NovelToon NovelToon
ANAK RAHASIA SANG SUPERSTAR (REVISI)

ANAK RAHASIA SANG SUPERSTAR (REVISI)

Status: sedang berlangsung
Genre:Lari Saat Hamil / Single Mom / Anak Genius
Popularitas:7.1k
Nilai: 5
Nama Author: HANA ADACHI

Bertemu kembali dengan Althan Alaric, mantan pacarnya yang sekarang menjadi aktor terkenal, bukanlah kabar baik bagi Vivi. Ia berusaha menjauh, tapi pria itu seolah sengaja mendekatinya untuk membalas dendam.

Vivi bisa memahami alasan Althan bersikap demikian. Namun masalahnya bukan itu. Jika Althan terus berada di dekatnya, Vivi takut pria itu akan mengetahui keberadaan Mikaila, anak yang dirahasiakan Vivi selama ini. Apa yang akan terjadi selanjutnya? Sanggupkah Vivi terus menyembunyikan anak itu dari sang superstar?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon HANA ADACHI, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 19 : Jurus Menggoda

Kamelia merasa hidupnya sekarang terasa begitu sempurna.

Ia bahkan merasa, keputusannya untuk menghubungi Althan Alaric semalam, dalam keadaan mabuk, adalah keputusan paling brilian yang pernah ia buat sepanjang hidupnya.

Bayangkan saja.

Dirinya yang selama ini selalu ditolak, teleponnya tidak pernah diangkat, bahkan sering kali diblokir oleh aktor papan atas itu, tiba-tiba justru mendapat jawaban.

Kamelia tidak benar-benar mengingat apa yang ia katakan malam itu. Yang ia ingat hanya potongan-potongan samar, tentang bagaimana ia, dalam keadaan setengah sadar, meluapkan rasa kagum dan cintanya yang selama ini ia simpan sendiri.

Dan kemudian… ia mendengar satu kalimat itu.

Kalimat yang seolah menariknya keluar dari sisa mabuk dalam sekejap.

"Ya sudah, ayo kita pacaran,"

Sederhana.

Tanpa basa-basi.

Tapi Cukup untuk membuat jantung Kamelia berdegup kencang, bahkan hingga sekarang setiap kali ia mengingatnya.

Sejak saat itu, ada rasa bangga yang memenuhi dadanya, rasa yang bahkan tidak pernah ia rasakan sebelumnya.

Lebih besar dari saat wajahnya terpampang sebagai model sampul majalah internasional.

Lebih tinggi dari semua pencapaian yang pernah ia raih.

Karena kali ini, yang ia dapatkan bukan sekadar pengakuan.

Melainkan seorang Althan Alaric.

Aktor papan atas nomor satu di negaranya.

Dan sekarang… pria itu adalah miliknya.

Makanya, tanpa menunggu lama, esok paginya Kamelia langsung datang ke apartemen Althan. Tanpa basa basi langsung menyerahkan diri pada pria pujaannya itu.

Althan awalnya bingung saat melihat kedatangan Kamelia, tapi ingatan tentang semalam menyadarkannya, dan akhirnya ia mengakui kalau semalam dia telah bersikap impulsif karena sedang mabuk.

"Aku benar-benar minta maaf, aku sebenarnya tidak bermaksud untuk..."

"Bagaimana kalau kita coba dulu," Kamelia, sang model papan atas itu, berlutut dengan wajah memelas di hadapan Althan. "Satu minggu saja. Kalau kamu merasa tidak cocok, kita bisa putus,"

Belum pernah dalam sejarah hidupnya, Kamelia memohon sedemikian rupa demi seorang pria. Yang ada, biasanya para pria lah yang memohon mohon padanya.

Tapi, sekarang kondisinya berbeda.

Di hadapannya adalah Althan Alaric, aktor papan atas nomor satu dengan bayaran tertinggi. Bahkan bayaran kemunculannya di satu episode series saja bisa mencapai satu milyar. Kamelia sudah tidak peduli dengan harga diri. Ia rela merendahkan dirinya demi mendapatkan pria itu.

"Baiklah, tapi jangan berharap apa apa," ucap Althan akhirnya.

Tidak masalah, batin Kamelia. Aku bisa membuat kamu jatuh cinta padaku.

Althan kemudian mempersilahkannya masuk. Pria itu bahkan tidak menawarkan apa apa pada Kamelia, hanya menyuruh gadis cantik itu duduk di sofa, sementara dia masuk ke dalam kamar. Kamelia juga tidak keberatan, setidaknya dia sudah satu langkah lebih maju dibandingkan wanita wanita lain di luar sana.

Hingga dua jam berlalu, Kamelia masih duduk di sana dengan wajah kesal. Sementara batang hidung Althan tak terlihat lagi. Entah apa yang dilakukan pria itu di dalam kamarnya.

"Apa jangan jangan dia ketiduran?" gumam Kamelia.

Suara pintu terbuka membuat Kamelia langsung menoleh dengan gembira, tapi senyumannya langsung memudar saat melihat yang muncul bukan Althan.

"Loh, kamu.. Kamelia kan?"

Kamelia tau pria itu. Dia adalah manajer yang selalu mengikuti Althan kemana-mana. Kamelia memutar bola matanya tidak tertarik.

"Kok.. kamu bisa ada di sini?" Pria itu, yang bahkan Kamelia tidak peduli siapa namanya, menunjuk dengan heran.

Kamelia melipat tangannya di depan dada dan memasang wajah angkuh. "Sejak semalam, aku dan Althan berpacaran,"

Kamelia bisa melihat wajah pria itu berubah shock, mulutnya ternganga dan matanya terbelalak.

Jelek sekali, batin Kamelia.

"A-apa?! Pacar?! What?!"

"Iya, kamu tidak salah dengar. Aku dan Althan, pa-ca-ran," Kamelia sengaja menekan kalimat itu satu per satu dengan wajah bangga.

"Hah?! Tunggu, tunggu, Althan!!!" ia lantas langsung masuk ke dalam kamar Althan.

Dari luar, Kamelia bisa mendengar Althan dan manajernya berdebat kecil. Beberapa saat kemudian, pintu kamar Althan terbuka.

"Ya udah, kamu urusin dulu deh, aku mau ke supermarket, sambil liat ada wartawan nggak di luar," ucap Roni sambil berjalan keluar. Ia sempat berhenti sebentar untuk menatap Kamelia, seperti mau mengatakan sesuatu, tapi tidak jadi.

Kamelia tidak peduli dengan kepergian pria itu. Sekarang fokusnya hanya tertuju pada Althan yang akhirnya keluar dari kamar.

"Kamu akhirnya sudah bangun," Kamelia mendekati Althan dan berusaha meraih pundaknya, tapi Althan menghindar.

"Aku nggak tidur kok,"

"Oh ya?" Kamelia merasa sedikit kecewa, tapi ia tak menyerah. "Habisnya, dari tadi aku tungguin di luar lama banget,"

"Sorry," Althan duduk di ujung sofa, dan Kamelia dengan sengaja duduk di dekatnya.

"Sayang," ucap Kamelia sambil mengelus lengan Althan.

Althan langsung terbelalak. "Hah?"

"Loh, kita kan udah pacaran, wajar dong kalau aku manggil kamu sayang?"

Althan menghela napas panjang. "Ah.. ya..."

"Kamu juga dong, coba panggil aku sayang..." Kamelia berkata dengan nada yang dibuat manja.

"Kalau itu, kayanya nanti dulu deh," Althan berusaha menghindar dari sentuhan Kamelia.

"Kenapa nanti? Aku pengennya sekarang,"

"Eng, soalnya..."

Ting, tong!

Tiba-tiba terdengar suara bel pintu.

Althan langsung tercekat, dan Kamelia sontak menoleh ke arah pintu.

"Siapa itu?" tanyanya sembari berjalan ke arah pintu, lalu membukanya.

Terlihat seorang gadis yang berpenampilan cukup biasa.

"Kamu...siapa?" tanya Kamelia dengan nada sedikit kesal.

Jangan jangan, dia wartawan yang ingin meliput kami? Atau jangan jangan fans fanatik yang menguntit Althan?

"Siapa?" Althan tiba-tiba mendekat dan langsung merangkul pinggangnya, membuat Kamelia langsung tersenyum kegirangan.

"Nggak tau tuh, sayang. Ada cewek yang mencet bel apartemen kamu. Kamu kenal emangnya?"

Althan terdiam sejenak menatap wanita itu, lalu berkata dengan nada santai. "Dia personal stylish aku sayang, suruh masuk aja," katanya sembari mengecup lembut pipi Kamelia.

Kamelia langsung terbelalak. Althan Alaric mencium pipiku, kyaaa!!!

"Oh, aku baru tau kalau personal stylish kamu baru. Dulu bukan yang ini kan, ya?" Kamelia merasa saat ini adalah kesempatan, jadi ia menyandarkan kepalanya ke dada Althan.

"Iya, ini baru aku hire beberapa minggu," jawab Althan sambil mengelus elus pundaknya. "Yaudahlah, tidak usah mengurusi dia, tidak penting. Ayo kita lanjutkan yang tadi,"

"Iya, ayo," Kamelia berkata dengan gembira sambil merangkul pinggang Althan.

Dan apa yang Althan lakukan berikutnya, benar benar membuat Kamelia merasa di atas awan.

Entah apa yang terjadi, tiba-tiba saja Althan bersikap begitu mesra padanya. Pria itu bahkan menyerahkan urusan wardrobe plan kepadanya. Bukankah itu berarti Althan sangat mempercayainya?

Astaga, Kampungan sekali seleranya, batin Kamelia saat melihat wardrobe plan yang dibuat stylish baru Althan itu.

Tapi tentu saja Kamelia tidak bisa berkata kasar pada wanita yang bernama Vivi itu di depan Althan. Jadi dia mencoba mengkritik menggunakan kata kata yang sedikit halus, meskipun tetap tajam menusuk.

"Ya udah, aku tunggu revisinya," Kamelia meletakkan map itu kembali ke atas meja, lalu menoleh ke arah Althan dengan tatapan manja. "Kita berenang yuk, sayang?" ajaknya.

"Ayo," tanpa disangka, Althan langsung setuju.

Tentu saja, ini adalah kesempatan langka yang tidak ingin Kamelia sia siakan.

Beruntung, Kamelia sudah melakukan persiapan dengan matang. Ia sengaja pagi ini datang ke apartemen Althan dengan pakaian seksi, dan dalaman yang bagus. Jujur, Kamelia tidak masalah jika Althan langsung membungkusnya saat itu juga. Tapi, ternyata Althan adalah tipe yang suka menahan diri, jadi pelan pelan saja, begitu pikirnya.

Jadi, selama di kolam renang, Kamelia berusaha semaksimal mungkin untuk menggoda Althan. Ia sengaja menunjukkan gerakan gerakan yang bisa membuat lawan jenis tergoda. Tapi, anehnya, ia merasa tatapan Althan sering tidak fokus ke arahnya.

Althan bisa tiba-tiba bengong sambil melihat kosong ke arah lain. Seringkali, saat Kamelia mengajaknya bicara, Althan tidak mendengarkan dan malah fokus menatap sesuatu.

Kamelia jadi penasaran. Sebenarnya, apa yang diperhatikan pria ini sampai model cantik nan seksi sepertinya sama sekali tidak dilirik?

Pada suatu waktu, saat Kamelia memergoki Althan sedang menatap sesuatu, ia mengikuti arah pandang pria itu. Lalu ia pun terkejut.

Karena Althan ternyata sedari tadi memperhatikan Sang personal stylish yang sedang bekerja di ruang tengah.

1
Muft Smoker
kayakny ny ad yg gx berees niih ,,
semoga althan segera tau kebenaran ny ,, klo vivi ninggalin dy krn Selina ,,
mungkin vivi di bawah ancaman Selina ,,

next kak
Shee_👚
andai kan roni tau kenapa mereka berpisah juga bakalan iba, selina itu emang harus di kasih pelajaran. kapan ya vivi ngaku kalau dia pergi karena atas perintah Selina
Shee_👚
bukan mantan, lebih tepatnya di paksa jadi mantan😏
kalau kamu g membuat mereka berpisah juga g bakalan mereka pisah😡
Shee_👚: licik banget emang kak, demi memperkaya diri dia memisahkan pasangan yang saling sayang
total 2 replies
Shee_👚
sumber uang selina dari hasil kerja keras althan. dan hidup althan di buat menderita karena ulah selina😏
aliyya
ap yg udh selina katakan ke roni, tentang althan dan vivi sampai roni ky marah bgt bgtu ,,,,
Shee_👚: yang pasti mengatakan yang tidak-tidak kak, intinya dia jelekin vivi
total 1 replies
Muft Smoker
jgn2 yg nyuruh vivi ninggalin althan tu Selina gemezzz ,,
/Chuckle//Chuckle//Chuckle//Chuckle//Chuckle/
Shee_👚
tes DNA althan biar vivi g bisa ngelak lagi.
sebenarnya vivi juga pengin ngaku kalau Mikaila anak althan, tapi dia takut kejadian masa lalu terulang kembali.
harusnya Vivi terus terang kenapa dia dulu ninggalin althan, biar althan kasih pelajaran sama wanita serakah itu kalau kebahagiaan althan sama Vivi g bakalan menghambat karirnya.
Muhammad lutfi Lutfi
Bagus althan Pepet terus Vivi biar ngaku atau langsung tes DNA diam diam.
Shee_👚
selina orang serakah dan melakukan segala hal hanya demi apa yang dia mau tercapai😏
Shee_👚
astag maen gebuk aja al, sabar dan tanya dulu kenapa sih😂
Shee_👚
dan jawabnya karena althan aja bingung kenapa g melakukan itu🤭
Shee_👚
😭😭😭😭😭😭😭
yang bukan dari harga, tapi dari nilainya siapa yang memberi dan kenanganny😭😭😭😭
Shee_👚
ko sedih ya ngebayangin perjuangan mereka dulu saar kerja di resto, makan seadanya tapi bahagia. sekarang punya segalanya tapi menderita 😭😭😭
Shee_👚
emang betul, karena cinta itu masih sama seperti dulu
Shee_👚
😭😭😭😭😭
sabar vi semua pasti akan terungkap tanpa harus kamu bicara
Shee_👚
andai althan atau di balik vivi melakukan itu semua, althan pasti menyesal dan bakalan marah benget sama agensinya. dia pasti memilih meninggalkan segalanya dari pada harus kehilangan vivi dulu. nyesek nya jadi mereka 😭😭😭
Shee_👚
apa yang kamu pikirkan itu betul semua althan, tpi vivi juga punya rahasia sendiri kenapa g mau mengucapkannya. Vivi takut karir kamu hancur dengan sekejap
Shee_👚
sengaja diem-diem eh malah ketahuan, sia-sia dah gelap gelapan tau gitu tadi nyalain lampu😂
Shee_👚
cantik sekali gelangnya, walau keliatan sederhana tapi bagus
Shee_👚
dah nikmatin aja drama rumah tangga secara live🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!