Seorang gadis polos/biasa (kemungkinan Tika) secara tidak sengaja terlibat dengan seorang bos mafia atau pria berkuasa yang kejam/dingin (kemungkinan Robert).
Keterlibatan ini bisa karena hutang, perjodohan paksa, atau insiden tertentu.
Awalnya, Robert bersikap kasar, kejam, atau dingin, namun seiring berjalannya waktu, sifat polos Tika meluluhkan hati Robert, dan ia mulai memanjakan Tika habis-habisan.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Elizabeth antika, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 18 PEJUANG RESTU
Daffa pun pergi dari rumah Tika sepanjang jalan Daffa memikirkan gimana cara nya minta maff sama Tika ...
" Aduuh kenapa jadi begini sih ,kenapa si kiara pake angkat telpon segala jadi kacau begini" ucap Daffa kesal
Di kediaman Tika ,Dimas pun berusaha menenangkan Tika yang emosi nya meledak ledak,,,
"Hey hey hey Tika tik liat aku liat aku di sini" ucap Dimas sambil memeluk Tika..
Tika pun masih menangis histeris dan akhirnya dia pingsan untuk kedua kali nya...
Dimas pun panik dia langsung memangil Dewi asisten Tika...
"Dew dew Dewi cepet sini" pangil Dimas
Dewi pun langsung lari ke depan rumah
"Ya ampun KA Tika kenapa ini apa yang terjadi KA Dimas?" Tanya Dewi ,Dimas pun tidak menjawab karena buang buang waktu saja
"Nanti saya kasih tau , cepet siap kan mobil kita bawa Tika ke rumah sakit" ucap Dimas
"Oke oke" ucap Dewi langsung bergegas menyiapkan mobil..
Selamat 20 menit akhirnya nya nyampek rumah sakit , Tika langsung ke IGD dan di periksa dokter setelah semua nya di cek akhirnya nya di pindah kan ke ruang rawat inap...
"Kondisi fisik normal hanya kontrol emosi nya kambuh lagi dan ini lebih parah dari sebelum nya, ini kenapa ya kok bisa seperti ini pak Dimas" tanya dokter..
Kebetulan yang menangani dokter pribadi Tika jadi tau kontrol emosi nya..
Dimas pun menceritakan semua nya dan dokter pun diam dan mencerna semua apa yang terjadi...
" Mungkin Bu Tika akan di rawan 2 hari untuk memantau kesehatan mental nya dan kontrol emosi nya" ucap dokter lalu dokter itu izin pergi ...
Dimas pun menghampiri ku lalu duduk di samping nya dan memegang tanggan nya..
"Tika kamu kenapa ,kenapa harus memilih lelaki berengsek seperti dia ,kenapa menolak cinta ku kenapa Tika" ucap Dimas dia pun menangis dalam diam,,
Tak selang berapa menit aku pun sadar
Pertama kali yang ku lihat Dimas dia
dia sedang menangis sambil mencium tangan ku...
"Dimas kamu kenapa" lirih ku pelan sambil melihat ke arah Dimas ,
Sontak Dimas pun kaget..
"Eeh kamu sudah sadar,ini minum duluu" ucap nya..
"Dimas kamu kenapa " ucap ku dan menanyakan sekali lagi ,lalu Dimas pun diam
"Tidak tidak papa aku hanya kwatir kamu kenapa Napa" ucap Dimas berbohong
"Dimas maffkan aku iya selalu merepotkan mu"ucap ku dengan menunduk..
"Hey aku sangat senang di repotkan oleh mu biar tiap hari ada di samping mu hehehe" ucap nya mengombali ku,,....
"Iiih dasar kamu iya" kata ku
Aku pun cerita semuanya ke Dimas dan dia pun mendengar kan nya., tidak terasa ini sudah sore hari..
"Dimas ini sudah sore kamu sebaik nya pulang dan istirahat iya ,biar Dewi yang menemaniku" ucap ku..
"Tidak aku tidak ingin pulang aku ingin menemani mu saja " ucap nya
"Iih dasar susah di atur, ya sudah kalau gitu kamu pulang dan ganti baju sana" pinta ku
"Ooh ya sudah aku pulang nanti kesini lagi iya" ucap nya
Dia pun berpamitan dan di luar ada Dewi..
"Dew tolong jagain dulu ka Tika saya mau pulang ganti baju dulu" ucap nya
"Baik pak" ucap dewi
Setelah sampai di rumah...ternyata ibu Dimas ada di rumah baru pulang dari Australia...
"Mami kapan pulang" tanya Dimas
"Mami baru pulang,kamu habis dari mana Dimas" ucap ibu nya....