Hayu Merdeka, gadis desa 18 tahun yang bekerja sebagai babysitter di kediaman David Beckham. Seorang CEO tampan 28 tahun, pemilik Perusahaan logistik terbesar se-Asia.
Setelah satu bulan bekerja, Hayu dilamar oleh CEO tampan itu.
Apakah Hayu menerima lamarannya...?
🌸🌸Penasaran...! Ayo reader simak ceritanya.🌷🌷🌷
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ayu_Merdeka, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Ancamannya
Langkah David tiba-tiba terhenti karena mengingat kejadian Minggu lalu, dia tidak ingin kejadian itu terulang lagi.
David mulai naik ke atas tempat tidur, dia berbaring di pinggir Elisa, dengan menatap wajah cantik Hayu, dia beranikan untuk membelai rambut Halus Hayu.
Tak disadari David memejamkan matanya, tertidur disamping anaknya, dengan posisi tangan yang memeluk mereka berdua.
Keesokan harinya. David terbangun, dia melihat Hayu dan El masih tidur.
Dia segera keluar meninggalkan kamar El karena takut kalau sampai Hayu mengetahuinya bahwa dia tidur sambil memeluk tubunya.
Setibanya dikamar David langsung ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya.
Pagi ini David memakai celana hitam, kemeja biru langit dan tidak lupa memakai jas berwarna hitam, warna favorit nya.
Dia buru-buru berangkat ke kantor tanpa sarapan lebih dulu.
Waktu berlalu begitu cepat, tak terasa sudah 1 bulan hayu bekerja pada David.
Senin pukul 22.00 di ruang kerja David
"Maaf tuan saya mau minta gaji saya !" ucap Hayu yang berdiri di depan meja kerja David
"Oya, aku sampai lupa kalau kamu udah 1 bulan kerja disini"
"Maaf karena Minggu ini aku sangat sibuk, di kantor..!" jawab David
David membuka laci disamping meja kerjanya, dia mengambil sebuah amplop berwarna coklat, segera dia memberikan amplop itu pada Hayu
"Ini berapa tuan...! kenapa ini banyak sekali..!" tanya Hayu bingung, saat membuka amplop isinya 1 bendel uang 100 ribuan
"Itu 10 juta... Yu" Jawab David santai
"Apa...?" ucap hayu kaget
"Nggak usah kaget gitu. Itu uang untuk ibu kamu. Ini....! Aku juga membeli handphone untuk mu, supaya kamu bisa menghubungi keluarga mu" jawab David sambil memberikan handphone bermerek honor pada Hayu.
"Apa maksud tuan..! aku tidak mau menerima ini semua" tolak Hayu
"Aku sudah bilang berkali-kali padamu, kalau kau sebentar lagi akan menjadi istriku..!
Jadi semua yang aku miliki, akan menjadi milikmu juga" jelas David
Hayu sangat shock mendengar perkataan David
"Saya tidak mau nikah sama tuan... Titik" ucap Hayu kesal
"Kenapa kamu itu keras kepala sekali...!"
"Kalau kamu tidak mau terima ini, Aku akan kasih tau Pak Agus, kalau kita pernah tidur bersama. Bagaimana menurutmu ?" ancam David dengan senyum menggoda
"Mungkin dengan cara itu, keluarga mu akan menyuruh ku segera menikah mu" ucap David lagi,
ha....ha...ha... David tertawa lirih,....mengejek Hayu
"Dasar licik..!" gumam Hayu lirih, sambil mengambil semua pemberian dari David.
Hayu tidak ingin membuat ibunya kecewa, karena perbuatannya.
"Kamu bilang apa...!" jawab David pura-pura tidak mendengar ucapan hayu
"Tidak tuan..... saya tidak bicara apa-apa !" ucap Hayu berbohong
"Oya... mulai sekarang, kamu panggil saja David atau sayang...! Aku tidak suka kamu memanggil ku tuan terus.." pinta David tertawa geli
"Tidak tuan " tolak hayu lagi
"Ohh...kamu lupa...?. Kamu harus menuruti semua perkataan ku, atau...!" ucap David mengancam dengan liciknya
"Ya... baik tuan..! "...eh Mas David" jawab Hayu sedikit takut
"Nah.... gitu dong... kan enak didengar !" ucap David lega, bisa ngerjain Hayu
Setelah selesai urusannya dengan David, Hayu segera kembali ke kamarnya.
Di dalam kamar dia membuka ponsel pemberian dari David, tetapi dia bingung cara mengoperasikan ponselnya.
Rasa kantuknya datang,dia meletakkan ponsel itu di atas meja, dan segera tidur.
Keesokan harinya
Seperti biasa,Hayu melakukan aktivitasnya bersama Elisa. Sedangkan David masih tidur di dalam kamarnya.
"Bik.... Papa sudah berangkat ya?" tanya Elisa pada Bi Inah
"Belum ... mbak Elisa, mungkin tuan masih tidur dikamar nya." jawab Bi Inah
"Ya udah, Ayo Tante kita ke kamar Papa" ucap El sambil menarik tangan Hayu
Cekreeekkkk Elisa membuka pintu kamar papanya,dan mendapi papanya masih tidur terlentang dengan hanya memakai boxer.
Hayu membelalakkan matanya , melihat tubuh maskulin David yang hampir telanjang itu.
"Pah... bangun Pa !" ucap El membangunkan papanya
"Huam" David menguap mulai membuka matanya.
"Pagi sayang..! sini peluk papa " ucap David memegang tangan El dan segera memeluk anaknya
David melirik, melihat Hayu sedang berdiri di depan pintu, sambil menutupi matanya dengan satu tangan. Dia mulai berfikir ingin ngerjain Hayu lagi.
"Yu sini....!" suruh David
Ayu mulai melangkah mendekati David dan Elisa
"Ada apa tuan? Eh... mas David...!" Jawab Hayu kikuk
"Tolong pijat kakiku, yang ini sangat sakit karena semalam aku keseleo." pinta David tapi bohong
"Papa kok bisa keseleo sih...!"... sini aku pijitin juga" Ucap Elisa mulai memijat kaki papanya
"El...mijit tangan papa aja. Biar Tante yang mijitin kaki Papa" jawab David sambil menggendong Elisa duduk disampingnya
"Emang tangan Papa juga keseleo ?" tanya El
"Iya sayang" Jawab David lagi
David senang bisa ngerjain Hayu, dia suka melihat expresi wajah kesal Hayu
"Dasar modus" gumam Hayu dalam hati
"Agak keatas Yu, ini juga sakit..!" ucap David sambil memegang paha atasnya
Merasa dikerjain oleh David, Dia memijat paha David dengan sangat kuat
"Auw... sakit..! teriak David kesakitan
"Rasain...!" gumam Hayu tersenyum melihat David kesakitan
masa orang yg jual hayu gak dapat hukuman
lebaik Vicky SMA Eza
aku gak rela thoor kalau Vicky harus brtangg jawab atas benih orang
Sisil to gak baik.
semoga kamu dpt perempuan yg lbih baik vik
ngadu msalh mu rmh tgga mu ke mantan aneehh..
Thor, itu ☝️☝️☝️ sengaja ditulis : sayapan, ya?
💜💜💜💜💜😘😘😘😘 Ibu
eh, daerah mana itu