NovelToon NovelToon
Ternyata Aku Pewaris Ilmu Medis Kuno

Ternyata Aku Pewaris Ilmu Medis Kuno

Status: tamat
Genre:Dikelilingi wanita cantik / Balas Dendam / Penyelamat / Tamat
Popularitas:45.5k
Nilai: 5
Nama Author: kiyoe

Arif Wicaksono, pewaris ilmu medis kuno dan ketua organisasi rahasia Biro Akasa, turun gunung hanya untuk dihina dan ditolak mentah-mentah saat menagih janji perjodohan dari Keluarga Baskoro. Namun, nasib justru membawanya bertunangan dengan Shinta Liem, gadis bawel berenergi Yin murni penawar racun di tubuhnya, sekaligus memulai perjalanannya membuat orang-orang sombong yang meremehkannya berlutut menangis darah.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon kiyoe, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 2

Sret! Sret! Sret!

Hana merobek surat perjanjian sakral itu menjadi serpihan kecil.

Lalu dia melempar sobekan kertas itu tepat ke wajah Arif.

"Kau pikir aku mau menikah dengan pengemis bau tanah sepertimu?" cibir Hana.

"Aku adalah pewaris Keluarga Baskoro, dan suamiku Rizki adalah pewaris Grup Mahakarya!"

"Kau tidak pantas bersanding denganku meski hanya menjadi keset di rumahku!" hina Hana dengan kejam.

Rizki ikut maju dan menatap Arif dengan seringai meremehkan.

"Anak muda, kau terlalu banyak membaca novel fiksi," ejek Rizki.

Baskoro berdeham memecah ketegangan dan merogoh saku jasnya untuk mengeluarkan sebuah buku cek.

Dia menuliskan nominal angka di sana dengan cepat dan merobek cek tersebut.

"Zaman sudah berubah, perjodohan konyol itu sudah tidak berlaku," ucap Baskoro sok bijak.

Baskoro lalu melempar cek itu ke arah dada Arif.

"Ini cek lima ratus juta rupiah, ambil dan anggap sebagai bentuk terima kasihku pada mendiang gurumu."

"Sekarang pergilah dari sini sebelum aku memanggil polisi untuk menyeretmu!" ancam Baskoro.

Cek itu melayang pelan di udara sebelum jatuh ke tanah berdebu.

Arif bahkan tidak melirik uang setengah miliar itu sedikit pun.

Dia hanya menatap wajah Baskoro, Hana, dan Rizki bergantian.

"Guruku mempertaruhkan nyawanya sendiri demi bajingan sepertimu," ucap Arif sangat pelan tapi menusuk.

"Dan bagimu, nyawa dan janjimu hanya bernilai lima ratus juta."

Arif menginjak cek itu dengan ujung sepatunya yang kotor.

"Hana Baskoro, kau merasa sangat tinggi hari ini?" tanya Arif dengan senyum sinis.

"Ingat baik-baik hari ini, karena suatu saat nanti kau akan merangkak di kakiku sambil memohon dan menangis darah."

Hana tertawa terbahak-bahak mendengar ucapan Arif.

"Banyak omong! Satpam, patahkan kedua kakinya dan lempar dia ke tong sampah!" perintah Rizki marah.

Puluhan penjaga keamanan bertubuh kekar langsung berlari mengepung Arif.

Arif hanya diam di tempat, mengalirkan energi ke kedua kepalan tangannya.

"Kalian yang mencari mati," batin Arif bersiap menghancurkan mereka semua.

Namun, sebelum pukulan pertama mendarat, tatapan Arif tertuju pada wajah Baskoro.

Arif melihat sebuah kabut hitam tebal mengelilingi dahi pria paruh baya itu yang menandakan ajal.

Itu adalah tanda aura kematian yang sangat pekat.

Arif menarik kembali energinya dan tersenyum sangat dingin.

"Tunggu," ucap Arif membuat para satpam menghentikan langkah mereka sejenak.

"Baskoro, karma dari guruku telah terputus hari ini."

Baskoro mengerutkan kening bingung mendengar ucapan pemuda itu.

"Mulai sekarang, cari kayu terbaik dan siapkan peti matimu."

Mata Baskoro langsung melebar mendengar vonis mengerikan itu.

"Karena umurmu, hanya tersisa lima hari lagi," sambung Arif dengan suara seperti malaikat pencabut nyawa.

"Bunuh dia!" teriak Baskoro yang entah kenapa merasakan ketakutan luar biasa di dalam hatinya.

Para penjaga keamanan itu langsung menerjang Arif secara bersamaan.

Wusss!

Arif hanya memiringkan kepalanya sedikit untuk menghindari pukulan pertama.

Brak!

Satu tendangan kilat dari Arif bersarang di perut satpam berbadan paling besar.

Tubuh besar itu langsung terbang mundur sejauh lima meter dan menabrak meja makanan.

Prang! Cras!

Piring dan gelas berhamburan ke lantai memicu jeritan ketakutan para tamu.

"Cepat serang dia bersama-sama!" teriak Rizki yang mulai panik melihat kehebatan Arif.

Lima satpam menyerang dengan tongkat pemukul besi dari berbagai arah.

Arif tidak gentar sedikit pun dan melangkah maju menyambut serangan mereka.

Plak! Plak! Duagh!

Hanya butuh waktu lima detik untuk membuat lima orang itu terkapar patah tulang di tanah.

"Monster! Dia monster!" teriak seorang tamu yang berlari mundur mencari perlindungan.

Baskoro gemetar hebat dan bersembunyi di belakang Rizki.

Hana yang tadinya sombong kini memucat melihat kekuatan pria udik yang dihinanya.

Arif menepuk tangannya yang kotor seolah baru saja membuang tumpukan sampah.

"Hanya ini kemampuan Keluarga Baskoro?" sindir Arif menatap tajam ke arah panggung.

Tiba-tiba, suara deru mesin mobil mewah terdengar dari arah gerbang.

Dua buah mobil Rolls-Royce hitam berhenti tepat di depan taman menghentikan keributan.

Belasan pengawal berjas hitam turun dan membentuk barisan di kiri kanan.

Seorang wanita anggun keluar dari mobil pertama, diikuti oleh seorang gadis cantik di belakangnya.

Itu adalah Nana Liem dan Shinta Liem!

Kehadiran mereka langsung membuat semua orang menahan nafas keheranan.

"I-itu Nona Nana dari Keluarga Liem! Raksasa bisnis Jakarta!" bisik seorang tamu dengan takjub.

Baskoro buru-buru merapikan jasnya dan memasang senyum paling manis.

Dia berlari kecil menghampiri Nana dengan sikap menjilat seorang bawahan.

"Nona Nana, sungguh sebuah kehormatan Anda bersedia hadir di pernikahan putri saya," sambut Baskoro membungkuk hormat.

"Saya minta maaf karena ada sedikit kekacauan di sini, ada pengemis gila yang mengamuk."

Nana melewati Baskoro begitu saja seolah pria itu hanya angin lalu.

Langkah Nana terus berlanjut hingga dia berdiri tepat di hadapan Arif.

Di bawah tatapan ratusan tamu elit yang melotot tak percaya, Nana membungkukkan badannya dalam-dalam.

"Tuan Arif, syukurlah saya berhasil menemukan Anda," ucap Nana dengan nada sangat hormat.

Baskoro membeku di tempatnya berdiri seperti patung es.

Hana Baskoro nyaris menjatuhkan rahangnya ke tanah melihat pemandangan tidak masuk akal itu.

"N-Nona Nana? Anda pasti salah orang!" teriak Hana tidak terima.

"Dia hanya gembel bau tanah dari gunung! Bagaimana Anda bisa mengenalnya?"

Nana menoleh dan menatap Hana dengan tatapan yang sangat tajam dan dingin.

"Tutup mulutmu, Gadis Kecil," desis Nana penuh ancaman.

"Pria yang kau sebut gembel ini adalah dewa penyelamat nyawaku!"

"Menghinanya, sama dengan kau menyatakan perang secara terbuka dengan seluruh Keluarga Liem!"

Seluruh taman itu seketika sunyi senyap seperti kuburan.

Baskoro gemetar hebat hingga lututnya nyaris lemas tidak bertulang.

1
brajamusti
pertanyaan yg sama yg ga bisa dijawab.. asuuuuu
Utuh Gelapung
shinta mati cari pacar baru.gitu aja repot.repot aja gk gitu.
kiyoe: kan Shinta yang punya energi yin murni kak
total 1 replies
Was pray
gak bisa apa-apa ngeyelan lagi, cewek begini kok dipiara
Was pray
alur cerita mengupas tuntas kecerobohan dan dampak percaya diri yg berlebihan dari Arif dan kebohongan tingkat dewa shinta
Abady Ehm
kalo sudah perempuan ikut campur, hancurlah semuanya, dasar cerita sampah,.....
Night Watcher
kan didepan matamu arya... kok "kudengar"?... haddduhhhh.. ni cerita minta diapain ya...?
hapus ajalah.. cerita asal tulis ini mah..🤦
Night Watcher
ini lagi... macan putih dan naga hitam kan suruhan reyhan bambang...
Night Watcher
kata suster "jangan kena air dulu dua hari", tapi mau dikompres...🤦
Night Watcher
yg mahasiswa baru kan arya, kok malah dia ngatain arif mhsw baru?🤦
Night Watcher
lah.. jelas² duduk di kursi sampingnya, masih ditanya "teman sekelas?"
ini di kantin atau di mana?
Night Watcher
gelar master itu apa gak S2 atau ditempuh setelah lulus S1 ya?
kok kembali ke...
duh bingung aku... gak pernah makan bangku kuliah sih...🤭🤭
Night Watcher
cerita dunia bawah tanah...
menyerahkan musuhnya ke pihak berwajib??? khaaahhhh..!!!
Night Watcher
ada ya jalan tol macet?😇
Night Watcher
perasaan sebelumnya reyhan dkk br muncul dr pintu kantin, tau² udah ada makanan yg penuh saus...
Was pray
kok lama lama bosan ya baca cerita ini.....
Abady Ehm
lama lama kok seperti cerita sampah ini, mana pasukan bayangan malam pelindung keluarga?....
Abady Ehm
mantap ceritanya, lanjut Thor, aku suka kata kata yg sebenarnya, gak dibuat buat,...
Risman Caniago
sekolah aja nggak pernah.....tau2 kuliah.....halu cerita nya lebih mirip dongeng bobok balita..... nggak ada bobot nih cerita.....
Adelina Lin
Saya gk suka dengan sifat Sinta yang selalu memanggil arif, dengan udik, ganti panggilan Sinta ke si arif, jangan dipanggil udik si arifnya
Was pray: Arif dan Shinta cocok jadi pasangan... yg laki laki bermulut pedas dan sering tertipu oleh truk murahan musuh2 nya, sedangkan yg wanita gak menghargai calon suaminya.... masak manggil calon suami udik. .dibilang bodoh kok statusnya mahasiswi tapi mau bilang cerdas tapi pemikirannya kayak bukan mahasiswa. ..... 😄😄
total 2 replies
kiyoe
iyaa kak biar cerita nya menantang hehe tapi next nya udah clear kok pasti
Was pray: bukan bikin cerita lebih menantang Thor, tapi menunjukan kelemahan fatal Arif yang katanya agoan tapi kenyataan nol besar... dan itu jadi alur cerita yg membosankan, segala sepak terjangnya cuma bikin orang2 terdekatnya jadi kurban
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!