Kisah Seorang wanita Angel Abraham yang harus menerima kenyataan bahwa suaminya, laki - laki yang berjanji mencintai dia dengan tulus, ternyata di jodohkan dengan pilihan omanya karena luka lama omanya . Kenyataan pahitnya dia harus berpisah dengan suami karena nyawanya sebagai taruhan, disaat dia sedang mengandung anak dari buah cinta mereka. Bagaimanakah nasib cinta seorang Angel Abraham??? Apakah suaminya menyesal???
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wisye Titiheru, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Orang Ketiga Hadir Lagi
Semua sudah berjalan seperti biasanya. Angel kembali beraktivitas sebagai dokter di rumah sakit swasta terkenal di Bali, Ethan bersekolah dan sekarang opa dan omanya yang bersemangat mengantar dan menjemput bersama supir yang Aaron dan Angel siapkan. Aaron pulang pergi Jakarta Bali untuk mengurus dua perusahaan.
Usia kandungan Angel sudah membesar, sudah enam bulan. Angel sangat seksi dengan kehamilannya ini. Namun di Jakarta Aaron dikagetkan dengan kemunculan Kimberly. Karin yang merupakan sekretaris omnya Aaron kenal siapa itu Kimberly. Karena pada saat Aaron menikah pura - pura dengan Karin. Dia sering menjumpai Aaron bersama Kimberly, ketika di selidiki Kimberly adalah mantan pacarnya Aaron.
"Hai, Kim. Kok tumben di Indonesia."
"Rindu kamu, rindu sentuhan kamu."
"Kim, are you oke. Aku punya istri. Dan aku menyayanginya."
"Istri kamu di Bali, dia tidak tahu tentang kita. Seperti biasa just fun."
"Cukup Kim. Aku mau jadi suami yang baik."
Waktu Kimberly datang ke Benaya Company. Karin sudah mengikutinya. Sehingga percakapan antara Kimberly dengan Aaron bisa di dengar olehnya. Dion yang melihat Karin, langsung menangkapnya dan mengambil handphone milik Karin.
"Dion, kembalikan handphoneku."
"Buat apa kamu nguping disini."
"Kembalikan Dion."
Namun Dion masih memeriksa handphone itu. Pertengkaran Dion dan Karin di dengar oleh Aaron dan Kimberly.
"Ngapain disini??"
"Ada yang mendengar pembicaraan kamu dengan Kim."
"Dasar nakal, saya akan beritahu istri kamu yang malang itu." Karin tertawa menggelegar. Sebenarnya waktu itu Angel sudah diberi tahu tentang siapa Kimberly waktu berjumpa di Swiss. Namun Aaron tidak menyangka Kim akan datang ke sini.
Kimberly sudah diusir oleh Aaron. Sore itu dengan pesawat jet pribadi punyanya, Aaron kembali ke Bali. Dion yang sedang mencari keberadaan Kimberly ternyata dibuat pusing. Perempuan asal Swiss itu sudah berangkat menuju Bali. Dion langsung menghubungi bosnya, bahwa Kimberly sedang menuju Bali. Aaron langsung menghubungi Rido untuk memantau keberadaan Kimberly takut, dia mendekati Angel.
Angel sedang nonton bersama mami, papi dan anak mereka. Tentu saja mereka kaget, karena Aaron tiba di Bali sudah sore mau ke malam.
"Aku kira besok baru pulang sayang."
"Kangen kalian tahu." Aaron mencium istrinya kemudian perut istrinya dan mencium juga jagoannya. Kemudian orangtuanya.
"Sayang mandi, baru kita makan malam bersama."
"Oke, aku lapar sekali sayang."
Hari ini hari libur, Angel ingin sekali berenang di hamil enam ke tujuh bulan ini. Namun maunya ke pantai. Semalam Aaron sudah mengiyakan ke inginan dari istrinya itu. Karena Ethan ada libur sekolah beberapa hari, Aaron menyewa sebuah villa yang depannya pantai. Sekalian Ethan mau belajar menyelam.
Pagi - pagi sekali, Aaron membawa istri, anak dan orangtua, suster dan bibi Asih juga ikut. Jika menginap seperti ini. Rido pasti ikut. Mereka sudah tiba di Vila itu. Udara segar, aroma laut mengingatkan Angel akan desa Satar di Manggarai. Kerinduan akan desa itu dan orang - orang disana kembali datang lagi.
Angel sudah lengkap dengan baju renangnya. Bumil ini sangat seksi. Sedangkan Ethan juga sudah belajar menyelam dengan guru renangnya di temani opa dan Rido. Sedangkan oma santai di pinggir pantai sambil di pijet orang yang dia bayar. Karena di pantai ini ada jasa itu. Mereka ini orang - orang terlatih.
Ternyata Kimberly juga berada di pantai yang sama dengan Aaron sekeluarga, dia melihat Aaron menemani istrinya berenang. Dengan sengaja Kimberly juga ikut berenang dan mendekat ke arah Aaron dan Angel.
Akhirnya pertemuan antara Kimberly bersama Angel dan Aaron pun terjadi.
"Hai........"
"Ke Indonesia juga???"
"Iya."
"Bumi ini sempit ya, mau di Swiss atau di Bali pasti bisa bertemu dengan orang yang sama juga." Kimberly hanya tersenyum. Kimberly ini adalah orang Bali berdarah Swiss. Mamanya adalah orang Bali, sedangkan papanya orang Swiss.
"Disini juga??"
"Saya yang harus bertanya begitu sama kamu. Tetapi kamu pintar bahasa Indonesia."
"Mama saya orang Bali, papa yang Swiss."
Aaron hanya terdiam. Dia menyesali kebodohannya, dia lupa bahwa vila yang mereka sewa adalah punya keluarga Kimberly. Karena dia perna di sini bersama Kimberly. Dia tidak menyangka bahwa Kimberly akan kembali ke Indonesia, mengingat kedua orangtuanya sudah berpisah dan dia memilih papanya tinggal di Swiss.
"Ooooo orang Indonesia juga campuran."
"Kalau kamu, juga seperti ada darah campuran."
"Saya tidak tahu, karena orangtua saya sudah meninggal lama dari saya kecil. Dab saya tumbuh di sebuah panti asuhan."
"Hai Ron, senang bertemu kamu lagi."
Aaron hanya tersenyum. Dia langsung membawa Angel istrinya untuk kembali ke Vila. Dia sangat menyesal, namun dia harus bersikap profesional. Malam harinya ada life musik di cafenya. Angel sangat ingin kesana.
"Sudah malam sayang??? Nanti masuk angin."
"Kak, aku mau kesana??" Angel meminta sangat memelas mukanya. Aaron yang tidak bisa melihat istrinya bersedih, akhirnya mengabulkan permintaan Angel istrinya. Dengan ditemani Rido mereka ke cafe itu.
Lagi - lagi mereka bertemu dengan Kimberly. Penampilan Kimberly sangat mengoda, bodinya yang bagus membuat semua laki - laki yang melihatnya pasti tergoda. Apalagi Aaron perna menjalin hubungan intim sebagai rekan tidurnya. Hanya just for fun. Dan Aaron membayarnya dengan kemewahan yang disukai oleh perempuan.
Hal itu terjadi jika, Aaron sangat rindu istrinya di Korea. Kimberly adalah teman kuliahnya di Swiss. Jadi tidak asing jika mereka bertemu. Pertemuan mereka di Bali, waktu Aaron sedang bertemu dengan rekan bisnisnya. Dan hubungan itu pun terjalin.
"Sayang, kamu sengaja membawa saya ke Vila ini, karena mau mengingat masa lalu kalian."
"Angel Abraham, kakak mohon maaf. Tidak ada dalam pikiran kakak."
"Kakak tahu kan kalau dia ada di Bali??"
"Demi Tuhan Angel."
Kimberly yang melihat kedatangan Aaron an Angel langsung memesan minuman kesukaan Aaron dan memesan jus buah Angel, karena dia sedang hamil.
"Saya tidak memesan minuman ini."
"Ooo maaf pak, ini pemberian ibu Kimberly, katanya ini minuman kesukaan bapak, dan bagi ibu di pesan jus."
"Terima kasih ya mbak."
Aaron yang tidak mau masalah kecemburuan ini menjadi besar. Langsung mengendong istrinya keluar dari cafe itu, dan hal ini di lihat oleh Kimberly. Menuju ke mobil mereka. Kali ini Aaron membawa Angel ke hotel bintang lima. Mereka akan bermalam disana. Rido diberi tugas menjaga mami, papi dan juga Ethan.
"Kenapa kesini kak??"
Aaron tidak bicara dia mengandeng istrinya memesan kamar hotelnya dan langsung membawa istrinya ke kamar itu. Sampai disana dia langsung membuka baju dan baju istrinya dan dia melakukan penyatuan dengan istrinya.
"Permisi anak papi. Papi harus menjenguk kamu sayang."
Dengan perlahan dia memasukan rudalnya ke tempat yang seharusnya. Angel sudah siap di sentuh oleh suaminya. Penyatuan penuh cinta itu pun terjadi. Bukan hanya badan yang bergerak, namun kata - kata cinta pun terucap dari mulut Aaron. Dia mau meyakinkan Angel, bahwa dia sangat mencintainya. Sampai Angel benar - benar mencapai puncak kenikmatan bersama Aaron suaminya. Di cium bibir dan kening Angel ketika badan itu berbalik kepadanya.
"Hanya kamu sayang. I love you."
Angel hanya menatap suaminya dengan tatapan yang sudah penuh air mata. Dalam hatinya dia berdoa. Agar Tuhan mau menjaga rumah tangganya. Aaron memeluk istrinya
"I love you Angel Abraham, aku adalah mami dari anak - anakku. Hanya kamu sayang. Do you love me??"
"Yes, I love you." Ciuman mesra penuh cinta berlabu di bibir Angel.