NovelToon NovelToon
Dibuang Karena Gendut, Dipilih Menjadi Ibu

Dibuang Karena Gendut, Dipilih Menjadi Ibu

Status: sedang berlangsung
Genre:Ibu Tiri / Romansa pedesaan / Cewek Gendut / Cerai
Popularitas:28k
Nilai: 5
Nama Author: CovieVy

Mireya Ananta diceraikan suaminya karena tubuhnya yang gemuk.

Terusir tanpa harta, ia hanya memiliki uang dua puluh ribu rupiah dan terpaksa mencari pekerjaan.

Sebuah lowongan membawanya ke kediaman Arven Zarreti, tuan tanah bengis yang memiliki perkebunan luas di sebuah desa.

Arven membutuhkan seseorang untuk mengasuh Elden, putranya yang berusia lima tahun dan menolak sekolah karena takut bertemu orang lain.

Awalnya, Arven menguji Mireya terlebih dahulu, apakah benar di bisa membuat Elden makan tanpa harus dipaksa. Ternyata, berbekal pengalaman mengasuh anak kakak iparnya, Mireya dengan mudah membuat Elden menikmati makannya.

Keesokan hari, Penghulu datang ke rumah itu.

"Kita menikah!"

Jadi lah, beberapa hari usai cerai, Mireya langsung menjadi istri pria bernama Arven.

Mireya menjadi ibu sambung bagi Elden, dan mengurus lahan pertanian milik Arven. Bagaimana kisah mereka?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon CovieVy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

13. Perubahan Elden

Arven masih berdiri di tempatnya. Tatapannya tidak lepas dari Mireya yang sedang mencangkul di kejauhan.

“Jadi selama aku pergi, dia terus melakukan itu?”

Pak Can mengangguk. “Hampir setiap hari, Tuan.”

“Hampir?”

“Kalau hujan terlalu deras, Nyonya biasanya tidak pergi ke kebun. Tetapi selain itu, bahkan ketika matahari bersinar dengan sangat terik, beliau selalu keluar bersama Tuan Muda Elden.”

Arven mengernyit. “Setiap hari?”

“Iya.”

Arven kembali melihat ke arah kebun.

Dari tempatnya berdiri, ia bisa melihat beberapa bagian lahan yang sebelumnya dipenuhi tanaman liar kini sudah jauh lebih rapi.

Ia bahkan tidak menyadari perubahan itu. Selama beberapa minggu terakhir, pikirannya terlalu dipenuhi urusan tanah di provinsi lain.

Namun, ternyata selama ia pergi, rumahnya justru mengalami perubahan yang cukup besar.

“Dia mengerjakan semuanya sendiri?”

“Tepat sekali, Tuan.”

“Kenapa dia tidak meminta pekerja yang ada untuk membantunya?”

Pak Can tersenyum tipis. “Nyonya bilang ingin mengenal tanahnya sendiri terlebih dahulu.”

Arven mengulangnya kembali dalam pikiran.

'Tanahnya sendiri?'

Perkataan itu membuatnya sedikit heran.

Mireya datang ke rumah ini sebagai seseorang yang akan mengurus Elden. Bukan sebagai pengelola perkebunan. Namun, perempuan itu justru malah menghabiskan waktunya di lahan terbengkalai.

"Bagaimana Elden? Tanyanya memastikan keadaan putranya yang setiap hari dibawa keluar di bawah teriknya matahari.

"Dia baik-baik saja, Tuan. Bahkam, sekarang setiap makan, dia begitu lahap. Mungkin karena energinya sudah terkuras seharian main," terang Pak Can.

“Dia tidak mengeluh?”

“Tidak pernah.”

“Tidak pernah?” Arven cukup terkejut mendengar kabar putranya sampai begitu berubah.

"Benar, Tuan. Hanya saja saat ini kulit putra Anda sedikit merah," ucapnya menahan senyum.

"Lalu bagaimana dengan dia?" Arven hanya memberi kode dengan gerakan kepala.

"Nyonya Mireya, Tuan?" tanya Pak Can memastikan.

"Hmmm ..."

“Sesekali Nyonya hanya mengeluh pegal.”

Arven melirik Pak Can. “Pegal? Apa perlu diantar ke dokter?”

Pak Can hampir tersenyum.

“Kalau hanya karena mengeluh pegal dibawa ke dokter, mungkin Nyonya tak akan pernah keluar untuk bekerja lagi, Tuan."

Arven tidak menjawab. Pandangan keduanya kembali tertuju pada kebun. Mireya baru saja berhenti mencangkul.

Ia menyandarkan kedua tangannya pada gagang cangkul sambil menarik napas panjang.

Elden berlari menghampirinya. Anak itu mengatakan sesuatu. Mireya kemudian mengusap kepala Elden.

Beberapa detik kemudian, keduanya tertawa.

Arven memperhatikan pemandangan itu dengan tatapan sulit dibaca.

“Sekarang Elden tampak berbeda sekali,” gumamnya pelan.

Pak Can langsung memahami maksudnya. “Benar sekali, Tuan. Elden sudah jauh berbeda.”

“Seberapa jauh?”

“Anda lihat sendiri bukan? Dulu bahkan dia sulit diajak keluar rumah.”

Arven mengangguk. Ia tahu hal itu. Sudah bertahun-tahun berbagai cara dilakukan untuk membuat Elden mau berinteraksi dengan orang lain.

Namun anak itu selalu menolak.

“Sekarang?” Pak Can menunjuk ke arah kebun. “Sekarang Elden bangun pagi hanya untuk mengajak Nyonya berkebun.”

Wajah Arven kembali mengernyit. “Setiap pagi?”

“Bahkan kalau Nyonya masih di kamar mandi, Tuan Muda akan menunggu di depan pintu.”

Alis Arven sedikit terangkat. “Menunggu?”

“Iya.” Pak Can menahan tawa ketika mengingatnya.

“Pernah suatu pagi Nyonya sedang mandi agak lama. Tuan Muda duduk di depan kamar sambil membawa boneka gajahnya.”

Arven menatapnya. “Lalu?”

“Katanya, ‘Ibu lama sekali.’”

Arven sedikit mengembuskan napas. Entah kenapa, mendengar cerita itu membuatnya merasa sedikit aneh.

Dulu Elden hanya mencarinya. Sekarang anak itu justru menunggu Mireya.

“Selain berkebun, apa yang mereka lakukan?”

“Banyak.”

“Contohnya?”

Pak Can mulai menghitung dengan jari. “Bermain di kebun. Mencari serangga. Mengumpulkan batu. Menanam bibit. Kadang Nyonya membacakan cerita.”

Arven mengangguk pelan.

Pak Can tersenyum melihat reaksi Arven. "Tidak hanya itu, Tuan. Sekarang Elden pun sudah mau mencoba makan sayur meskipun sedikit."

“Kok bisa?”

“Soalnya, Nyonya sangat keras soal sayur.”

Arven menatap Pak Can. “Keras? Apa yang dia lakukan pada anakku?”

*bersambung*

Siapa yang nggak bakalan pangling coba?

1
Dini Anggraini
Sudah beberapa bab mireya kenapa tetap gak cerita kejadian sebenarnya sama arven kak.
Esther
penasaran.....rahasia apa sih Mireya
mimief
othoooor
aku gemesssss
🫣🤣🤣🤣
mimief
hisss....gaa mempan 🫣🤣🤣
Aidil Kenzie Zie
jujur Mireya greget deh kapan kebenarannya akan terungkap tor🤔🤔🤔
SoVay: wkwkwkwk..di saat hampir tamat kaj 🤣🤣
total 1 replies
Aidil Kenzie Zie
bagaimana ini 🤔🤔🤔apa semua rahasia akan terungkap 🤔🤔
Arven jangan diam saja 😡😡😡😡
Esther
Jangan mau kalah Mireya.
Beri mereka pelajaran biar gak ngomong seenaknya.
Arven....kamu tahu apa yang harus kamu lakukan utk Mireya dan Elden
SoVay: dtampol elden kan 🤣
total 2 replies
mimief
wah...ribut ni
ayooo belajar galak
perlu aku kesana ga?
bantuin jambak🫣🤣🤣🤣
mimief: gass Thor
nungguin bang karma kelamaan
kita lewat jalur mandiri aja🤣🤣
total 2 replies
Aidil Kenzie Zie
kalo Mireya nggak mau jujur mending cari tahu sendiri Arven
mimief
gimana ya ven..
kepercayaan itu ga tumbuh dalam semalem..
dia udah pernah mencoba mempercayai seseorang dengan segenap jiwa dan raganya ,dan endingnya menyakitkan.
jadi cobalah kau bangun kepercayaan nya dulu
ambil simpatinya, dan sembuh kan lukanya
baru dia akan bisa membuka hatinya🥹
mimief
ya Allah
lucu amet si mereka🤣🤣
Esther
Arven sama Elden gk usah rebutan, Mireya milik kalian berdua😄
mimief
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
kontrak oh kontrak🤔
Aidil Kenzie Zie
astaga Mireya tinggal bilang kita menikah setelah 2hri aku cerai itu aja masih berbelit-belit 🤣🤣🤣🤣
mending jujur daripada mantan mertua yang mengacaukan semua greget sama Mire
mimief
kau tau ven
trauma diselingkuhi itu kyk kangker dufalam tubuh,ga keliatan tapi sakitnya nyata. merasuk Ampe kedalam aliran darah dan otak kita tanpa kita sadari
selalu mempertanyakan apakah kita cukup baik
apakah ini semua karena salah kita?
apakah ada g kurang dr kita?
sampai mati pasti kebawa🥹🥹
Mau nya lupa
maunya ga dipikirin
tapi...🫣🥹🥹
Esther
Mireya trauma dgn pernikahan sblmnya.
Dia takut nasib pernikahannya akan sama dgn sebelumnya
mimief: selalu semangat y ka
ga ada yg salah dr kita
mang mereka aja yg punya penyakit selingkuh 🥹
total 1 replies
mimief
ya ..ga ada selamanya ven
bahkan sekelas artis sebelah aj yg lagi rame
ketemu yg baru,setengah mampus nyerein istrinya 🤣🤣.
katanya yg baru dipilih karena lemah lembut.
hei...kami juga awalnya kembang desa
pas lama nikah jadi kembang api🤣🤣🤣
apalagi pengalaman mireya yg paket komplit...🥹
Esther
Terus terang saja sama Arven, jangan main rahasia2an Mireya.
mimief
jgnkan rumah nya
hatinya aja ga ada gerbang nya di KK
ga ada yg jagain🤣🤣🤣
mimief: insecure dia kk
total 2 replies
Aidil Kenzie Zie
kok nggak ada penjaga yang menghentikan dia🤔🤔🤔
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!