langsung di baca saja ya...🙏🙏
ini cerita sedikit menguras emosi karena banyak nya pelakor di dalam cerita ini....
Rania mendapati suaminya menghamili wanita lain saat dia masih dalam masa nifas sesudah melahirkan bayi mereka,akan kah Rania memilih bertahan atau malah bercerai???
ikuti kisahnya dalam novel ku Hasrat suamiku,jangan lupa tinggalkan jejak nya...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Zian hafiz, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 10
malam ini Keluarga Kusuma sedang duduk di ruang keluarga, Fajar dan Papa nya sibuk menonton acara televisi..
sedangkan Rania sibuk mengotak-atik ponselnya belanja Online
kalau Abi sibuk dengan Game online nya,hanya cara ini yang membuat Abi sedikit Rileks dari rutinitas kerjanya...
" ini Kopinya mas?" ucap Laila menyodorkan secangkir kopi pada Fajar dan Pak Bramantyo
" apa??mas??" pekik Rania
" Ran..pelankan sedikit suara mu, kasihan anak kita terkejut" kesal Fajar
" sejak kapan dia memanggil mu mas?" tanya Rania tak kalah kesalnya
" jangan di perpanjang di sini ada Papa,aku dan Abi,mungkin saja panggilan nya bukan untuk ku" jelas Fajar
" lalu untuk siapa?" pekik Rania
" Ran...kenapa?" tanya Abi
" pengasuh ini mulai ngelunjak" tunjuk Ramai
" Ran...kamu sedang hamil tidak baik marah-marah begitu,,sudah..mungkin Laila hanya ingin mendekatkan diri pada kita" ujar pak Bramantyo
Raut wajah Rania terlihat sekali kesalnya,dia menghentakkan kaki nya lalu masuk kedalam kamar
" Ran...." panggil Fajar
Rania yang kesal tak menghiraukan panggilan Fajar...
" saat ini kerja nya marah-marah terus" gumam Fajar
" bisa itu,,,dia lagi hamil besar,di maklumi saja" ujar Abi
" lagian kenapa kamu memanggil Fajar mas,dia Majikan mu"tunjuk Abi pada Laila
" kenapa hanya masalah panggilan saja kalian ributkan, sudah-sudah,Laila kamu kembali kebelakang" ucap Pak Bramantyo
Laila bernafas lega dan segera kembali kebelakang...
***
raut wajah Rania masih saja kesal
" sudah lah yank,jangan terlalu di besar-besar kan,aku yang punya badan saja tidak masalah" ucap Fajar
" ya...malahan kamu senang...." ketus Rania
" kamu akhir-akhir ini selalu saja marah-marah,apa kamu tidak capek, lihat kondisi mu itu" ujar Fajar sambil mengotak-atik ponselnya
" uang bulanan mu sudah aku transfer,maaf bulan ini lebih sedikit dari biasanya,aku sedang memerlukan dana untuk proyek besar,jika sudah selesai aku tranfser lebih" Fajar menaruh ponselnya di nakas
" hufs...untung saja aku sudah membeli semua Persiapan lahiran berarti bulan ini aku tidak bisa mentransfer untuk Alya"batin Rania
"kamu harus hemat-hemat karena bulan depan aku belum tentu bisa memberikan mu lebih,karena perusahaan sedang ada masalah" jelas Fajar
" iya....nanti aku atur keuangan nya,aku kan tidak pernah belanja yang tidak penting mas" protes Rania
" tapi kenapa uang yang aku kasih selalu habis??"
" itu karena kebutuhan saja yang makin banyak,dan lagi sekarang apa-apa serba mahal mas"
" terserah kamu lah,yang penting uang yang aku berikan cukup,aku mau tidur capek" ucap Fajar lalu memejamkan matanya
" tumben sekali mas Fajar mempermasalahkan uang, biasanya dia tidak pernah mengeluh soal uang,apa saat ini kondisi kantor nya benar-benar kacau" pikir Rania
***
" bu...aku sudah kirim uang belanja ibu bulan ini,oh ya bu tolong sampaikan pada Alya bulan ini aku tidak bisa memberikan nya uang bu, perusahaan mas Fajar sedang dalam masalah" ucap Rania pada ibunya melalui sambungan telepon
" iya bu,, terimakasih ya,saat aku melahirkan nanti aku pulang saja bu,di sini tidak ada yang mengurusi ku,setelah 40 hari aku baru kembali kesini lagi" ujar Rania
" pasti mas Fajar mengizinkan,dia juga sedang sibuk mengurus kantor nya,jadi aku juga takut mengganggu nya bu" jelas Rania lagi lalu menutup ponselnya
Rania memang selalu mengirimkan keluarga nya uang tetapi sebagian lagi uang nya di tabung Rania tanpa sepengetahuan Fajar,Rania berpikiran hanya untuk jaga-jaga saja,kalau sewaktu-waktu Fajar mengalami kebangkrutan dia sudah ada tabungan ini semua di lakukan nya untuk keluarga nya juga...
Rania tipe perempuan yang tidak gila belanja,dia berpenampilan sangat sederhana,sehingga banyak yang mengira dia hanya seorang istri orang biasa karena penampilan nya yang tidak memakai barang mewah...
Rania lebih memilih menginvestasikan Uangnya pada tanah dan perhiasan,tetapi tanpa sepengetahuan Fajar...
Laila juga hamil pasti ulah fajar
emang sih , dari awal gak ada wanita muslimahnya disini
apa Abi beneran gak tau kelakuan abangnya ya ...
kasian kamu Rania
istrinya lagi hamil tapi genjot juga wanita lain , zina lagi ...
pas Rania pulang dari kampung kerumah suaminya , eh ada Laila lagi hamil ...
ini si mertua mungkin tau kebejatan anak sulungnya...
semoga bangkrut beneran ....
ayo Aby beri perhatian terus untuk Rania ...
mau melahirkan normal ataupun SC sama aja , tergantung mengurus bayinya nanti ....
tapi pas negbaca kurang berasa ...
ini si Fajar selingkuh ...
saat Abi tau mungkin bakal di rebut kakak iparnya...