NovelToon NovelToon
Kembali Menemukan Cinta

Kembali Menemukan Cinta

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu
Popularitas:311
Nilai: 5
Nama Author: bammoon

**"Bagaimana jika seseorang yang ingin kau sembuhkan justru menjadi alasan hatimu sendiri terluka?"**

Setiap orang memiliki masa lalu yang ingin dilupakan. Namun, tidak semua orang mampu melepaskan kenangan yang pernah membuatnya bahagia.

Begitu pula dengan seorang lelaki yang masih terjebak dalam penyesalan masa lalunya. Di balik sikap dingin dan tatapan kosongnya, tersimpan sebuah kisah cinta yang belum selesai. Ia terus menunggu seseorang yang entah akan kembali atau tidak, seolah waktu berhenti sejak hari ketika ia kehilangan sesuatu yang paling berharga dalam hidupnya.

Hingga suatu hari, seorang murid baru datang ke sekolahnya.

Gadis pendiam yang awalnya hanya ingin menjalani kehidupan sekolah dengan tenang itu tanpa sengaja menaruh rasa penasaran pada sosok lelaki yang selalu terlihat menyendiri.

"Aku datang karena pena dengan kisahmu. Namun tanpa sadar, aku justru ingin menjadi bagian dari kisah yang baru dalam hidupmu"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon bammoon, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kemana Hikari?

Pagi hari nya seperti biasa hikari sudah siap-siap ke sekolah nya dan segera berangkat.

setelah beberapa saat akhirnya sampai di sekolah, saat masuki gerbang sekolah hikari menyapa beberapa teman yang ia kenali.

saat menuju kelas nya hikari tidak sengaja melihat sosok keiran yang berdiri di depan kelas bersama temannya. Seperti nya dia juga baru datang, karna keiran terlihat masih membawa tasnya.

oh dia udah sekolah lagi.

Hikari senang melihat keiran yang sudah kembali bersekolah.

Karna kelasnya bersebelahan jadi hikari hanya melewati dengan perasaan yang sedikit canggung, dan beberapa temannya keiran bercanda pada keiran saat hikari melewati nya.

"wih cewe yang suka ama lu ya kei"

"gila, dia cantik blasteran orang luar coy"

mereka terus berseru bercanda pada keiran tapi tidak ada tanggapan dari keiran dia hanya menatap hikari sekilas tanpa sapaan begitu juga hikari dia hanya melewati keiran.

keiran merasa terganggu dengan godaan mereka langsung masuk kekelas nya.

Hikari yang sudah memasuki kelasnya langsung di sapa oleh temannya. "pagi, ki" hikari menjawab sapaannya sembari tersenyum dan langsung duduk di bangkunya.

Setelah duduk di kursinya hikari memikirkan keiran, karna keiran sudah kembali sekolah apa dia akan ingat dengan perkataan nya waktu itu. Keiran juga tidak menepati janji, jadi hikari berpikir apa keiran akan meminta maaf lagi karena dia tidak datang.

Setelah beberapa saat memikirkan itu bel masuk pun berbunyi membuyarkan lamunan hikari saat ini, dia langsung mengeluarkan buku pelajaran nya.

pelajaran nya berlangsung cukup lama para siswa saat ini sedang fokus dengan pelajaran nya suasana nya hening kadang-kadang ada yang berbisik-bisik ada yang meminta izin ke toilet dan saat guru mulai tidak ada mereka berbisik mengobrol sangat keras, dan itu adalah kebiasaan kelasnya.

Waktu berlalu bel istirahat pun berbunyi semua siswa berhamburan keluar ke adaan sekolah jadi semakin ramai.

Neta mengajak hikari ke kantin dan hikari pun mengiyakan mereka berdua dan beberapa temannya menuju ke kantin, tidak ada hal aneh dia tidak ingin lagi terlibat dengan apapun di sekolah karna kejadian yang menimpa nya saja sudah cukup buat kapok.

Tak lama hikari melihat keiran dan para temannya sedang menyapu halaman sekolah ia sempat menghentikan langkah nya dan sedikit melihat dengan jelas. yah dan ternyata itu benar keiran dia baru ingat mereka di beri hukuman waktu itu oleh kespek.

Neta menyadari hikari yang berhenti dan melihat ke arah yang di liat hikari, dia mengetahui apa yang di liatnya. Neta hanya tersenyum lalu menepuk bahu hikari.

"cepet jalan"

Hikari menoleh ke arah neta ternyata dia malah terdiam sesaat ketika melihat keiran yang sedang di hukum. "oh iya, ayo" Hikari pun kembali berjalan bersama neta.

"lo sesuka itu ya sama kei"

Neta bertanya sembari tertawa kecil, karna hikari selalu tertarik pada keiran, dimana pun keiran terlihat hikari akan memandangi lelaki itu.

"e-enga bukan suka, aku cuman kasian liat dia. katanya dia sakit tapii dia harus kena hukuman kaya gitu"

Hikari dengan cepat menjelaskan agar tidak ada kesalah pahaman. Tapi neta hanya tertawa melihat ekpresi nya yang begitu panik saat dia bertanya seperti itu.

"haha, iya iya deh"

Hikari langsung terdiam karna menurut dia ini memang sebuah rasa kasian saja bukan rasa suka, dan rumor tentang dia dan keiran itu juga tidak benar. Padahal hikari hanya ingin berteman tapi mereka selalu mengira kalo dia suka pada keiran.

Sesampainya di kantin Neta Hikari dan teman yang lainnya pun segera duduk di kursi yang kosong mereka juga membawa makan masing-masing.

Hanya ada pembicaraan yang ringan di meja mereka dan bercanda tawa, di area kantin juga sangat ramai jadi bukan hanya mereka yang tertawa seru.

"Hikari kenapa kamu suka kei, dia emang ganteng sih tapi udah ada yang punya"

Tiba-tiba salah satu teman kelas hikari berkata seperti itu hikari terdiam dan bertanya-tanya tentang apa yang di maksudnya. "emang nya keiran udah punya pacar" sekali lagi hikari bertanya seperti itu karna sebelum nya hikari bertanya pada fio, dan fio bilang dia tidak punya pacar.

"apaan sih dara mereka kan dah putus"

Sebelum dara memberi kan jawaban pada hikari teman satunya berkata seperti itu, dan membuat hikari kembali bertanya-tanya.

"lah dia kan cowo sad boy, semua sekolah tau kali"ucap dara sembari tertawa dan yang lainnya ikut tertawa, dia tidak memberikan jawaban pada hikari dia malah melanjutkan percakapan pada yang lainnya.

Hikari terdiam tidak bertanya lagi, neta yang hanya mendengarkan dan sesekali ikut bercanda dengan mereka. Neta menyadari hikari terdiam tidak ikut mengobrol.

"gak usah di pikirin, kei emang udah gak punya pacar"

Hikari yang mendengar langsung menoleh ke arah neta, dan mengangguk. Sebenarnya apa yang terjadi pada keiran sebelum dia datang ke sekolah ini. Itu pertanyaan yang ada di pikirannya.

Beberapa saat mengobrol hikari bilang ingin ke toilet jadi dia pun meninggal kan kantin dan berkata akan kembali keseini.

Hikari berjalan menuju toilet sendirian dia sudah menghapal area di sekolah baru meskipun baru beberapa hari ini dia taunya.

Setelah masuk ke toilet hikari melihat ada beberapa orang yang sedang ada di toilet dan ada 3 orang yang berdiri di kaca toilet sedang membenarkan make up mereka, wajah mereka terlihat sedikit angkuh jadi hikari hanya menyapa dengan senyuman.

Sedangkan di kantin mereka yang sedang menunggu hikari kembali, hanya mengobrol neta juga ikut mengobrol sembari tertawa.

"gue denger lo jadian sama rian, net"

Sahut teman neta membuat neta sedikit terkejut dengan pertanyaan itu "tau dari mana lo"

"yaelah, masa kita gak tau. orang lo kemarin kesini sama rian tadi juga yakan"

Neta terdiam, jadi mereka udah tau sialan. Ternyata dia tidak bisa lagi menyembunyikan hubungannga dengan rian dia kira tidak akan ada yang tau.

"Yaudah sih" Neta mencoba untuk mengalihkan pembicaraan agar tidak berlanjut bertanya tentang hubungan keduanya "eh hikari kemana ko lama banget di toilet"

Ke dua temannya yang menyadari itu langsung teralihkan "oh iya, padahal sebentar lagi istirahat nya selesai"

Dara mengganguk mendengar ucapan Seli "iya ya, yaudah sih kayaknya perutnya sakit atau dia ketemu orang yang di kenal" setelah mendengar penjelasan itu mereka berdua mengganguk dan merasa ada benarnya ucapan dara itu.

Setelah beberapa menit berlalu, Hikari tidak juga kembali ke kantin. Ketiga temannya mulai merasa heran karena waktu istirahat hampir selesai, sementara gadis itu belum menunjukkan batang hidungnya.

Neta yang sejak tadi sesekali melirik ke arah pintu kantin akhirnya meletakkan sendoknya.

"Ini anak ke mana sih? Lama banget."

"Mungkin antre di toilet," jawab Seli sambil menghabiskan minumannya.

"Tapi tadi kan dia bilang cuma sebentar," sahut Neta.

Dara yang sedang memainkan ponselnya mengangkat wajah. "Ya udah, coba chat aja."

Neta segera mengambil ponselnya dan membuka ruang obrolan Hikari. Dia mengetik pesan singkat, menanyakan keberadaan gadis itu. Namun, setelah beberapa saat menunggu, pesannya belum juga dibalas.

"Belum dibaca," gumamnya.

"Telepon aja, Net," saran Seli.

Neta mengangguk, lalu mencoba menghubungi Hikari. Sayangnya, panggilan tersebut tidak mendapat jawaban.

Bel masuk tiba-tiba berbunyi, membuat ketiganya saling berpandangan.

"Udah bel, nih," ucap Dara sambil berdiri.

"Ya udah, kita balik dulu. Dia juga bakal ke kelas, udah bel juga" ujar Seli.

Neta sebenarnya masih merasa sedikit khawatir. Namun, mengingat Hikari sudah cukup mengenal lingkungan sekolah, dia berusaha berpikir positif. Akhirnya, ketiganya meninggalkan kantin dan kembali menuju kelas.

Di kelas guru sudah masuk ke dalam kelas dan memulai pelajaran nya tapi dia menyadari ada bangku yang kosong dan bertanya bangku siapa itu.

"Siapa yang duduk disana kemana dia, udah bel masuk masih keluyuran di luar" ucap nya tegas

Siswa di kelas itu hanya terdiam tidak memberikan jawaban karna memang tidak ada yang tau, tapi neta langsung membuka suara untuk menyelamatkan temannya itu.

"Dia ke toilet dulu pak"

Guru itu langsung paham lalu melanjutkan pelajarannya.

***

Sedangkan Hikari saat memasuki toilet dia bertemu dengan ketiga orang itu wajah ketiga nya terlihat angkuh melihat pergerakan hikari sampai akhir.

Saat hikari akan keluar mereka menghentikan hikari dan mengajak nya mengobrol, hikari merasa enggan mengobrol dengan mereka tapi dia tetap harus menjawab apapun pertanyaan mereka.

"lo anak baru itu ya"

"iya" Hikari hanya menjawab singkat

"ada sesuatu yang mau gue omongin sama lo tau, tapi kita baru ketemu"

"oh, apa itu"

"lo ikut kita, disini agak berisik"

"aku masih bisa denger kok dan kalo gak penting bisa nanti aja"

"ini tentang kei, ada yang harus lo tau tentang kei"

mendengar kata kei, hikari langsung tertarik siapa tau mereka mau mengatakan apa yang dia ingin tau, karna dia mendengar perkataan dara di kantin tadi, kalo semua orang di sekolah tau tentang keiran, jadi dia mungkin juga tau apa yang terjadi pada keiran.

"oh yaudah ayo" hikari mengiyakan ajakan mereka bertiga tanpa bertanya apapun lagi

Mereka bertiga saling menatap satu sama lain tidak ada pertanyaan lagi pada hikari, hingga akhirnya mereka mengajak hikari untuk mengobrol di tempat yang sepi karna masih banyak orang di luar sana obrolan nya akan tidak terlalu seru, pikirnya.

Hikari mengikuti mereka tanpa ada percakapan di antara mereka tidak ada rasa curiga juga jadi hikari hanya diam dan mengikuti nya.

1
Paw_chan🐾
wah
Im Human
lanjut penasaran banget
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!