NovelToon NovelToon
Suamiku Bukan Suamiku

Suamiku Bukan Suamiku

Status: tamat
Genre:Pengganti / Identitas Tersembunyi / Konglomerat berpura-pura miskin / Crazy Rich/Konglomerat / Tamat
Popularitas:490.2k
Nilai: 5
Nama Author: Safira

Apa jadinya jika yang berada di sisimu ternyata bukan suamimu tetapi wajah mereka sangat mirip bagai pinang dibelah dua tidak ada bedanya?

Yasmin (27 tahun) yang tengah berbadan dua sungguh bahagia dan kembali ceria saat suaminya, Aldavi Wiyono (30 tahun), kembali pulang setelah mendadak hilang tanpa kabar selama dua pekan lamanya. Akan tetapi bagaimana kelanjutan pernikahan Yasmin dan juga nasib buah hatinya ketika dia mengetahui fakta mencengangkan bahwa suami yang berada di sisinya ternyata bukan suaminya namun kembaran suaminya yang bernama Aldava.

Apa yang terjadi dengan suaminya hingga kembarannya menggantikan posisinya?

Simak kisah mereka yang penuh liku dan tabir💋

Karya ini telah menandatangi kontrak eksklusif dengan NovelToon dan hanya boleh dipublikasikan di platform ini. Segala bentuk pelanggaran hak cipta akan dikenakan sanksi hukum.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Safira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 15 - Bumil Sensi

"Astaga ibu hamil satu ini. Bukan aku yang hamilin tapi aku yang dibikin repot. Untung cantik, kalau enggak cantik aku lempar pakai sapu ijuk," batin Aldava tengah menggerutu namun juga cekikikan lucu melihat tingkah Yasmin yang tengah cemburu berat.

Yasmin langsung masuk ke kamar dan tidur rebahan ala-ala merajuk di kasur. Isak tangis terdengar di telinga Aldava membuat lelaki ini mengelus dada dan memperbanyak stok sabar. Lalu ia menyusul Yasmin ke kamar, beruntung tidak dikunci oleh bumil yang tengah sensi ini.

"Yas, kok kamu marah sih? Aa kan enggak ngapa-ngapain sama janda genit itu. Buat apa juga genit sama yang lain kalau yang di rumah saja gak ada habisnya bila Aa mau," tutur Aldava seraya mengelus punggung Yasmin yang tengah bergetar karena menangis.

"Aa itu sekarang lebih tampan dan gagah dari biasanya. Pasti di luar sana banyak suka dan pengen nikung Aa Davi dari Yasmin. Apalagi sekarang Yasmin gak cantik, enggak langsing tapi sudah mulai gendut pasti nanti Aa Davi gak puas sama Yasmin. Aku takut Aa pergi ninggalin aku," cicit Yasmin seraya menangis tersedu-sedu.

"Hei, lihat Aa. Apa kamu lihat Aa tukang playboy? Enggak kan. Tenang saja Yas, jiwa dan raga Aa sudah kepentok sama Neng Yasmin yang cantik ini," ucap Aldava lembut seraya mencolek dagu Yasmin ia angkat agar bisa langsung bertatap mata.

"Ah Aa, jangan gombal deh. Nanti Yas takut nyungsep kalau Aa ingkar janji atau bohongi Yasmin," desah Yasmin dengan helaan nafasnya.

"Cup..."

Aldava mengecup kening Yasmin dengan lembut dan cukup lama seraya memeluk bumil yang tengah sensi ini agar mereda.

"Aa cuma cinta sama Yasmin. Enggak ada yang lain karena yang lain belum tentu nerima diri Aa apa adanya. Banyak orang lain menerima hanya karena ada apanya. Apalagi calon Bunda yang cantik jelita harum mewangi ini sudah rela mengandung benih Aa yang hanya orang miskin," cicit Aldava lirih.

Yasmin mendengar suaminya berkeluh kesah dan merendah diri di hadapannya sungguh membuat dirinya merasa bersalah. Kini mata Yasmin berkaca-kaca sungguh ia melihat ketulusan cinta yang terpancar dari raut wajah dan mata suaminya. Tak ada kebohongan di dalamnya.

Semakin membuat dirinya terbang ke awang karena dicintai setulus jiwa raga oleh lelaki yang ia cintai juga. Walaupun Ayah kandungnya belum merestui suaminya secara seratus persen tetapi suaminya ini selalu memarahinya jika dirinya membangkang pada sang Ayah.

"Maafin Yas. Aku cinta Aa setulus hati," bisik Yasmin seraya membelai pipi suaminya dan mengecup bibirnya sekilas.

Tentu saja kelincahan Yasmin membuatnya mematung dan tertohok. Hatinya berdesir karena terasa begitu dicintai oleh seorang wanita untuk pertama kalinya tanpa melihat siapa dirinya yang seorang CEO kaya raya.

Hatinya sungguh membuncah dan mendoakan mendiang Aldavi serta berjanji sepenuh hati akan menjaga Yasmin dan buah hati mereka seumur hidupnya. Selepas segala urusannya selesai, ia akan mengatakan sejujurnya pada Yasmin siapa dirinya dan juga perasaannya pada wanita ini.

Aldava berharap Yasmin mau memaafkan dirinya. Bukan maksud ingin membohongi Yasmin tetapi hanya karena keadaan yang menurutnya begitu bukan karena keinginan diri pribadinya seperti ini.

Aldava membalas pelukan Yasmin dengan lembut lalu mengelus punggung bumil agar tidak terus bersedih.

"Bumil jangan menangis terus nanti si utun ngambek lho ikutan nangis di dalam sana," tutur Aldava seraya mengelus perut Yasmin.

"Iya Aa. Utun sama Bundanya gak nangis lagi kok sekarang. Yang ada Utun makin kangen berat nih sama Ayahnya. Sudah kangen ingin dijenguk di dalam diajak main bola sama Ayahnya," bisik Yasmin mesra di telinga Aldava.

"Ehm, kalau semisal Ayah gak jengukin si utun apa Bunda akan pergi ninggalin Ayah?" tanya Aldava lirih dan sendu.

"Hah, maksud Aa? Apa sekarang Aa hipertensi eh salah impoten maksud Yasmin," tanya Yasmin seraya melipat bibirnya dan memicing melihat suaminya yang tengah gegana.

"Astaga gegara Lexi dikira aku impoten. Yang benar saja. Bikin merem melek kamu sekarang kelojotan juga bisa Yas," batin Aldava menggerutu sebal karena dirinya dikatakan impoten.

"Enggak, sayang. Aa normal dan pria tulen kok. Kalau gak normal mana mungkin bikin kamu melendung hingga sembilan bulan mendatang," ucap Aldava seraya terkekeh yang dibalas cengiran dan senyum merekah Yasmin.

Bagaimana impoten? Jika dirinya bersentuhan atau melihat belahan d@da Yasmin saja membuatnya berdesir bahkan kemarin karena terlalu memeluk Yasmin serta dibalas pelukan erat ibu hamil satu ini yang saat tidur tangannya terus saja meraba perut kotak-kotak Aldava.

Alhasil sebelum Yasmin terbangun, pagi buta dirinya mencuci un-der wearnya sendiri sebab dirinya harus basah karena mimpi akibat ulah tangan jahil Yasmin.

Akhirnya bumil yang sensi sudah tak merajuk lagi setelah Aldava berikan ciuman hangat. Dengan terpaksa ia keluar sesaat dari batas ambang yang dibuatnya sendiri. Entah berapa lama dirinya nanti bertahan berdekatan dengan Yasmin dengan status seperti ini.

Semoga macan betina ini tidak mengamuk saja nantinya yang membuat dirinya kebingungan untuk memenangkan hatinya kembali dengan status yang nyata yaitu sebagai Aldava bukan Aldavi yang telah tiada.

🍁🍁🍁

1
Dewa Nara
sepertinya aldava dan aldavi kembar yg terpisah dari lahir ya
stephani
kayaknya yg namanya anak angkat cucu angkat agak lain memang sifatnya pdhal udh dikasih kasih sayang yg sama tp tetap aja ujung2 nya berubah jd org ga tau diri karena fakta itu sudah rasakan sendiri.
sudarti darti
akhir bahagia
Ibnu Rizqi
pernikahan aldava & yasmin tidak sah,karena yasmin mengandung bayi dr suami pertama, harusnya tunggu yasmin melahirkan dulu sampai masa nifas selesai ( walau ini cerita fiktif tp untuk pembelajaran ) maaf banyak banyak ya Thooor....
Happy Kids
kl wanita hamil ditinggal suami bukanny iddahny zampe dia lahiran?
Happy Kids
tapi yg dipungut ga tau diri. jadi sumber petaka kebahagiaan cucu dia sndiri
karin Ke
rara
Galih Rakhashiwi
koq pake topeng lagi, nti ketauan musuh baru tw
Galih Rakhashiwi
lha gelang bayik msih muat sm bapak2
Irni Yusnita
keren banget ceritanya 👍
Linda Wati
next 🌹🌹🌹♥️♥️♥️
Lilik Juhariah
lucu banget sih author , pingin ngakak
Kecewa
Supry Atun
berati gosok gigi ya othor kumur2 🤣🤭🙏🏻
Supry Atun
author suka burung perkututnya ayahnya yasin kwkwkwkw🤭🤣🤣🙏🏻
Supry Atun
betul mbok
Supry Atun
pakai syarat aja hahahaha biar + pusing aldavanya 🤭
Supry Atun
Luar biasa
Supry Atun
iya itu pasti thor.kebaikan di balas dengan kebaikan kejhatan di balas dengan kejahatan.tinggal nunggu saatnya author balasnya hehehej🤣🤭🙏🏻
Titik Handayani
mungkin penulis gak tau ya,kalau masa indah wanita hamil itu setelah melahirkan.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!