Menceritakan tentang ibu rumah tangga yang dihina dan di rendahkan oleh suami dan keluarga karena miskin dan tidak memiliki pekerjaan kantoran seperti rekan keluarga lainnya.
Namanya Keumala, usianya 27 tahun, yang menikah muda di usia 24 tahun lulusan D3 di sebuah kampus swasta ternama di kota A. Semenjak menikah keumala memutuskan untuk tidak bekerja karena ia ingin menjadi ibu rumah tangga, Seperti maunya suaminya Yahya. Suaminya yang dulu sangat buncit pada Keumala berubah tiba-tiba menjadi cuek dan kasar semenjak di angkat menjadi Manajer perusahaan tempat Yahya kerja, di tambah lagi mertuanya yang tidak menyukai Keumala dari pertama mereka menikah. Karena Keumala buka anak dari orang kaya dan bukan pulak seorang PNS.
-🌺 Bisakah Keumala mempertahankan rumah tangganya yang telah dibinanya 12 tahun...
- 🌺 Ataukah suaminya akan berubah dan hidup bahagia…
Ikuti kelanjutan ceritanya.
Hai Kak.. ini novel pertama Aku, semoga kalian suka.
Selamat Membaca 🤗
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Neunek Ulka, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Part 18 Siapa Pria itu...
Di dalam kamarnya Keumala asik mencari cari sesuatu yang jatuh dari kantong baju suaminya, Ia. terus mencari.
Keumala mencari sampai ke bawa ranjang tempat tidurnya dan Ia melihat sesuatu, kemudian Ia menunduk di bawah kolom ranjang tempat tidur melihat ada benda kecil berwarna hitam.
Dengan susah payah akhirnya Ia mendapat benda itu.
"Inikan lipstik, apa ini yang tadi jatuh dari kantong Ayah, tapi tidak mungkin. Ini bukan Lipstik Aku, Aku tidak pernah mempunyai lipstik ini dan warnanya Aku tidak pernah ada. Tidak mungkin Suamiku membelinya untuk."
"Lipstik ini bekas paka bukan baru, setelah Aku putar dan melihat lebih teliti.
Apakah Suamiku Yahya selingkuh.. Oh tidak.. tidak mungkin. Kucoba terus menenangkan dengan tidak berprasangka buruk terhadap suamiku."
Oh tidak aku tidak mau mempunyai suami selingkuh apa lagi membagi cinta. Tidak...
Lipstik itu Aku masukkan kedalam tas kecilku. aku akan menyimpannya. Nanti malam akan ku tanyakan sama Ayah tekat ku dalam hati.
****
Setelah makan malam anak ku masuk kamar, Putra ku mengerjakan tugas sekolah dan belajar di kamarnya sedangkan gadis kecilku asik mewarnai di kamar.
Aku masuk kamar menyiapkan segala kebutuhkan aku untuk besok, karena besok adalah hari pertama Aku kerja.
Setelah segala kebutuhan aku besok siap aku menyiapkan baju anak-anak serta menghubungi Mak Halimah untuk meminta beliau untuk menjaga anak-anak mulai besok.
Walau hatiku dipenuhi dengan tanda tanya, dan penuh sesak di dada, Aku harus bisa mengalihkan pikiranku ke yang positif agar aku bisa tenang, bisa mengatasi masalah ku dengan suamiku Yahya.
Aku tau suamiku Yahya pasti tidak akan mengakuinya karena sudah berapa kali aku mendapati berbohong pada ku tapi aku biarkan, karena belum waktunya dan bukti belum ada.
kalaupun aku bertanya pasti tidak ada hasilnya akan sia-sia saja. Yahya suamiku tidak pernah pun Ia meminta maaf walau kedapatan Ia salah, tetap aku yang disalahkan.
Aku betekat untuk berkerja, namun aku belum membicarakannya pada suamiku Yahya. Setiap aku ingin mengutarakannya selalu saja Ia sibuk dan tak memberiku waktu untuk mengatakan, menceritakan segala kesibukanku dan kegiatan ku di rumah, seakan Ia tidak perduli.
Mungkin Ia emang sibuk sehingga tidak ada waktu, pulang hanya untuk tidur. Hari libur pun Ia habiskan untuk dirinya sendiri. Kadang kalah dengan alasan lembur atau seperti malam ini ngumpul bareng teman, ngopi bersama teman-temannya.
Hemmm, Aku sudah bosan begini... Aku akan membuat hidupku lebih berwarna bersama anak-anakku. Aku berbatin.
*****
Anak-anakku sudah tidur, Ku lirik jam menuju pukul 9 malam. Aku masih belum mengantuk, Ku coba menenangkan pikiranku dengan melihat media sosial, Aku jarang membuat status aku hanya melihat-lihat saja untuk menghibur diri. Kecuali untuk memposting produk jualan bunga dan kosmetik Aku, Aku sering mempromokan di Facebook dan Instagram.
lagi asik-asiknya aku melihat lihat media sosialku.. lewat sebuah foto di beranda ku itu adalah seorang wanita yang familiar wajahnya.. ku perhatikan dengan teliti, ya, ternyata Siti wanita yang seperti menantunya oleh mertua ku.
Dalam foto terlihat Siti dan. seorang pria duduk. di sebuah kafe, mereka duduk sangat dekat bagaikan sepasang kekasih. Namun pria tersebut tidak terlihat jelas karena wajahnya membelakangi dan buram seperto sengaja di tutup, dalam foto hanya Siti terlihat jelas.
Namum baju dan postur tubuhnya mirip suami ku.. Oh tidak mungkin sama saja, ku coba meyakinkan hati ku lagi, terus berpikir positif.
ku pandang dan ku lihat dengan lebih dekat namun tidak terlihat jelas.
Ku baca status yang tertulis menerangkan tentang foto, "MAKAN MALAM DENGAN CALON"
Hatiku mulai tidak enak, Ku coba tidak berpikir yang tidak tidak namun tidak bisa pikiranku terus kacau, terus berpikir negatif yang keluar di kepala ini, hatiku gelisah terus menerus sesak rasa dada ini. Bukan apa-apa baju yang di gunakan pria itu seperti baju yang tadi suamiku pakai.
Seminggu yang lalu Siti teman satu kampung dengan suamiku minta berteman di media sosialku, kupikir apa salahnya kalau ku terima toh dia teman suamiku.
Ku coba telpon Yahya suamiku.. namun tidak di angkatnya telpon dari aku, Ku hubungi lagi namun tetap sama akhirnya ku putuskan untuk mengirim pesan. ( selamat bersenang-senang, Ayah, ngopi di cafe mana? ) hanya content dua yang menandakan masuk tidak di bacanya.
tidak terasa entah kenapa air bening di mataku tumpah membasahi pipi ini. Rasa sakit di dada ini namun aku tidak mau kelihatan lemah depan Yahya suamiku. Mungkinkah firasat seorang istri atau karena aku cemburu tidak menentu.. hiks.. hiks.. Entalah....
Akhirnya aku berbaring di tempat tidur membawa rasa penasaran, membawa semua tanda tanya di hati ini. semoga ini hanya mimpi buruk ku.
Akhirnya Keumala tertidur, Ia lupa bahwa Ia akan menunggu suaminya untuk bertanya tentang benda yang dia temukan .
*****
Bersambung...
Wah.. jadi penasaran foto yang di beranda Keumala yang di kirim oleh siti...
suaminya Keumala atau teman suaminya Yahya atau kah emang Yahya....
Maaf ya... Aku masih banyak kekurangan..
Terima kasih telah memberi Aku semangat dengan memberi like, vote dan komentar kalian, insya Allah pasti ku balas.
💖💖 Lov u kalian tanpa terkecuali.
mampir juga di karya ku 🤭