Takku sangka aku menjadi alat untuk membayar hutang oleh keluargaku dan harus menikah dengan seorang yang tidak ku ketahui sama sekali identitas nya dan ternyata dia adalah seorang bos mafia berdarah dingin yang kekejaman nya tidak di ragukan lagi
Akankah kehidupan ku sama seperti seperti dulu atau bahkan akan lebih buruk dari sebelumnya?
Follow Ig author @wachyuni_17
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wachyu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Part 18
Alex memang di kenal sadis dan tak mau kompromi sama sekali begitu juga dengan para sahabat nya yang juga anggota Geng nya juga dan mereka memang misterius sekali di balik ke humorisan mereka bertiga tapi hanya Alex saja yang tidak terlalu mau Bercanda sejak dulu hingga sekarang ini
" Kenapa aku merasa jika calon istri mu itu tidak suka dengan mu dan aku merasa jika dia sudah memiliki kekasih juga sebelum nya ". Kata Leo
" Itu tidak mungkin karena Denis sudah menyelidiki nya jadi semua informasi sudah KO aku dapat dan itu semua juga sudah akurat sekali ". Kata Alex
" Tapi dia pasti memiliki teman dekat cowok juga kan , apa kau tahu akan hal tersebut ". Kata Leo
" Denis tidak mengatakan nya jadi dia mungkin saja tidak memiliki teman dekat laki-laki di luar sana". Kata Alex
" Apa kau yakin jika dia masih segel Lex atau jangan-jangan kau di tipu oleh keluarga Albert karena mereka hanya menginginkan uang dan bantuan mu saja ". Kata James
" Apa berani tua Bangka bodoh itu menipu Alex atau jangan-jangan dia memang sudah bosan hidup maka dari itu dia melakukan nya ". Kata Kevin
" Tentu saja dia tidak akan berani melakukan nya dan dia juga pasti tahu resiko yang akan di hadapi jika menghianati Alex ". Kata Leo
" Aku rasa obrolan kita cukup sampai di sini jadi aku akan kembali ke kantor sekarang. Kevin, aku akan nebeng di mobil mu sekarang ". Kata Alex
" Ya sudah ayo kita pergi sekarang ". Kata Kevin
Mereka membubarkan diri sekarang dan akan melakukan kegiatan masing-masing. Kevin dan Alex pergi bersama menuju kantor Alex
" Seperti nya dia sangat lugu tapi ucapan nya sangat pedas sekali Lex ". Kata Kevin membuka obrolan
" Ya begitulah dia tapi aku tidak akan mau tunduk dengan nya karena harus dia duluan yang tunduk kepada ku nanti nya ". Kata Alex
" Jangan begitu , siapa tahu nanti malah kau yang akan lebih dulu tunduk kepada nya . Kan tidak ada yang tahu juga ". Kata Kevin sambil mengemudi sekarang ini
" Aku tidak akan mudah jatuh hati dengan nya karena dia juga bukan tipe ku . Lihat saja body nya tidak ada bagus nya sama sekali ". Kata Alex
" Di bibir kau bisa berkata seperti itu Lex tapi kenyataan nya aku melihat jika kau sudah tertarik dengan nya lebih dulu ". Kata Kevin
" Jangan sok tahu Kevin, aku tidak terlalu tertarik dengan nya dan setelah buka segel nanti mungkin saja aku tidak akan terlalu perduli dengan nya ". kata Alex namun Kevin sama sekali tidak percaya dengan ucapan nya itu
Di kantor kini Jesi sudah berkutat kembali dengan pekerjaan nya dan kini dia terlihat sangat santai sekali setelah jam istirahat tadi
" Denis ". Panggil Jesi membuat Denis kini menatap nya
" Apa ada yang anda butuhkan nona ?" Tanya Denis
" Tidak, aku hanya ingin bertanya tentang Alex saja . Apa dia memiliki kekasih yang sangat dia cintai ?". Tanya Jesi
" Untuk itu saya tidak berhak menjawab nya nona jadi anda bisa menanyakan hal tersebut kepada bos langsung ". Kata Denis
" Dasar sombong sekali , memberikan informasi seperti itu saja tidak mau . Pelit sekali ya kau ini ". Kata Jesi
" Seharus nya anda tahu tentang bos nona karena dia juga sangat terkenal sekali ". Kata Denis
" Dia kan bukan artis jadi untuk apa aku kenal dengan nya dan juga aku pun tidak terlalu mengikuti berita". Kata Jesi
Denis tidak memperdulikan ucapan dan ocehan Jesi sekarang ini dan dia pun kembali fokus pada pekerjaan nya saja .
" Nona besok ada meeting penting jadi anda harus berdandan lebih rapi lagi dari pada sekarang". Kata Denis
Jesi menatap Denis dengan tajam nya dan dia pun melempar kan bolpoin ke arah Denis membuat Denis terkejut sekali
" Apa masih kurang dandanan ku hari ini , padahal baju ini sangat mahal sekali dan aku menguras dompet untuk membeli nya ". Kata Jesi
" Baju itu tidak lebih dari dua juta kan nona jadi itu masih terlalu murah untuk ukuran baju sekertaris bos Alex ". Kata Denis
" Siapa suruh juga menjadikan aku sekertaris dan aku juga tidak punya banyak baju untuk ke kantor karena pekerjaan ku dulu adalah pelayan di restoran". Kata Jesi
" Setelah pulang dari kantor nanti kita akan belanja baju untuk mu di mall ". kata Alex yang baru saja masuk bersama dengan Kevin juga
" Belum juga gajian lalu dari mana aku mendapat kan uang nya untuk belanja". Kata Jesi
" Aku yang akan membeli kan nya karena aku adalah calon suami mu ". kata Alex
" Masih juga calon suami tapi sudah mau membelikan barang, pasti dengan banyak wanita juga begitu ". Gerutu Jesi
" Aku masih bisa mendengar nya Jessica Aurora Albert ". Kata Alex
" Ya itu memang benar namaku ". Kata Jesi
" Dan sebentar lagi nama mu akan berubah menjadi Jessica Aurora Danuarta ". Kata Alex
" Hem , begitu ya . Ah ya sudah lah mau tidak mau kan aku juga harus menurut agar perusahaan papa bisa tetap aman , bukan begitu Bos ". Kata Jesi
" Ya memang seharusnya begitu. Apa pekerjaan mu sudah selesai hingga kau banyak bicara sekali ?". tanya Alex
" Sudah beberapa selesai ". Kata Jesi
Alex Menghampiri nya dan kini duduk di atas meja kerja Jesi dan di sana Kevin juga berdiri di depan Alex untuk melihat bagaimana kinerja calon istri Alex itu yang kata nya tadi sangat hebat
" Pintar juga ya nona kau ini , bisa cepat belajar dan kenapa dulu aku tidak menjadikan mu manejer saja di restoran jika kau sangat hebat seperti ini ". Kata Kevin
" Jadi restoran tempat ku bekerja dulu adalah punya mu ?". Tanya Jesi
" Ya itu memang punya ku ". kata Kevin
" Pantas saja kalian hanya membayar kami dengan murah ternyata itu adalah restoran mu ya padahal setiap hari sangat rame pengunjung dan kita pun juga sering lembur tapi gaji nya tidak sesuai sama sekali ". Kata Jesi
" Membayar dengan murah , apa maksud mu ?". Tanya Kevin
" Ya gaji nya saja di bawah dua juta dan tiap bulan di potong juga padahal kami tidak melakukan kesalahan apapun di sana tapi setiap bulan potong gaji itu pasti ". Kata Jesi mengadu kepada Kevin
Tentu saja Kevin tidak tahu akan hal tersebut dan dia tahu jika gaji para karyawan nya di restoran itu di atas empat juta dan jika lembur pun mereka akan mendapat kan bonus serta jika mereka tidak ada izin sama sekali dan masuk full pun mereka juga akan mendapat kan bonus juga tapi sekarang Jesi berkata seperti itu membuat Kevin curiga sekarang. Restoran Kevin memang sangat megah dan bagus sekali jadi menggaji mahal karyawan dan memberikan banyak bonus pun tidak akan membuat nya rugi juga nanti nya
" Seperti nya ada yang ingin main-main di restoran mu Kevin. Apa karyawan mu itu tidak tahu siapa diri mu hingga berani Melakukan hal bodoh seperti itu ". Kata Alex
" Seperti nya memang begitu dan aku akan mengecek nya besok . Dan jika ucapan dia memang benar maka aku tidak akan melepaskan orang yang sudah merusak nama baik ku dan restoran ku itu ". Kata Kevin sambil menatap tajam ke depan
tpi entr dia jdi bucin bnget sma jessi kyaknya sih