NovelToon NovelToon
Penjahat Kelas Tertinggi

Penjahat Kelas Tertinggi

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Bad Boy / Dikelilingi wanita cantik
Popularitas:815
Nilai: 5
Nama Author: RavMoon

Di dunia di mana kekuatan kultivasi menentukan segalanya, di mana kemampuan dan kekuasaan menjadi ukuran keberhasilan, ada seorang pemuda yang namanya perlahan mulai menancapkan akarnya dan menimbulkan getaran di seluruh wilayah. Dia adalah Xiao Xuan—pria yang tenang, penuh perhitungan, dengan tatapan mata yang tajam yang bisa menilai setiap situasi dalam sekejap, namun menyimpan kelembutan dan perlindungan yang hanya terlihat bagi orang-orang yang dia sayangi.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon RavMoon, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 19.Tunduknya sang Rubah Tua

Suasana di dalam aula utama Keluarga Xiao terasa begitu menekan, hingga suara desau angin malam yang menyapu pelataran luar terdengar seperti bisikan takdir. Di bawah langit-langit kayu cendana yang gelap, keangkuhan seorang Patriark Keluarga Suci telah runtuh sepenuhnya.

"Anak Xiao... orang tua ini mengakui kekalahan malam ini," ucap Patriark Shen Hong. Suaranya terdengar parau, keluar dengan berat dari tenggorokannya yang tercekat. Sisa-sisa wibawa seorang ahli Puncak Emas Hitam menguap, menyisakan gurat kepasrahan yang mendalam. "Katakan padaku, apa sebenarnya yang kau inginkan dari Keluarga Suci?"

Mendengar kepasrahan itu, bukan Xiao Xuan yang menjawab, melainkan Tetua Xiao Tian yang berdiri selangkah di sampingnya. Dengan senyum tipis yang sarat akan pengalaman hidup, Xiao Tian mengambil alih percakapan demi menjaga martabat tuan mudanya.

"Saudara Shen, kalimatmu kurang tepat," ujar Xiao Tian, suaranya mengalun tenang namun penuh penekanan. "Ini bukan tentang apa yang diinginkan oleh Tuan Muda kami, melainkan tentang pilihan apa yang ingin Anda ambil untuk masa depan klan Anda. Bicaralah dengan jujur kepada Tuan Muda. Gulungan teknik kuno, pil obat tingkat tinggi, persenjataan spiritual, hingga roh iblis langka—Keluarga Xiao tidak pernah pelit kepada mereka yang tahu cara membalas budi. Selama Anda menuntun Keluarga Suci untuk berjalan di bawah panji Keluarga Xiao, semua kemakmuran ini bisa kita rundingkan."

Xiao Tian sengaja melukiskan gambaran masa depan yang megah, memberikan sedikit jembatan bagi harga diri Shen Hong yang telah runtuh agar tidak benar-benar nekat melakukan tindakan bunuh diri.

"Apa yang dikatakan Tetua Xiao Tian tidak salah," suara Xiao Xuan menyela, terdengar dingin namun memikat. "Patriark Shen, katakan padaku, apa yang sebenarnya Anda inginkan untuk menebus masa depan klanmu?"

Xiao Xuan menjeda kalimatnya, menatap lurus ke dalam netra Shen Hong yang mulai meredup. "Namun, sebelum semua kemakmuran dan sumber daya itu berpindah ke tanganmu, ada satu aturan mutlak yang tidak bisa diganggu gugat. Aku harus menanamkan *Segel Jiwa Takdir* di dalam pusat kesadaranmu."

Mendengar kata *Segel Jiwa*, sudut mata Shen Hong berkedut hebat. Sebagai seorang kultivator tua, dia tahu persis konsekuensi dari segel tersebut: hidup dan mati, bahkan setiap untai pikiran orang yang dicap, akan berada di bawah kendali mutlak sang pemilik segel. Hanya Xiao Xuan yang bisa melepaskannya, dan satu kepakan batin dari pemuda itu cukup untuk meledakkan lautan jiwanya hingga hancur berkeping-keping. Namun, melihat barisan ahli tingkat Legenda yang mengunci setiap sudut ruangan, Shen Hong tahu dia tidak memiliki kemewahan untuk menolak.

Dengan pasrah, Shen Hong memejamkan matanya, membiarkan seberkas cahaya keemasan yang keluar dari jemari Xiao Xuan menembus keningnya, mengunci takdirnya untuk selamanya.

Begitu prosesi mistis itu selesai, ketegangan di wajah Xiao Xuan mencair, digantikan oleh senyuman tipis yang tampak begitu ramah, seolah-olah ancaman kekejaman beberapa saat lalu hanyalah ilusi.

"Senior Shen, mulai detik ini, kita berada di atas perahu yang sama untuk mengarungi badai Kota Glory," ucap Xiao Xuan dengan nada bicara yang kembali sopan, seakan menghormati seorang tetua. Dia mengibaskan lengan jubahnya, mengeluarkan sebuah gulungan giok berwarna merah membara dan sebuah guci spiritual bermotif naga. "Gulungan rahasia *Teknik Qilin* ini adalah hadiah kecil dari junior untuk menyegarkan kembali meridianmu. Dan di dalam guci ini, terdapat roh iblis dengan potensi pertumbuhan tingkat Ilahi: *Raja Naga Sisik Hitam*. Ini adalah bentuk ketulusan dari saya. Kuharap Senior bisa segera memecahkan belenggu dan melangkah ke peringkat Legenda."

Shen Hong menerima kedua benda pusaka itu dengan jemari yang sedikit bergetar. Begitu kesadarannya menyentuh gulungan *Teknik Qilin*, lautan jiwanya yang semula membeku oleh efek obat mendadak berputar secara otomatis, memancarkan kehangatan yang belum pernah dia rasakan sebelumnya. Sementara aura yang memancar dari guci roh iblis *Raja Naga Sisik Hitam* terasa jauh lebih murni dan mengerikan dibandingkan dengan roh iblis *Elang Roc Api Suci* yang dia agungkan selama ini.

Pada titik itu, sebersit rasa takjub yang mendalam tumbuh di lubuk hati Shen Hong. *‘Ternyata... selama ini pandanganku teramat sempit,’* batinnya.

"Bagaimana, Patriark Shen? Bukankah berjalan bersamaku jauh lebih menjanjikan daripada menjadi anjing pemburu yang bersembunyi di balik bayang-bayang Persekutuan Kegelapan?" tanya Xiao Xuan, nadanya mengandung sarkasme yang tipis.

Shen Hong menghela napas panjang, lalu membungkuk dalam-dalam di hadapan pemuda itu, kali ini dengan ketulusan yang lahir dari rasa segan yang murni. "Terima kasih atas kemurahan hatimu, Tuan Muda."

Rasa kesal dan dendam di hatinya perlahan terkikis oleh keuntungan nyata yang terpampang di depan mata. Shen Hong memang seorang penguasa yang licik, namun dia bukan orang bodoh yang tidak bisa melihat arah angin. Selama Xiao Xuan benar-benar mampu memberinya kekuatan untuk membawa Keluarga Suci ke puncak kejayaan yang baru, menekuk lutut di bawah pria sedalam ini bukanlah sebuah penghinaan, melainkan sebuah pilihan strategis yang cerdas.

Namun, sebagai seorang ahli tua yang penasaran, Shen Hong tidak bisa menahan sebuah pertanyaan yang mengganjal di benaknya. "Tuan Muda, ada satu hal yang mengusik rasa ingin tahu bawahan ini. Jika... jika tadi aku benar-benar menggunakan seluruh kekuatanku untuk menerobos kepungan dan mencoba menyanderamu, apa yang akan Anda lakukan?"

Xiao Xuan menatapnya dengan tatapan malas, lalu tersenyum tipis. "Aku tidak bisa menjawab pengandaian itu, Senior. Karena dalam perhitungan matangku, situasi di mana kau berhasil lolos tidak akan pernah diberi ruang untuk terjadi."

"Saya hanya berbicara secara hipotetis, Tuan Muda. Bagaimana jika ada celah kecil?" desak Shen Hong lagi.

Xiao Xuan tidak menjawab dengan kata-kata. Dia hanya mengarahkan pandangan matanya ke sudut lantai aula yang dipenuhi oleh ukiran rune kuno yang samar. "Lihatlah pola lantai di bawah kakimu dengan saksama."

Shen Hong menurunkan pandangannya, dan seketika itu juga, keringat dingin mengucur deras di balik tengkuknya. *Formasi Pengunci Jiwa Purba*. Sebuah formasi kuno yang tersembunyi di balik ubin giok, di mana siapa pun yang mencoba meledakkan Kekuatan Jiwa secara paksa di dalam areanya tidak hanya akan gagal, tetapi energinya akan berbalik menyerang dan menghancurkan organ dalam mereka sendiri.

Xiao Xuan ternyata masih menyimpan kartu truf yang mematikan ini sejak awal. Shen Hong menelan ludah dengan susah payah, merasa sangat beruntung karena insting dewasanya memilih untuk menyerah tepat waktu. Jika tidak, tubuh tuanya mungkin sudah menjadi bangkai yang membusuk di aula ini.

"Tentu saja, Patriark Shen, seandainya kau berhasil keluar dari pintu ini dan kembali ke kediamanmu, itu tetap bukan masalah besar bagiku," tambah Xiao Xuan dengan nada santai sembari menyandarkan punggungnya kembali. "Aku hanya perlu menggerakkan pasukanku untuk merebut *Restoran Zhaixing*—tempat persembunyian rahasia para petinggi Persekutuan Kegelapan di kota ini—lalu menyerahkan seluruh bukti otentik hubungan kalian kepada Penguasa Kota Ye Zong. Menurutmu, bagaimana Keluarga Suci akan menjelaskan hal itu di depan pengadilan klan?"

Xiao Xuan mengetuk meja dengan jemarinya. "Aku akan menanam benih kecurigaan yang tak bisa dihapus di dalam hati Penguasa Kota. Ditambah dengan posisi Keluarga Suci yang sudah digosipkan miring, klanmu akan disibukkan oleh investigasi tiada akhir hingga kehabisan napas untuk memulihkan diri. Pada saat itu, baik Anda hidup atau mati, Anda tetap tidak akan bisa menyelamatkan Keluarga Suci dari kehancuran."

"Bawahan ini... sepenuhnya mengerti kedalaman rencana Tuan Muda," ucap Shen Hong dengan kepatuhan mutlak. Sikap pembangkangannya telah dikuliti habis hingga tak bersisa.

"Tuan Muda, jika tidak ada instruksi lain, bawahan ini izin untuk mengundurkan diri terlebih dahulu. Saya akan segera kembali ke kediaman untuk mengatur peralihan otoritas rahasia antara Keluarga Suci dan Keluarga Xiao," lanjut Shen Hong.

"Ingat, tidak perlu mempublikasikan aliansi ini ke dunia luar," potong Xiao Xuan dengan tegas, matanya menyipit penuh peringatan. "Cukup para tetua inti dan lingkaran dalam Keluarga Suci saja yang mengetahui posisi baru kalian. Aku tidak akan mencampuri urusan harian klanmu; aku hanya membutuhkan kepatuhan total saat bidakmu diperlukan di papan caturku. Sebisa mungkin, jangan biarkan ada riak sekecil pun yang membocorkan hubungan kita. Menyingkap kartu kita sekarang hanya akan membawa kerugian; ini belum saatnya."

"Saya mengerti aturan mainnya, Tuan Muda. Saya akan memastikan bahwa seluruh tetua inti Keluarga Suci hanya akan mengarahkan sumpah setia mereka di bawah perintah Anda mulai malam ini," jawab Shen Hong sebelum akhirnya membalikkan badan dan menghilang di kegelapan malam.

Malam itu juga, di balik dinding tertutup kediaman Keluarga Suci, sebuah pertemuan darurat yang mencekik diadakan. Di bawah pengaruh *Teknik Qilin* yang baru dia pelajari, Shen Hong mengumumkan keputusan mutlaknya untuk merapat ke arah Keluarga Xiao. Sebagian besar tetua yang melihat keuntungan dari roh iblis tingkat Ilahi memilih untuk patuh. Sementara bagi beberapa kepala batu yang mencoba memberontak demi kesetiaan lama mereka pada Persekutuan Kegelapan, Shen Hong tidak memberikan ampunan sedikit pun—dia mengeksekusi mereka di tempat dengan tangannya sendiri, membersihkan seluruh faksi pembangkang tanpa menyisakan benih pengkhianatan baru.

Di saat yang sama, jauh di dalam kamar tidurnya yang tenang, Xiao Xuan sedang berbaring santai dengan satu tangan menyangga kepalanya, menatap langit-langit kamar sembari mendengarkan detak malam.

[ Sistem Penjahat Takdir: Ding! 🥂 Selamat kepada Tuan Rumah yang super manipulatif! Berhasil menjinakkan seluruh Keluarga Suci tanpa perlu mengotori jubah hitammu sendiri. Hadiah: 600.000 Poin Penjahat telah masuk dengan mulus ke dalam akun spiritualmu. Nikmatilah tidur malammu yang mewah ini, Tuan Besar! 🪙🛌* ]

Mendengar suara gaib yang bernada tsundere itu bergema di benaknya, seulas senyum kepuasan yang tipis terukir di wajah tampan Xiao Xuan. Saku takdirnya kian melimpah, dan seluruh bidak strategis di Kota Glory kini bergerak sesuai dengan ritme jemarinya. Dengan hati yang tenang, dia memejamkan mata, membiarkan dirinya terlelap masuk ke dalam istirahat yang damai.

1
HiaTus
amazing
Amrye Jhon
mantap
Amrye Jhon
semangat
Amrye Jhon
lanjut
Amrye Jhon
next
Amrye Jhon
bagus
Amrye Jhon
mantap
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!