NovelToon NovelToon
The Eternal Sovereign: Aku Mewarisi Takdir Yang Seharusnya Tidak Ada

The Eternal Sovereign: Aku Mewarisi Takdir Yang Seharusnya Tidak Ada

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Epik Petualangan / Misteri
Popularitas:321
Nilai: 5
Nama Author: Bagas Hirmawan

Di dunia tempat Surga mengendalikan takdir dan kekuatan menentukan segalanya, Gu Chenxiao adalah anomali yang tidak pernah tercatat dalam Kitab Surga.

Dengan bantuan Arsip Pengamat Abadi, ia menapaki Dao Iblis yang menentang hukum kosmos. Ia bukan pahlawan yang menyelamatkan dunia, melainkan manipulator yang mempermainkan takdir, memanfaatkan pengkhianatan, dan menjadikan musuh sebagai bidak dalam rencana jangka panjangnya.

Namun, ketika Fondasi Asal mulai mengoreksi keberadaannya, Gu Chenxiao menyadari bahwa dunia yang ia kenal hanyalah sebagian kecil dari rahasia kosmos.

**Jika Surga menentukan takdir semua makhluk, siapa yang berani menentukan takdir Surga?**

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bagas Hirmawan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 15 — Dua Puluh Tujuh Nama

Tiga hari berlalu tanpa kemajuan yang berarti.

Buku register surat keluar wilayah barat masih menjalani pemeriksaan kondisi fisik. Bagian administrasi menyatakan beberapa halaman rapuh akibat usia, sehingga penyalinan harus dilakukan dengan pengawasan petugas arsip. Permintaan Gu Chenxiao tidak ditolak, tetapi juga tidak segera dipenuhi.

Bagi kebanyakan orang, keterlambatan semacam itu hanya akan dianggap sebagai birokrasi yang lamban.

Gu Chenxiao tidak keberatan dengan kemungkinan tersebut.

Yang membuatnya tertarik justru sebuah dokumen lain yang tiba pada pagi hari ketiga.

Dokumen itu berupa daftar dua puluh tujuh berkas yang dipindahkan dari kategori arsip lama ke kategori baru delapan tahun sebelumnya. Daftar tersebut ditemukan dalam catatan pembaruan sistem, bukan dalam arsip utama wilayah barat.

Di bagian bawahnya terdapat tanda pengesahan dari kantor administrasi pusat.

Tidak ada yang secara langsung menghubungkannya dengan gudang nomor tujuh.

Namun, pada baris kesebelas, Gu Chenxiao menemukan nomor registrasi yang sama dengan nomor pada formulir pemindahan lampiran pemeriksaan aset wilayah barat.

Ia meletakkan kedua dokumen itu berdampingan.

Nomornya cocok.

Tanggal pemindahan juga cocok.

Yang berbeda adalah deskripsinya.

Pada formulir lama tertulis, “Lampiran pemeriksaan aset wilayah barat.”

Pada daftar pembaruan sistem, deskripsinya berbunyi, “Dokumen pendukung administrasi wilayah barat.”

Tidak ada nama gudang, jumlah halaman, ataupun keterangan mengenai isi lampiran.

“Paman Fu,” panggilnya.

Pelayan setengah baya itu segera mendekat.

“Apakah daftar ini dibuat sebelum atau sesudah pemindahan?”

“Menurut catatan pembaruan, daftar ini disusun dua hari setelah tanggal pemindahan.”

“Siapa yang menyusunnya?”

“Nama petugas pencatat tidak tercantum pada salinan ini. Namun, ada kode kelompok administrasi.”

“Cari daftar petugas yang bertugas dalam kelompok tersebut. Jangan hanya mencari orang yang memiliki akses ke arsip. Cari juga siapa yang bertanggung jawab memeriksa kesesuaian deskripsi dokumen.”

Paman Fu menerima kedua lembar itu.

“Apakah Tuan Muda menganggap perubahan deskripsi ini disengaja?”

“Belum.”

Gu Chenxiao mengetuk baris kesebelas dengan kuku jarinya.

“Deskripsi yang lebih umum tidak selalu berarti sesuatu disembunyikan. Ketika sistem diperbarui, petugas mungkin menggabungkan beberapa kategori lama. Kita perlu mengetahui apakah dua puluh enam dokumen lainnya juga mengalami perubahan serupa.”

Paman Fu mengangguk.

“Jika hanya satu dokumen yang berubah?”

“Barulah kita bertanya mengapa.”

Jawaban itu terdengar sederhana, tetapi Paman Fu memahami maksudnya.

Tuan muda mereka tidak sedang berusaha membuktikan bahwa seseorang telah melakukan kejahatan. Ia sedang mencari aturan yang dapat menjelaskan mengapa satu dokumen memperoleh perlakuan berbeda dari dokumen lainnya.

Dan jika tidak ada aturan semacam itu, barulah perbedaan tersebut menjadi sesuatu yang perlu diselidiki lebih jauh.

---

Menjelang siang, hasil perbandingan pertama tiba.

Dari dua puluh tujuh dokumen, sembilan belas mengalami perubahan deskripsi ketika sistem diperbarui. Sebagian besar perubahan dilakukan untuk menyederhanakan kategori yang sebelumnya terlalu terperinci.

Enam dokumen mempertahankan deskripsi lama karena memiliki daftar lampiran yang lengkap.

Satu dokumen menggunakan nomor registrasi baru, tetapi tetap mencantumkan nomor lamanya sebagai rujukan.

Hanya satu dokumen yang memiliki nomor registrasi lama tanpa rujukan silang yang jelas.

Dokumen kesebelas.

Lampiran pemeriksaan aset wilayah barat.

Gu Chenxiao membaca hasil tersebut tanpa menunjukkan kegembiraan.

Perbedaan itu sekarang lebih jelas, tetapi belum menjelaskan penyebabnya.

Bisa jadi dokumen tersebut tidak memiliki lampiran pendukung yang memadai. Bisa juga petugas pencatat melewatkan satu kolom saat memperbarui sistem.

Kemungkinan lain adalah dokumen itu dipindahkan berdasarkan prosedur khusus yang tidak tercatat dalam salinan yang tersedia.

Tiga penjelasan.

Masing-masing masuk akal.

Karena itu, Gu Chenxiao tidak memerintahkan penyelidikan terhadap petugas yang menyusun daftar tersebut. Ia meminta sesuatu yang lebih sederhana.

“Cari contoh dokumen lain yang dipindahkan menggunakan kode kategori yang sama. Jika ada, bandingkan prosedur penerimaan dan pembaruan registrasinya.”

Paman Fu terlihat berpikir sejenak.

“Jika kode itu digunakan untuk banyak dokumen, pencariannya mungkin memerlukan beberapa hari.”

“Kalau begitu, mulailah hari ini.”

Gu Chenxiao mengambil secarik kertas dan menuliskan nomor registrasi dokumen kesebelas.

“Dan jangan mengirimkan daftar ini kepada bagian administrasi wilayah barat dahulu.”

“Apakah kita perlu merahasiakan hasilnya?”

“Bukan merahasia-kan. Kita hanya belum perlu meminta penjelasan tentang sebuah perbedaan yang belum kita pahami.”

Ia menyerahkan kertas itu kepada Paman Fu.

“Jika kita bertanya terlalu cepat, mereka mungkin akan memberikan jawaban yang benar. Masalahnya, kita belum tahu pertanyaan mana yang sebenarnya perlu diajukan.”

---

Sore itu, Gu Chenxiao kembali mengunjungi Balai Pengelolaan Aset.

Kali ini, ia tidak menemui Gu Hengyuan ataupun He Zong.

Ia meminta waktu dari seorang pencatat senior bernama Qin Shude, yang bertugas menjelaskan prosedur pemindahan arsip lama ketika sistem registrasi diperbarui.

Qin Shude sudah berusia lebih dari enam puluh tahun. Rambutnya memutih di bagian pelipis, dan jari-jarinya memiliki noda tinta yang sulit dihilangkan. Ia membaca salinan daftar dua puluh tujuh dokumen dengan ekspresi seorang pekerja yang telah melihat terlalu banyak formulir selama hidupnya.

“Pembaruan sistem pada tahun itu cukup merepotkan,” katanya. “Banyak dokumen menggunakan kategori lama yang tidak lagi sesuai dengan struktur administrasi baru. Sebagian deskripsi digabungkan, sebagian nomor diubah, dan beberapa dokumen harus diperiksa ulang.”

“Apakah nomor registrasi lama selalu dipertahankan sebagai rujukan?” tanya Gu Chenxiao.

“Seharusnya begitu, jika dokumennya dapat ditemukan dan identitasnya dapat dipastikan.”

“Jika identitasnya tidak dapat dipastikan?”

Qin Shude mengangkat wajah.

“Dokumen itu seharusnya ditempatkan dalam daftar pemeriksaan lanjutan. Petugas tidak boleh membuat nomor baru lalu menganggap masalahnya selesai.”

“Apakah pengecualian pernah diizinkan?”

“Untuk dokumen yang rusak parah atau memiliki catatan pemindahan yang tidak lengkap, ada prosedur khusus. Tetapi prosedur itu memerlukan persetujuan dan catatan terpisah.”

Gu Chenxiao mendorong salinan daftar ke arahnya.

“Apakah Anda mengenali nomor registrasi ini?”

Qin Shude memeriksa nomor pada baris kesebelas.

Ia menggeleng pelan.

“Tidak dari nomor saja. Saya perlu melihat buku register asli.”

“Buku itu sedang diperiksa kondisinya.”

“Kalau begitu, Anda harus menunggu.”

Gu Chenxiao mengangguk.

Ia tidak berusaha mendesak.

Namun, sebelum menutup daftar, Qin Shude kembali melihat nomor tersebut.

“Sebentar.”

Gu Chenxiao menunggu.

“Nomor kategori ini digunakan untuk dokumen yang dipindahkan dari penyimpanan wilayah ke arsip pusat. Tetapi angka terakhirnya menunjukkan bahwa dokumen tersebut mungkin tercatat sebagai lampiran, bukan sebagai berkas utama.”

“Apakah itu berarti lampirannya tidak harus memiliki nomor sendiri?”

“Tidak. Lampiran tetap harus memiliki identitas yang dapat ditelusuri. Hanya saja, dalam beberapa kelompok arsip, lampiran dicatat di bawah nomor berkas utama.”

Qin Shude mengembalikan daftar.

“Jika berkas utamanya masih ada, lampiran itu mungkin tercatat di dalamnya. Jika berkas utama juga tidak ditemukan, Anda harus mencari daftar penerimaan kelompok.”

Gu Chenxiao tidak segera berbicara.

Daftar penerimaan kelompok.

Ia teringat catatan perpustakaan yang pernah diperiksanya. Enam buku tercatat diterima, tetapi daftar kelompok hanya menyebut lima buku dengan identitas jelas. Pada masa itu, pemeriksaan dilakukan berdasarkan jumlah, bukan selalu berdasarkan setiap benda.

Dua kasus itu belum tentu berkaitan.

Satu menyangkut buku perpustakaan. Yang lain menyangkut lampiran administrasi aset.

Namun, keduanya menunjukkan kelemahan prosedur yang sama: benda-benda dipindahkan sebagai bagian dari satu kelompok, sementara identitas setiap benda tidak selalu diperiksa secara terpisah.

“Apakah daftar penerimaan kelompok disimpan di tempat yang sama dengan buku register?” tanyanya.

“Biasanya tidak. Buku register mencatat bahwa pengiriman dilakukan. Daftar penerimaan mencatat apa yang benar-benar diterima.”

“Dan siapa yang menerima?”

“Menurut prosedur, petugas penerima harus mencantumkan nama atau kode petugasnya.”

“Apakah tanda tangan pengesahan pengiriman cukup untuk membuktikan penerimaan?”

Qin Shude mengerutkan kening.

“Tidak. Pengirim dan penerima memiliki tanggung jawab berbeda.”

Jawaban itu akhirnya memberi Gu Chenxiao sesuatu yang lebih berguna daripada dugaan.

Bukan nama pelaku.

Bukan pula bukti bahwa sebuah dokumen telah disembunyikan.

Melainkan batas yang jelas antara dua tindakan yang selama ini mudah tercampur dalam catatan: mengesahkan pemindahan dan mengonfirmasi penerimaan.

Gu Chenxiao berdiri dan memberi hormat.

“Terima kasih atas penjelasannya.”

Qin Shude membalas hormatnya.

“Jika Anda menemukan ketidaksesuaian dalam arsip lama, jangan langsung menganggap seseorang melanggar aturan. Banyak petugas yang bekerja pada masa itu sudah tidak bertugas lagi. Kesalahan pencatatan dapat bertahan lebih lama daripada orang yang membuatnya.”

“Saya akan mengingatnya.”

Gu Chenxiao meninggalkan balai dengan langkah tenang.

Ia memang tidak berniat menghukum orang berdasarkan kesalahan yang belum terbukti.

Namun, ia juga tidak akan membiarkan usia sebuah dokumen menjadi alasan untuk berhenti bertanya.

---

Di halaman luar balai, seseorang sedang menunggunya.

Lin Yue berdiri di bawah pohon tua dengan pakaian putih yang nyaris selalu dikenakannya. Sebuah gulungan tipis terselip di tangannya.

“Kau terlihat seperti baru menemukan sesuatu,” kata Lin Yue.

“Apakah wajahku semudah itu dibaca?”

“Tidak. Justru karena itu aku bertanya.”

Gu Chenxiao melirik gulungan di tangannya.

“Apa yang kau bawa?”

“Salinan jadwal pemindahan beberapa peti arsip dari gedung lama ke penyimpanan pusat. Aku menemukannya ketika mencari catatan tentang teknik pedang yang pernah dipindahkan dari paviliun lama.”

“Dan kau menemukan sesuatu yang menarik?”

“Belum tentu.”

Lin Yue membuka gulungan itu.

Di dalamnya terdapat daftar pengangkutan barang yang dilakukan pada tahun yang sama dengan pembaruan sistem administrasi. Sebagian besar adalah rak, peti dokumen, meja, dan perlengkapan penyimpanan.

Pada salah satu baris, tercatat pengiriman tiga peti arsip dari gedung lama menuju penyimpanan pusat.

Nomor pengiriman tersebut tidak cocok dengan nomor lampiran pemeriksaan aset wilayah barat.

Gu Chenxiao mengamati daftar itu.

“Dari mana kau memperoleh salinannya?”

“Petugas perpustakaan mengizinkanku melihatnya. Aku tidak membawa dokumen asli.”

“Apakah ada alasan khusus kau menunjukkan ini kepadaku?”

Lin Yue tersenyum tipis.

“Aku mendengar beberapa orang membicarakan pemeriksaan gudang nomor tujuh. Aku tidak tahu apakah itu berhubungan dengan dokumen ini. Tetapi tanggalnya berdekatan, jadi kupikir kau mungkin ingin melihatnya.”

“Siapa yang membicarakannya?”

“Dua petugas yang sedang memindahkan buku. Aku tidak mengenal mereka.”

Gu Chenxiao menatapnya selama beberapa saat.

Lin Yue tidak tampak sedang menyembunyikan kegelisahan. Namun, ia juga bukan seseorang yang akan menyerahkan informasi tanpa alasan.

Sejak pertemuan pertama mereka, pemuda itu selalu menunjukkan ketertarikan pada hal-hal yang tidak biasa. Ia mengamati teknik bertarung, memperhatikan perubahan sikap, dan mengumpulkan detail yang sering diabaikan orang lain.

Bisa jadi ia hanya penasaran.

Bisa jadi ia sedang menguji Gu Chenxiao.

Keduanya tidak saling meniadakan.

“Terima kasih,” kata Gu Chenxiao. “Aku akan memeriksa nomor pengirimannya.”

Lin Yue mengangkat alis.

“Hanya itu?”

“Apa yang kau harapkan?”

“Entahlah. Mungkin kau akan bertanya mengapa aku tertarik pada masalah administrasi keluarga Gu.”

“Jika kau ingin memberitahuku, kau akan melakukannya tanpa harus ditanya.”

Lin Yue tertawa kecil.

“Kau benar-benar tidak menyukai percakapan yang tidak perlu.”

“Aku menyukai percakapan yang menghasilkan sesuatu.”

“Kalau begitu, semoga dokumen itu berguna.”

Lin Yue menyimpan gulungan salinannya kembali.

Sebelum pergi, ia menoleh sekali lagi.

“Chenxiao, ada satu hal yang perlu kau ingat. Aku tidak tahu apa yang sedang kau cari. Aku juga tidak tahu siapa yang mungkin ingin menghentikanmu. Tetapi jika kau hanya memperhatikan orang yang terlihat takut, kau mungkin melewatkan orang yang benar-benar memahami apa yang sedang terjadi.”

Setelah mengucapkan itu, Lin Yue berjalan meninggalkan halaman.

Gu Chenxiao tidak memanggilnya kembali.

Nasihat itu masuk akal.

Tetapi ia tidak akan menganggapnya benar hanya karena terdengar cerdas.

---

Malamnya, nomor pengiriman yang dibawa Lin Yue menghasilkan temuan baru.

Tiga peti arsip tersebut memang dikirim dari gedung lama ke penyimpanan pusat. Catatan pengangkutan mencantumkan jumlah peti, nama pengangkut, dan waktu keberangkatan.

Namun, daftar penerimaan pusat hanya mencatat dua peti.

Di bawahnya terdapat tanda pengesahan bahwa pengiriman telah diselesaikan.

Tidak ada keterangan tentang peti ketiga.

Gu Chenxiao membaca kedua catatan itu dengan saksama.

Untuk pertama kalinya, ia memiliki dua catatan yang secara langsung tidak sesuai satu sama lain.

Satu pihak menyatakan tiga peti telah dikirim.

Pihak lain mencatat dua peti diterima.

Tetapi bahkan sekarang, kesimpulannya belum tunggal.

Peti ketiga mungkin tertinggal di gedung lama. Bisa jadi peti itu dipindahkan ke lokasi berbeda. Mungkin pula daftar penerimaan tidak lengkap karena kesalahan pencatatan.

Yang membuatnya menarik adalah tanggalnya.

Pemindahan terjadi pada hari yang sama dengan tanggal pengalihan kategori dokumen kesebelas.

Belum ada bukti bahwa lampiran pemeriksaan aset wilayah barat berada di dalam peti tersebut. Nomor pengiriman juga tidak mencantumkan isi setiap peti.

Namun, hubungan waktu itu cukup kuat untuk membenarkan satu langkah berikutnya.

“Paman Fu,” katanya, “cari nama pengangkut dan petugas penerima untuk pengiriman ini. Periksa apakah mereka menangani pengiriman lain pada hari yang sama.”

“Apakah kita perlu mencari peti ketiga?”

“Belum. Pertama, cari tahu apakah ada pengiriman lain yang juga memiliki selisih antara jumlah yang dikirim dan jumlah yang diterima. Jika ada, kita perlu memahami apakah ini masalah umum atau kasus khusus.”

“Dan jika hanya pengiriman ini yang berbeda?”

“Barulah kita cari keberadaan peti ketiga.”

Paman Fu membawa dokumen itu untuk disalin dan diperiksa.

Gu Chenxiao tetap duduk di tempatnya.

Ia mulai melihat kemungkinan sebuah jalur yang berbeda dari penyelidikan sebelumnya. Mungkin dokumen yang dicari tidak pernah dihapus dari arsip utama. Mungkin ia hanya tercatat sebagai bagian dari kelompok barang yang tidak pernah diterima secara resmi.

Jika demikian, orang yang menandatangani izin pemindahan belum tentu mengetahui apa yang terjadi setelah barang meninggalkan tempat asal.

Orang yang menerima barang juga belum tentu orang yang menandatangani daftar kelompok.

Dan orang yang bertanggung jawab memperbarui registrasi mungkin hanya bekerja berdasarkan dokumen yang diserahkan kepadanya.

Terlalu banyak orang dapat terlibat tanpa semuanya mengetahui keseluruhan cerita.

Itulah yang membuat penyelidikan ini rumit.

Bukan karena setiap orang berbohong.

Melainkan karena setiap orang mungkin hanya mengetahui sebagian kecil dari kebenaran.

Gu Chenxiao mengambil kuas dan menulis satu kalimat baru di buku catatannya.

Jangan mencari satu orang yang mengetahui semuanya sebelum memastikan bahwa orang semacam itu benar-benar ada.

Ia meletakkan kuas.

Kemudian ia menambahkan satu baris di bawahnya.

Tiga peti dikirim. Dua peti diterima. Satu tanda pengesahan menyatakan pekerjaan selesai.

Kali ini, ia tidak menuliskan nama siapa pun.

Belum ada nama yang layak ditulis.

Namun, untuk pertama kalinya sejak penyelidikan gudang nomor tujuh dimulai, ia memiliki sesuatu yang lebih konkret daripada nomor arsip yang tidak lengkap.

Sebuah pengiriman.

Sebuah selisih.

Dan sebuah tanda pengesahan yang menyatakan bahwa semuanya telah selesai, meskipun jumlahnya tidak cocok.

Gu Chenxiao memandang catatan itu cukup lama.

Senyumnya muncul perlahan.

Bukan karena ia sudah menemukan pelakunya.

Melainkan karena seseorang, entah sengaja atau tidak, telah meninggalkan pertentangan yang dapat diperiksa.

Dan pertentangan seperti itu tidak dapat diselesaikan hanya dengan memberikan penjelasan yang terdengar masuk akal.

Seseorang harus menunjukkan ke mana peti ketiga pergi.

Atau membuktikan bahwa peti itu tidak pernah benar-benar dikirim.

Untuk saat ini, dua kemungkinan itu sama-sama terbuka.

Gu Chenxiao menyukai keadaan tersebut.

Sebab selama belum ada kesimpulan, semua orang masih merasa aman.

Dan orang yang merasa aman sering kali melakukan kesalahan berikutnya tanpa menyadari bahwa seseorang sedang menghitungnya.

1
Nanik S
Hadir... dan awal yang berbeda
ARTHUR
bagus
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!