NovelToon NovelToon
Ayah Sambungku K-Pop Idol

Ayah Sambungku K-Pop Idol

Status: sedang berlangsung
Genre:Berondong / Konflik etika / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Beda Usia / Cinta pada Pandangan Pertama / Fantasi Wanita
Popularitas:4.5k
Nilai: 5
Nama Author: Lalalati

Novel Ketigabelas💛

Kirana adalah seorang ibu tunggal dengan satu orang anak perempuan yang masih SMP. Suatu hari, Sienna, putri dari Kirana, bersama dengan teman-temannya dan didampingi oleh sang ibu, datang ke sebuah konser boy group asal Korea Selatan, Stray Kids.

Tanpa sengaja Kirana bertemu dengan Hyunjin, center dari grup idola tersebut dan secara ajaib mereka saling jatuh cinta. Segala kerumitan terjadi setelahnya. Namun bukannya membuat hubungan mereka berakhir, hubungan Kirana dan Hyunjin malah terjalin lebih kuat.

Bagaimana kisahnya? Apakah akhir bahagia akan Kirana dan Hyunjin dapatkan?

Unofficial Soundtrack: Always Love (D4vd ft. Hyunjin)

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lalalati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 14: Pergi

"Jangan berkata begitu," ujar Kirana menenangkan. "Aku pun sama, sibuk dengan banyak hal. Aku sudah setuju untuk menjalin hubungan ini. Itu artinya aku pun akan menjaga kepercayaanmu. Aku orang yang sulit jatuh cinta, jadi saat perasaanku sudah tertuju padamu, aku tak yakin bisa jatuh cinta lagi pada seseorang."

Hyunjin tersenyum mendengar penuturan Kirana. Raut wajahnya penuh syukur. "Terima kasih. Aku lega mendengarnya, aku tidak salah menilaimu."

Hyunjin kembali mencumbu Kirana. "Satu kali lagi sebelum aku pergi?"

Kirana mengangguk dan menarik tengkuk Hyunjin hingga bibir mereka kembali bersatu. Dan sesaat kemudian tubuh mereka kembali menyatu.

Setelah itu, kembali mereka berpakaian.

"Aku pergi. Managerku sudah menjemputku," pamit Hyunjin.

Kirana memeluk Hyunjin, merasa belum rela karena harus berpisah. Ia masih ingin memeluknya seperti ini.

"Aku akan merindukanmu lebih dari sebelumnya," ungkap Hyunjin seraya membalas pelukan Kirana dengan erat.

"Aku juga. Aku bahkan masih belum bisa mempercayai semua ini terjadi. Kamu di sini, di kamarku, memelukku. Ini pasti mimpi."

"Kau tidak bermimpi. Baiklah," Hyunjin melepaskan pelukannya. "Perpisahan ini hanya untuk sementara. Kita akan segera kembali bertemu. Nanti harus kau yang pergi menemuiku. Berjanjilah?"

Kirana mengangguk. "Aku akan secepatnya menemuimu."

"Jangan blokir nomorku lagi."

"Baiklah, tidak akan."

"Okay." Hyunjin mengecup kening dan bibir Kirana. "Aku harus pergi sebelum putrimu memergokiku."

Kemudian keadaan aman, Sienna masih tidur di kamarnya. Hyunjin pun meninggalkan apartemen Kirana dan pergi bersama sebuah mobil van premium yang datang menjemputnya.

Hyunjin benar-benar sudah pergi. Kirana kembali berbaring di tempat tidur dan membayangkan setiap detik hal yang baru dialaminya. Aktivitas yang masih membuat inti tubuhnya bereaksi. Belum apa-apa Kirana sudah rindu.

"Aku bakal datengin dia. Di manapun dia berada," tekad Kirana.

Kemudian karena kelelahan dan belum tidur sejak semalam, Kirana terlelap. Ia terbangun saat menjelang siang. Ia bersiap untuk pergi ke toko rotinya. Saat akan pergi, Kirana melihat sebuah kartu kredit di nakas tempat tidurnya.

"Apa ini Hyunjin yang nyimpen di sini?" gumamnya.

Kirana mengirimkan pesan pada Hyunjin.

Kirana: Apa ini kartumu?

Kirana: (mengirim foto kartu kredit)

Kemudian ia pun pergi ke toko roti miliknya.

Sambil mengecek pekerjaan para karyawannya, Kirana terus melirik ke arah ponselnya, menunggu jawaban dari Hyunjin. Namun sepertinya Hyunjin sedang sangat sibuk sampai tak sempat membuka ponselnya.

Tiba-tiba pintu toko itu terbuka. "Selamat datang," sapa Kirana beserta para karyawan Baked by Kiran.

"Kalian..." Raut wajah Kirana berubah dingin mendapati dua mantan sahabatnya berdiri di ambang pintu.

Kirana memutar bola matanya dan mendumel dalam hati untuk apa mereka datang. Ia yang tengah mengecek toples-toples berisi macaron pun memilih kembali ke kantornya yang terletak di belakang toko.

Namun sebelum Kirana pergi, salah satu dari mereka menghampiri Kirana. "Kiran, kita pengen ngobrol. Sebentar aja."

"Sambil makan roti dan ngopi," sahut teman Kiran yang satunya lagi. Ia segera ke konter untuk memesan roti dan kopi yang memang tersedia di menu.

Kemudian ketiganya sudah berada di area outdoor toko itu. Mereka duduk di meja yang berada di bawah sebuah pohon rindang.

"Kalian mau ngomong apa lagi?" Kirana to the point, tidak ingin berlama-lama bersama kedua mantan sahabatnya itu. "Tolong cepet ya, gue sibuk."

"Kiran, kita mau minta maaf lagi sama lo," ucap salah satunya. "Please, Kiran. Ini udah mau dua tahun. Lo gak lihat apa gue sama Sita bener-bener nyesel nyembunyiin hubungan Oscar sama Giselle waktu itu."

"Bener, Ran. Kita nyesel banget. Kita gak tahu harus gimana lagi biar lo maafin kita. Kita udah sahabatan sejak SMA loh, sejak lo nikah sama Oscar pas kita baru lulus SMA. Masa lo mau udahan gitu aja?"

"Denger ya, Maya, Sita, gue udah maafin kalian kok. Cuma ya udah bagi gue kita udah gak akan bisa kayak dulu lagi. Gue lebih suka nganggep kalian orang lain sekarang. Harus berapa kali lagi gue harus ngomong?"

"Justru itu, Ran. Dengan jawaban lo yang selalu ngomong gitu, kita jadi tahu kalau lo masih belum maafin kita. Sekarang lo ngomong aja, salahin kita, lo marahin kita sampai lo lega."

Kirana sudah jengah dengan sikap keduanya. Biasanya Kirana akan pergi dan mengabaikan mereka. Namun kali ini sepertinya ia harus benar-benar mengabulkan keinginan mereka.

"Ya udah. Gue bakal ngomong supaya lo berdua berhenti minta maaf sama gue. Wajar gue benci sama perbuatan lo berdua. Lo berdua sahabat gue 'kan? Tapi gimana bisa lo nyembunyiin perselingkuhannya Oscar di belakang gue? Kalian gak punya hati. Gak pantes gue sebut sahabat. Bahkan, gue ngelihat kalian bareng sama Oscar dan Giselle waktu reuni geng Fanta Black. Gue lihat foto kalian. Lo, May, bareng Vino. Dan lo, Ta, bareng Ernest. Juga, Oscar bareng Giselle! Foto lo berenam ada di dalam satu frame! Maksud kalian apa sih?! Gue gak akan ngejudge kalian yang selingkuh dari Martin dan Dion, tapi kenapa kalian harus nutupin hubungan mereka juga? Bahkan lo berdua jadi mata-matanya Oscar supaya dia gak ketahuan sama gue. Dan itu gak sebulan dua bulan, setahun kalian nyembunyiin semua!"

Semua unek-unek itu Kirana keluarkan dari hatinya yang sudah ada di dalam hatinya selama dua tahun terakhir. Selama ini, Kirana sengaja bungkam. Karena terlalu menyakitkan mengingat peristiwa itu. Membicarakannya hanya akan mengoyak lukanya yang menganga lebih dalam. Bagaimana tidak, tidak hanya kehilangan suami, saat itu Kirana juga kehilangan dua orang sahabatnya.

1
Adinda Putri
👍🏻Lanjut up nya..... 💪🏻💪🏻💪🏻💪🏻.....
lalalati: makasih bintang limanya kaaak
total 1 replies
jhiee
mau baca tapi gak Terima my bias nikahin janda😭😭😭
jhiee: tidak apa apa namanya imajinasi kak. gak kenyataan 😭😭 tapi bacanya sambil membayangkannya agak nyesek juga🥲
total 2 replies
lalalati
maaf kakak2 aku gak update kemarin. hari ini yaa diusahakan. stay tune!
Siti Nina
Waaww,,,lanjut thor slalu di nanti 👍🙏💪😊
Siti Nina
Lanjut thor jgn lama" up nya double up dong 🙏😁 makin menarik ceritanya 👍👍👍
Anrezta Zahra
tambah lg thor....
Siti Nina
Lanjut ttp semangat thor 💪👍😊
Siti Nina
Lanjut thor jgn lama" up nya klw bisa double ya 😁👍
Siti Nina
oke ceritanya keren 👍👍👍
lalalati: makasih kak bintang limanya 🥰
total 1 replies
Siti Nina
Lanjut thor oke ceritanya bikin penasaran 👍🤔
Siti Nina
Menarik ceritanya 👍👍👍
Siti Nina
Mampir thor
lalalati: welcome kak 🥰
total 1 replies
Isna Wati
semakin penasaran ceritanya
Isna Wati
lanjut thor
lalalati: stay tune kakaaak
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!