Karin gadis pemalas yang punya hobby nonton Drakor dan Dracin sepanjang masa remajanya, tidak menyangka bahwa nasibnya akan seperti di drama drama yang pernah ia tonton.
Diumur ke 20 tahun ia dipaksa menikah muda dengan Om Om yang di jodohkan Oleh Ayahnya.
Om Om itu adalah kolega bisnis Ayah Karin bernama Arjuna Prayoga.
Meskipun hanya berbeda 7 tahun tapi Karin yang saat itu masih kuliah, sangat sulit untuk menerima perjodohan dan pernikahan itu.
Apalagi Karin sudah memiliki pacar yang telah dipacarinya selama bertahun tahun bernama Kai Bagaskara seorang cowok populer dan sangat dicintainya.
Dapatkan Karin Lolos dari perjodohan yang disiapkan Ayahnya?
Ataukah pada akhirnya ia akan benar benar menikah dengan Om Arjuna?
Selamat membaca semoga kalian suka dengan karyaku, saranghae 🩷
BTW karena ini cerita tentang pernikahan Harap bijak sebelum membaca okey...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon YirumaNitya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Tak Pernah Merasa Puas
Amanda memandangi wajah cantiknya di cermin, pantulan yang sangat mempesona, perempuan berusia 27 tahun itu tersenyum kecil, memuji kecantikannya sendiri.
Dia membandingkan dirinya dengan gadis muda yang tadi bersama Arjuna.
Gadis itu memang tampak muda, tapi tubuhnya kecil, tidak seproposional Amanda, lekuk tubuhnya pun biasa saja.
Amanda Akui memang gadis itu sangat cantik, tapi Amanda pun tak kalah cantik darinya. Terlebih Amanda lebih dewasa dan mungkin lebih berwawasan luas darinya.
"Aku masih jauh lebih cantik." Ucapnya penuh percaya diri, namun tiba tiba ia terdiam. Ia mulai menitikkan air mata, seperti mengingat hal hal perih.
"Maafkan aku Arjuna." Ucapnya lirih.
Bayangannya melayang ke 3 tahun lalu, saat lelaki itu memohon agar Amanda tetap disisinya, lelaki itu menangis dan memohon tetapi Amanda bersikeras pergi meninggalkannya.
3 Tahun Lalu Arjuna belum menjadi Arjuna Prayoga yang sekarang, dia hanyalah seorang lulusan Sarjana Teknik Komputer yang sedang merintis bisnis di bidang Teknologi dan AI.
Dia membuka bisnisnya hanya di sebuah ruko kecil bersama sahabat seperjuangannya Doni Riyadi yang juga lulusan Teknik Komputer.
Arjuna dan Doni adalah teman satu kampus dan selalu bersama saat kuliah, dan Amanda satu angkatan mereka di Kampus namun berbeda Jurusan.
Karena sering bertemu di kegiatan BEM Arjuna dan Amanda Cinlok hingga akhirnya berpacaran.
Setelah Lulus Kuliah Amanda lebih dulu mendulang kesuksesannya, dia bekerja di salah satu perusahaan bonafit dengan gaji yang lumayan besar dan tinggi untuk fresh graduated, mungkin itu karena beauty privilege yang dimilikinya.
Dan karena kecantikannya pula sang CEO perusahaan tersebut pun jatuh cinta pada Amanda.
Begitupun Amanda, dia yang tidak kuat dengan silaunya harta dan gemerlapnya kehidupan orang orang kelas atas, tunduk pada sang CEO, akhirnya di belakang Arjuna dia berkhianat dan menjalin hubungan dengan bosnya CEO bernama Aji Prakasa.
Pada akhirnya Doni pun tidak kuat merintis bisnis bersama Arjuna ia keluar dari perusahaan kecil rintisan bersama itu, secara tidak sengaja Doni bekerja di perusahaan Amanda bekerja sebagai orang kepercayaan CEO di grup tersebut.
Kebetulan mereka sedang membutuhkan software terbaru yang sedang di program oleh perusahaan Arjuna.
Doni mengusulkan untuk membeli software tersebut pada perusahaan Arjuna karena Doni tau keunggulan dan prospek software tersebut.
Akhirnya sang CEO menyuruh Doni untuk membujuk sahabatnya itu namun gagal, hingga akhirnya Amanda yang memang telah terpikat dengan kekayaan dan juga status sosial yang diberikan CEO itu berkonspirasi untuk menjebak Arjuna sehingga mau menjual softwarenya dengan harga yang di bawah standart.
Diakhir setelah berhasil mendapatkan informasi bisnis dan juga berhasil membujuk Arjuna menjual softwarenya, berkat jasanya Amanda dipersunting oleh sang CEO Aji Prakasa, dan dengan kejamnya membuang Arjuna begitu saja.
Arjuna yang sedang terpuruk seperti jatuh tertimpa tangga, ia merasa sangat sakit hati dan juga down.
Selama hampir setengah tahun ia berusaha bangkit namun sangat sulit dan berat.
Datanglah Bagas Pradipta Kakak Kandung Danu Pradipta memberikan uluran tangan pada Arjuna.
Bagas berinvestasi di perusahaan Arjuna, dan membuat Arjuna bisa mengembangkan lagi software baru yang lebih mutakhir. Dan menjadi pengusaha muda dalam waktu cepat seperti sekarang.
Oleh sebab itu yang tadinya Danu dan Arjuna sudah jarang berkomunikasi karena kesibukan masing masing, semenjak kuliah dan bekerja, menjadi terhubung kembali, selama 2.5 tahun ini Arjuna sering sekali menghabiskan waktu dengan Danu dan keluarga Karin.
Mungkin sebenarnya benih benih cinta yang Arjuna rasakan pada Karin juga mulai tumbuh pada saat saat itu, hanya dia belum menyadarinya sampai kejadian di hari Arjuna pergi Kencan Buta dan tak sengaja bertemu Karin.
Amanda terdiam, mengingat dosanya, kini dia bahkan sudah bercerai dengan Aji Prakasa, karena Aji hanya memanfaatkan dirinya, selama menikah Amanda dicampakan dan sering kali dihina oleh keluarga Aji, bahkan Aji ternyata suka berselingkuh.
Dia bercerai saat pernikahan mereka yang ke 1 Tahun, untung saja dari pernikahannya Amanda dan Aji belum memiliki anak, dan kini demi membalaskan dendamnya pada Aji, dia menikah dengan seorang duda kaya Raya, Investor hebat Theo Andrews.
Amanda tak mencintai Theo Andrews, status sosial dan kekayaan lelaki itu yang Amanda incar, maka dari itu dia rela menikah dan mengurus anak tiri bawaan Theo bernama Cassandra alias Cassie.
Hidupnya sedang baik baik saja, dia sedang menyusun rencana untuk balas dendam pada Aji, namun tiba tiba di Mall beberapa hari lalu dia melihat mantan kekasihnya bersama wanita lain.
Saat itu hati Amanda sangat hancur, karena memang pada dasarnya Arjuna lah yang Amanda cintai. Dan kini pun Arjuna telah mendulang kesuksesan, bagi Amanda keadaan ini membuatnya sangat cemburu dan iri hati terhadap Karin.
Bertemu Arjuna lagi membuat dengan piciknya Amanda merasa tuhan mempertemukan dia dengan Arjun agar Amanda bisa kembali memilikinya, hati Amanda yang sudah kehilangan kebaikan itu kini menjadi serakah dan ia memiliki niatan buruk untuk merusak rumah tangga Arjuna dan Karin.
"Arjuna kamu harus jadi miliki ku lagi karena aku sangat mencintaimu, dan kamu memang seharusnya hanya untuk ku." Ujar wanita itu dalam, sambil menatap kecantikannya di cermin.
...----------------...
...----------------...
Arjuna dan Karin sampai di Apartementnya, namun saat sampai nampak ada seorang wanita muda yang menunggu Arjuna juga Karin.
"Sekar!" Seru Arjuna ketika baru saja memasuki Apartementnya.
"Hai Kak." Ucap Wanita berusia 26 Tahun yang merupakan adik Kandung Arjuna.
Karin bersembunyi di balik badan suaminya, karena jujur saja Karin sangat takut dengan adik iparnya ini.
Sekar terkenal sangat perfeksionis dan juga cerewet, Om Danu pernah bilang wanita ini sangat berbahaya dan juga menyebalkan.
"Ngapain kamu kesini?" Tanya Arjuna agak ketus, rencana malam pertamanya dengan Karin sepertinya harus batal karena kedatangan adiknya itu.
"Biasanya juga aku kesini kan Kak, kok kayak kaget gitu."
Arjuna menggaruk kepalanya seakan frustasi "Tapi sekarang udah beda Sekar, gue udah nikah."
"Gue cerai sama Wiliam" Ucap Sekar dengan nada sedih.
Arjuna yang tadinya merasa terganggu langsung berubah sikap.
"Sekar Lo baik baik aja?" Tanyanya langsung menghampiri adiknya itu.
Sekar memeluk kakaknya, layaknya anak kecil dia menangis meraung raung di pelukan Kakak Kesayangannya itu.
Karin yang merasa salah tingkah dan bingung harus berbuat apa bergegas kedapur untuk membuat teh hangat bagi Sekar.
Kini kakak beradik itu sedang berbicara serius, nampaknya membicarakan kehidupan Sekar pasca bercerai nanti.
dengan takut takut Karin membawakan teh hangat itu untuk sekar dan suaminya, Karin tidak tau rasa teh ini akan cocok atau tidak, seumur hidup dirinya selalu di layani.
Tapi Apartement ini hanya memiliki 1 ART dan jikalau malam Bik wati sudah kembali ke kamarnya.
Masa hanya untuk membuat minum saja Karin harus membangunkannya rasanya kurang pantas.
"Mba Sekar ini diminum dulu ya." Ucap Karin seraya membawakan minum itu.
"Makasih bocil." Ucapnya agak jutek, Sekar masih sakit hati karena pernah melihat Kakanya di tolak Karin.
"Sekar dia kakak iparmu sekarang." Arjuna memperingati adiknya itu.
Sekar cemberut "Tetep aja dia masih bocil." tukas Sekar, jujur saja dia belum bisa menerima Karin gadis kecil itu menjadi Kakak iparnya, dia merasa harusnya kakaknya bisa mendapatkan yang lebih lagi dari gadis itu.
Karin jadi merasa kesal, tapi ia berusaha menahan air mukanya agar tetap kelihatan tenang.
"Yaudah mba, om Karin ke kamar dulu ya." Ucapnya pamit.
"Sayang, gausah mandi ya, nanti kamu kena flu besok aja pagi pagi." Ujar Arjuna lembut sebelum Karin sempat masuk ke kamar.
Sekar melongo dia tak menyangka kakaknya yang dingin terhadap wanita itu bisa SE lembut itu.
"Iya." Jawab Karin singkat.
"Nanti Ac-nya jangan dingin dingin juga, kemarin kamu gak nyaman tidurnya sayang." Perintahnya lagi.
Membuat Sekar makin melongo.
"Iya Om." Ucap Karin lagi seraya masuk ke kamar dan berganti pakaian untuk tidur.
"Kak Lo gak kesambet apa gitu kan?" Tanya Sekar masih keheranan.
"Kagak lah." Jawabnya sambil senyam senyum.
Sekar geleng geleng "Emang jadi bucin kalau udah di kasih Apem."
Sontak Arjuna menjitak adiknya "Sttttttt otak lo itu isinya begituan doang ya?"
"Aw" Sekar meringis sambil memegangi kepalanya "Tapi emang iya kan? Udah kan unboxing?" Sekar Kepo.
"Mana ada, justru Lo disini ganggu agenda romantis gue." Tukas Arjuna merasa kesal.
Sekar ngakak "Haha Oh jadi gue jadi impostor ceritanya."
"Lah malem malem kemarin ngapain aja kalian? Ini udah seminggu, Payah banget lu kak." Ledek Sekar.
"Dia Mens oneng, lo meragukan gue hah?" Arjuna merasa di roasting.
Sekar tertawa lagi "Belum tau kalau belum di cobain orang, tar kalau udah gue tanya sama si bocil gimana keperkasaan Lo Kak."
Sontak Arjuna melotot dan menjitak adiknya lagi "Awas lu berani, gak akan gue transfer uang bulanan lagi."
"Iya deh iya, malem ini gue tidur disini ya, gue belum sanggup menghadapi mami Kak" Ucap Sekar Sedih.
Arjuna memeluk adiknya lagi, "Lo sabar ya de, gue selalu ada buat Lo." Ujarnya.
Sekar mengangguk sambil menghapus air matanya yang tumpah.
"Iya, yaudah sana bersih bersih bau alkohol banget Lo dek." Arjuna menyuruh Sekar segera bebersih
"Iya kak, maaf ya ganggu malem romatisnya." Ujar Sekar meledek.
"Diem Lo de." Ujar Arjuna sambil melotot.
Sesampainya di kamar utama mereka, nampak Karin sudah tertidur dengan pulasnya, sembari memeluk Teddy bear kesayangannya.
Arjuna mengelus hidungnya lembut, wanita miliknya ini sangat sangat menggemaskan.
Arjuna mengecup dahinya, lalu membenarkan selimut hingga menutupi sebagian badan gadis itu.
"Rin, semoga kedepannya kamu bisa mencintai Om ya sayang, karena om bener bener sudah tergila gila sama kamu gadis kecil." Ucapnya ditelinga Karin yang kini tertidur pulas.