NovelToon NovelToon
Barryneald

Barryneald

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Cintamanis / Patahhati / Badboy / Tamat
Popularitas:104.6k
Nilai: 4.8
Nama Author: Kei68

Semenjak mama dan kakek meninggal, hidup Ryuna seperti kereta api tanpa rel. Memiliki papa, namun dia tak pernah mencintai mamanya dan menginginkan dirinya. Bagi papanya, hidup dengan mamanya itu hanya sebuah kecelakaan dan paksaan.

Memiliki kepribadian introvert dan pendiam. Ryuna sering kali di-bully dan dipandang remeh oleh teman-teman satu sekolahnya.

Hidup Ryuna terasa komplit.

Ya, komplit untuk semua luka dan derita.

Tapi, sikap lembut Barry padanya membuat Ryuna sering kali marah dan tak membutuhkan belas kasihannya.

Barry menegaskan bahwa dia benar-benar mencintainya. Tapi, semua lelaki di mata Ryuna sama saja. Mereka hanya sosok pria kasar yang berhati dingin.

Apakah Barry juga bersikap dingin seperti papanya suatu hari nanti? Apakah mungkin cinta yang dilontarkan Barry itu tidak semata-mata hanya untuk menjebak lalu mempermalukannya di depan semua orang?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kei68, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 14. Seorang Pemikat Hati

Tling!

“Sebuah pesan!”

Ryuna terkaget setengah mati ketika mendapatkan sebuah pesan singkat dari salah satu akun media sosialnya. Mengherankan, tumben-tumbenan ada yang mengirim pesan padanya? Padahal akhir-akhir ini tidak ada yang datang meskipun hanya menanyakan kabar.

*Tapi ini cowok! Karena selama ini seluruh isi pesannya selalu dari Viona dan gadis itu yang selalu menghibur dirinya di kala sedih dan murung. Ryuna beranjak dari duduknya menuju balkon kamarnya yang luas. Ia segera mengecek profil cowok itu. Ah, rupanya akunnya sedang aku ikuti*. Tapi, kenapa dia menyapaku? Begitu pikirnya. Padahal dulu suka-suka saja mengikuti akun orang lain biar pengikutnya bertambah, tapi orang ini mengirim pesannya terlalu sopan.

"Namanya, Pratama?" Ryuna mengangguk kecil.

Pratama

Hai, Kak?

Hihihi... Ryuna tersenyum geli membacanya, diumur delapan belas tahun ini terasa sudah menjadi senior saja. Daripada gabut, ia malah tertarik untuk membalas pesan sopan tersebut.

Ryuna Carrina

Ya?

Ryuna malah berpikiran sejenak. Kenapa aku peduli?

Karena selama ini dirinya tidak terlalu suka mengenal banyak orang, apalagi menghabiskan waktu meski hanya berbalas pesan dengan orang baru seperti sekarang. Tapi, ini cuma dunia maya kan?

Ryuna tersenyum miring, daripada menjadi sopan melulu dia malah iseng-iseng mengajak orang itu mengobrol.

^^^Pratama^^^

^^^Orang mana?^^^

Percakapan di mulai, saat Ryuna mulai menjawab pertanyaan sederhana itu hingga menjawab pertanyaan yang sedikit aneh seperti.

^^^Pratama^^^

^^^Ada yang marah jika aku nge-chat?^^^

Lo pikir gue nggak tau maksud dan tujuan lo hah? Batinnya. Orang yang seperti itu sudah termasuk dalam kategori playboy cap kuda buntal.

Aissh... benar-benar nggak bisa diharapkan. Batinnya lagi. Namun, Ryuna semakin larut dalam isi percakapan itu hingga tak sengaja dirinya malah mengirim fotonya bersama temannya.

“Heeh, kok gue malah berani begini sih?” Ryuna menepuk keningnya pelan, merutuki tingkahnya yang sudah kelewatan. Ia mencoba untuk menarik kembali foto itu tapi tidak bisa. Waduh... ini baru gawat.

Bagaimana jika laki-laki itu mengenalnya di dunia nyata? Ini lebih parah lagi.

^^^Pratama^^^

^^^Manis.^^^

“Katanya manis?” Ryuna tersenyum sungging.

Oke fix. Dia bukanlah orang pertama yang mengatakan itu, tapi yang jadi masalahnya kenapa dia seperti mengajak pacaran ya? Wah, ini anak mau ngajak gue main jambak-jambak rambut nih.

^^^Pratama^^^

^^^Maukah kamu menjadi kekasihku?^^^

Ryuna Carrina

Maaf gue nggak pacaran.

^^^Pratama^^^

^^^Siapa juga yang mengajak pacaran, itu dosa.^^^

Isi pesan dari pria itu malah membuat Ryuna bingung.

"Lah? Dia bilang begitu. Terus dia mau aku apa? Jadi bininya heeh... jangan buat perasaan ini bergejolak ya," Gerutunya. Sempat digigitnya ponsel dalam genggamannya tapi tidak jadi, kasihan. Sebenarnya bukan ponselnya yang salah, tapi orang asing itu.

Ryuna semakin larut dalam teman dunia mayanya. Kok malah jadi halu begini? Tujuannya kan agar dia mau jadi temannya aja.

Salah sasaran gue jadinya. Ryuna menggaruk-garuk kepalanya yang tak gatal. Bingung.

Coba dipikirkan, baru satu hari berkenalan sudah berani berkata:

"Bisakah kamu membuka hati untuk saya?" Mana ada orang dunia maya suka dengan waktu singkat. Tanpa ada pertemuan lagi.

Oke fine. Dia playboy. Gerutunya dalam hati.

Ryuna tidak akan memendam kisah ini sendirian, diceritakannya tentang hal itu pada temannya Viona yang siap mendengarkan curhatannya. Setelah merintis kisah lebih jauh dan mendalam, Viona akan menyelidiki akun baru itu di dunia nyata. Dia mengikuti akun tersebut dan mencari tahu tentang laki-laki maya itu.

^^^Vionaletta^^^

^^^Jadi, namanya Pratama?^^^

Ryuna Carrina

Itu kan yang tertulis di akunnya? Tapi, dia malah mengatakan jika dia mau dipanggil Ardan.

Baru kali ini Ryuna mengenali pria yang terbelit-belit hanya untuk mengatakan nama aslinya.

Lo pikir gue akan apakan nama asli lo heeh, begitulah pikirnya. Ryuna menjadi kesal sendiri karena merasa laki-laki yang bernama Pratama itu sedang memainkannya. Sebuah senyuman kecil misterius malah membuatnya semakin menyeramkan.

Oke. Jika itu maunya. Ryuna menggelengkan-gelengkan kepalanya.

Tling!

Sebuah pesan masuk lagi, ternyata dari Viona. Dia mengatakan jika Pratama itu juga mengirimkan pesan yang sama setelah akunnya diikuti balik.

"Hah? Demi kucing tetangga nyemplung ke got tetangga sebelah, dia beneran kek gitu? Dia akan mengirim pesan pada orang yang mengikutinya? Kenapa begitu?" Ryuna benar-benar tak habis pikir, gila! itulah kata yang muncul dipikirannya.

*"Oke fix*, entah ke berapa kalinya gue bilang kalau dia playboy cap unta menangis membayangkan, eh...."

^^^Vionaletta^^^

^^^*Ryu, mending lo gak usah balas chat dia lagi. Masa dia ngatain gue* bocil?^^^

Ryuna Carrina

Hah? Kok bisa?

^^^Vionaletta^^^

^^^Tadi dia minta foto terus gue kirim, eh dia malah bilangnya begitu. Nyebelin, sok.^^^

Ryuna terkekeh kecil. Agak lucu sih, dirinya sudah merasa percaya diri. Dikiranya laki-laki itu hanya berkata seperti itu padanya, eh ternyata bukan.

"Oke fix. Dia playboy," Umpatnya.

Semenjak kejadian itu Ryuna berhenti dan langsung mengganti nomor ponselnya. Tak ingin lagi mengenal pria itu yang ternyata bukanlah orang baik.

"Nggak di dunia nyata, nggak di dunia maya, semua cowok sama aja. Mereka kayak orang yang nggak berguna cuma mampu menebarkan kata-kata manis yang membuat hati mereka luluh," Ketusnya.

*“Oke fix*. Dia playboy,” Katanya lagi.

Tadi Viona sedikit bercerita jika dia sebelumnya pernah melihat rupa cowok itu. Katanya dia adalah teman mantan pacarnya, mereka pernah berfoto bareng saat satu tim dalam permainan sepak bola.

^^^Vionaletta^^^

^^^Gue tadi nanya sama mantan pacar gue, kalau temannya itu memang ganteng. Tapi, sayangnya playboy, dia punya banyak teman cewek dan dekat sama mereka cuma buat kesenangan aja. Gue ingatin aja ya Ryuna, lebih baik nggak usah sama dia. Nggak usah balas chat dia lagi.^^^

Ganteng? Masa iya sih? Ryuna melihat profil cowok itu dan terus menggulir fotonya, setelah ditelusuri lebih jauh memang kenyataannya begitu. Entah rasa dari mana, ia merasa pernah melihat laki-laki di....

“Sekolah?”

Laki-laki yang hampir saja membuatnya jadi patung dan mengambil bola dari tangannya lalu pergi begitu saja dengan senyuman manisnya. Yang itukah?

“Jadi, dia satu sekolah sama gue?” Gumamnya pelan.

Tapi, mengingat dia yang berlatar belakang cowok yang kurang baik, Ryuna batal untuk melanjutkan perkenalan mereka. Tapi, dia ganteng....

Ryuna malah dibuat dilema, mau tak mau akhirnya melupakan kejadian dan juga laki-laki yang bernama Pratama itu. Untuk berusaha membenci dan menghilangkan rasa suka yang sempat tumbuh sebesar upil. Ryuna hanya akan mengingat kata sakral ini.

*“Oke fix*. Dia playboy," Katanya lagi. Ryuna mencoba untuk membencinya.

...***...

“Pagi yang indah ya?” Ungkap Viona tersenyum lebar pada dunia, pagi ini dia tertarik untuk pergi berjalan-jalan mengelilingi gedung sekolah bersama si gadis introvert, Ryuna.

Namun, gadis itu hanya membalasnya dengan bergumam kecil. Mengingat percakapan mereka kemarin lewat pesan, Viona jadi berpikir Ryuna merasa kecewa karena Pratama.

“Ryu, are you okay?” Tanyanya.

“Fine.” jawab Ryuna tapi tetap bermuka datar.

“Serius nih? Mukanya sudah seperti tembok kelas loh, mulus tanpa jerawat," Kelakarnya.

“Aissh... udahlah, nggak usah melawak.” Jawabnya dengan suara yang semakin terdengar dingin.

“Kenapa sih Ryu? Gara-gara yang kemarin ya? Kan gue udah bilang, jangan lagi dipikirin. Dia itu nggak baik buat lo Ryuna sayang, lo lebih pantas dengan Barry yang nggak ada kurangnya sama sekali.” Ucapnya yang terdengar hiperbola.

“Tau dari mana kalau tuh anak cabe rawit baik?” Ryuna semakin berani mengeluarkan emosinya.

Viona meliriknya dengan tatapan meledek, bahkan cuping hidungnya hampir mekar mendengarnya. “Ini lo, Ryu? Lo bilang Barry cabe rawit, wah... sungguh luar biasa.”

“Memang kenapa sih. Gue juga manusia," Ketusnya.

“Nggak disangka gadis pendiam ternyata....”

“Memang kenapa kalau gue pendiam, jangan salahin sikap gue.” serangnya dengan kesal.

“Oke-oke, gue cuma kaget aja.” Viona terkekeh pelan melihat perubahan Ryuna yang tiba-tiba.

1
ᴍ֟፝ᴀʜ ᴇ •
kasian ryuna, korban broken home
ᴍ֟፝ᴀʜ ᴇ •
semangat
Kam1la
selamat kak, karya kk sudah taman and happy ending. saya suka
Keii68: makasih kak :')
total 1 replies
Ai_syida
semangat up nya thor 🤗
Keii68: mksih kak :))
total 1 replies
Rian Cappuchino
kak mampir yuk ke Novel ku.Judulnya "Ray Stardust".Kutunggu kedatangan kalian.

Terima kasih
Om Rudi
Yuk tertawa bersama di Petualangan Tina Ayu
Om Rudi
lanjut
TAUFIQ H.
Kalau ada waktu boleh mampir ke "RANSA - Rasa dan Rahasia" kak. Saya akan selalu menantikan jejak kakak
Wynstelle
Good thor
chonurv
semangat
Mia Mlnd
like kaka 🤗😍
semangat dan sukses selalu ya
jgn lupa mmapir ya 🤗😍
Driva Ratnasari
semangat ya nulisnya... ceritanya seru... boomlike deh buat karya kamu ini...
Numpang promote juga ya
kalau sempat ke karya ku juga ya guys... terimakasih..
SEMANGAT... JAGA KESEHATAN KALIAN...
Driva Ratnasari
semangat ya nulisnya... ceritanya seru... boomlike deh buat karya kamu ini...
Numpang promote juga ya
kalau sempat ke karya ku juga ya guys... terimakasih..
SEMANGAT... JAGA KESEHATAN KALIAN...
Nureti
hai kak 👋
sukses iya kak untuk karyanya

jangan lupa mampir di karya pertamaku yang menceritakan tentang cowok letoy yang selalu ditolak sama cewek dalam judul THE FAILED PLAYBOY.

Terimakasih 🙏
zoo
next up kakak zheyang semangat
Ftl03
Bom Like dari LITTLE RAINBOW 😆😆 semangat Thor.. jangan lupa mampir...
Flora
yaaah kok dihapus
Keii68: Itu pun kalau ada yang ngedukung :')
total 2 replies
ͼӈªȋϩȧ
semangat up kk
salam damai dari keturunan raja
🍬🧀Kara
Semangatt update ya kak 🤗💪
dionyzeus
semangat kak jgn lupa mampir lagi ke THE COLD CEO
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!