"Nama ku Cleo, nama ini memiliki arti wanita cantik tetapi penampilanku tidak sebagus namaku, aku selalu dirundung orang-orang karena wajahku yang penuh jerawat ini, tapi sudah saatnya aku berhenti membiarkan hidupku hancur karena mereka! " Ini adalah kisahku dimana aku akan mengubah hidup ku dari nasib ini dan akan membalaskan dendamku kepada mereka yang telah menghancurkan hidup ku..."
Btw ini karya pertamaku, jadi maaf jika ada kesalahan😭🙏Oleh karena itu Mari bantu aku dengan memeberikan saran-saran. Terimakasih banyak🥰😍
Instagram
Author : cell_elestria
Artist : Yumeika_
Editor :
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Cellestria, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Pelakunya adalah...
"Tuan!!" Sahut pak Bima.
"Ada apa Bima?" Balas Marco.
"Ada sesuatu yang aneh sedang terjadi pada pembunuh bayarannya!" Seru Bima.
"Apa!!?" Marco dan Cleo langsung terbangun dan berlari ke mobil yang mengangkut pembunuh bayaran tersebut.
Terlihat semua pembunuh bayaran telah meninggal dengan keadaan mulut yang dipenuhi dengan busa.
"Sepertinya mereka telah diracuni!" Ujar Cleo.
"Tapi bagaimana bisa?" Tanya Marco.
"Tunggu! Niki selalu bersama dengan semua pembunuh bayaran. Mungkin dia yang meracuni mereka untuk menutup mulut mereka!" Jelas Pak Bima.
Semua langsung berbalik ke Niki.
"Entah kenapa orang ini terasa familiar," pikir Cleo sambil menatap Niki.
"Bukan aku!!" Seru Niki.
"Jika bukan kamu, apakah kamu dapat menjelaskan alasan kenapa pembunuh bayaran yang ditempatkan bersama mu, bisa mati dan tersisa kamu sendiri yang hidup?" Tanya Marco.
"Aku tidak tahu! Tiba-tiba mereka terjatuh sendiri dan meninggal dalam sekejap mata!" Jawab Niki yang mulai panik.
"Aku hanya mengikuti suruhan Simon Haybill! Aku tidak ada hubungan apapun dengan kematian mereka!" Seru Niki.
"Jadi maksudmu, Simon Haybill adalah orang dibalik semua ini?" Tanya Cleo.
"Iya!" Jawab Nikki.
"Baiklah kita akan mengetahui kebenarannya di kantor Haybill!" Ujar Marco.
...****************...
Sementara itu di perusahaan Diaz...
"Nona Mega, sepertinya rencananya telah gagal," lapor seorang berbaju hitam kepada Mega.
"Aku sudah merasa ada yang aneh, saat tiba-tiba banyak bodyguard dari Diaz pergi ke luar dengan cepat!" Pikir Mega.
"Cih! Padahal Aku pikir semuanya sudah berjalan dengan lancar! Kenapa rencana ku gagal!?" Gumam Mega.
"Apakah sebaiknya aku jangan mendengarkan perkataan orang itu!?" Tanya Mega.
Di malam pertemuan Mega dan Simon. Mega mendapat sebuah pesan dari nomor yang tidak ia kenali. Orang itu meminta agar Mega mengganti waktu penyerangan Cleo.
Tentu saja Mega merasa orang itu sangatlah mencurigakan. Selain karena orang itu memiliki nomornya, tapi juga karena ia mengetahui tentang rencana pembunuhan Cleo. Padahal, tidak ada orang selain Mega dan Simon yang mengetahui tentang rencana pembunuhan Cleo. Sehingga Mega sangat mewaspadai dia. Tapi, tiba-tiba orang itu berkata tentang suatu hal. Dan hal itu membuat Mega terkejut.
"Apa kamu tahu tentang kejadian di tahun 1995?" Ketik orang itu.
"Apa maksudmu, saat terjadi perlawanan di kalangan masyarakat?" Balas Mega.
"Benar! Dan kamu tahu kan alasannya!?" Tanya orang itu.
"Aku tahu! Karena Monika Faybis kan?" Jawab Mega.
"Monika Faybis adalah seorang agen yang bekerja bagi negara. Walaupun belum ada yang pernah melihat mukanya. Semua orang menganggapnya sebagai pahlawan. Ia telah mencegah terjadinya perpecahan di negara dan membantu banyak orang, baik dari kalangan orang miskin, membangun sekolah dan lain sebagainya.
Sehingga saat warga mendengar bahwa Monika Faybis diberhentikan oleh pemerintah, semuanya menunjukkan ketidaksetujuan mereka. Dan akhirnya terjadi perselisihan antara warga dan pemerintah," ungkap orang itu.
"Iya aku tahu itu, tapi apa hubungannya?" Tanya Mega.
"Mona Mayfis atau ibunya Cleo adalah Monika Faybis agen yang disanjung rakyat," ungkap orang itu.
"Apa!!!?" Sahut Mega terkejut.
"Kemahiran dan talentanya sangat disukai oleh warga sehingga ia memiliki banyak pengaruh bagi masyarakat. Oleh karena itu, pemerintah memberhentikannya agar tidak terjadi masalah dalam sistem kekuasaan! " Jelas orang itu.
"Apa!!? Jadi selama ini, pahlawan legendaris Monika Faybis dan Mona Mayfis adalah orang yang sama?" Kaget Mega.
Informasi ini sangatlah mengejutkan Mega.
"Oh, aku tidak punya banyak waktu lagi! Jadi dengarkan baik-baik. Ubah waktu penyerangan Cleo, karena di jam 4 nanti, Mona Mayfis akan melindungi Cleo dan hal itu bakal membuat rencanamu gagal! " Ketik orang itu.
"Selamat tinggal, " Ujar orang itu.
"Tunggu!!! Halo!? " Ketik Mega. Tapi orang itu tidak membalas maupun membacanya lagi.
...****************...
Sementara itu....
Marco dan bodyguardnya mengunjungi Haybill.
"Apakah anda Simon Haybill? " Tanya seorang berbaju hitam.
"Iya itu saya! " Jawab ayah Lisa.
"Kamu ditangkap atas tindakan melanggar hukum! " Seru orang itu.
Ayah Lisa pun mulai tersenyum dan berkata, " apa maksudmu? Aku tidak pernah melakukan tindakan yang melanggar hukum! "
"Tidak ada gunanya kamu menipu! " Ujar Marco yang baru datang.
"Marco Diaz, " gumam ayah Lisa.
"Kamu telah mengirim pembunuh bayaran dan mengincar Cleo Brissy, selain itu kamu telah membunuh pembunuh bayaran itu dengan tujuan menutup mulutnya! Ini adalah tindakan yang melanggar hukum! " Ungkap Marco
"Apa kamu punya bukti? " Tanya ayah Lisa.
"Aku punya bukti! Nikki, yang merupakan seorang sekertaris dari Haybill, hadir pada kejadian ini. Hal ini merupakan bukti yang kuat, bahwa perusahaan Haybill memiliki hubungan dengan kasus ini! " Ujar Marco.
"Tapi aku memang tidak pernah melakukan semua itu! jika kalian tidak percaya, tanyalah pada pegawai-pegawai disini! " Ujar ayah Lisa.
Seperti itulah, semua pegawai Haybill diwawancarai.
Semua pegawainya menjawab bahwa, Simon tidak pernah melakukan tindakan yang melanggar hukum. Baik menyewa pembunuh bayaran, maupun melakukan tindakan illegal lainnya.
"Cih! Dia mau menyembunyikannya ya!? Apakah pegawainya memang tidak tahu akan perbuatannya? Atau mungkin mereka diancam oleh Haybill? Atau juga bisa mereka dibayar dengan uang sogokan! " Pikir Marco.
"Mungkin saja Nikki yang melakukan ini sendirian. Hal ini tidak ada hubungannya dengan Haybill! " Seru ayah Lisa.
"Apa!!? Bukankah tuan yang menyuruh aku untuk menyewa pembunuh bayaran bagi Cleo. Kenapa tuan mau menyalahkan aku!? " Kaget Nikki.
"Jangan omong sembarangan!! Kapan aku pernah melakukan tindakan seperti itu!? Nikki! Berhentilah membuat nama Haybill jatuh bersamamu! Kami tidak memiliki hubungan apa-apa dengan kasus ini! " Seru ayah Lisa dengan marah.
"Tuan apakah kamu serius? Kamu mau membuang semua tuduhan kepada aku? " Tanya Nikki.
"Sudah ku katakan! Aku tidak tahu apa maksudmu! Jadi, berhenti menuduh aku! "Seru ayah Lisa.
"Tap-" perkataan Nikki dipotong oleh ayah Lisa.
"Kalian sudah dengar? Aku tidak bersalah!! " Ungkap ayah Lisa.
"Jadi dia mau menyalahkan semuanya ke sekertarisnya!!?? Dasar pria tua sampah!!! " Pikir Marco sambil menggengam tangannya dengan kuat.
"Tuan bagaimana ini? Kami tidak punya bukti yang cukup! " Bisik salah satu bodyguardnya.
"Kita tidak punya pilihan lain selain mundur, " balas Marco.
"Maaf sepertinya kami salah, " ujar Marco.
Ayah Lisa mulai tersenyum dan berkata, " Tidak apa-apa! Memang wajar kamu akan mencurigai aku, karena Nikki bekerja di bawah Haybill. Justru kami yang harusnya meminta maaf! Karena kebodohan sekertaris kami, nyawa teman anda dalam bahaya. "
Marco hanya menahan amarahnya dan pergi meninggalkan lokasi sambil membawa Nikki ke kantor polisi.
Marco bertekad untuk mencari bukti yang lebih banyak lagi. Agar ayah Lisa dapat tertangkap basah.
...----------------...
Keesokan harinya...
"Berita terkini! Seorang pria berumur 26 tahun telah dikabarkan meninggal dunia di penjara kantor polisi. Pria itu adalah sekertaris Nikki dari perushaan Haybill! " Ujar seorang reporter dari TV.
Krang...
Suara sendok terjatuh.
"Apa? " Ujar Mona.
Sementara itu di sebuah jalan umum...
"Akhirnya beres! Dengan ini rencananya dapat berjalan dengan baik! " Ujar seorang berjaket hitam.
Bersambung....
Keren keren. Jatuhnya nyaris kayak mafia
Felix kalo baik kadang suka ada aja tanda kena masalahnya
Shipping ye dalihnya
Dirimu benar-benar lagi dapet Ilham pas nulis ini ya wak
Aku syok ada Bintang