NovelToon NovelToon
Bukan Salahku Menjadi Pelakor

Bukan Salahku Menjadi Pelakor

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintamanis / Balas Dendam / Nikahkontrak / Tamat
Popularitas:1.7M
Nilai: 4.9
Nama Author: dina Auliya

🌺 Season 1 & 2 🌺

🙏Jangan lupa tinggalkan jejak like, komen, vote, hadiah. Sebagai dukungan untuk karya ini ya. Selalu di tunggu.🙏

Datang ke kota dengan niat ingin merubah nasib keluarga, Karina malah di jebak dan di jual pada seorang pria asing.

Namun siapa sangka, Ia terjerat dalam hubungan rumit dan menjadikan dirinya seorang pelakor.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon dina Auliya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

S1-22

Setelah berpikir, Ken memilih menunggu Karin untuk jujur padanya, dirinya tidak ingin buru-buru mendesak Karin untuk jujur jika dirinya belum siap.

Sedangkan Karin berfikir bagaimana dan kapan waktu yang tepat untuk jujur.

Saat Karin terbangun dari tidurnya, tak ia dapati Ken ada di sampingnya.

"Tuan dimana, apa tuan pergi dan belum pulang?" pertanyaan dalam hati Karin yang tak seperti biasanya Ken seperti itu, jika pergi dia selalu memberi tahu.

Karin pun keluar kamar dan turun ke lantai bawah, mencari sosok yang hilang. Matanya berputar ke seluruh ruangan, namun tak karin dapati.

Karin pergi ke dapur untuk mencari minum karena tenggorokan Karin kering, Karin melihat isi kulkas kecil, dan didalamnya ada banyak minuman kaleng, dan Karin langsung membukanya dan langsung menunggaknya.

"ini minuman apa kok rasanya kaya gini?" karin merasa asing dengan rasa minuman kaleng itu.

karin mengambil dua kaleng minuman dan sebungkus keripik kentang, untuk menemani nonton TV, sambil menunggu Ken pulang. Karin nonton drama Korea yang menguras air mata.

Sekitar pukul satu dini hari Ken baru pulang. Baru beberapa langkah Ken sudah dikejutkan oleh amarah Karin.

"Dasar semua laki-laki sama aja, selalu lari dari tanggung jawab, saat dapat enak nya,di sayang-sayang, disaat suruh tanggung jawab malah menghindar." ucap Karin

"Aku gak menghindar , aku hanya ingin menjernihkan pikiran, aku hanya ingin menunggu kamu jujur padaku kalau kamu sedang hamil, aku pasti akan tanggu jawab. Dia anakku darah dagingku." Ucap Ken sambil menghampiri Karin yang masih di sofa.

"Bohong, kamu hanya main-main kan denganku, sampai kapanpun kau tak kan pernah mencintai aku dan calon anakku, di matamu aku hanyalah seorang wanita budak dan kehamilanku adalah kesalahan iya kan." bantah Karin.

"Karin dengarkan aku, semua ucapanku serius, kamu bisa pegang kata-kata ku ini." ucap Ken namun tidak ada jawaban kari Karin.

"Karin....Karin, apa kau mendengar ku?" panggil Ken dan Ken kembali melangkah menghampiri Karin yang sempat terhenti.

Alangkah terkejutnya Ken yang mendapati Karin habis minum bir dengan posisi duduk di lantai dengan posisi kepala di atas meja.

"Astaga, jadi aku tadi bicara dengan orang mabuk." Ken mencoba membangunkan karin.

Karin yang sudah mabuk berat, diangkat tubuhnya dan dibawa kembali ke kamar.

Ken dengan hati-hati meletakkan tubuh Karin dan langsung menyelimuti tubuhnya. Saat Ken ingin pergi untuk mengganti pakaian tangannya digenggam Karin. "jangan bunuh calon bayiku, aku ingin bersamanya." ucap Karin tanpa sadar sebelum kembali tertidur.

Ken melepaskan tangannya dari genggaman tangan Karin dan segera mengganti pakaian.

______

Keesokan harinya, Saat Karin membuka mata, pertama kali yang dia lihat adalah wajah Ken yang sedang memandangi dirinya.

"Tuan kapan pulang, kok Karin gak tahu?" tanya Karin.

"Apa kamu gak ingat tadi malam?" tanya Ken memastikan dan Karin menggelengkan kepalanya.

"Memang tadi malam kenapa tuan?" tanya Karin yang masih bingung.

"Sudahlah, lupakan saja. Sekarang yang penting aku sudah tahu, tapi aku masih menunggu kejujuran mu secara sadar." Ucap Ken dan meletakkan telapak tangan di atas perut Karin.

Karin yang masih bingung dengan ucapan Ken antara Sadar dan tidak , membuat mualnya kembali melanda kali ini di iringi dengan pusing dan sakit perut, setelah minum bir.

Saat sedang mual dan sakit yang teramat di perutnya memaksa Karin berteriak memanggil Ken." Tuan tolong Karin, sakit tuan." teriak Karin dari kamar mandi.

Ken yang kaget segera menghampiri Karin yang sudah meremas perutnya.

"Karin kamu kenapa?" tanya Ken yang langsung cemas melihat karin yang kesakitan dan mengeluarkan keringat dingin.

"Sakit sekali tuan." ucap Karin sebelum pingsan di tubuh Ken.

Ken langsung mengangkat tubuh Karin kembali ke ranjang dan segera menghubungi dokter

Tak lama dokter pun datang dan memeriksa keadaan Karin.

Setelah selesai memeriksa Ken langsung bertanya keadaan Karin.

"Bara apa dia baik-baik saja?" tanya Ken yang tampak cemas.

"Tenang saja dia baik-baik saja."

"Apa dia hamil?" pertanyaan yang begitu saja keluar dari mulut Ken.

"Hai bos, dia ini wanita mu kenapa kamu tidak tahu. Ya dia sedang hamil." ucapan dokter Bara meyakinkan Ken bahwa Karin benar-benar hamil Anaknya.

"Baiklah terimakasih, Oya tolong rekomendasi dokter kandungan terbaik yang kamu ketahui." pinta Ken pada dokter Bara.

"Ada yaitu dokter Sandi, dia adalah salah satu dokter kandungan terbaik yang aku tahu." jelas Bara.

"Memang tidak ada, dokter kandungan wanita apa, kenapa harus laki-laki."

"Kamu bilang minta yang Terbaik, kalau yang baik banyak juga dokter wanita, terserah kamu aja maunya yang mana? Oya tolong jaga wanitamu agar dia tidak stres dan tidak aktivitas berat.

"Baiklah, akan aku ingat pesanmu, nanti aku pikirkan saranmu dan segera menghubungimu." Ken pun mengantarkan Bara keluar setelah selesai memeriksa Karin.

Setelah dokter bara pergi. Ken menghembuskan nafas berat dan langsung menghidupkan sepucuk rokok untuk di hisap.

Ken teringat ucapan Karin, yang mengatakan bahwa kehamilan Karin adalah kesalahan.

Keraguan mulai muncul di pikiran Ken, antar membiarkan kehamilan Karin atau memaksanya untuk menghilangkannya, karena statusnya yang masih belum sah.

Ken kembali mengingat ingat ucap Karin yang gak ingin kehilangan bayinya membuat hati dan pikiran Ken kacau, harus mengambil keputusan yang tepat, disisi lain proses perceraian Ken dengan Sasa yang tak kunjung selesai karena Sasa tidak terima diceraikan menuduh balik Ken.

Saat sedang frustasi Ken, meninjukan tangan ke dinding melampiaskan beban pikirannya hingga berdarah.

"Semua jadi kacau." ungkap Ken di sela frustasi yang melandanya.

Karin yang baru sadar dan mendapati Ken juga baru datang dengan wajah kusut dan luka di tangannya.

"Apa yang terjadi, apa tuan sudah tahu tentang kehamilan ku." gumam Karin langsung turun ranjang dan menghampiri Ken sujud di hadapan Ken.

"Kenapa karin? apa yang kau lakukan." Ken coba untuk mendirikan Karin namun karin tetap tidak mau dan tetap bersujud di depan Ken.

"Tuan, maafkan aku. Aku benar-benar minta maaf, aku tidak bermaksud menyembunyikan ini semua dari tuan. Tuan boleh menghukumku tapi aku mohon tuan, jangan memaksaku untuk menggugurkan kandunganku, aku gak mau kehilangan anak pertamaku. Tuan boleh membenci ku atas kesalahan yang membuat ku hamil, tolong jangan anggap kehadirannya sebuah kesalahan. Jika tuan tidak menginginkannya, biar saya sendiri yang akan mengurus dan merawatnya tuan. Tolong tuan biarkan anak ini lahir tolong jangan memaksaku untuk membuangnya." ucap Karin di sertai tangisnya..

Ken hanya terdiam seribu bahasa, belum bisa mengambil keputusan dalam kondisi yang tidak tepat.

"Berdirilah Karin." Ken mendirikan Karin di hadapannya dan menghapus air matanya yang mengalir dengan deras di pipinya.

1
Lastri Tri
Luar biasa
Ken L
diputar2 ceritanya sama othor. padahal si Joy yg sudah bertemu sama mama Karin tapi sengaja dibikin panjang ceritanya wkwkwk
Ken L
othor kok tulis kisah Joy kayak gini. uda ketemu mamanya susah gitu ya bawa ke dokter donk, lalu telp papa Ken. uda selesai deh ceritanya.
Ken L
seruuu
Rini Haryati
bagus
sukses
semangat
mantap
DinaAuliya: Makasih kak sudah berkenaan mampir, jangan lupa mampir di karya aku yang lain ya.🙏😘
total 1 replies
Rini Haryati
ceritanya keren
Dewi bohay
rasain Dinda ketauankan bikin emosi aja🙄🙄🙄
Dewi bohay
mending Sasa dimasuk kan karung trus dilempar dah laut, aku mewakili Karin dah😠😠😠
Dewi bohay
ingin cekek tu si ulat emosi aku, 😬😬😬
Dewi bohay
pokok e setiap mau baca dedekan 😥😥gak tega ama Karin😞😞😞
DinaAuliya: makasih sudah mampir baca, ceritanya masih berantakan benget.🙏☺️
total 1 replies
Dewi bohay
hadoooh tegang😰😰😰
DinaAuliya: Makasih kak dah mampir, karya ini masih berantakan, typo masih bertebaran.🙏☺️
total 1 replies
Hastia Tia
lanjutkan
Hary Enyong
Alur critan nya dari awal di ikutin cukup jelas ..
cuma di bab 9 , tentang Ken tau klau joe bukan anaknya tidak ada alur crita nya ,😊
Alur critanya ok gk berbelit belit melebar kemana mana kaya senetron..😁
cukup enak di baca di ikitin Alur crita nya thur.. 😊👌👍
Dwi Lina Ningsih
ceritanya bagus kok gak lompat2 maju terus pantang mundur thor
Ade Rahmatullah
Thor anak ken dg sasa kmn. alurnya dijaga yg runut y!!!
Louisa Janis
sudah thor ketemu ceritanya
mantap dah 🙏👍👍
Louisa Janis
Thor keren deh 👍👍👍👍
Louisa Janis
kok mati?????????????
bisaan thor
Louisa Janis
Karin hamil dan yang ngidam Ken
Louisa Janis
kalah saing jadi ambil jalan pintas andalkan genderuwo snackfish
malu-maluin nggak sportif bersaing sehat BANCI LO Reval
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!