seorang wanita yang bernama Selena hidup sebatang kara tanpa mempunyai saudara.
dia harus menahan hinaan dan cacian dari semua orang,bahkan tidak ada yang mau berteman dengannya.
apalagi saat melihat wajah nya,semua orang akan jijik dan meludahi nya,dan dengan tekad nya yang kuat dia berusaha untuk bangkit dengan kuliah dan mengandalkan beasiswa nya.
hingga suatu hari saat Selena menyatakan perasaan nya pada pangeran kampus,dia di permalukan habis-habisan,dan pangeran kampus yang mempermainkan nya hanya memandang nya dengan merendah.
karna tidak tahan,Selena berlari meninggalkan kampus nya,hingga dia mendapatkan sistem yang membantu kehidupan nya.
dan sistem mengatakan jika dia ingin kaya raya dan bisa membalas dendam pada semua orang yang menyakiti nya.
dia harus menjalankan misi 3 kehidupan,setelah misinya berhasil dia akan mendapatkan kekayaan dari sistem juga kekuatan untuk melindungi dirinya.
bagaimana kah kisah selanjutnya ?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon EMiliya PUtry S, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
rencana
Lidya yang saat ini sedang duduk di taman belakang kediaman Wangga,terdiam dalam fikiran nya,dia begitu kebingungan kenapa tiba-tiba Panglima Javier melamar nya.
" kenapa jalan ceritanya berbeda dari yang aku baca ? Apa karna ini efek kehadiran ku di sini ? Hah...sistem apa setelah aku menikah dengan panglima Javier misi ku akan selesai? Lalu bagaimana dengan cinta ? Apa pernikahan ini harus berdasarkan cinta ? " tanyanya dengan serius.
Dalam fikiran Lidya,,jika dia menikah dengan Javier lalu pria itu tidak mencintai nya,apa misi ini akan selesai begitu saja ? atau justru dia harus membuat Panglima Javier jatuh cinta dulu ? Memikirkan itu,Lidya merasa pusing.
( nona anda tenang saja,asalkan anda menikah dengan antagonis di dalam novel ini.maka misi anda akan selesai,dan nona akan melanjutkan misi kehidupan kedua ).
Alisa merasa lega,dia tersenyum karna akhirnya dia akan menikah dengan Javier,dengan begitu dia akan menyelesaikan misi pertama nya.
tapi tiba-tiba dahinya mengernyit heran karna mengingat sesuatu yang penting malam ini,dia reflek berdiri dan melotot.
" ya ampun aku hampir melupakan ibu kandung Alisa,,bukankah ibunya bekerja di kediaman Wangga sebagai pelayan,,? Dan malam ini dia akan membunuh ibuku,,,gawat aku harus memberitahu masalah ini pada kak Langit" ucap Lidya dan langsung berlari menuju kamar kakak nya.
*************
sementara didalam kamar, Langit sedang duduk termenung,dia mengingat titah dari kaisar Arya untuk adiknya,dan ternyata titah itu diminta oleh Panglima Javier yang terkenal kejam agar adiknya menjadi isterinya.
" aku memang tidak berguna,adik baru saja pulang tapi di malah di lamar oleh pria kejam itu,,,mereka semua hanya bisa memanfaatkan kekuasaan yang mereka miliki,,, sedangkan aku ? Aku akan diam saja saat adik ku menikah dengan pria yang tidak dia cintai " gumam Langit.
Matanya berkaca-kaca,dia mengepalkan tangannya karna marah,,jika dia membawa adiknya kabur lalu bagaimana dengan keluarga nya ? dia tidak mau mengambil resiko besar yang membuat kehancuran bagi keluarga Wangga.
" tapi ada bagus nya juga adik menikah dengan Panglima Javier bukan dengan Kaisar Arya,meski semua orang mengatakan Kaisar itu orang yang baik dan berhati lembut,,aku tidak percaya,karna aku pernah melihat dengan mata kepala ku sendiri,, bagaimana dia memaksa seorang gadis masuk kedalam kereta nya" Langit teringat saat dia mencari keberadaan adiknya,di pertengahan jalan dia malah melihat kaisar memaksa gadis desa memuaskan nya.
Dan langit melihat semuanya yang terjadi,bahkan Kasim yang memiliki wibawa itu juga berbuat tidak pantas.
Tok tok tok
Langit tersadar saat mendengar suara ketukan pintu,dia berdiri dan membuka pintu dengan pelan,saat melihat siapa yang berdiri di hadapan nya,dia tersenyum lebar.
" adik,ada apa ? Apa kamu membutuhkan sesuatu? " tanya langit dengan lembut.
Lidya mengangguk,sebelum dia masuk,dia melirik kearah samping dan tidak melihat siapapun,dia buru-buru masuk tanpa mengucapkan sepatah kata.
" adik ada apa ? kenapa kamu terlihat cemas ? Apa kamu masih memikirkan soal pernikahan mu dengan Panglima Javier ? " tanya langit saat melihat reaksi adiknya,dia juga tertegun adiknya masuk dengan terburu-buru.
" sebaiknya kakak tutup pintu nya,ada hal yang harus aku bicarakan dengan kakak" ucap Lidya dengan serius.
Langit mengangguk,dia menutup pintu dengan pelan dan berjalan mendekati adiknya.
" jadi apa yang ingin adik bicarakan ? " tanya Langit dengan tidak sabar.
" kak ini masalah Alisa,,selama ini kalian telah merawatnya dan menyayangi nya seperti keluarga,tapi apa kalian tidak mengetahui siapa ibunya ? Atau kalian tidak pernah mencari tau identitas Alisa ? " Lidya menatap kakaknya dengan serius,dia penasaran bagaimana cara Alisa menyembunyikan ibu kandung nya didalam kediaman Wangga.
" Alisa? Jadi kamu mengenal nya ? " tanya Langit yang masih menatap adiknya,melihat anggukan Lidya, langit berdehem dan duduk dengan tegak.
" sebenarnya waktu kami sudah tau jika Alisa bukanlah putri kandung ayah,,kami sudah berencana mengembalikan Alisa pada keluarga nya,tapi Alisa tiba-tiba melarang ibu dan ayah,,dan begitu juga dengan kakak,karna orang tua Alisa tidak begitu penting menurut kami,,jadi kami tidak mencari tau asal-usul nya " jujur Langit.
Keduanya terdiam dalam fikiran masing-masing, langit beberapa kali mendengar nafas adiknya yang tidak beraturan.
" tapi kenapa adik bertanya tentang keluarga Alisa. ? Apa kamu mengetahui sesuatu ? Atau kamu mengenal kedua orangtuanya? " tanya Langit lagi.
Dia juga merasa penasaran kapan Alisa dan adiknya bertemu,apa Alisa juga sudah tau jika Lidya adalah putri kandung Dalton Wangga?,begitu banyak pertanyaan di dalam fikiran nya.
" itu yang ingin aku bahas dengan kakak,, sebenarnya aku sedikit tau tentang keluarga Alisa,,,saat aku pertama kali masuk kedalam kediaman Wangga,aku begitu terkejut melihat keberadaan seorang wanita yang cukup aku kenal,,dia adalah pelayan kediaman Wangga yang sebenarnya adalah ibu kandung Alisa " beritahu Lidya dengan tenang,dia takut kakaknya mencurigai nya.
Deggggggggggggggg
langit terkejut,dia menatap Lidya dengan tidak percaya.
" apa ? Jadi ibu kandung Alisa selama ini tinggal di kediaman Wangga ? Tapi kenapa Alisa tidak memberitahu pada ayah ataupun ibu ? apa yang sebenarnya di rencanakan oleh Alisa,,apa dia takut saat identitas nya terbongkar dia akan gagal menjadi selir kaisar Arya ? " Langit tau persis seperti apa Alisa,selama ini Alisa selalu mendambakan Kaisar Arya,dia juga begitu berambisi menjadi selir kaisar.
" ya itu adalah satu salah alasan Alisa,,dan yang kedua sebenarnya Alisa dan ibunya berencana ingin menguasai kediaman Wangga,,tapi karna sekarang Alisa terlalu cepat jadi selir kaisar,,rencana mereka jadi tertunda,,dan kakak aku sudah menyelidiki tentang ibu Alisa,dia wanita yang sangat licik dan juga malam ini dia akan membunuh ibu,,," Lidya mengatakan nya dengan serius,dan didalam hatinya dia takut Langit tidak mempercayai ucapannya.
Brakkkkkkkkkkkkkkkk
Lidya tersentak,saat langit memukul meja,dia menatap kakaknya yang terlihat marah.
" kurang ajar ! Berani nya mereka ingin menyakiti keluarga ku,,aku tidak akan membiarkan rencana mereka berhasil,,,!! " tekan nya,terlihat rahang nya mengeras,dia tidak menyangka selain memiliki sifat yang tidak baik,,Alisa dan ibunya sama-sama memiliki sifat yang begitu keji.
" kakak aku memiliki rencana,,jika kakak mempercayai ku,,semuanya pasti akan berjalan dengan baik" ucap Lidya tiba-tiba.
langit menoleh kearah adiknya,dia terdiam sejenak dan setelah itu mengangguk,melihat anggukan kakaknya,Lidya berdiri dan berbisik di telinga nya.
wajah langit yang tadinya terlihat marah, berubah menjadi tersenyum licik,dia menatap adiknya dengan perasaan puas.
" adik kamu memang luar biasa,kakak percaya padamu,,dan Alisa aku akan memberikan kejutan untukmu,,,aku penasaran seperti apa wajah mu saat mengetahui nasib ibu kandung mu ! " Langit tersenyum menyeringai yang di ikuti oleh Lidya.
" pertarungan terakhir kita akan segera di mulai Alisa,, tunggu dan lihatlah aku akan menghancurkan hidupmu,,,dan juga ibumu " kecam Lidya.