Wah, ceu! Pacar ceceu kaya euy!" seru Arif saat melihatnya masuk ke dalam rumah, "kenalin atuh, ceu. Masa cuma Upa yang dibeliin mainan, aku juga mau atuh!" mulutnya penuh dengan makanan, sontak saja ibu menyikut Arif, "malu-maluin minta!"

Bapak berdehem di kursi melihat mainan dan martabak dengan pandangan meremehkan, "halah, sekarang aja dibeliin nanti mah kalo udah dapet yang di mau, kamu dibuang ceu! Orang kota mah begitu, nganggap gadis desa rendah---bo do, mentang-mentang ngga berpendidikan, jangan mau! Kalo kamu udah pacaran, putusin aja!"

Kanaya mengernyit, "bapak kenapa sih?! Salah makan?"

"Lagian bapak sudah menyanggupi permintaan pak Agung, tuh! Di kamar kamu, pak Agung sudah kirim baju kebaya buat kamu! Cobain dulu!"

Ibu menghentikan kunyahannya, mendadak rasa nikmat hilang dari lidahnya, begitupun Kanaya yang terkejut, "kebaya buat apa?!!"

"Buat lamaran besok lusa!"

Naya terjengkat dan menganga di tempatnya, "apa?!!"

.

.

.

.

.

.

.

Taqabbalallahu Minna Wa Minkum 🤗🤗

Dengan segala kerendahan hati, atas nama author Sinta Amalia beserta keluarga memohon maaf lahir bathin atas segala kesalahan lisan dan tulisan baik disengaja maupun tidak🙏🙏. Minal Aidzin Walfaidzin bagi semua yang merayakan, happy Eid Mubarak all 😘😘

1
Maritanias
😘😘😘😘
Melda Herawaty
udh kesekian kali baca ulang semua karya kamu thor ga pernah bosan hehe semangat selalu ditunggu karya barunya 👍🥰 lagu nunggu update om nji sama Ivy 😁
Ani
🤣🤣🤣🤣🤣🤣 biar jelas ceu
Ani
sesuai dengan namamu Arif dan bijaksana sekali jawabanmu
Ani
lah berarti situ jinnya 🤣🤣🤣🤣
Triana Oktafiani
Fix karyamu selalu bikin termehek2 sama terpingkal2 🤣🤣👍
Hani Ekawati
Jadi inget mommy Sha waktu Gale masih kecil, diurus sama ibu karena kesibukan mommy Sha kuliah.
Hani Ekawati
Nasib jones 🤣🤣🤣
Hani Ekawati
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Hani Ekawati
Bentar aku ngitung usia Arka, waktu punya anak Gale 34, terus punya anak Andro usia 38. Sekarang usia Andro 28, berarti 28+38, berarti sekarang pak Guru usia 66 tahun. Pantes aja udah ada sakitnya.
Hani Ekawati
Berarti plek ketiplek bapaknya banget 😅😅
Hani Ekawati
Nasib jadi jones alias jomblo ngenes 🤣
Mini Amora
setelah baca Galaxia & Fatur
skrg lanjut baca Andro... jadi enak nyambung bgttt...

novel mu yg lain nunggu giliran,
pasti nanti kubaca Thor😍
Evi Aja
good
Anonim
Andromeda putra Kalajengking adik Gake 👍
Erni Fitriana
🤣🤣🤣🤣🤣dihapus
Erni Fitriana
nayyyy.
nayyyyyuuu...harusnya lTihN naek mobil dulu😆😆😆😆😆😆
Erni Fitriana
ampun dah andro
Erni Fitriana
kannn kebiasa'an lelaki..udah beres ajaaa lupa dah
Lonafx: Halo kak... salam kenal. izin share ya. Mampir juga yuk ke karyaku "𝐒𝐮𝐚𝐦𝐢 𝐊𝐚𝐫𝐢𝐬𝐦𝐚𝐭𝐢𝐤 𝐌𝐢𝐥𝐢𝐤 𝐂𝐄𝐎 𝐂𝐚𝐧𝐭𝐢𝐤" atau bisa klik di profilku ya, makasih🙏
total 1 replies
Erni Fitriana
🤣🤣🤣🤣🤣🤣😀
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!