NovelToon NovelToon
Gadis Penakluk Hati Pak Dosen

Gadis Penakluk Hati Pak Dosen

Status: tamat
Genre:Nikahkontrak / Nikahmuda / Tamat
Popularitas:8.5M
Nilai: 4.5
Nama Author: aulina alfiana

Itu bukan kesalahan ku, kenapa aku harus menanggungnya? ~Anggi

Aku gak mau tau!! kita menikah secepatnya, setelah kekasihku sembuh aku akan menceraikan mu. ~Arbi

Ini Pernikahan Bapak?? bukan sebuah permainan atau lelucon belaka....


Hai, namaku Anggi....aku terjebak dalam sebuah ikatan pernikahan yang tak pernah aku impikan sebelum, menikah dengan Dosenku sendiri.

Arbian, tampan dan kaya itu Adalah Dosenku..Kami menikah bukan karena perjodohan, bukan pula karena kesalahan satu malam, ataupun saling cinta.

Tapi.....ah sudahlah ikuti saja kisahku

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon aulina alfiana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Keputusann

Setelah mengantarkan Bunda ke kamar, Gadis cantik itu segera menuju ke kamarnya. Kamar yang tidak begitu besar tetapi sangat nyaman untuk nya.

Anggi merebahkan tubuhnya di kasur, malam ini ia tidak ada niatan untuk mandi atau pun berendam seperti yang ia lakukan saat tubuhnya lelah.

Gadis itu melihat ke atas, menatap langit langit kamarnya. Sungguh ia bingung berada di posisi saat ini. Apalagi mendengar cerita dari Bunda nya barusan.

"Aku gak tau apa yang akan aku lakukan. Aku bingung."

Anggi menggeleng, tersirat keinginan nya untuk menghubungi sahabat Dito, namun akhirnya ia urungkan.

Anggi yakin jika laki laki sahabat itu pasti bisa dan mampu membantunya, bahkan sebelum ia meminta Dito sudah menawarkan terlebih dahulu.

"Tidak, aku tidak mau merepotkan dia lagi, sudah banyak yang dia bantu dan mungkin aku tidak sanggup lagi untuk mengembalikannya."

Anggi terdiam lagi, bahkan kepala nya kali ini sudah pusing dan mau pecah, bukan hanya urusan kuliahnya, tetapi ia juga harus mencari uang untuk melunasi hutang Ayahnya.

"Bagaimana caranya aku mendapat kan uang itu, dan melunasi hutang hutang Ayah? sedangkan aku sendiri harus mencari biaya kuliah juga."

"Ah...uang sebanyak itu, dalam waktu seminggu??"

Anggi meremas rambut nya sendiri, malam ini ia benar-benar dibuat pusing dengan keadaan dirinya.

"Ya Tuhan, aku mohon ini hanyalah mimpi, dan setelah aku bangun, semua tidak akan menjadi nyata."

Anggi masih bermonolog dengan dirinya sendiri, yang pertama ia pikirkan adalah kesehatan Bunda nya, dan Ruko ini tentunya.

Ia masih mengingat ucapan Bunda nya, jika dalam waktu seminggu tidak membayar lunas, maka Ruko ini akan menjadi milik rentenir itu.

"Tidak aku tidak mau kalau rumah yang aku tempati ini diambil oleh nya, lalu bagaimana dengan Bunda?? mendengar berita ini saja, Bunda sudah sok, apalagi kalau sampai Ruko ini diambil."

"Oh Tuhan berikan pertunjuk mu."

Lama Anggi berpikir, yang ada di pikirannya sekarang hanya lah Arbi.

"Astaga....kenapa aku bisa berpikiran tentang laki laki sombong itu?"

Anggi menggeleng lagi, pikiran nya seakan menyuruh untuk menerima tawaran Arbi, agar ia dapat terbebas dari semuanya, terutama dari hutang rentenir itu dan dapat membahagiakan Bunda nya.

Tetapi di satu sisi, Anggi juga takut untuk melangkah bersama dengan Arbi. Bukan hanya Arbi saja, lalu bagaimana dengan kedua orang tua Arbi?? apakah mereka mau menerima nya menjadi bagian dari keluarga Atmajaya dengan status Anggi yang hanya dari keluarga biasa saja. Walaupun itu hanya pura pura, tapi Anggi tetap saja memikirkan nya.

Anggi menghela nafas panjang, ia sudah berpikir matang matang dan mempertimbangkan semuanya ini, tentunya dengan sebaik baiknya.

"Bismillah semoga keputusan ku ini terbaik untuk semuanya, terutama untuk Bunda."

Anggi sudah pasrah, malam ini ia akan mengirimkan pesan kepada Arbi, yang memang sengaja laki laki itu meninggalkan kartu nama di dalam buku Anggi.

Semua yang Anggi lakukan hanya semata mata karena Bunda nya, bukan karena ia mencintai Arbi atau ingin mendapatkan semuanya. Apalagi Anggi mengingat ucapan Arbi tadi siang kalau Arbi tidak akan menyentuh nya selama pernikahan pura pura ini dilakukan.

"Oke fine....."

Anggi mengambil ponselnya, ia melirik jam yang terpasang di dinding kamarnya, rasanya untuk menelpon sudah tidak pantas walaupun masih begitu malam.

Hingga Anggi putuskan untuk mengirimkan pesan kepada Arbi.

[Maaf mengganggu. Bisakah besok kita bertemu Pak? sekitar jam 9 pagi, di Cafe xxx]~ Anggi.

Anggi nampak ragu ragu untuk mengirimkan pesan itu, antara iya dan tidak. Namun sekelebat bayangan Bunda dengan senyum yang mengembang membuat Anggi memantapkan hatinya dengan keputusan yang barusan ia ambil.

Send

Akhirnya tangan Anggi menuntun untuk mengirim pesan kepada Arbi. Kali ini ia berharap Arbi akan membantunya, dan hanya Arbi harapan satu satunya.

********

Kantor Atmajaya

Kedua laki laki tampan dan terlihat seumuran itu masih berada di kantor.

Yah sepulang dari bertemu Anggi tadi, Arbi langsung ke kantor dan ia memilih untuk lembur malam ini. Memilih untuk berteman dengan setumpukan berkas yang tidak akan pernah ada habisnya itu daripada memikirkan tentang nasibnya lusa.

Arbi merasa kecewa, bahkan ia tidak percaya dengan apa yang diucapkan oleh gadis cantik tadi.

Padahal Arbi sudah menawarkan semua yang sangat menguntungkan untuk Anggi, namun gadis itu menolak mentah-mentah.

Hingga akhirnya, Arbi sudah pasrah dengan apa yang akan diputuskan oleh Mami nya nanti.

"Pulang lah Ar?? sudah malam?"

Ucap Bayu yang melihat bos sekaligus teman nya itu masih berkutat dengan pekerjaan, padahal berkas yang di sentuh Arbi itu tidak lah penting dan bisa dikerjakan besok besok.

"Apa ucapan gue tadi salah? atau penawaran yang gue berikan kurang?"

Arbi malahan memberikan pertanyaan kepada Bayu, yang membuat Bayu menggelengkan kepalanya.

Bayu tersenyum, ingin rasanya ia mengatakan kalau semua yang diucapkan nya adalah salah besar, tetapi Bayu tidak berani berucap seperti itu, apalagi dengan kondisi Arbi yang tidak baik baik saja.

"Lo tidak salah, mungkin cara penyampaian lo saja yang kurang tepat."

Arbi mengangguk, ia juga berpikir seperti apa yang ada di pikiran teman nya itu.

"Gue juga berpikiran seperti itu. Tetapi itu tulus dalam hati gue, dan memang kenyataannya yang akan terjadi, jadi gue tekankan didepan dengan jelas."

"Ya ya.... lo benar dan siap siap saja lusa Mami akan memilih kan satu wanita yang membuat kamu pusing. Dan siap siap saja kamu akan kehilangan Sasa selamanya."..

Ujar Bayu dengan sedikit mengancam, ia sebenarnya tidak mau melakukan ini, tetapi melihat temannya yang biasa biasa yang saja, ia tidak akan tinggal diam.

"Lagian Ar, gue kira tuh cewek memang tepat buat lo, terlepas lo cinta atau enggak. Karena gue denger denger, Mami mau jodohin kamu dengan anak Pak Seno yang centil dan norak itu, juga sedikit pemaksa. Sepertinya juga dia bukan wanita yang baik baik dan licik tentunya."

Brakkk

Arbi menggebrak mejanya, ia begitu kaget mendengar ucapan dari Bayu.

"Kenapa lo gak cerita kalau wanita itu yang akan dijodohkan dengan gue??"

"Ah..... seandainya gue ketemu Anggi lagi, gue akan meminta maaf dan meminta baik baik supaya ia mau memainkan sandiwara ini."

Sambung Arbi lagi, entah itu termasuk sebuah penjelasan ataupun tidak, yang jelas dari pada kawin ma pilihan Mami yang tidak banget itu, ia lebih memilih untuk memohon kepada Anggi, karena sudah tau banyak tentang gadis itu.

Lama Arbi dan Bayu saling diam, mereka sama sama tidak tau apa yang akan diucapkan dan dipikirkan.

Hingga sebuah pesan masuk kedalam ponsel Arbi dan membuat laki laki itu tersenyum seketika.

1
Zuba Sng
Luar biasa
janah bibah
Kecewa
Sri Keren Mutamimah
Luar biasa
Sri Keren Mutamimah
Lumayan
gerakan tambahan🤸🍋🌶️🥒🥕
lah ini malah dua tahun sdh pasti, TRUS BGAPAIN CERAI OIIII.

ASATAGAAA NGAPAIN JUGA DUA TAHUN,

RADA" LAH OTAKMU THOR .
gerakan tambahan🤸🍋🌶️🥒🥕
lah ngapain cerai kalo yakin dengan takdir dan mengatakan siap artinya kamu emng mau kembali dengan arbi...ngapain cerai, menenangkan hati gak harus cerai. banyak pasangan sah yg berpisah rumah untuk menenangkan diri. jika mmng saling mencintai tapi karena suatu kesalahan ..ngapain cerai kalau ujung" berharap dipersatukan kembali.

rada" otakmu Thor😪
gerakan tambahan🤸🍋🌶️🥒🥕
ngapain harus tunggu dua tahun, mau kumpul kebo dlu sama Sasa sampe punya anak?
Yeyen Aswita
kok jadi geram ya bacanya
Dilaras Laras
baru kali ini baca novel bertele tele😕 jadi bosan baca
RistaRia
perasaan pintu terus yang hd sasaran 😃😃😃🤭
RistaRia
sakit Thor sungguh sakit,,😭😭😭
Anita Leolyta Barus
Kecewa
Aris Bos
aku kasi bintang 5 tapi disini konfliknya muter muter terus ya dengan orang yang sama tanpa ada karma untuk shi wanita pemeran antagonis
Sayang Kasih
Alamak...
Lina Herlina
skg si arbi baru bisa tegas setelah lepas dari Anggi...kmrn2 kemana aja bi, perasaan dua cewek d permainkan. cowok kok sama sekali gk bisa nentuin sikap
Eka Sari
Kecewa
Cha Cha
gak ada kelanjutannya kah
Rahma Inayah
otw thor
Aquamarin
dari tadi itu ya
Ocet Kocet
semangat
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!