【Perjuang keras meraih cinta+Cerita di waktu SMA+Romantis nonfiksi】Seseorang yang jatuh cinta kepda perempuan terpintar di sekolah... Meskipun dia bukan pria yang pandai dalam akademi tapi dia ingin membuktikan jika dia layak mendapatkan perempuan tersebut.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ananda Putra Satria Hsb, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bab2- Pertemuan Pertama Kita
Pagi yang sangat cerah di bawah langit yang indah ini aku tidak sabar ingin bertemu dengan mu hahahaha..... Yaa itulah pikiran saat itu, pertemuan pertama kita adalah momen yang tidak akan saya lupakan sampai sekarang itulah salah satu momen paling indah yang ku alami waktu sekolah. Dengan semangat saya segera bergegas memakai seragam dan tidak lupa juga memakai parfum emmm agak norak sich tapi waktu itu saya memakainya cukup banyak sampai di bilang mandi pakai parfum hahaha...... Sesampainya di sekolah saya segara masuk kelas ternyata di diko sudah berada dalam kelas , kami pun berbincang bincang satu sama lain sambil mengenalkan diri kami masing terhadap teman baru yang berada di dalam kelas suasana sangat hangat dan akrab tidak terlihat suasana canggung.
Tidak terasa bel sekolah menandakan masuk pun berbunyi dan saya pun sedikit kecewa karna si perempuan itu belom terlihat batang hidungnya "emm apakah dia hari ini tidak masuk..? Atau dia bukan kelas ini" pikir ku saat itu. Tiba-tiba ada suara motor yang memasuki area sekolah untuk menuju ke pakiran, dengan menggunakan motor bebek bewarna merah, suara motor yang seperti saringan udara di lepas, memakai helm yang dengan kaca sepenuhnya di tutup tapi uniknya helmnya hanya menutup sampai jidat hahahaha.... Ternyata dia perempuan yang kuntunggu-tunggu emmmm dasar manusia unik membuatku semakin penasaran. Sesampai di pakiran dia segera bergegas belari menuju kelas dengan belari sekuat tenaga, sesampai di dalam kelas ternyata dia duduk persis didepan saya tampa basa basi dengan nafas yang belum teratur dia menjulurkan tanganya....
"HALLO saya Nara " mengajaku kenalan dengan muka yang masih kusam, jilbab yang masih berantakan dan nafas belum terartur.
" Hallo jugaa saya satria dan kamu cantik " kata ku dengan spontan...
Saya pun tetap menggegam tangannya dengan lembut tapi tidak melepasnya memandang wajahnya dengan bengong....
" Ahhhhhh... aku cantik yang benar aja ahahahaha... Ngejek kamu yaa....." Balasnya yang masih bingung dengan perkataanku.
"Tidak kamu emang cantik" balas ku dengan mengelurkan senyumku yang menurutku cukup manis ...karna aku mencoba mengeluarkan senyum terbaiku ...
"Iyaaa iyaa aku cantik ... Kamu juga ganteng kok...... "Dia Membalas senyumanku...
Tapi aku tetap menggenggam tangannya..
"Lepasi dong .. nanti kamu suka loo sama aku kalau terus menggenggam tangan ku .. jelek gini pelet ku kuat lo.." dengan langsung menarik tangannya.
"Assalamualaikum".... Ada guru yang masuk kelas kami yang kebutulan dia wakil kepala sekolah bagian kesiswaan...
"WALAIKUMSALAM" serentak kami semua membalas salam...
Dia bernama Pak Mukti beliau terkenal dari masa ke masa dengan ketegasan kepada siapa pun dia tidak segan-segan untuk memarahi bahkan memukul jika ada siswa maupun siswi yang sudah melampaui batas. Tapi beliau juga terkenal dengan keramahan dan dia juga Guru yang paling terkenal yang selalu PRO dengan siswa -siswa di sekolahan kami, ohh yaa Pak Mukti juga terkenal dengan julukan si jari sakti agak aneh sich karna jika dia sudah menunjuk ke suatu tempat yang tadinya ribut akan sunyi, yang tadi rami akan berubah menjadi sepi.... Bahkan siswa-siswa di sekolah sini lebih takut jika Pak mukti sudah menunjuk dari pada jika ada guru yang marah-marah sambil bawak rotan. Agak aneh kan..? Tapi itulah kelebihan Pak Mukti dia tidak d takuti oleh siswa tapi sangat di segani dan d hormati.
" Selamat pagi anak-anak" sahut Pak Mukti
"Pagi Pak " jawab kami serentak
"Selamat datang di sekolah baru kalian salah satu SMA terbaik di Kota ini bapak harap kalian bangga dengan sekolahan kalian. Di sekolah ini ada beberapa peraturan yang harus kalian pahami dan ingat terutama itu laki-laki ukuran uji celanannya jangan kuran dari 18cm dan perempuan roknya jangan di atas mata kaki......."Pak mukti memberi tahu aturan-aturan yang terdapat di sekolah ini.. dan lebih banyak lagi pak mukti mengasih tau.
"Iyaa pak siap" jawab kami serentak
"Ohh iya Anak-anak yang sudah kalian ketahui jika di kurikulum terbaru ini di saat kita kelas X langsung di laksanakan pembagian kelas IPA dan IPS dan kelas ini akan terus bertahan sampai kalian kelas XII , dengan kata lain kalaian akan terus satu kelas sampai kelas XII" ucap Pak Mukti.
"Wwaahhh berarti kami akan selalu bersama sampai kelas XII emm apa gak bosen yaa . Dan saya akan terus bersama dia sampai kelas XII aahh ini pasti sangat merepotkan" pikirku saat itu.
Jika di lihat seperti Nara anak yang pinter dan aktif tapi meskipun dia anak pinter tapi dia bukan anak yang membosankan seperti anak-anak yang pinter lainnya. Di hari kedua ini pembelajaran belum normal seperti biasa di hari ini karna hari ini kami masih sibuk menentukan perangkat kelas dan masih menyusun mata pelajaran di semester 1. Di saat ingin menentukan ketua kelas wali kelas kami yang bernama ibu fatimah bertanya siapa di antara kalian yang siap untuk menjadi ketua kelas...
Dengan sepotan "IBBUUUUU DIKO AAJJAA BUKK DIKOO " teriaku ...
Di luar dugaan teman-teman ku di kelas langsung menyaut ucapanku dengan keras dan kompak " Iyaa bukk diko aja.... Setujuuuuu setuuujuuuuuuuuuuu........" Kata mereka sambil menahan ketawa....
Diko mulai mengeluarkan muka yang sinis melihat ku seperti lirikan orang psikopat.....
"Taapii bukk Taa..... "Kata Diko... Sebelum Diko menyelesaikan omongan Ibu fatimah sudah memotongan omongannya....
"Allaaa sudah sudah jangan ribut.... "Kata Buk siti fatimah..
"Sudah Diko jangan tapi tapi. Jalani dulu aja teman-temanmu juga di kelas pada setuju kok iyaa kak... "Lanjut buk Fatimah...
"Iyaa bukk setuju.. jangan kan 100%, 1000% aja kami setuju " kompak kelas kami bilang...
"Oke kalau kayak gitu Diko akan menjadi ketua kelas dan ibu berharap kalian menghargai Diko, ibu juga percaya dan yakin pasti Diko akan menjadi ketua kelas yang bijak...."
Diko mencengkram paha ku dengan keras dan berbisik d telingaku "BAJINGAN KAU... DASAR BANGSAT SATRIA"....
Aku pun dengan sepontan tertawa "HAHAHAHAHAHAHAHAH" Tawa ku cukup keras dan aku tidak bisa mengendalikan tawa kuu............
Selesai pembagian kelas tidak ada lagi guru yang masuk ke dalam kelas kami dengan kata lain kelas kami kosong, ku lihat Nara sedang duduk sendirian saya mencoba menjaili dirinya saya terus mendorong kursinya dengan kaki ku dari belakang untuk mencoba mendapat perhatian darinya ..
"Satria sudah satria" sahutnya dengan lembut..
" Heeyy satria sudah " kembali mengingatkan ku....
Tapi dengan keisenganku saya terus mejaili dirinya tampa henti , inget melihat dia marah .. aneh sich karna kalian tahu sendiri wanita kalau marah mengerikan hahahaha....
" HEY SATRIA SUDAH DONG.. JANGAN KAYAK GITU TERUS..." sambil membalikan badan dan memukul meja, memasang muka kesal...
Tapi jujur muka dia saat itu sangat lucu kalau saya sebut itu bukan muka orang yang kesal tapi lebih muka orang yang sok imut.. kalau di dengar-dengar seperti omongan orang yang melebiih-lebihkan sich tapi itulah kenyataannya.
"Iyaa deh maap... Maap.... Tapi serius saya sepertinya pernah melihatmu lo.. atau perasaan ku aja yaa" ucapku..
"Ahh mana mungkin saya ini anak pindahan loo.. dari kota sebelah ( maap nama kotanya gak bisa saya sebut yaa... Tapi intinya dia dari kota yang jauh dari tempat kami tinggali sekarang..) " ucap Nara..
" Aahhh dari kota sebalah " ucap ku heran..
"Kok bisa pindah sini kota sebalah kan enak" sambungku...
"Iya Ayah saya pindah dinas jadi kami terpaksa harus ikut pindah kesini" jawab Nara..
"Oalah tapi serius saya pernah melihat kamu loo " mulai mengeluarkan jurus ku.." dengan mencoba mengeluarkan suara bekarisma mungkin dan muka seganteng mungkin hahahahaha....
"Emm dimana yaa........"Nara mulai penasaran..
"Ayooo coba ingat-ingat lagi" kata saya
"Emmmmm nyerah deh nyerah kayaknya saya lupa" jawab Nara..
"Kayaknya di mimpi deh... " Boooom gombalan ku keluar......
"Emmmmmmm " di memandangku cukup lama sambil mengeluarkan senyumannya yang amat manis.
Tapi kalau boleh jujur bukan saya yang berhasil mengekill Nara tapi mala sebaliknya .. niat hati ingin menggombali Nara tapi kena kill oleh senyumannya yang amat manis hahaha.... Saya masih sangat ingat dengan momen itu.... Kalu bisa dilihat mungkin muka ku memerah karna melihat senyumnya bukan dia yang salah tingkah tapi sebaliknya saya yang menjadi salah tingkah hahahah.... Untung muka saya nggak putih jadi keliatan merah heheh......
Saya pun mencoba meminta media sosial dan nomor Hp Nara, saat di jaman kami dulu belum ada yang namanya WA di situ masih pakai BBM dan facebook...
Saya pun mencoba meminta semua No Hp, Pin BBM dan akun Facebook.... Alhamdulilahnya semua di kasih.
Yaaa itulah momen pertama kali kami bertemu dan juga mengobrol .. dan kisah kami akan terus berjalan .... Kalau di ingat-ingat momen pertemuan pertama kami itu momen yang sangat indah dan momen yang lucu. Untuk anak yang baru saja tamat SMP dan baru masuk SMA sudah berani menggombali seseorang perempuan.
Bersambung...