NovelToon NovelToon
The Twentieth Concubine Wants To Survive

The Twentieth Concubine Wants To Survive

Status: sedang berlangsung
Genre:Reinkarnasi / Transmigrasi ke Dalam Novel / Fantasi Timur
Popularitas:4.5k
Nilai: 5
Nama Author: Fresh Tea

Ye Xinyue, mahasiswa hukum tingkat akhir, meninggal karena kelelahan mengerjakan skripsi. Namun, bukannya masuk surga, ia justru terbangun sebagai Selir ke-20 Kaisar Tianyu dalam webtoon *** yang sering dibacanya. Mengetahui bahwa tokoh ini akan mati di tengah perebutan kekuasaan, Xinyue bertekad mengubah takdir. Ia memilih hidup tenang, menjauhi kaisar, politik istana, dan para selir. Sayangnya, rencananya gagal ketika Kaisar Tianyu mulai memperhatikannya. Lebih buruk lagi, alur cerita perlahan berubah: tokoh yang seharusnya mati masih hidup dan kejadian baru bermunculan. Kini Xinyue harus bertahan hidup sambil mencari alasan mengapa kedatangannya telah mengubah seluruh takdir Tianyu dan rahasia besar di balik semuanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fresh Tea, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

I Died Because of My Thesis

Aroma kayu manis dan dupa cendana mendesak masuk ke dalam indera penciumannya bersamaan dengan rasa pening yang menusuk pelipis. Ye Xinyue terbatuk kecil, matanya berkedip beberapa kali berusaha menyesuaikan diri dengan cahaya remang yang menerobos dari tirai sutra berwarna merah tua.

Di dalam hatinya, Xinyue hanya bisa mengutuk nasib. Aku baru saja menyelesaikan revisi bab empat pukul tiga pagi! Harusnya aku cuma tertidur di atas laptop, bukan malah pingsan dan bermimpi seaneh ini!

Namun, rasa dingin yang menjalar dari lantai kayu berukir dan kelembutan selimut sutra yang membungkus tubuhnya terasa terlalu nyata untuk sekadar bunga tidur. Xinyue mencoba duduk, tetapi rasa lemas yang luar biasa menahan gerakannya. Ia mengamati jemari tangannya—ramping, halus, tanpa bekas kapalan akibat terlalu sering mengetik di atas kibor. Pakaian yang melilit tubuhnya pun berupa gaun berlapis-lapis dengan sulaman benang emas yang rumit.

"Yang Mulia Selir Ye! Anda sudah sadar?"

Suara pekikan lembut membuat Xinyue menoleh. Seorang gadis muda berpakaian pelayan istana berlari mendekat sambil membawa mangkuk porselen berisi air hangat. Wajah gadis itu tampak cemas, mata sembabnya menunjukkan bahwa ia telah menangis cukup lama.

"Di mana... ini?" tanya Xinyue. Suaranya terdengar asing di telinganya sendiri—bernada lembut, agak serak, dan penuh kelemahan.

"Anda berada di Kediaman Fenghua, Yang Mulia. Hamba, Mingzhu, sangat takut sewaktu Anda pingsan di taman kemarin setelah terjatuh dari jembatan," ujar pelayan itu seraya menyodorkan sapu tangan basah untuk menyapu keringat di dahi Xinyue.

Xinyue terpaku. Kediaman Fenghua? Selir Ye? Mingzhu?

Nama-nama itu memicu gelombang ingatan asing yang langsung menghantam kepalanya. Bukan hanya memori milik pemilik tubuh asli—seorang gadis bangsawan muda dari klan Ye yang pemalu dan sering diabaikan—tetapi juga potongan-potongan adegan dari sebuah cerita yang sangat familiar.

The Tyrant of Tianyu.

Itu adalah judul webtoon 21+ bergenre fantasy historical romance yang sengaja ia baca di sela-sela waktu senggang demi menjaga kewarasannya di tengah gempuran skripsi. Cerita itu terkenal karena intrik istananya yang berdarah, adegan romansa yang intens, dan karakter utamanya yang merupakan seorang Kaisar tiran tanpa ampun.

Dan tubuh yang kini dihuninya... adalah milik Ye Xinyue, Selir ke-20 Kaisar Tianyu.

Dalam ingatan Xinyue tentang alur webtoon tersebut, Selir ke-20 hanyalah tokoh sampingan yang tak berarti. Ia masuk ke istana hanya untuk memenuhi kuota aliansi politik keluarga, tidak pernah dilirik oleh Kaisar, dan tragisnya, mati diracun oleh selir lain pada pertengahan cerita karena menjadi kambing hitam dalam persaingan kekuasaan.

Tunggu sebentar, batin Xinyue, matanya melebar seketika. Aku mati di kehidupan nyataku karena kelelahan menggarap skripsi, dan sekarang aku masuk ke dalam cerita ini hanya untuk mati lagi di tangan para selir yang cemburu?! Tidak akan! Jangan harap!

Xinyue mengepalkan tangannya di bawah selimut sutra. Ia bersumpah pada dirinya sendiri. Di dunia asalnya, ia bertaruh nyawa demi mendapatkan gelar sarjana hukum. Sekarang, di dunia ini, ia akan menggunakan seluruh kecerdikan dan taktik hukumnya hanya untuk satu hal: bertahan hidup sampai bab terakhir.

Gadis itu segera mengintrospeksi perilakunya. Ia tahu betul bahwa perubahan drastis pada sikapnya bisa memicu kecurigaan. Orang-orang di istana ini sangat sensitif terhadap hal-hal gaib atau tuduhan kesurupan. Ia harus tetap bertindak seperti Ye Xinyue yang asli lemah lembut, tenang, dan sedikit penakut namun dengan isi kepala yang sama sekali berbeda. Ia harus memainkan peran ini dengan sempurna.

"Mingzhu," panggil Xinyue dengan nada suara semirip mungkin dengan ingatan pemilik tubuh asli. "Apakah... Apakah ada orang lain yang datang menjengukku?"

Mingzhu menundukkan kepalanya, tampak serba salah. "Maafkan hamba, Yang Mulia. Selain tabib istana yang tadi pagi memeriksa keadaan Anda, tidak ada selir lain yang berkunjung. Dan... Yang Mulia Kaisar juga tidak memberikan pesan apa pun."

Mendengar hal itu, bukannya sedih, hati Xinyue justru bersorak gembira. Bagus! Luar biasa! Ini adalah skenario terbaik yang bisa kuinginkan!

Dalam cerita aslinya, Kaisar Tianyu Zhao Fengting adalah pria yang sangat berbahaya. Wajahnya memang tampan seperti dewa, tetapi hatinya sedingin es dan pikirannya dipenuhi taktik perang. Barang siapa yang menarik perhatiannya, baik secara positif maupun negatif, biasanya tidak akan berakhir baik jika tidak memiliki peran utama dalam takdirnya.

Rencana hidup Xinyue kini sangat jelas dan terstruktur.

Pertama, ia harus menjadi selir paling tidak berguna dan paling transparan di seluruh Istana Tianyu. Tidak boleh ada prestasi, tidak boleh ada drama.

Kedua, ia akan menghindari setiap pertemuan dengan Kaisar. Jika ada acara istana, ia harus duduk di sudut paling gelap dan berpura-pura tidak enak badan.

Ketiga, ia tidak boleh ikut campur dalam perang dingin antar-selir. Biarkan para selir berpangkat tinggi saling sikut merebutkan takhta dan cinta Kaisar.

Keempat, ia harus menikmati fasilitas istana sejauh yang ia bisa tanpa membangkitkan kecurigaan. Makanan enak, tempat tinggal mewah, dan tidak ada tenggat waktu revisi dari dosen pembimbing.

"Yang Mulia, mengapa Anda tersenyum seperti itu?" tanya Mingzhu bingung melihat selirnya yang baru saja bangun pingsan malah memperlihatkan senyuman tipis yang agak misterius.

Xinyue dengan cepat mengubah mimik wajahnya menjadi sedikit lesu kembali, mengibaskan tangannya pelan. "Tidak ada apa-apa, Mingzhu. Aku hanya merasa bersyukur masih diberi kesempatan untuk bernapas. Mulai hari ini, aku hanya ingin hidup tenang di kediaman ini. Jangan biarkan siapa pun mengganggu istirahatku, dan tidak usah repot-repot mengirimkan surat atau hadiah ke kediaman selir lainnya."

Mingzhu mengangguk patuh, meski tampak agak heran dengan perubahan sudut pandang junjungannya yang biasanya selalu ingin mencari perhatian di antara para selir lain. "Baik, Yang Mulia. Hamba akan menyiapkan bubur hangat untuk Anda."

Setelah pelayannya keluar dari kamar, Xinyue menyandarkan punggungnya pada sandaran ranjang kayu yang diukir indah. Ia menghela napas panjang, menatap ke arah langit-langit kamar yang dihiasi lukisan awan dan naga.

Aroma dupa cendana masih menyerbak halus di sekelilingnya, menegaskan bahwa hidup barunya telah dimulai. Jalur cerita The Tyrant of Tianyu mungkin dipenuhi dengan pengkhianatan, pertumpahan darah, dan intrik politik yang mematikan, tetapi Ye Xinyue sudah mantap dengan jalannya sendiri.

Kaisar tiran? Silakan nikmati takdirmu dengan sang pemeran utama. Para selir jahat? Silakan saling jatuhkan sesuka hati kalian. Aku, Selir ke-20, hanya akan menjadi penonton setia di barisan paling belakang sambil menikmati teh dan kue istana.

Dengan tekad yang membara di balik kelembutan parasnya, Ye Xinyue bersiap memulai hari pertamanya sebagai tokoh sampingan yang bertekad menolak takdir kematian.

1
Raizel_0511
crazy up kk,semangat,sehat selalu💪💪💪😍😍😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!