NovelToon NovelToon
Cinta Terlarang Sang Ibu Tiri

Cinta Terlarang Sang Ibu Tiri

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Nikah Kontrak / CEO
Popularitas:807
Nilai: 5
Nama Author: Tusya Ryma

Setelah kehilangan ayah dan melihat ibunya terbaring koma, Karissa justru dikhianati oleh Louis, kekasihnya sendiri, yang berselingkuh dengan sahabatnya.

Dalam amarah dan rasa kecewa, Karissa mengambil keputusan nekat—menikahi ayah Louis.

Kini Karissa bukan lagi kekasih Louis, melainkan ibu tirinya.

Namun tinggal serumah dengan pria yang pernah dicintainya ternyata jauh lebih sulit dari yang ia bayangkan. Louis membencinya, tetapi di saat yang sama, ia juga tidak rela kehilangan Karissa.

Karissa ingin membalas dendam. Tapi tanpa sadar, ia justru terjebak dalam permainan cinta yang ia mulai sendiri.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tusya Ryma, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 1 Masuk Sebagai Ibu Tiri

Malam hari di Kota A, seorang wanita cantik mengenakan gaun pengantin yang sangat sederhana dengan belahan punggung dan dada yang cukup rendah. Ia keluar dari dalam mobil seorang pria yang usianya jauh lebih tua darinya.

“Kariss, masuk dan istirahatlah dulu! Kamarku ada di lantai dua, pintu yang menghadap ke arah barat! Nanti, aku akan menghubungimu kalau aku tidak pulang,” ucap pria tua itu pada istri barunya.

Karissa yang sudah berdiri di samping pintu mobil pun mengangguk.

“Baik! Aku mengerti!”

“Pergilah!”

Karissa tidak membuang waktunya lagi. Ia segera berjalan menuju pintu masuk rumah.

Langkah demi langkah ia berjalan menuju pintu rumah mewah yang memiliki tiga lantai tersebut. Detak jantungnya tiba-tiba terasa sangat kencang. Keringat mulai membasahi punggungnya.

Ada perasaan aneh yang ia rasakan di dalam hati. Entah itu perasaan marah, benci, atau rasa bersalah, dirinya sungguh tidak mengerti. Namun yang jelas, perasaannya saat ini sangat tidak nyaman.

Hingga sampailah ia di depan pintu rumah.

Karissa segera menenangkan emosinya.

Ia menarik napas panjang. Dengan kedua tangan, ia memegang pegangan pintu. Dengan tenaga besar, ia menariknya hingga kedua pintu rumah mewah itu terbuka.

Karissa berjalan masuk ke dalam rumah, suara nyaring terdengar dari langkah kakinya yang mengenakan sepatu hak tinggi.

Karissa berjalan dengan punggung tegak, wajah cantiknya terangkat dengan tatapan tajam penuh percaya diri. Seolah-olah, wanita lemah yang tadi berada di dalam mobil bukanlah dirinya.

Ia terus melangkahkan kaki hingga menaiki anak tangga. Tidak lupa, ia mencari pintu kamar yang mengarah ke arah barat, sesuai petunjuk dari Tuan Lee—suami barunya.

Tidak butuh waktu lama baginya untuk menemukan pintu kamar tersebut. Karissa segera berjalan ke sana dan bermaksud membuka pintu.

Namun, sebelum tangannya menyentuh pegangan pintu, terdengar suara seorang pria yang sangat tidak asing berbicara.

“Kariss! Sedang apa kau di sini?”

Tiba-tiba jantungnya berdetak sangat kencang. Karissa sangat mengenali suara itu. Suara merdu seorang pria yang sudah menemaninya selama tiga tahun.

Karissa segera memutar tubuhnya dan melihat seorang pria gagah dan tampan berjalan ke arahnya.

Pria bernama Louis Puringga itu kembali bertanya,“Sedang apa kau di sini?”

“Aku?” Karissa pura-pura tenang. Ia menunjuk dirinya sendiri.

“Aku berada di sini karena ini adalah rumah suamiku!” jawabnya dengan senyum samar di bibir.

“Rumah suamimu?” Louis terkejut mendengarnya.

“Kita sudah putus tiga bulan yang lalu! Mana ada aku adalah suamimu!” bantahnya.

Ya dulu mereka adalah sepasang kekasih yang saling mencintai. Mereka bahkan berjanji akan menikah tahun depan setelah Karissa mendapatkan pekerjaan yang bagus agar bisa mengimbangi Louis—pria kaya, anak dari pemilik Ratu Hotel yang tersebar di seluruh penjuru negeri.

Namun sekarang, semuanya telah berakhir.

Mereka putus karena Louis berselingkuh dengan sahabat Karissa sendiri.

Itu sesuatu yang tidak bisa ia maafkan.

Tiba-tiba Louis tersenyum lebar. Ia mendekati Karissa, lalu berkata dengan penuh godaan,

“Oh, atau... jangan-jangan kau ingin kembali padamu dan ingin menjadi nyonya di rumah ini? Apa begitu?”

Jika itu benar, Louis akan sangat bahagia. Ia berharap Karissa mau memaafkan dirinya dan kembali kepadanya.

Waktu tiga tahun bukanlah waktu yang sebentar untuk menjalin hubungan. Banyak kebahagiaan yang sudah mereka rasakan. Tidak mungkin semuanya hilang hanya dalam waktu tiga bulan.

Namun, jawaban Karissa membuat Louis seketika terdiam.

“Aku tidak mungkin mau kembali kepadamu!”

Karissa tersenyum tipis.“Karena sekarang... aku adalah istri dari ayahmu!”

“Apa?”

“Aku di sini karena ini adalah tempat tinggal suamiku, Lee Puringga!”

Karissa sengaja memperlihatkan senyum penuh kemenangan.

“Sekarang, panggil aku 'Ibu'!”

“Karissa, apa kau sudah gila?” sergah Louis, tidak terima. “Jangan bercanda! Ini sama sekali tidak lucu!”

“Aku tidak bercanda!”

Karissa menatapnya tajam.

“Aku adalah ibu tirimu!”

Ia mengangkat tangannya, menunjukkan sebuah cincin berlian yang tersemat di jari manis.

“Apa kau tidak bisa lihat, apa ini?”

Karissa menunjuk cincin di jarinya.

“Ini adalah cincin pernikahanku! Tadi siang, kami baru menikah di rumahku, disaksikan oleh ayah dan ibuku! Ada juga beberapa orang dari keluarga ayahmu yang hadir. Kau saja yang tidak tahu,” ejeknya dengan sedikit kebohongan.

Ketika mengatakan “ayah dan ibuku”, hati Karissa terasa begitu sakit.

Ayahnya baru meninggal tiga bulan lalu karena kecelakaan mobil. Lebih tepatnya, satu hari sebelum dirinya dan Louis putus. Sementara ibunya hingga kini masih terbaring koma di rumah sakit.

Rumah yang tadi ia sebut sebagai tempat pernikahan sebenarnya sudah dikosongkan karena harus segera dijual untuk menambah biaya perawatan ibunya.

Tentang kecelakaan kedua orang tuanya, Louis sama sekali belum mengetahuinya.

Karena setelah kecelakaan itu, keesokan harinya mereka justru berpisah.

Di saat Karissa terpuruk dan berduka karena musibah yang menimpa keluarganya, bukannya mendapatkan perhatian dan dukungan dari Louis, ia malah mendapati kekasihnya berselingkuh dengan Marine—sahabatnya sendiri.

Hal itu membuat hatinya semakin hancur berkeping-keping. Dunianya terasa runtuh. Bahkan cahaya dalam hidupnya terasa redup, nyaris menghilang.

Hingga akhirnya, ia memutuskan untuk membalas dendam dengan cara ini.

Tidak ingin terlihat lemah di depan Louis, Karissa segera mengubah emosinya.

“Dan ini,”ucapnya lagi sambil menunjuk gaunnya sendiri.

Sebuah gaun model sabrina dengan belahan dada dan punggung yang cukup rendah, serta panjang hingga menyentuh lantai.

“Ini adalah gaun pernikahanku! Kami baru melakukan sesi pemotretan. Nanti, semua foto pernikahan kami akan dipajang di setiap sudut rumah ini,” jelasnya dengan bangga.

Tentu saja, selain pernikahannya dengan Lee, semuanya hanya mengada-ada.

Karena faktanya, Karissa dan Lee baru bertemu satu minggu yang lalu.

1
Bu Kus
lanjut LG thro makasih
Bu Kus
penuh teka teki siapa dalang di balik itu semua jadi penasanaran
Bu Kus
seru banget kayanya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!