"Harusnya kamu tahu ,siapa yang seharusnya diposisi ini ,"
Agatha dan Devy adalah seorang sahabat ,kedekatan mereka bahkan seperti seorang kakak dan adik .hingga suatu hari Devy mengalami kecelakaan yang membuat ia harus Kembali kepada yang maha kuasa .
Tetapi sebelum ia meninggal Devy memiliky satu permintaan terakhir kepada sahabatnya .yaitu menikahi kekasihnya.karena ia akan tenang jika kekasihnya jihan Hidup bersama sahabatnya .
Lalu
bagaimana Agatha melalui hidupnya yang penuh tekanan dari Jihan ,pernikahan yang tidak berlandaskan Cinta
Namun paksaan
Ikiti terus ceritanya
Update Sabtu dan Minggu 🥰
Ig @jeliana Desvita
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Despita jelina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode sepuluh
Pagi yang cerah menyambut agatha Terbangun dari tidurnya .usai malam yang melelahkan ia bisa terbangun dengan sangat nyaman .Tak lupa agatha mengucapkan syukur kepada Tuhan bKarena ia masih di beri nafas kehidupan sampai saat ini .
Hari ini agatha harus cepat Untuk pergi bekerja karena hari ini adalah Hari yang amat penting baginya Menyangkut dengan pekerjaanya .hari ini merupakan Ulan tahun Rumah sakit tempat ia bekerja dan Di rumah sakit akan diakan kegiatan atau Acara Sebagai rasa Hormat kepada pemilik Rumah sakit .
Tak terlebih lagi yang ikut berperan dalam pembangunan Rumah sakit .Agatha Segera mengganti pakaianya dengan seragam yang selalu ia pakai.Dress putih yang menjadi Pakaianya sehari -hari bila Bekerja .
Setelah ia memyelesaikan keperluanya .agatha Pergi ke dapur untuk menyiapkan bekalnya .Di situ sudah ada pelayan yang bekerja Di dapur .pertama agatha menyapanya terlebih dahulu .Sebagai rasa terimakasihnya telah Menganggao agatha anggota dari kelurga dari majikan mereka .walaupun keluarga jigan tidak pernah memganggapnya iabmasih memiliki teman yang bekerja di Rumah suaminya .
"Hai kak,Selamat pagi ,"sapa jihan dengan ramah tak lupa dengan senyuman yang tercetak di wajahnya .
"pagi juga kak,Kakak udah mau kerja ?"tanya seorang pelayan bernama Tina .
"Ya ,Aku mau kerja ,Dan sepertinya nanti aku akan pulang Malam ,"Nanti kalian baik -baik ya disini ,"Maaf aku tidak bisa cepat pulang karena ada Urusan Di rumah sakit .
"Iya kak ,memangnya ada urusan apa ya kak ,"
"Ada Acara di tempat kerja ku ,"nggak papakan kalo aku pulang agak telat ,"
"Itu semua teegantung kakak ,kakak bebas pulang jam berapa karena ini Dalah Rumah kakak,"balas tina dengan semangat .
"Oke lah ,"
Sebetulnya agatha merasa Janggal dengan kata tina yang mengatakan jika ini adalah rumahnya ,tapi menurut Hukum memang ini sudah mwnjadi tanggung jawabnya tapi ini bukan swpeeti yang mereka pikirkan .agatha ahanya benalu bagi Jihan dan tidak akan mungkin jihan mengganggapnya .
agatha mengambil bekal yang sudah ia siapkan ia memasukkanya ke dalam tas Hitam miliknya .Lalu pergi meminggalkan dapur .
Tapi sebelum peegi ia ingin berpamitan dengan jihan .tapi ia ragu dengan keinginanya itu .bagaiman jihan tidak memedulikanya dan mengabaikanya seperti biasa tapi jihan adalah suaminya tidak mungkinkan ia pergi tanpa minta izin dari Suaminya .
Hingga agatha memutuskan untuknmenunggu jihan di deoan kamarnya .memang agatha haru celat datang karena agatha sudah ditugaskan unttuk Bekerja di pagi hari .jadwal agatha terfokus pada pagi hari dan selebihnya agatha hanya membantu .
Agatha lalu berdiri di deoan akamr Suaminya ia takut untuk mengetuk pintu jadia agtha Memilih duduk di kursi dekat kamar jihan agar saat jihan keluar dari kamarnya ia bisa langsung bertemu jihan .
Sepuluh menit berjalan jihan tak kunjung keluar dari kamarnya .agatha mulai gusar ia takut jika terlambat pergi bekerja tapi ia akan lebih takut jika ia pergi tanpa Jihan tau .ia tidak mau jihan berpikiran buruk terhadapnya .
.
"jihan lagi ngapain ya ?apa ia masih tidur ?"batin agatha Bertanya -tanya .
Dan kesabaran agatha pun habis .dengan Memgumpulkan keberanianya .agatha memgetuk pintu Kamar Jihan .
"Jihan ?"
"JIHAN AKU MAU PERGI BEKERJA ?
"JIHAN AKU PERGI DULU YA ?"
Agatha terus mengetuk pintunsuaminy itu anmun yang di tunggu tak keluar -keluar dari Dalam kamar .Hingga sat agatha ingin beranjak dari temapt itu Jihan langsung muncul dari dalam pintu seperti hantu .
"Untuk apa kamu kesini ,"kata jihan langsung blak -balakan .Ia menatap Agatha dengan tajam dan satu tanganya sudah merapat ke dinding .
Agatha melan ludahnya sisah payah ,ia langsung diserang ajwa panas .kata -kata jihan sudah langsung ke intinya .namun agatha bersikap senormal mungkin .ia menarik nafasnya lalu menjawab.
"Aku hanya minta izin kepadamu ,nanti malam aku pulang sedikit terlambat ,"Aku tidakbmqu kamu kahwatir ,"jawab agatha berusaha setenang mungkin .
Tiba -tiba jihan tertawa .Tawanya membuat agatha tidak mengerti mengapa Suaminya tertawa seperti itu padahal ia merasa tidak ada yang salah dengan ucapanya .
"AKU SUDAH PERNAH BILANG PADAMU ,SEKALIPUN KAMU MATI .AKU TIDAK PEDULI !!" kata jihan dengan suara keras tak memperdulikan mata agatha yang sudah mulai berkaca -kaca .
Deg
deg
Agatha merasakan sakit di dadanya saat ia mendengar apa yang dikatakan oleh jihan ,mengapa jihan selalu menyakiti hatinya .padahal ia hanya menjalankan peranya sebagai seorang istri .
"BAIKLAH ,AKU PERGI DULU TERIMAKASIH,"
agatha menunduk lagu pergi meninggalkan jihan yang menatapnya dengan tatapan membunuh .
Jihan menatal punggung Agatha yang bergetar ia tau jika perempaun itu sedang menangis .Tapi ego jihan terlalu tinggi Hingga Ia tidak peduli dengan apa yanga gatha arasakan saat ini .
TO BE CONTINUED