NovelToon NovelToon
DOKTER GALAK!

DOKTER GALAK!

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Dokter / Tamat
Popularitas:5.5M
Nilai: 4.9
Nama Author: auzuzah

Nadin sangat mencintai Andrian. Seorang Dokter tampan yang memiliki sejuta pesona. Namun, ia juga tahu. Bahwa Andrian adalah seorang duda beranak satu.

— Adult 18+

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon auzuzah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

chapter 15

Andrian sedang menerima panggilan telfon sekarang. Andrian menghubungi bik imah untuk membersihkan apartmentnya yang jarang ia tempati. Andrian sebenarnya berniat untuk membawa Azka anaknya bersama dengan dirinya dan Nadin. Namun, Andrian tak ingin jika nanti Nadin kerepotan dengan anaknya yang tak bisa diam.

“Aww.”

Andrian langsung menolehkan kepalanya ke belakang, ia segera berlari menghampiri Nadin yang mengerang sakit karena tak bisa berjalan. “Sakit?! ” tanya Andrian mengangkat tubuh Nadin yang jatuh, kembali ke ranjang rumah sakit. Nadin mengangguk meng-iya kan.

“Lemes dokter.” rengek Nadin merentangkan kedua tangan nya. Andrian mengangkat satu alisnya.

“Lalu? ”

“Gendong Nadin dokter. ” Nadin tersenyum meperlihatkan barisan gigi putihnya, awalnya Nadin hanya berniat untuk bercanda. Namun, melihat Andrian benar-benar menggendong nya membuat Nadin tersipu sekaligus terharu.

“Makasih dokter galak tapi Nadin sayang! Hehehe. ” cengir Nadin tanpa rasa bersalah. Andrian bersyukur dengan Nadin yang menenggelamkan wajahnya pada pundak Andrian, karena jika Nadin mengangkat wajahnya, bisa-bisa mimik wajah Andrian yang memerah pasti akan membuat Nadin meledek nya habis-habis an.

...---------...

Andrian membuka pintu apartment dengan susah payah, ia bernafas lega saat pintu itu sudah bisa terbuka. Andrian menatap wajah damai Nadin yang sedang terlelap dalam dekapannya, Andrian kembali menutup pintu dengan kakinya. Ia berjalan memasuki kamar, lalu meletakkan Nadin pada kasur kingsize miliknya.

“Menyusahkan. ” gumam Andrian menatap wajah cantik Nadin yang sedang terlelap.

Sekarang sudah hampir sore. Sedari malam Andrian belum sama sekali makan apapun, maka dari itu Andrian berniat untuk memasak nasi goreng buatannya. Sebelum pergi ke dapur, Andrian sengaja tidak menutup pintu kamar. Karena Andrian yakin, Nadin pasti akan mengamuk kalau tahu Andrian meninggalkannya.

“Cih, kenapa sekarang kau menurut sekali dengan bocah keras kepala itu. ”

Andrian menggeleng-gelengkan kepalanya tak percaya, mengingat banyak hal yang terjadi hari ini. Dari ia menunggu Nadin sadar, memeluknya secara langsung di hadapan orang lain. Lalu menggendong Nadin sepanjang perjalan rumah sakit ke parkiran, tanpa memperdulikan tatapan tatapan aneh orang-orang.

Andrian kembali fokus dengan kegiatan nya. Tak butuh waktu lama untuk Andrian memasak, karena sedari ia menjadi single parent. Andrian lebih suka memasak bekal untuk anaknya, daripada membiarkan Azka untuk makan makanan fast food.

Andrian menyendokkan nasi goreng itu ke piring dengan gerakan layaknya seorang chef profesional. Ia tarik bangku di meja makan, dan mulai memakan makanan nya dengan tenang. Sambil terus berpikir, untuk menetapkan tanggal pernikahannya bersama Nadin.

Selang berapa waktu, Andrian selesai dengan kegiatan memakannya. Ia menyalakan televisi 42 inch sembari meletakan bantal di sofa hadapan tv. Andrian mulai memejamkan matanya, mer rilex-an tubuh kekar berototnya. Dengan bersender pada sandaran sofa.

Tak lama berselang, kantuk menyerangnya begitu saja. Membuat televisi yang menyala,menonton tidur nya sekarang.

Disisi lain, Nadin terbangun dari tidurnya yang hanya sebentar. Ia tak nyaman saat merasakan pria yang sejak tadi mendekapnya tak ada di sampingnya. Dengan langkah gontai, Nadin berjalan keluar dari pintu kamar yang tak tertutup. Kepalanya bergerak mencari-cari keberadaan Andrian. Namun, ia langsung berlari kecil mendapati Andrian yang tertidur dengan posisi duduk.

Langsung saja Nadin kembali kedalam kamar, mengambil bedcover. Membawanya kembali kedalam ruang tv. Lalu menyusup masuk, memeluk pinggang Andrian. Menaruh wajah nya diantara ketiak pria itu, sambil kedua kaki nya yang berada di atas paha Andrian. Tidak lupa Nadin menyelimuti tubuh mereka berdua. Mematikan televisi dengan remot di sisi tubuhnya, lalu menyusul Andrian ke alam mimpi.

Tidur mereka pun tanpa sadar membuat keduanya pulas. Andrian yang tenang dalam tidurnya, sedangkan Nadin yang selalu bergerak kecil mencari kehangatan.

1
Shyfa Andira Rahmi
👍👍
Shyfa Andira Rahmi
emang kamu orang baik gtu....menilai orang lain spt itu🤬
Shyfa Andira Rahmi
aku pun berharapnya begitu din....😭😭
Shyfa Andira Rahmi
👍👍👍
Shyfa Andira Rahmi
bahasa seorang ayah ke anak spt itu thorr🤔🤔
💟노르 아스마💟
Luar biasa
Yunerty Blessa
makasih kak thor buat novel indah nya walaupun singkat tapi mantap.. moga sukses selalu dalam penulisan nya dan sehat selalu 😘😘
Yunerty Blessa
akhirnya tamat juga..Nadin hidup bahagia bersama Andrian dan anaknya.. makasih kak thor buat novel indah nya 😘😘
Yunerty Blessa
kasian Nadin..Andrian mau bg kejutan tapi dia yang kena balik..
Yunerty Blessa
aduh kedapatan lagi oleh mama Andrian
Yunerty Blessa
Nadin jangan peduli lagi sama Andrian
Yunerty Blessa
sedihnya dengar kata² Nadin
Yunerty Blessa
moga Nadin tinggal di apartmen akan ada Seneng dan tidak bersama keluarga jahat nya
Yunerty Blessa
balas kan balik Andrian..kasian Nadin
Yunerty Blessa
balas kan balik Andrian..kasian Nadin
Yunerty Blessa
jangan bilang kalo Andrian sendiri sudah jatuh cinta pada Nadin
Yunerty Blessa
moga pernikahan kontrak Nadin berubah bahagia..
Yunerty Blessa
kasian Nadin cuma dinikahi kontrak
Yunerty Blessa
Nadin jangan terlalu tinggi angan mu,,takut Andrian hempaskan
Yunerty Blessa
sabar Nadin.. suatu saat dokter tu perasaan juga
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!