NovelToon NovelToon
Setelah Aku Tahu Suamiku Selingkuh

Setelah Aku Tahu Suamiku Selingkuh

Status: tamat
Genre:Selingkuh / Penyesalan Suami / Tamat
Popularitas:181.3k
Nilai: 5
Nama Author: noerazzura

Rosa Casario, meninggalkan semua kemewahan dari keluarganya demi menikahi pria yang sangat dia cintai, Andre. Namun Lima tahun berlalu tanpa ada masalah berarti, Rosa mendapatkan pesan dari seseorang, memintanya datang ke sebuah hotel bahkan memberikan kartu kamar hotel.
Ternyata, dia memergoki suaminya Andre sedang bercumbu dengan Sandra. Teman baiknya dan juga anak ibu asrama tempat dia tinggal saat kuliah dulu.
Bak disambar petir. Hati Rosa sungguh hancur. Namun dia berusaha memberi suaminya kesempatan, hanya saja ternyata sang suami benar-benar menyembunyikan perselingkuhan itu. Rosa pun memutuskan untuk pergi, dan merencanakan sesuatu yang akan membuat suaminya menyesal sepanjang waktu, dengan bantuan seseorang yang pernah menyatakan cinta padanya saat mereka kuliah dulu. Meski sempat menghilang beberapa tahun, pria itu kembali datang membantunya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon noerazzura, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 20. Selamat Tinggal

Rosa bahkan menyuapi Andre dengan tangannya. Andre sangat senang. Dia benar-benar merasa istrinya telah kembali seperti dulu. Dia merasa, keputusannya untuk mengakhiri hubungannya dengan Sandra adalah hal yang benar.

Andre merasa itu benar, padahal dia selingkuh dengan Sandra saja itu sudah salah. Jadi, apapun selanjutnya yang pria itu lakukan, akan sama sekali tidak ada benarnya.

Namun melihat istrinya yang sangat perhatian, dan terus menunjukkan senyum di depannya. Andre merasa semuanya baik-baik saja.

Sedangkan, Rosa. Dia hanya ingin memberikan kenangan yang baik untuk Andre. Jika tidak, mana mungkin suaminya itu akan terus mengingatnya saat dia pergi nanti.

'Ini terakhir kalinya kita makan bersama mas. Sejak aku mengenalmu, sejak aku simpati padamu, aku melupakan segalanya demi kamu mas. Tapi kamu bahkan tidak bisa membuat hatimu hanya setia padaku' batin Rosa.

"Mas, sudah hampir waktunya aku jemput Violet. Aku akan pulang dulu"

"Aku akan menemanimu, sayang" kata Andre.

Rosa melihat ke arah meja kerja suaminya. Banyak sekali dokumen disana.

"Pekerjaanmu masih sangat banyak mas. Biar aku saja!" kata Rosa.

Andre pun setuju. Toh, mereka akan bertemu lagi nanti di rumah. Hubungan yang sudah mulai membaik, dan kesehatan Rosa yang sudah baik.

Andre pun memeluk istrinya dengan sangat mesra.

"Sayang, nanti malam. Aku akan pulang cepat!" kata Andre mencium bibir Rosa.

Rosa tersenyum.

"Ingatlah mas, aku dan Violet akan selalu menunggumu pulang di rumah kita. Di rumah kita, rumah yang kita bangun dari cinta, kasih sayang, kejujuran, dan kesetiaan!"

Andre terdiam sejenak. Entah kenapa hatinya merasakan perasaan yang tidak bisa dia jelaskan. Tapi itu sangat tidak nyaman.

Rosa melepaskan pelukan Andre.

"Kami tidak akan pernah meninggalkanmu, jika mas juga tidak meninggalkan kami terlebih dahulu"

"Sayang, kenapa bicara begitu?" tanya Andre yang merasa hatinya terenyuh. Entah kenapa, tapi ada rasa takut yang begitu besar di dadanya.

Rosa kembali tersenyum, dan memeluk Andre. Itu adalah pelukannya yang terakhir kali untuk suaminya.

"Selamat tinggal mas, aku pulang dulu!"

Andre masih terdiam. Kenapa istrinya mengatakan selamat tinggal.

"Sayang, bukan selamat tinggal. Tapi sampai jumpa"

Rosa hanya tersenyum dan mengangguk. Lalu melambaikan tangannya ke arah Andre, sebelum menutup pintu.

"Nyonya, tuan sudah mengakhiri..."

Rosa mengangkat tangannya, Kenny berdiri di depannya dan berusaha menjelaskan. Tapi Rosa tidak mau bicara apapun.

"Kenny, aku juga sangat percaya padamu. Jangan katakan apapun sebelum jam lima, bisa?" tanya Rosa.

Meski sangat tidak tega. Kenny pun akhirnya mengangguk patuh.

"Maafkan aku nyonya"

Rosa menepuk bahu Kenny.

"Bukan salahmu! untuk selanjutnya, tolong jaga dia!"

Rosa segera pergi. Kenny mengusap wajahnya, menyeka air matanya. Ternyata, nyonyanya memang sudah tahu segalanya.

Rosa kembali ke rumah, dia tidak membawa apapun. Dia hanya pulang untuk menyerahkan sebuah kotak, berisi surat cerai yang sudah di putuskan oleh pengadilan karena memang sudah di tandatangani dua belah pihak. Dan melalui masa tenang, tanpa pengajuan pembatalan, atau gugatan tidak terima dari salah satu pihak. Jadi, dianggap kedua belah pihak sudah sepakat untuk bercerai.

Bersama dengan surat cerai itu, Rosa juga meletakkan ponselnya. Semua yang ada disana, sama sekali tidak Rosa hapus. Baik itu galeri foto, yang berisi momen kebersamaan mereka. Kebahagiaan, dari mulai mereka menikah, sampai punya satu anak yang sangat lucu, cantik dan menggemaskan.

Lalu semua pesan chat, pesan gambar dah video dari Sandra yang dikirimkan padanya sejak dua bulan yang lalu. Tidak ada yang Rosa hapus. Yang dia hapus hanya nomor Nesia dan semua percakapan dengan Nesia, juga Steven.

Dia meletakkan ponselnya itu dengan mode aktif dan nada dering yang berbunyi. Dan sebuah surat untuk mantan suaminya itu. Dia melihat ke sekeliling kamarnya. Dia meletakkan kotak itu di atas tempat tidur. Tempat yang mudah di jangkau oleh siapapun.

Dia tidak membawa apapun. Lipstik dan parfumnya masih ada di atas meja rias. Semua pakaiannya ada di lemari. Dan selimut yang dia pakai semalam, masih ada di atas tempat tidur.

Bahkan peralatan mandi, masih tersusun rapi di tempatnya. Perlahan, Rosa keluar dari kamar itu. Kamar yang sudah dia tempati selama beberapa tahun. Rosa berjalan ke ruang tengah, dimana ayah dan ibu mertuanya berada.

"Rosa, kemarilah nak. Makan buah melon, bibi Ani baru membelinya dari pedagang keliling. Katanya langsung dari kebun. Masih sangat segar" kata Aliyah.

Rosa menghampiri ibu mertuanya itu dan memeluknya.

"Ada apa nak?" tanya Aliyah yang merasa hatinya berat.

"Tidak apa-apa Bu, hanya ingin peluk ibu. Ibu adalah ibu mertua terbaik di dunia"

Semua tergelak. Baik itu Aliyah, ataupun Bram. Rosa kuah memijat bahu ayah mertuanya.

"Aku akan menjemput Violet. Aku sangat sayang kalian. Kalian mertua terbaik di dunia"

Bram dan Aliyah sempat saling pandang. Tapi kemudian karena Rosa melambaikan tangan ke arah mereka. Mereka membalas lambaian tangan Rosa itu.

'Selamat tinggal ayah, ibu. Maaf, Tapi hatiku akan semakin hancur jika aku bertahan' batin Rosa sambil menutup pintu itu.

Dia tidak akan pernah kembali ke tempat itu lagi. Sudah jam tiga, Nesia menjemput Rosa dan Violet.

"Uncle!" teriak Violet senang ketika melihat Steven di lobi hotel.

"Kita akan naik helikopter, Violet mau tidak?" tanya Steven.

Violet mengangguk senang.

"Mau, mau"

Nesia memeluk Rosa.

"Jika aku libur, aku akan mengunjungi kalian!" kata Nesia.

"Terimakasih banyak Nesia, jaga dirimu!"

"Kamu juga jaga dirimu, Rosa. Aku akan sangat merindukanmu!" kata Nesia menyeka air matanya.

"Aku akan menjaganya" celetuk Steven yang membuat suasana haru antar dua sahabat itu berakhir.

Violet terlihat senang naik helikopter. Dia melambaikan tangan pada Nesia.

"Uncle, lihat itu semua terlihat kecil dari sini. Kita akan kemana?" tanya gadis kecil itu.

Steven melirik ke arah Rosa.

"Ke rumah baru Uncle, yang akan menjadi rumah baru untuk Violet"

"Wah, ada apa disana Uncle?" tanya Violet.

"Ada taman bermain, ada kolam ikan, ada banyak kandang kelinci, ada kolam renang khusus anak-anak. Ada mesin eskrim juga..."

"Wah, mesin eskrim. Aku bisa setiap saat makan eskrim ya Uncle!"

"Tidak juga, satu hari satu kali boleh"

"Asikk" ungkap Violet yang sampai mengangkat kedua tangannya ke udara.

Sementara dua orang itu sedang asik mengobrol, Rosa menyentuh dadanya yang rasanya begitu sesak. Dia sudah membuat keputusan, tapi tetap saja ada rasa sakit yang luar biasa di dalam dadanya. Lima tahun usia pernikahan, itu bukan waktu yang singkat.

Rosa melihat ke kota dimana dia sudah tinggal lama itu. Matanya berkaca-kaca, menatap ke arah kota tempat mantan suaminya tinggal.

'Selamat tinggal mas Andre, selamat tinggal' batinnya.

***

Bersambung...

1
Evi Anggorowati
ceritanya bagus ga bertele-tele sat set sat set.. kasian jg ma andre tp ya itu harga yg hrs dibayar , seandainya km cm khilaf mungkin masih bs dimaafkan tp khilaf mu ga sekali doang tp berkali-kali, mencintai istrinya tp kok bs gt selingkuh, coba kl pelakornya diem2 aja g bk rahasia dan g ketahuan bs jadi bablas terus ampe punya anak, gmn sakitnya jadi Rosa..
guntur 1609
mngkn jodohnya nesia. si andre kali
guntur 1609
jambak langsung usir si adel
guntur 1609
basi kau
guntur 1609
agus tuh ideny nes
guntur 1609
setelah berpisah kasihkan semua chat dan video da ri Sandra ke mantan sumaimu
guntur 1609
mampus kau pecundang dan penghianat. tgu penyesalanmu
awesome moment
kn mmg pecundang
awesome moment
wkwkwkkwk...tanpa sandra pamer ke rosa pasti jg rosa akan tau..oon bgts c kamu
Wisteria
sabar ya untuk Andre siapa tahu di umur setengah senja bisa bersatu dengan Rosa lagi, tapi setelah Steven tiada, berdo'a saja minta sama authornya biar di kabulkan Amin
Wisteria
seperti biasa ringkas, padat, berisi, dan thx author
Wisteria
Halah...... Mb Ros, move on itu harus disegerakan apa lagi yg baru baik, perhatian dan yg lebih penting udah kenal
untuk yg lain tinggal vinishing aja
kayak janda sebelah rumah cepet move on dan aku turut seneng
Wisteria
😭😭😭😭😭😭😭
Eva Nietha✌🏻
Enak ya maen kuda2 an yg bs kasar n lama2 tp setelah itu nangis ampe tulang rusuk .. mampus nyesel ya 🤣🤣🤣
Eva Nietha✌🏻
Kapok ngga tuh 😄😄 cinta katanya doang tp kuda2 an sm si Sandra 😡😡
Eva Nietha✌🏻
Laki2 klo d kasih ikan lupa diri Nnt klo dah ketahuan baru dah nyesel ampe mohon2 🤨
Eva Nietha✌🏻
Merapat lagi
Mardiana
hmmm itu yg di rasakan Rosa ndre... luka sakit yang tak berdarah
Mardiana
kasihan juga nasib Rosa... jangan sampai keluar dari lubang buaya masuk mulut singa 🤦
Mardiana
keren Rosa dikhianati... bertemu dengan jodoh yg lebih baik dari sisi harta dan mudah mudahan kesetiaan juga
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!