NovelToon NovelToon
Mantan, Balikan Yuk!

Mantan, Balikan Yuk!

Status: sedang berlangsung
Genre:Romansa Fantasi / Cinta Seiring Waktu / Dosen
Popularitas:1.3k
Nilai: 5
Nama Author: Arion Alfattah

Kesalahan yang dilakukan Azalea Calista membuat suaminya kecewa dan berakhir ingin menceraikannya. Namun demi cinta yang tumbuh di hati Alea, dia bertekad untuk mengejar kembali cinta sang suami.

Sayangnya Alea harus kehilangan Fathan karena laki-laki itu pergi tanpa berpamitan. Hingga suatu hari, keduanya kembali dipertemukan dalam keadaan berbeda.

Akankah mereka kembali bersama atau justru memilih saling melepaskan bersama pasangan baru?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Arion Alfattah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 1 - Taruhan

"Ngapain kamu menatapku seperti itu? Kamu pikir aku akan luluh sama tatapan kamu? Ck, gak mempan." Dari nada bicaranya terdengar sinis, tidak menyukai kehadiran seseorang di depannya dan tidak menyukai cara menatapnya.

"Kamu makin ganteng saat marah, Mas." Wanita di depannya malah tersenyum manis, menatap pria di depannya penuh cinta. Dia, AZALEA CALISTA dan pria di depannya adalah FATHAN REVANO sang mantan suami.

Semua berawal dari kesalahan yang dilakukan Alea, menjebak Fathan untuk mau menikahinya dan menjadikan Fathan taruhan. Selain itu, ada kesalahpahaman antara keduanya yang disebabkan oleh laki-laki yang memeluk Alea dan bilang sayang sama Alea, kebusukannya pun diketahui oleh Fathan dan menyebabkan pria itu marah berakhir mengucapkan kata talak.

"Udah yapping nya? Mau beribu kali kamu bilang saya ganteng pun tidak akan merubah keputusanku untuk balikan sama kamu."

"Selagi palu hakim belum ada janur kuning melengkung kamu masih milik bersama kok, jadi aku masih bisa memperjuangkan kamu lagi," balas Alea tetap tersenyum meski sering mendapatkan penolakan dari Fathan.

"Ck, daripada ganggu aku mendingan kamu pergi dari hadapanku! Kejar sana laki-laki yang peluk kamu malam itu. Saya benci lihat wajah kamu!"

Setiap kata yang keluar dari mulut Fathan terdengar menyakitkan, penekanan demi penekanan dalam kata-katanya seolah menegaskan bahwa perbuatan Alea tidak bisa dimaafkan.

Mata Alea terpejam, narik napas panjang membuangnya secara kasar. Ok, sepertinya dia harus banyak bersabar demi bisa mendapatkan kata maaf dari suami yang sudah jadi mantan.

Tangan Alea terulur ke depan, dahi Fathan mengernyit. "Apa ini?"

"Ayo kita kenalan lagi? Kita awali semuanya dari awal, dari pertama kali kita kenalan. Aku Azalea Calista, nama kamu siapa?"

Namun respon Fathan terkesan dingin, pria itu malah pergi meninggalkan Alea disana dan melanjutkan perjalanannya.

"Mas, kemanapun kamu pergi aku akan menyusul mu, tunggu aku di rumah orangtuamu."

Dia tidak ingin menyerah sebelum benar-benar berpisah, dia yakin Fathan masih mencintainya dan perbuatannya bisa dimaafkan oleh Fathan.

Namun seiring berjalannya kendaraan di depannya, tatapan Alea berubah sendu. Bohong jika dia tidak merasa sedih, bohong jika hatinya tidak merasakan sakit atas penolakan Fathan, dan jujur saja setiap kata yang terlontar dari bibir Fathan melukai perasaannya.

"Hfffuhhhh, sabar Alea, harus semangat, jangan menyerah, buktikan kalau lo yang terbaik buat Fathan, kalian ini jodoh, ayo kejar dia!" Selain diri sendiri yang bisa menyemangatinya siapa lagi? Karena tidak ada yang paham keinginannya selain dirinya sendiri.

FLASHBACK :

"APA! Gila! Lo gila Alea! Lo jadikan FATHAN bahan taruhan? Lo jebak dia supaya mau nikahi elo? Gue gak habis pikir sama pikiran gila elo!" Ucapan gadis manis bertubuh tinggi begitu geram setelah tahu ide gila sahabatnya.

Kedua gadis itu sedang berada disalah satu bangku cafe bagian luar bernuansa taman. AZALEA CALISTA, si gadis bertubuh mungil, manis, cantik, dan tentunya menjadi salah satu primadona sekolah meski suka berbuat onar disekolah, ia sedang melakukan sesi curhat pada sahabatnya mengenai suaminya.

"Lo sadar gak sih Fathan senior kita di kampus? Sekarang lagi kuliah S2 sekaligus jadi asisten dosen. Udah ganteng, pintar, baik, salah satu cowok terpopuler di kalangan kita, gimana reaksi dia seandainya tahu kalau lo udah permainkan perasaan dia? Udah jebak dia? Sebenarnya lo punya perasaan gak sih sama dia? Pernikahan kalian sudah 2 bulan berjalan dan gak mungkin kalau lo gak punya rasa?"

"Tahu, kok. Tapi gue lakuin itu karena gue mau rebut dia dari pacarnya yang songong minta ampun itu. Lo juga tahu kan gimana tuh cewek waktu kita masih di SMA yang sama? terus gue dapat tantangan dari anak lain jadi gue ladeni aja, mayan kan dapat uang jajan lima juta dan mau mengerjakan tugas gue, ya udah karena udah terlanjur jebak dia sekalian aja minta dia buat nikahi gue jadinya mau gimana lagi?" jawab Alea menunduk lesu sambil mengaduk minumannya.

Sebenarnya bukan niat dia menjebak Fathan, target utamanya pacar laki-laki itu tapi malah dia yang kena getahnya. Entah siapa orang yang sudah memberikan minuman sialan itu pada Fathan dan entah siapa yang sudah mencekoki Alea minuman beralkohol, sampai sekarang Alea masih bertanya-tanya.

"Terus lo juga kenapa malah mengiyakan tawaran Amel? Sama aja kalian udah taruhan buat dapetin Fathan."

"Karena mereka bilang gue cupu, gue gak terima lah, makanya gue ladenin."

"Apa Fathan tahu?"

"Itu sebabnya gue minta bantuan sama elo kasih ide gitu yang harus gue lakuin apa? Terus ya, tu si Amel boro-boro ngasih duit, yang ada gue males lihat kelakuannya terutama pacarnya yang sok kecakepan itu  dan jangan sampai Fathan tahu kalau gue udah jadiin dia bahan taruhan dan udah jebak dia," jawab Alea.

Brak.

Tiba-tiba datang seorang wanita, menyimpan amplop berisi uang dihadapan Azalea.

"Nih duit yang gue janjikan dan selamat lo berhasil taklukkan cowok super duper dingin itu. Gue akui ternyata lo hebat berhasil buat dia jauh cinta sama elo bahkan bisa buat dia nikahi elo. Lo hebat bisa rebut dia dari ceweknya, ide lo luar biasa keren," ujarnya masih berdiri di samping aqeela. Dia Amel, kakak senior mereka sekaligus orang yang pernah menyukai Fathan.

Tatapan Alea tertuju pada amplop coklat di depannya lalu beralih menatap Amel. Sebetulnya ia gak butuh uang itu karena ia sudah memiliki banyak uang, tapi karena egonya merasa tersentil waktu itu, jadi dia menerimanya.

"Ok, gue terima uang ini dan makasih karena lo sudah sadar kalau pesona gue ini bisa bikin itu klepek-klepek sama gue." Alea meraih amplopnya, mengintip sedikit isinya dan itu memang uang asli.

"Gue akui lo hebat, lo berhasil taklukkan dia." Amel yang dari dulu berusaha mendekatinya tidak bisa menyentuh hati Fattan, tapi Azalea berhasil dan hal itu pula menyadarkan dia bahwa hati memang tidak dipaksa. Tapi demi menepati janjinya, Amel memberi uang yang dijanjikan sesuai perjanjian.

Namun sayang, tanpa Alea sadari sosok yang mereka bicarakan ada dibelakangnya, diam mematung dengan kedua tangan mengepal, ia mendengar pengakuan istrinya dari tadi. Itu sudah cukup membuatnya mengerti dan merasa sakit hati, jadi hatinya hanya dipermainkan.

"Ya, gue emang keren, berani, sekaligus gak tahu malu mengejar cowok, kasihan juga sih sama Fathan dijadikan bahan taruhan kita, tapi gak apa, terpenting dia udah jadi milik gue dan mantannya pun kalah sama gue," ujar Alea tersenyum tipis namun hatinya merasa getir. 

"AZALEA!"

1
Liswati Angelina
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤭🤭ngakak terussss
Cimit: jangan di bayangin. 😆
total 1 replies
Liswati Angelina
seru dan lucu
Liswati Angelina
La terus ayah alea ternyata bapaknya si silvi...... 🤭🤭🤭 cuma nebak thoorr🙏🙏
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!