NovelToon NovelToon
Takdir Cinta

Takdir Cinta

Status: sedang berlangsung
Genre:Horor / Misteri / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:5.6k
Nilai: 5
Nama Author: BintangFRY

Nikah? itu adalah hal yang paling dihindari oleh Yiwa saat ini, nanti atau sampai kapanpun itu. Bahkan di kamus hidupnya pun kayaknya gak ada tuh yang namanya 'nikah'.

Tapi balik lagi, kalau takdir udah ditentukan, mau jungkir balik salto pun akan tetap gak bisa dihindari lagi.

Satu hal yang disesali Yiwa, harusnya dia gak usah ikut mbahnya lihat acara desa malam itu atau justru seharusnya ia gak usah pulang ke desa sekalian. Tapi kalau gitu malah kasihan mbahnya gak ketemu cucu satu-satunya ini.

namun setelah kejadian itu justru cucunya ini yang harus dikasihani.

Karena apa? karena Yiwa, cucu satu-satunya Mbah ini harus dinikahkan dengan pemuda desa yang cukup disegani disana.

Yiwa sampai bingung, gimana bisa orang sekaku ini bisa punya jabatan penting di desa. Dan sialnya, dialah yang akan jadi istrinya.

Tapi mau bagaimana lagi, Yiwa cuma bisa pasrah sambil misuh-misuh tentunya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon BintangFRY, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Mimpi yang diharapkan menjadi nyata

​Aliran air yang gemericik di atas bebatuan perlahan menyusup ke sela-sela mimpinya. Meski suaranya begitu jernih dan menenangkan, ritme alaminya perlahan tapi pasti berhasil menariknya kembali ke alam sadar.

Kelopak matanya yang terasa berat itu perlahan terbuka. Hal pertama yang menyambutnya adalah pemandangan hamparan rumput hijau yang sangat luas seakan tidak berbatas. Bunga-bunga penuh warna dan tak jauh darinya ada sebuah sungai kecil dengan air yang begitu jernih. Sungai itu membelah hamparan rumput hijau, mengalir dengan tenang di atas bebatuan dan menciptakan suara riak yang menenangkan.

Yiwa menegakkan tubuhnya lalu berdiri dengan pelan karena kepalanya masih terasa pusing. Ia melangkahkan Kaki telanjangnya menuju aliran sungai itu.

Ia terpaku sesaat melihat betapa indahnya pemandangan ini.

"Kamu sudah bangun, Yiwa?"

Tubuh Yiwa menegang. Jantungnya berdetak lebih cepat karena mendengar suara itu, suara orang yang sangat ia rindukan. Suara yang seharusnya sampai kapanpun tidak akan bisa ia dengar lagi.

Kepalanya menoleh dengan pelan, memastikan keraguannya. Dan begitu kepalanya sudah menoleh, ia bisa melihat dengan jelas wajah itu.

Waktu seakan berhenti berputar. Suara-suara di sekitarnya seakan senyap begitu saja. Fokusnya hanya ada pada sosok pria di hadapannya ini.

Tangannya terangkat perlahan, mencoba menyentuh wajah pria itu. Dan begitu tangannya sudah menyentuh pipi, sebuah kehangatan dapat ia rasakan. Pria itu tidak menolak, tapi justru tersenyum dan tangannya juga bergerak menyentuh tangan Yiwa yang berada dipipinya.

Yiwa ikut tersenyum tapi matanya tidak bisa berbohong. Tangisnya luruh begitu saja. Ia segera menghambur ke pelukan pria itu.

"Aku merindukanmu."

Pria itu membalas pelukan Yiwa tak kalah eratnya. "Aku juga, Yiwa. Maaf ya sudah membuat kamu sedih."

"Kamu jangan pergi lagi. Aku mau kita bersama lagi."

"Aku juga berharap begitu. Tapi sekarang semuanya sudah berbeda. Hidup kamu masih begitu panjang."

"Aku maunya disini. Sama kamu."

Pria itu menguraikan pelukannya. "Belum saatnya, Yiwa. Sekarang kamu harus bangun. Mereka sudah menunggu kamu. Terutama suami kamu, Nara."

Yiwa mendongak. "Kamu tahu?"

Pria itu justru tersenyum. "Kamu harus bahagia, Yiwa. Aku sekarang hanya bagian dari masa lalu kamu. Kamu harus melanjutkan hidupmu bersama Nara."

"Kenapa begitu? sekarang aku sudah bersama kamu. Aku nggak mau kehilangan kamu lagi."

Pria itu menggelengkan kepalanya tidak menyetujui ucapan Yiwa. "Hidup kamu masih panjang, Yiwa. Dan seharusnya kamu tidak berada di sini."

Yiwa menatap sedih pada pria itu. "Kenapa? Kamu tidak suka aku disini?"

"Aku suka, sangat suka. Tapi aku juga tidak bisa egois, Yiwa. Di sana masih ada orang yang menantikan kepulanganmu. Sudah saatnya kamu kembali ke kehidupan nyatamu, Yiwa. "

Yiwa justru menggeleng dan kembali memeluknya lagi. "Disana terlalu menyakitkan dan aku takut."

"Nara akan selalu menjaga kamu. Aku percaya bahwa kamu akan bahagia jika bersama dia."

"Berhenti bicara seperti itu. Kebahagiaan ku itu kamu. Kamu tidak tahu betapa hancurnya aku waktu tahu bahwa kamu memilih untuk ninggalin aku. Aku hancur, sangat hancur."

Tangan pria itu bergerak menghapus air mata Yiwa. "Aku tahu, Wa. Aku melihat semuanya. Karena meskipun aku sudah tidak ada, tapi aku tidak pernah benar-benar pergi. Aku selalu menemanimu."

"Aku mau kita bersama lagi."

"Yiwa, dengar. Hidup kamu masih panjang. Kamu harus kembali. Ini bukan tempat kamu. Tapi kamu harus ingat bahwa aku masih tetap mencintaimu. Dan aku akan selalu menjaga kamu."

"Aku juga mencintai kamu."

Keduanya kembali berpelukan. Sangat erat. Seakan tidak mau siapapun mengganggu mereka.

Dan Yiwa merasakan ketenangan saat kepalanya diusap dengan pelan. Tubuhnya menjadi begitu ringan dan matanya kembali terpejam.

"Yiwa?"

Panggilan itu menyadarkan Yiwa kembali. Matanya terbuka pelan. Dan wajah yang ia lihat sekarang adalah wajah Nara.

Pandangannya menyapu sekeliling. Ia telah kembali ke dunia nyatanya.

"Nara?" panggil Yiwa.

"Iya?"

"Maaf," Hanya kata itu yang mampu Yiwa ucapkan. Air matanya jatuh begitu saja. Dan Nara segera membawa Yiwa ke dalam pelukannya.

"Jangan, yang seharusnya meminta maaf itu saya. Maafkan saya karena tidak bisa menjaga kamu, Yiwa. "

"Nara, ada banyak hal yang mau gue ceritain ke lo. tapi gue gak sanggup untuk mengingat semuanya."

"Kalau kamu tidak siap, tidak apa-apa. Saya selalu disini."

"Dan gue nggak yakin, Nara. Setelah lo dengar semuanya, apakah lo masih mau di samping gue atau nggak."

"Saya selalu disini, Yiwa. Karena saya sudah mencin---

brukkk

Nara jatuh tak sadarkan diri di samping Yiwa.

"Nara! Nara! bangun!"

Orang-orang yang tadinya berada di luar kamar langsung berlari masuk ke dalam.

"Nduk! Astaga, Nara!"

Yiwa segera menggerakkan tubuhnya yang masih lemas untuk bergeser agar Suseno dan Bima bisa merebahkan tubuh Nara disampingnya.

"Kamu baik-baik saja, nduk?" Mbah sekar memeluknya.

"Yiwa baik, mbah."

"Mbah sangat khawatir. Mbah takut kamu kenapa-kenapa, nduk."

Yiwa tersenyum. "Tapi aku sudah kembali, mbah."

"Yiwa, kamu minum dulu ya?" Widyawati menyodorkan segelas air pada Yiwa. Dan Yiwa dengan senang menerimanya karena jujur tenggorokannya memang kering.

Setelah menghabiskan air itu, entah kenapa tubunya jauh lebih rileks.

"Kamu ada butuh sesuatu lagi?" Tanya Widya.

Yiwa menggeleng.

"Ya sudah. Tetapi syukurlah kamu sudah bangun, Wa. Ibu juga khawatir. "

"Maaf,"

"Tidak apa-apa. Mbah, ayo kita keluar dulu. Mbah juga harus makan, biar Yiwa istirahat sekalian menemani suaminya. " ajak Widya.

Yiwa segera tersenyum saat melihat mbah Sekar yang tidak mau meninggalkannya. "Yiwa sudah baik-baik saja, mbah. Mbah makan dulu aja, aku mau tiduran bentar sambil jagain Nara."

Mbah Sekar menghela napas. "Kalau ada apa-apa segera panggil mbah ya, Nduk. "

Yiwa mengangguk. "Iya, mbah."

"Istirahatlah dulu, Wa." kata Suseno.

"Iya, Pak."

Begitu mereka meninggalkan kamar Yiwa, yang tersisa hanya keheningan. Ia menoleh melihat Nara kembali.

"Maaf, Ra."

...♡Bersambung ♡...

1
jekey
jahat sekali hardjo
jekey
naraga abhirama handaru , dr namanya aja udh gagah gede duwur sugeh 🤣🤣
jekey: yaps betul , tp dalam khayalanq naraga emng jos jis 🤣🤭
total 2 replies
jekey
😡😡😡 diana
jekey
siapa weh yg jahat 😡😡😭
jekey: klu jahat up lg 🤣🤣
total 2 replies
jekey
dikit amat mak upnya 😭😭😭😭
jekey
ih kacau diana
jekey
anehc bae diana
jekey
mak up lg
jekey: 😭 trus apaaa
total 2 replies
jekey
ih gak mau jahat" lg
jekey
siapa we yg mau niat jahat ,,😡
jekey
masa lalu kah😡
jekey: hmmm awas aneh"
total 2 replies
jekey
semoga tuhan sllu melindungi kalian 😽
jekey
akhirny plong juga yiwa
jekey
seneng bgd bacanya 😭😭
jekey
wah selamat ya
jekey
wah selamat buat mas nara & mbk yiwa ,, 🤭
jekey
lagi lagi lagi lagi lagi 🤣🤣🤣
jekey: love you full 🤣
total 4 replies
jekey
kalau gk balik , dijemput dinar loh 🤣
jekey
ono" bae hmmm 😏
jekey
hmm
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!