Permintaan Maaf dan Terima kasih ^^ untuk semua Readers 💐😍💜
REVISI ..
Mimpiku Menikahi CEO season 1 END~
Mimpiku Menikahi CEO season 2 On Going~
Mimpiku Menikahi CEO season 3 Start now
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mrs. Nicegirlz, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kejujuran Celine (1)
Dikta yang menerima telepon dari Istrinya itu kembali tersenyum, dia lantas menghampiri Dave yang masih berada di ruangannya itu.
" Dave, Mami baru telepon katanya Celine lagi dirumah, dan dia bilang mau nginap, udah bawa baju bajunya ke rumah Mami ".
" Apa ? "
Rendy tertawa melihat reaksi sahabatnya itu, "Wahh gantian nih, main kabur kaburan, main kejar kejaran " goda Rendy.
Apa apaan dia, aku bilang tunggu di rumah sekarang malah kabur ke rumah Mama, awas aja kamu Celine, mau coba coba lari dari aku, sampai ke lobang semut pun aku cari ucap Dave pelan.
*****
Dave memasuki mansion orang tuanya untuk mencari keberadaan Celine istrinya itu.
Dave mulai menelusuri setiap sudut ruangan mansion mewah itu tapi belum juga menemukan keberadaan Celine, saat akan ke dapur untuk mengambil minuman tanpa sengaja Dave melihat sosok wanita yang dia cari cari itu sedang berada di taman belakang dekat gazebo taman belakang sedang membaca buku dengan serius.
I got you my bad girl batin Dave.
Celine sedang serius membaca novel Welcome (Back) Love (Promo lagi) di taman belakang, karena Deandra sedang beristirahat di kamarnya, jadi Celine memilih membaca di taman belakang yang sepi.
Dave berjalan pelan pelan mendekati Celine, perempuan yang selalu membuat hati dan pikirannya kacau dalam beberapa waktu ini.
" Apa yang sedang kau lakukan di rumah orang tuaku ? ".
Suara berat penuh kharisma dari Dave membuat Celine berlonjak kaget dari duduknya, bahkan Celine sampai menjatuhkan Novelnya.
" Aahh .. astaga " ucap Celine kaget karena kedatangaj Dave tiba tiba.
Celine pun segera mengambil novelnya yang jatuh dan berniat meninggalkan Dave disana, tapi langkah kaki Celine di paksa berhenti dengan raihan sekali tangkap tangan Dave.
" Apa kau tuli ??, aku sedang bicara denganmu !! , kenapa kamu suka sekali kabur hah ? ", bentak Dave masih terus memegang tangan Celine.
Sekuat tenaga Celine berusaha berontak dan lepas dari cengkraman Dave, " Lepasin Dave, sakit .. "
" Gak akan aku lepasin, aku sudah bilang tadi tunggu aku dirumah, lalu kenapa kamu malah kabur ke rumah mama ?, apa rencanamu Celine ?, apa kamu mau buat orangtuaku marah dan membenci ku?, apa kamu mau menghasut kedua orangtuaku ??, jawab aku " , Tuduhan demi tuduhan Dave arahkan tanpa bukti ke Celine.
Celine berusaha tidak melawan Dave, karena dia cukup tau diri sedang berada di mana dirinya, dia tidak ingin Dave mendapat masalah dengan orangtuanya. Sekuat tenaga Celine menguatkan hatinya dan telinganya dari tiap tuduhan dan cacian Dave.
" Aku minta maaf, aku hanya ingin menginap di rumah Mama, karena aku kesepian dirumah ", Balas Celine berusaha menutupi kebenarannya dari Dave, Celine masih tetap mengontrol emosinya. " Aku minta maaf "
Bagai tersambar petir di siang bolong, tiba tiba dada Dave bergejolak, ada rasa sakit dalam dadanya mendapati Celine memohon meminta maaf pada dirinya.
Apa ini ? kenapa dia malah minta maaf ... ayo lawan aku, kenapa dia jadi lemah ucap Dave dalam hati.
Celine !!!! Dave !!!
Sontak Dave dan Celine menoleh ke asal suara yang memanggilnya, ternyata Mama Deandra yang memanggil mereka. " Cepat masuk kesini, ngapain kalian di bekalang " tutur Deandra.
" Iyah Ma, nanti kami masuk ", balas Celine.
Celine memberanikan diri memegang tangan Dave yang masih mencengkram tangannya, "Lebih baik kita masuk, kamu mandi dan istirahat aja dulu biar aku temani Mama ", lirih Celine pelan. " Aku minta maaf, jangan sampai Mama tau kita lagi ada masalah Dave, aku gak mau nambah beban pikiran Mama Papa ", ucap Celine lembut sambil berjalan meninggalkan Dave dalam kebingungan.
Apa ini?? kenapa dia malah bersikap begitu ? gerutu Dave. arrrghh , gak boleh terlena Dave, ini pasti akal akalan perempuan itu aja untuk menarik simpatimu. gumamnya berbicara dengan diri sendiri.
******
Tiba saatnya waktu makan malam, Deandra senang karena malam ini anak anak dan menantunya bisa berkumpul dan makan malam bersama dengannya.
Dikta duduk di paling ujung meja makan sebagai kepala keluarga, di ikuti oleh Dave di sebelah kirinya, dan Celine berada di sebelah Dave, sementara Mama Deandra berada di sisi kanan Dikta, diikuti oleh Rendy di sebslah Deandra.
Waktunya makan tiba, sekarang, dengan telaten Deandra mengambilkan makanan untuk suaminya tercinta, begitu pula dengan Rendy yang mulai menyendokan makanan ke piringnya. Celine memberanikan diri mengambilkan makanan untuk Dave, tapi di balas tatapan tajam oleh Dave, sehingga Celine mengurungkan niatnya itu.
" Loh, kenapa Line?, kok kamu gak jadi ambilin Dave makan ", seru Deandra yang melihat gerakan tangan Celine .
" Ahh .. itu Mah, ehhmm " Lidah Celine mendadak kelu, dia sudah kehabisan alasan untuk menjawab mama mertuanya itu.
" Sudah jangan banyak bicara di meja makan, lekas makan " titah Dikta tegas. Akhirnya mereka bisa menikmati makan malam dengan lancar, setelah itu mereka memilih berkumpul di ruang keluarga untuk bercengkrama. Celine memilih untuk kembali ke kamar lebih dahulu.
Sesampainya di kamar, Celine tak lupa melakukan ritual para wanita sebelum tidur, bersih bersih badan, membersihkan muka, dan mengolesi skincare malam sebelum tidur, setelahnya Celine memilih tidur di sofa, karena dia tau malam ini terpaksa harus satu kamar dengan Dave.
Saat akan terlelap tiba tiba Dave masuk ke dalam kamar.
" Bangun, urusan kita belum selesai " perintahnya, yang langsung membuat Celine terpaksa bangun lagi.
" Dengar baik baik Nona Celine, jangan coba coba merencanakan apapun untuk keluargaku, karena kupastikan itu cepat atau lambat aku akan membongkar semua kedokmu "
" Cukup .. Cukup Dave ", emosi Celine sudah benar benar tersulut karena tuduhan Dave. "kenapa kamu selalu berpikiran negatif hah?, aku sama sekali gak punya rencana apapun, aku gak mungkin menyakiti keluargamu " bantah Celine sambil terisak .
" Jangan menangis di depanku, kau pikir aku lelaki bodoh yang percaya akan kata katamu, kamu bahkan punya pacar di belakangku , benar benar menjijikan kau Celine "
" Pacar?, apa maksudmu Dave, aku sama sekali gak ngerti apa maksudmu "
" Halah , jangan munafik Celine "
Dave berniat meninggalkan kamar Celine tapi langkahnya terhenti karena Celine memeluknya dari belakang.
" Aku cinta sama kamu Dave "
Seketika tubuh Dave limbung, dia lantas melepas pelukan Celine dan berbalik menatap wajah Celine.
Mendapatkan pernyataan Cinta dari Celine, tidak serta merta membuat Dave terlena.
" Apa kau bilang barusan?, kamu mencintaiku? .. hahaha tawa Dave tiba tiba membahana dalam kamar itu, Celine Celine... apa segitu mudahnya untuk mu jatuh cinta??, apa lagi rencanamu setelah kau mengungkapkan cinta padaku ? ", cibir Dave.
" Apa maksudmu Dave, aku benar benar cinta sama kamu " ucap Celine.
" Bullshit ... camkan ini baik baik, aku larang kau jatuh cinta padaku, karena aku .. aku tidak akan pernah jatuh cinta sama perempuan sepertimu "
Dave pun keluar kamar dan lebih memilih tidur bersama dengan Rendy di kamar tamu, meninggalkan Celine sendiri di kamarnya.
🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀
Jangan cuma minta Up yahh 🙏🙏😇 bantu Like, Comment juga Vote yah 🤗🤗😍😍💜💜💜💜💜💜💜
udah nyidam...
ditinggal pulak...wkwkwk
ikut mewek...Ya Allah Thor
capek q bacanya Celine
udah nyerah aja
laki mulut sumur dipertahankan buat apa, makan hati aja kaleeee
jadinya ga seru deh waktu jatuh dari ranjang paginya n kepergok sama orang²
orang sakit main dihajar aja
itu mulut apa sumur yah...wkwkwk
dasar buaya darat....wkwkwk