Karena sebuah kesalahpahaman membuat Arif jadi membenci Rara, beberapa tahun mereka berpisah akhirnya keduanya kembali di pertemukan lagi, namun rasa benci arif semakin bertambah, tatkala orangtua nya memaksa diri nya untuk menikahi rara
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ra', isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Teracuhkan
malam harinya rara mempelajari laporan yg akan ia persentasikan besok, tak lama kemudian sebuah nontifikasi pesan masuk ke hapenya, pesan itu dari arif,
"besok jam 6 pagi aku akan menjemputmu, jangan sampai aku menunggumu"
rara hanya membacanya tanpa membalas pesan nya.
di lain tempat arif terlihat memikirkan sesuatu, entah apa yg ia pikirkan
"kita lihat besok" gumam arif sembari tersenyum licik.
.
.
.
.
keesokan hari nya seperti yg di katakan arif kepada rara bahwa dirinya akan menjemput rara di kontrakan nya. rara terlihat menunggu di didepan kontrakannya sembari melamun, entah apa yg di lamunkannya, hingga suara klakson mobil mbuyarkan lamunan nya.
"hey cepatlah naik, jangan buang-buang waktuku" teriak arif dari dalam mobil.
tak membuang-buang waktu rara pun segera melangkahkan kakinya ke dekat mobil, namun iyya bingung mau duduk di mana.
"kenapa kau masih berdiri di situ, apakah aku harus membukakan pintu untukmu" ucap arif dengan nada dingin.
"maaf, tapi aku bingung harus duduk dimana" ucap rara.
karna tak dapat jawaban dari arif, rara pun akhirnya membuka pintu depan mobil namun belum diri nya duduk arif berkata
"duduk di belakang, aku tak sudi kau duduk di sampingku, jangan harap aku akan membiarkanmu" ucap arif
sebenarnya rara ingin menangis namun sebisa mungkin menahan nya.
"kenapa aku jadi cengeng begini sih" gumam rara.
sepanjang perjalanan hanya ada keheningan, sebenarnya Rara ingin bertanya kemana mereka akan pergi namun Rara urungkan karna melihat sorot mata kebencian dari arif.
.
.
.
sekitar 2 jam perjalanan akhirnya mereka sampai di tempat tujuan.
"cepat turun, ikuti aku dan jangan banyak bertanya" ucap arif.
rara pun bergegas turun dari mobil dan mengikuti arif dan sampailah mereka di restoran hotel.
terlihat seorang laki-laki yg seumuran dengan arif melambaikan tangannya ke arah arif. arif pun bergegas melangkahkan kaki nya ke tempat tersebut.
"hei, bro, long time no see" ucap pria tersebut sambil menjulurkan tangan nya ke arah arif.
arif pun langsung membalas uluran tangan tersebut dan segera memeluk pria tersebut.
"apa kabar, ucap arif.
"sehat kok, silahkan duduk" ucap pria tersebut.
pria tersebut adalah indra sahabat arif sekaligus client nya.
"ehh, saya tidak menyuruhmu duduk, siapa yg menyuruhmu duduk" ucap arif dengan tega kepada rara.
"tapi pak" ucapan rara terpotong
"jangan membantah" ucap arif dengan tegas nya.
mau tidak mau rara harus menuruti perintah atasan nya itu.
kurang lebih sekitar 1 jam rara berdiri tanpa melakukan apa pun, ke dua orang tersebut sibuk berbicara, mereka berdua bahkan makan tidak mengajak rara, padahal rara sangat lapar karna belum sempat sarapan pagi.
seorang wanita dan seorang pria terlihat berjalan ke arah meja arif dan indra.
"arif, indra, kangen banget, udah lama kita nggak ketemu" ucap wanita tersebut dengan begitu girang dan bergantian memeluk arif dan indra.
entah mengapa rara merasakan sesak di dadanya ketika wanita tersebut di perlakukan lembut oleh arif.
"hei bro, ucap pria tersebut, seraya menjulurkan tangan nya dan bergantian memeluk arif dan indra
wanita tersebut bernama celsea dan pria tersebut bernama egi, mereka berempat adalah sahabat.
jujur saja rara sangat benci dengan situasi ini, iyya ingin pergi dari tempat tersebut namun di tahan oleh arif.
" mau kemana kamu, saya tidak menyuruh kamu untuk pergi" ucap arif. memang ini lah tujuan arif membawa rara, Arif ingin mempermalukan gadis tersebut.
"siapa dia rif" ucap celsea
"kamu tidak perlu tahu siapa dia, intinya kamu jangan dekat-dekat dengan dia karena dia itu bisa membawa sial" ucap arif dengan sengaja.
deg....
rara sudah tak tahan lagi membendung air matanya mendengar penuturan arif dan teman-teman nya.
terus semangat buat novel,,ku doain semoga nanti jadi penulis terkenal 🥰
Lea minta maaf ya...
kangen selalu sama kalian...