Cerita ini mengisahkan tentang dua wanita (GxG, Lesbian ) jangan di baca kalau tidak suka, skip saja... 🥰🥰
Eli Sharafina seorang gadis berusia 18 tahun, dengan sifat rendah hati, ceria dan baik. ia memiliki Sahabat yang sangat baik yaitu Cherly Angeline seusianya dari keluarga orang kaya, Dengan sifat pendiam, baik dan datar.
Saat Eli dengan sahabat baiknya, Cherly. di sekolah yang sama kehidupan mereka berdua terasa baik-baik saja. Tidak ada yang membuat mereka pecah dengan orang ketiga. namun saat kelulusan sekolah sudah selesai. Eli dapat kabar bahwa Cherly akan pergi keluar negeri untuk melanjutkan sekolahnya masuk kuliah universitas kedokteran. setelah dapat kabar itu, kehidupan Eli terasa kosong, hampa dan kesepian, tidak ada ketawa ceria, bercanda dan kebersamaan.
5 tahun kemudian saat Eli usia 23 tahun di kaget kan berita heboh di televisi, ia terkejut melihat sahabatnya, Cherly. bertunangan dengan seorang pria pilihan ayahnya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon as2357zzjdj, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 12 Dengarkanlah sayang hidupku hanya kamu
kepala terasa berat ingin sesuatu yang ringan, badan terasa pegal ingin di pijit, semenjak sering dapatkan kerjaan lembur pulang tegah malam, merasa capek badan dan isi kepala yang pusing harus memikirkan berkas, uang pemberian dari bos pun, eli tidak membeli apa pun masih tersimpan di bank, belum sempet untuk belanja sesuatu terlalu sibuk berkerja di kantor, kebetulan besok libur kerja, hari ini ingin refesing otak yang pusing, terus memikirkan kerjaan yang rumit. tepat tegah malam ini, eli berjalan memasuki club malam dengan suasana ramai orang, menari seneng dengan keadan mabuk, eli melangkah di dalam kerumunan orang-orang yang lagi asik menari.
saat sudah keluar dari kerumunan eli berjalan ke meja sana, namun saat hendak melangkah.
"hey kamu!!" sahut seorang wanita cantik dengan pakaian dress sexy berwana putih bercorak mengkilap mewah dengan rambut panjang dan anting di telinga mengkilap mewah, tampaknya wanita itu orang kaya dan tidak salah ingat wanita di depan eli mantan calon istri bosnya sempat ia gagalkan.
eli yang baru ingat seketika terkejut melihat seorang wanita yang gagal menikah dengan bosnya kini bertemu di club.
"kamu yang hamil itu bukan??" tanyanya tegas
"waduhhh...gimana ini!" Guma eli hanya terdiam bengong dengan isi kepala yang bingung
wanita itu terus memperhatikan eli dengan seksama dia merasa mencurigai eli dan entah kenapa bagi dia mengenal eli.
"hehehe....kayaknya kita belum mengenal...siapa ya kamu??". tanya eli gegep
"pernikahan saya, gagal dengan seorang wanita hamil yang muncul tidak jelas entah dari mana munculnya. dan saya rasa di lihat-lihat kamu mirip dengannya"
"hahahah...nona... dunia ini banyak wanita di mana-mana bukan satu orang...sepertinya salah orang. tidak mungkin lah..aku gagalkan pernikahan orang lain. kalau iya...mungkin saya lakukan itu karena uang bukan perebut laki orang" Ujar eli sedikit bercanda namun rasa ketakutan tercampur aduk
"iya..memang hanya saja, saya merasa ada sesuatu di diri kamu. kalau memang karna uang saya bisa kashi lebih banyak dari calon suami saya...100 miliar"
eli langsung melongo kaget ' se....seratus miliar..??"
"iya..bagi saya uang tidak terlalu sulit"
eli hanya terdiam bengong ia merasa menyesal mengikuti rencana bosnya yang hanya di kasih 7 miliar
"waaoow....orang kaya...gampang iya...keluarin duitnya..." ucap eli senyum kekeh
"iya...dong..jadi kalau ada seseorang yang mengagalkan pernikahan saya. saya pastikan hidupnya tidak akan bisa tenang selamanya"
sontak eli kaget ancaman dari wanita ini cukup menakutkan
"hahahahah!" kekeh ketawa berat tercampur aduk perasaan ketakutan eli melirik samping" haduh...sial deh aku...." ucap eli dengan nada kecil sambil raut wajah murung
"kenapa??"
"ha? ah..tidak apa-apa" tangan mengaruk belakang kelapa dengan perasaan bingung.
Kemudian setelah berbicara dengan wanita yang sempat menikah dengan bosnya di dalam club kini eli keluar dari dalam club Dengan perasaan tidak enak hati. Niat hati ingin refesing otak malah ketemu dengan seseorang yang seharusnya tidak pernah bertemu. kini Isi otak eli semakin ribut saja dan semakin pusing
"Hadehh... ternyata bumi ini sangat kecil sekali". Eli berkata berjalan pergi meninggalkan club ia tidak jadi untuk minum.
Sementara itu Cherly heran tidak biasanya eli tidak pulang apa lagi akhir-akhir ini sering pulang tengah malam, dan suka sekali tidak teratur tidur, terkadang jam 1 atau jam 2 malam baru tidur_____Cherly tahu kapan eli tidur dan tidak karena ia suka sadar kalau ada di samping dirinya suka gerasak-gerusuk tidak karuan yang terus mengeliat tidak jelas. Cherly duduk di sofa sambil melihat jam dinding____ sudah pkl 10 malam tidak kunjung pulang, Cherly cukup khawatir takut terjadi sesuatu terhadap eli.
Di Luar tampak eli memikirkan uang 100 miliar yang di katakan mantan istri bosnya tadi di club, bagi eli uang 100 miliar satu hal paling berharga sambil mengeluh dan mengoceh berjalan di lorong apartemen dengan suasana sepi
"100 miliar sebanyak itu... tapi ancamannya juga menakutkan gimana ini... sial. sial... kenapa jadi begini". Eli berkata sambil ketok kepalanya yang merasa bersalah atas berbuatanya sendiri bukan masalah uang tapi rasa sesal yang sudah menghancurkan pernikahan orang lain itu yang bikin eli tidak nyaman.
"Kepala ku semakin pusing saja... Lama-lama bisa mati ini hanya gara-gara masalah kayak gini". Ucap eli melangkah kedepan pintu.
Eli melangkah masuk tutup pintu tidak lupa melepaskan sepatu setelah ia lepas berjalan di ruangan terlihat hening dan gelap hanya lampu di luar jendela kaca yang menyoroti, Eli melihat sekeliling sudut terasa sepi apakah Cherly sudah tertidur??? ______ Eli melangkah jalan di Pintu kamar.
Di dalam kamar seorang wanita cantik tertidur terlentang dengan tenang, Eli yang melihat Cherly sudah tidur cukup lega sempat mengira Cherly tidak ada. Eli melangkah masuk ke kamar mandi membersihkan diri sebelum ingin tidur. Tidak lama Eli keluar dari dalam kamar mandi ia sudah berganti pakaian dengan baju tidur polos melangkah menghampiri kasur,
Duduk di atas kasur mengambil ponsel di atas meja, melihat di layar ponsel terdiam sambil memikirkan sesuatu.
"Apa aku kembalikan saja uang 7 miliar itu... merasa tidak nyaman dan sangat menghantui ku sepanjang hari". Guma Eli terdiam bengong..
Cherly menyadari kalau Eli sudah pulang ia membuka mata melirik kesamping melihat Eli hanya duduk membelakangi terdiam, ia pun heran, seperti ada sesuatu masalah di Eli.
"Huffttt... Sial banget aku.. " Ucap Eli dengan perasaan berat.
Cherly yang mendengar kalimat itu pun bingung entah apa yang telah terjadi pada Eli.
Ponsel yang ia pegang di letakan di atas meja naik ke atas kasur dan tarik selimut saat melihat kesamping.
"Arrrggghhh!! ". Eli pun terkejut melihat Cherly hanya melihat terdiam.
" Kenapa kaget begitu?? ".
" Wajarlah aku kaget... tidak bersuara hanya melihat... gimana aku tidak kaget.. aku kira... kamu sudah tertidur.. ". Eli pun membaringkan badannya yang lelah
" Akhir-akhir ini suka pulang tengah malam. apa di kantor begitu banyak kerjaan!? ".
" Iya... aku sering dapatkan lemburan, biar aku cepat kaya". Senyum bahagia.
"Jangan terlalu keras... kamu harus memikirkan kesehatan mu sendiri. jangan bikin aku repot ngurusin kamu"..
" Ko gitu... kamu kan dokter.. bisa kali sembuhin badan aku yang pegal-pegal ini".
"Saya bukan dokter urut".
" Jahat amat "
"Apa kamu akan tidur jam 1 malam lagi!? "
"heh.. ko kamu tahu!? "
"gerakan badanmu membuat ku terganggu"
"maaf... bikin tidur mu tidak nyaman karena ku"
"tidak apa-apa, Usaha kan tidur teratur jangan sering telat tidur tidak baik untuk kesehatan". Ujarnya.
" Hemmm".
hai kak, mampir juga di novelku ya,😊