Brenda Zalora Erlanggia, Putri Bungsu keluarga Erlanggia, pasangan dari Alex Erlanggia dan Alice Marquez. Memiliki seorang kakak laki-laki yang bernama Brian Zalora Erlanggia yang kini berstatus sudah menikah dan mempunyai seorang putra. Brenda yang yang selama satu tahun setengah sekolah di Jerman pindah ke Indonesia dan bersekolah di sekolah miliknya sendiri atas permintaan kedua orang tuanya. Brenda di kenal bad girl sejak kecil. Keluarga Erlanggia merupakan keluarga terkaya nomor 1 di dunia.
Betran Putra Bagaskara dikenal Bad boy, king mafia dari Black Devil, anak tunggal dari keluarga Panji Bagaskara dan Eva Monica, orang kaya nomor 2 setelah keluarga Erlanggia.
Gimana ceritanya yuk guys simak ya😊
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Jeje Looo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
NGGAK ADA AKHLAK TAPI PINTAR
Pagi ini Brenda kembali sekolah, Brenda berangkat bersama Betran karena sesuai dengan perjanjian bahwa Brenda boleh kembali sekolah asalkan selalu bersama Betran.
Mobil yang dipakai Brenda dan Betran.
Sampai sekolah Betran memarkirkan mobilnya di tempat biasa dan langsung menuju kelas bersama Brenda. Betran mengalungkan tangannya di leher Brenda dan itu menjadi sorot mata siswa dan siswi di sekolah pasalnya Betran adalah most wanted. Ada tatapan suka dan ada tatapan tidak suka.
"Dih, sebel banget gue. Kenapa sih tuh cewek harus lengket-lengket sama most wanted kita! " ucap Sella sambil marah-marah.
"Sabar dulu, Sel. Ntar kita kerjain aja pas di kantin! " ucap Eka menenangkan dan ngasih ide jahatnya.
"Bener tuh apa kata Eka. Biarkan dulu dia bahagia! " tambah Rani mendukung usul Eka.
"Oke! " ucap Sella menyetujui. "Ya udah yuk kita masuk! " ajak Sella.
"Yuk! " jawab Eka dan Rani.
Disisi lain Betran memasuki kelas bersama Brenda, dan mendapat sambutan hangat oleh teman-teman sekelasnya.
"Yoo, queen kita udah masuk kelas! " teriak Riko.
"Yooo queen kita selfie dulu! " ajak Ana.
Cekrekkk
"Update status, queen kelas kita udah masuk sekolah! " ucap Ana sambil mengetik lalu posting.
"Oh iya queen, apakah masih ada yang sakit? " tanya Jihan khawatir.
"Thanks guys, kalian perhatian sama gue, gue baik-baik aja kok, dan gue nggak akan dingin lagi di kelas ini mulai sekarang, kecuali gue sedang marah! " ucap Brenda terharu.
"Ululu, gitu dong my queen!" ucap sekelas kompak.
"Ya udah Bren sekarang harus duduk ya guys nggak kasian dari tadi kalian lemparin pertanyaan mulu di depan pintu. " ucap Nanda kepada teman sekelasnya.
"Ya udah yuk, yang! " ajak Betran dan di angguki oleh Brenda.
Tak lama kemudian guru pun datang dan memulai pelajaran, Brenda bosen dengan pelajarannya karena menurutnya sudah bosan, jadi Brenda memilih main game, sedangkan Betran tidur. Guru yang melihat itu langsung marah.
"BRENDA, BETRAN. KENAPA KALIAN TIDAK MEMPERHATIKAN PELAJARAN SAYA? " ucap guru dengan emosi seketika Betran bangun dari tidurnya dan brenda memutar bola mata malas.
"Bosen, bu! " jawab Brenda dan Betran.
"Wihh, sungguh pasangan bad yang kompak! " ucap temen sekelas bersamaan.
"DIAM KALIAN! " ucap bu guru dengan amarahnya. "UNTUK BRENDA DAN BETRAN KERJAKAN SOAL DI DEPAN SEBAGAI HUKUMAN KALIAN! " perintah bu guru.
"Baiklah, kalau benar semua, kelas kami istirahat duluan! " tawar Brenda dan Betran bersamaan.
Sudah ku duga, kelas ini memang nggak ada akhlak, tapi pinter semua. ucap buguru dalam hatinya.
"Baiklah! " jawab bu guru dan Betran dan Brenda langsung maju kedepan mengerjakan soal di depan.
Selang lima menit Brenda dan Betran selesai mengerjakan dan sudah diduga oleh buguru bahwa mereka mengerjakan dengan tepat semua jawabannya.
"Kelas ini memang kelas nggak ada akhlak, tapi otak kalian encer! " ucap bu guru.
"Jelas dong, pinter dulu baru nakal! " ucap sekelas kompak.
"Kompak bener kalian? " ucap bu guru.
"Iya dong! " jawab sekelas kompak.
"Jadi istirahat nggak nih bu? " tanya Brenda malas.
"Eh iya sudah untuk kelas ini istirahat duluan tapi ibu kasih kalian PR mengerjakan halaman 47 dan di kumpulkan besok! " ucap bu guru.
"Siap bu! " jawab sekelas kompak.
"Ya sudah, kelas hari ini berakhir, selamat istirahat! " pamit bu guru lalu meninggalkan kelas.
"Makasih my queen and king! " ucap sekelas kompak dan hanya di angguki oleh Betran dan Brenda.
"Oh iya guys karena hari ini gue moodnya lagi baik, yoklah kita kantin barengan, nggak pengen apa kita makan sekelas bareng? " ajak Brenda.
"Kuy lah guys, kita kan istirahat duluan tunjukkan kalau kelas kita itu nggak cuma bobrok tapi kompak! " tambah Luna menyetujui.
"Yok lah tunggu apa lagi! " ucap Reno mengajak temen sekelasnya.
Mereka semua langsung menuju kantin dipimpin oleh Nanda, Luna, Reno dan Devano Sedangkan Betran menuntun Brenda karena Betran posesif sama Brenda. Setelah sampai kantin mereka duduk di meja satu blok. Keadaan kantin masih sepi karena memang belum jam istirahat dan kelas Brenda adalah kelas istimewa.
"Hello, guys, kita sekelas lagi makan bareng nih, walaupun di katain bobrok, nggak ada akhlak, tapi kita pinter jadi guru bolehin kita istirahat duluan, yok guys selamat makan! " Aja memulai live streamingnya.
"Ya elah, Na. Makan jangan live mulu! " ucap Jihan.
"Demi konten, Ji" jawab Ana.
"Nggak papa kali Ji, biar kelas kita trending! " ucap Reza membela Ana.
"Lun, Aa! " ucap Reni menyuapi Luna dan Luna menerima suapan Reno.
"Yang, jangan banyak-banyak sambelnya, kamu nggak boleh makan pedes dulu! " ucap Betran menasehati Brenda.
"Nggak ada pedes tuh serasa hambar, yang! " jawab Brenda.
"Untuk sementara, sayang! " bujuk Betran.
"Iya, Bren. Bener tuh kata Betran! " tambah Reno.
"Biar cepet sembuh total! " tambah Luna.
"Biar kita lo bisa bebas lagi" tambah Nanda.
"Ikutin aja Bren kata Betran, atau Betran akan nekat dengan tingkah diluar kepala! " tambah Devano sambil memperingati.
"Maksudnya tingkah diluar kepala? " tanya Brenda polos.
"Kayak gini! " ucap Betran dan
Cup.
Betran mencium pipi Brenda dan membuat Brenda kaget.
"OMG, MATA GUE TERNODAI!" ucap temen-temen kompak
"Ish, Betran ini tempat umum! " gerutu Brenda.
"Kalau sepi boleh dong? " goda Betran.
"Au ah! " desah Brenda lalu pergi meninggalkan kantin.
"Yang, mau kemana? " tanya Betran namun tak di gubris oleh Brenda.
"Tran, susul gih, tuh anak kalau ngambek bahaya! " ucap Luna.
"Bahaya kenapa? " tanya Devano.
"Brenda kalau ngambek ntar mode cute nya on, dan imbasnya siapapun yang melihat Brenda pasti akan mimisan, bahkan pingsan dan kejang-kejang. " jelas Reno.
"Anj*r, separah itu ngaruhnya? " keluh Riko.
"Ya udah sono gih, kejar! " perintah Nanda.
"Ya udah gue duluan! " pamit Betran.
Kini Brenda sedang berada di dekat lapangan basket dan kebetulan kelas Sella sedang ada olahraga. Sella melihat Brenda langsung muncul ide jahatnya.
"Guys, Brenda tuh! " ucap Sella kepada Eka dan Rani.
"Terus? " tanya Rani polos.
"Ya kita kerjain la beg*! " ucap Eka menoyor Rani.
"Iya ya, ya udah yuk! " ajka Rani dan hendak ingin berdiri.
"Lo mau kemana? " tanya Eka sambil menahan tangan Rani.
"Katanya mau ngerjain? " tanya Rani polos.
"Kita nggak perlu kesana! " jawab Sella.
"Lo gimana sih sel, bukannya lo mau ngerjain tuh anak ya?" tanya Rani yang masih tidak mengerti.
"Lo nggak lihat Sella megang apa? " tanya Eka menatap Sella.
Rani memutar bola matanya dan melihat sesuatu yang dipegang oleh Sella. "Ohh Oke - oke gue ngerti sekarang" ucap Rani setelah mengerti maksud Eka.
Kali ini lo nggak akan lolos!. Ucap Sella dalam hatinya sambil tersenyum.