NovelToon NovelToon
Kembalinya Ingatan Sang CEO

Kembalinya Ingatan Sang CEO

Status: tamat
Genre:Romansa-Solidifikasi tingkat sosial / Cintapertama / Tamat
Popularitas:476k
Nilai: 4.9
Nama Author: Nurul Senggrong

Adrian Hadi Kusuma adalah seorang CEO disebuah perusahaan terkemuka yang bergerak di bidang makanan. Perusahaan yang ia kelolah berhasil memproduksi berbagai macam olahan makanan.

Hari ini dia akan menghadiri penandatanganan kontrak dengan investor asing dari Dubai. Di tengah perjalanan dia mengalami kecelakaan. Mobil yang ia kendarai meledak dan terbakar. Sedangkan Adrian terlempar masuk ke jurang.

Adrian di tolong oleh Dewi Aurora, saat dia sedang mencari obat-obatan di tengah hutan dekat ia tinggal. Dibantu oleh sahabat hewannya, dia berhasil membawa Adrian yang saat itu sedang terluka parah kerumah yang ia tempati.

Setelah dirawat selama berhari-hari akhirnya Adrian sembuh, hanya saja dia mengalami amnesia.

" Siapa kamu?"

" Tuan sudah sadar?"

Apakah akhirnya Adrian akan mengingat identitas dirinya?

Bagaimana kisah mereka selanjutnya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nurul Senggrong, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 22

" Silahkan di nikmati minumannya tuan muda ..Nona ... mungkin sebentar lagi Neng Rara datang," kata Bi Ida sambil menyajikan minuman dan juga cemilan.

" Apakah Rara sudah pergi dari tadi Bi ?" tanya Adrian

" Habis sarapan tadi den," jawab bi Ida

" Memangnya Rara pergi kemana sih Bi ?"

" Kalau tidak salah neng Rara mau mengunjungi opa dan Oma nya den ."

" Apakah Rara tidak tidur di sana nanti Bi?"

" Barusan saya sudah telpon ke kediaman Nyonya Ratna, katanya Neng Rara sudah pulang. Bagaimana kalau Aden sama nona ini istirahat dulu di kamar? "

" Kami istirahat di sini saja Bi . "

" Baiklah kalau begitu saya permisi pergi ke belakang dulu."

" Silahkan Bi."

Bi Ida langsung pergi ke belakang melanjutkan pekerjaannya yang tertunda. Tak lama kemudian Aurora tiba.

Aurora memang langsung pulang begitu selesai makan. Dia berjanji kepada opa dan Oma nya akan menginap Minggu depan. Sedangkan hari ini di tidak bisa karena Dokter Ardan akan segera bertugas dan anak-anaknya akan tinggal bersama Rara.

" Assalamualaikum..."

" Wa alaikum salam warahmatulloh."

" Ada Abang nih... kirain udah lupa Ama adek," kata Aurora sambil duduk di bangku yang kosong .

Aurora lalu memandang dua tamu lain yang dibawa oleh Adrian. Dia masing dengan dengan dua orang di depannya. Begitupun dengan Faisal dan Diandra.

Faisal dan Diandra tidak menyangka bahwa orang yang sudah menyelamatkan kakak mereka adalah gadis remaja. Itu menurut pandangan mereka saat melihat wajah Aurora yang berwajah imut. Tidak tau saja kalau gadis di depan mereka sudah berumur dua puluh empat tahun.

" Mana ada, Abang mau kesini tapi nggak tau caranya ," jawab Adrian mendengar ucapan Aurora.

" Oke deh... ini siapa Abang?"tanya Aurora untuk menjawab rasa penasarannya.

" Adik-adik Abang, yang ini Faisal dan yang itu Diandra."

" Perkenalkan nama saya _" kata Aurora sambil mengulurkan tangannya ke arah Faisal.

Belum sempat menyebut namanya tapi sudah dipotong sama Adrian.

" Nggak usah panjang-panjang la dek !"

" Apanya yang panjang bang , kan belum aku sebutin namanya."

" Nggak dengerin ucapan kak Adrian. Perkenalkan nama saya Faisal," kata Faisal sambil menjabat tangan Aurora yang masih terulur.

" Senang berkenalan denganmu Faisal. Panggil saja namaku Rara," kata Aurora dengan tersenyum lembut yang membuat Faisal terpesona.

" Iya iya tapi nggak usah lama-lama salamannya," kata Adrian sambil melepas tangan Aurora dari genggaman Faisal.

Faisal dan Aurora sampai tersentak kaget. Diandra melotot tak percaya bahwa Adrian sangat protektif pada Aurora.

" Abang apa-apaan sih kita lagi kenalan juga," protes Aurora tak terima.

" Nggak boleh lama-lama bukan muhrim."

" Kalau sudah muhrim boleh."

" Tidak boleh!"

" Ish!"

" Hai kita seumuran kan?" tanya Diandra yang sedari tadi hanya diam.

Diandra sudah dari tadi ingin berbicara dengan Aurora tetapi belum ada kesempatan.

" Mungkin saja... Emangnya umur kamu berapa?

" Delapan belas tahun sih."

'' Ya sama sih kalau dikurang 6, " gumam Aurora dengan lirih , sedangkan Adrian memicingkan matanya.

" Kamu bilang apa?"

" Nggak kok, sudah dari tadi di sini?"

" Ya lumayan sih."

" Maaf ya ... tadi aku masih pergi ke rumah Opa."

" No problem ... Dek besok kerumah ya?"

" Ngapain?"

" Mau ada syukuran ."

"insya Alloh..."

" Harus di usahakan."

" Oke sayangku!"

" What! kok bilang sayang segala?"

" Emang nggak boleh ya?"

" Ya... "

" Siapa yang larang?" tanya Adrian.

" Nggak ada yang larang sih."

" Mungkin Diandra cuma takut pacarnya Abang marah , betul tidak ?" tanya Aurora dengan bijak .

Dia sudah menduga kalau Adrian sudah memiliki kekasih. Siapa sih yang tidak akan terpesona dengan Adrian yang memang tampan. Untung perasaannya belum dalam.

" Kok bisa tahu?" tanya Diandra penasaran. Bahkan Adrian pun menatap Aurora tajam.

" Ya tahu lah, masak Abang cakep gini belum ada pacar nggak mungkin banget gitu ," jawab Aurora santai, padahal ada sedikit goresan dihatinya.

" Aku aja belum ingat dek ," protes Adrian.

" Semoga saja Abang segera bertemu kekasih Abang. lalu ingatan Abang segera pulih," doa Aurora dengan tulus . Dia ikut bahagia jika laki-laki pujaannya juga bahagia.

" Amin"

" Oh iya bang .. rencananya White dan temen-temen mau aku ajak ke sini."

" Emang nggak masalah dek?"

" Mau urus ijin dulu dong bang... terus rencananya mau aku taruh di belakang."

" Apa mereka nggak akan kesempitan?"

" Memang Abang sudah lihat belakang rumah aku?"

" Ya belum sih."

" Abang saja belum lihat."

" Memangnya mereka siapa si bang?" tanya Faisal penasaran.

" Kalau kalian melihat mereka pasti sudah gemetar ketakutan."

" Memangnya siapa mereka?"

1
✩̣̣̣̣̣ͯ┄•͙elle◥
selalu suka cerita kalo mc nya baddas 😍
🌹🪴eiv🪴🌹
setelah masak
🌹🪴eiv🪴🌹
naik taxi pulang kemaren 2 hari
masa jalan kaki 2 jam 😣
Nurul Senggrong: maaf kak belum sempat revisi. terimakasih koreksinya🥰🥰🥰
total 1 replies
🌹🪴eiv🪴🌹
korban meninggal yg satunya siapa....🤔
Alfa Kristanti
/Angry/
pingu
musuh yg paling jahat adalah orang paling dekat sama kita.
✩̣̣̣̣̣ͯ┄•͙elle◥
lahh dibilang anak smp, baby face itu loh.
si kecil cabe rawit /Chuckle/
✩̣̣̣̣̣ͯ┄•͙elle◥
penyakit lupa gak kan pernah ada obatnya ya /Facepalm/
✩̣̣̣̣̣ͯ┄•͙elle◥
waduhh, mentingin make up daripada sholat
✩̣̣̣̣̣ͯ┄•͙elle◥
Berani berbuat harus berani bertanggung jawab bung.
kan gak mungkin ada asap kalo gak ada api.
makanya sebelum bertindak itu harus dipikir baik² sebab akibat dan konsekuensi apa yg akan di timbulkan atas perbuatan tersebut.
✩̣̣̣̣̣ͯ┄•͙elle◥
gokil gokil, aku suka gaya mu rara /Chuckle/
✩̣̣̣̣̣ͯ┄•͙elle◥
kepingan² ingatan andrian mulai muncul
✩̣̣̣̣̣ͯ┄•͙elle◥
musuh dalam selimut ini.
sahabat tapi berkhianat.
✩̣̣̣̣̣ͯ┄•͙elle◥
seperti nya ada konspirasi antara orang² kepercayaan andrian dalam kecelakaan ini dan udh direncanakan
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝒄𝒆𝒓𝒊𝒕𝒂𝒏𝒚𝒂 𝒌𝒆𝒓𝒆𝒏𝒏𝒏𝒏𝒏𝒏𝒏 𝒑𝒂𝒍𝒊𝒏𝒈 𝒔𝒖𝒌𝒂 𝒅𝒆𝒉 𝒌𝒍 𝒑𝒆𝒎𝒆𝒓𝒂𝒏 𝒖𝒕𝒂𝒎𝒂𝒏𝒚𝒂 𝒑𝒖𝒏𝒚𝒂 𝒑𝒆𝒍𝒊𝒉𝒂𝒓𝒂𝒂𝒏 𝒉𝒆𝒘𝒂𝒏 𝒃𝒖𝒂𝒔 𝒋𝒅 𝒌𝒆𝒍𝒊𝒉𝒂𝒕𝒂𝒏 𝒕𝒂𝒏𝒈𝒈𝒖𝒉 𝒈𝒊𝒕𝒖 😉😉👍👍👍💪💪💪😘😘😘
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝒈𝒊𝒎𝒂𝒏𝒂 𝒔𝒂𝒎𝒂 𝒔𝒂𝒉𝒂𝒃𝒂𝒕" 𝑨𝒅𝒓𝒊𝒂𝒏 𝒏𝒊𝒉 🤔🤔
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝒌𝒊𝒓𝒂𝒊𝒏 𝒃𝒂𝒃𝒚 𝒎𝒆𝒓𝒆𝒌𝒂 𝒌𝒆𝒎𝒃𝒂𝒓
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝒂𝒌𝒉𝒊𝒓𝒏𝒚𝒂 𝒎𝒆𝒓𝒆𝒌𝒂 𝒏𝒊𝒌𝒂𝒉 𝒋𝒈 👏👏
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝒔𝒆𝒎𝒐𝒈𝒂 𝒍𝒂𝒏𝒄𝒂𝒓 𝒔𝒂𝒎𝒑𝒆 𝒉𝒂𝒓𝒊 𝑯 𝒚𝒂
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝒅𝒊𝒕𝒖𝒏𝒈𝒈𝒖 𝒖𝒏𝒅𝒂𝒏𝒈𝒂𝒏𝒏𝒚𝒂 🤭🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!