Erick Gunawan adalah seorang rektor muda sekaligus dosen tempat dia mengajar di Universitas Pelita Bangsa (UPB). Dulu Erick orangnya ramah dan penyayang. Karena dia pernah dicampakkan oleh orang yang dia kasihi,dia menjadi orang yang dingin dan datar.
Pada suatu ketika,dia ketemu dengan cewek bandel,nakal dan susah diatur di sebuah Club Malam bernama Clarisa atau Cla. Waktu itu Erick berantem dengan Cla gara-gara membela teman mereka masing-masing.
Dari situ Cla membenci Erick. Sedangkan Erick melihat Cla menjadi kagum karena keberaniannya.
Dan mereka bertemu lagi di rumah Alvin (kakak Erick) dan Mela (kakak sepupu Cla).
Mata mereka beradu pandang sehingga membuat Cla membuang mukanya karena kebenciannya terhadap Erick.
Sedangkan Erick tersenyum menyeringai akan rencananya mendapatkan hati Cla.
Kisah Erick akan mendapatkan hati Clarisa yang nantinya akan sering bertemu dengannya.
Akankah Erick dapat menaklukan hati Clarisa atau sebaliknya?
Selamat Membaca ya...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon LC, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Menghindar Dari Erick
“Ada apa ini? Dari mana aja kamu Rick jam segini baru pulang”,tanya Alvin.
“Cla ketiduran di kantor. Jadi tungguin dia bangun dulu baru pulang. Sebelumnya kita makan dulu di restoran makanya pulangnya agak malaman",jawab Erick.
“Itu kenapa Cla marah sampai banting pintu. Bikin kita panik aja",tanya Alvin kembali.
“Tanya saja sama dia sendiri. Toch aku juga nggak pernah bermasalah dengan dia kok”,balas Erick dengan santai.
Alvin hanya menggelengkan kepalanya dan Erick langsung masuk ke kamarnya karena dia sudah merasa lelah.
.
.
.
Jam menunjukkan pukul setengah enam pagi karena semalam Cla memasang jam alarm di handphone nya. Dia sengaja bangun pagi karena menghindar dari orang yang di bencinya yaitu Erick.
Cla mengambil handuknya di dekat kamar mandi dan langsung pergi ke kamar mandi dan membasuh kan tubuhnya dengan cepat.
Setelah itu dia mempersiapkan diri untuk pergi ke sekolah.
Cla langsung menuju ke ruang makan. Bibi yang lagi menyiapkan makan untuk penghuni di rumah ini langsung kaget.
Udah pasti bibi kaget dong. biasanya Cla selalu bangun terlambat ini justru terbalik. Bangunnya lebih pagi lagi. Bahkan pemilik rumah ini saja mungkin belum bangun.
“Pagi Non Cla,sapa sang Bibi.”
“Pagi Bi,sapa balik Clarisa.”
Cla mengambil susu dari kulkas dan meminumnya.
“Tumben Non pagi banget sudah bangun”,tanya Bibi.
“Iya Bi,karena ada tugas sekolah jadi Cla pergi duluan”,bohong Cla karena menghindar dari Erick.
"Kak Alvin sama Kak Mela bangun siang kan,Bi?"
"Iya Non. Kalo Tuan ada rapat biasanya mereka turun jam tujuh pagi."
“Ok Bi,kalo begitu Cla duluan ya. Bilangin ke mereka Cla naik ojek online."
“Ok Non,hati-hati ya Non."
Cla menganggukkan kepalanya dan pergi ke ruang tamu. Dia memesan ojek online melalui handphone nya. Sepuluh menit kemudian ojek datang. Cla yang sudah tunggu di teras langsung keluar menuju ojek online.
Baru beberapa menit yang lalu Cla pergi,Alvin dan Melanie turun dan menuju ke ruang makan. Melanie melihat jam yang tertera di dinding.
Melanie merasa bingung kenapa Cla dan Erick belum turun. Padahal jam sudah menunjukkan pukul setengah tujuh pagi.
Baru saja Melanie menyuruh Alvin membangunkan Erick tiba-tiba Erick turun menuju ke meja makan.
“Pagi Kak..Pagi Kakak Ipar”,sapa Erick.
“Pagi juga Erick”,sapa balik Melanie.
Melanie memanggil Bibi. Dan Bibi langsung menyiapkan makanan buat mereka.
“Clarisa belum bangun Bi”,tanya Melanie.
“Sudah pergi Nya”,jawab Bibi.
Melanie kaget mendengar jawaban dari Bibi. Nggak salah dengar kah dia. Begitu juga dengan Alvin dan Erick. Mereka bingung tumben Cla pergi secepat ini. Biasanya Cla paling susah di suruh bangun. Dengan ancaman Melanie mau tidak mau Cla terpaksa bangun.
“Tumben tuch anak cepat pergi. Bibi nggak salah lihat kan",tanya Melanie.
“Nggak Nya. Bibi nggak salah lihat. Sebelum non Cla pergi,Bibi sempat menyapa Non Cla,Nya."
“Mungkin Cla masih tidur kali Bi”,Erick ikut menimpali.
“Coba aku lihat ke kamar Cla dulu”,ucap Melanie.
Melanie melangkahkan kakinya menuju ke kamar Cla lalu membuka pintu kamar Cla. Dia kaget ternyata Cla tidak ada di kamarnya. Dan kamarnya justru sudah rapi.
Melanie kembali menuju ke meja makan. Dan dia menggelengkan kepalanya.
“Cla masih tidur ya”,tanya Alvin.
"Cla tidak ada di kamarnya,mas. Benar kata Bibi. Cla sudah pergi."
“Loch tumben banget tuch anak pagi-pagi sudah pergi. Apa jangan-jangan dia mau melarikan diri dari rumah ini”,sarkas Erick.
“Jangan ngaco kamu Rick. Dia kan nggak ada masalah dengan kita-kita. Masa sich mau melarikan diri",Melanie dibuat bingung dengan ulah Cla.
“Gua curiga,jangan-jangan dia menghindar dari gua. Apalagi jelas-jelas gua mendengar ucapan dari mulut dia sendiri”,ucap Erick dalam hati.
.
.
.
Di sekolah Taruma Bangsa
Clarisa sudah sampai di sekolah pukul 06.30 wib. Dia melewati ruang guru dan kelas yang lain tetapi masih terlihat sepi. Sesampai di kelasnya dia melihat hanya tiga siswa yang sedang duduk sambil bercengkerama.
"Selamat pagi,Cla. Tumben loe datang lebih awal",tanya teman sekelasnya.
"Iya nich. Ojek online gua datangnya kecepatan. Mau tidak mau gua datangnya cepat",bohong Cla.
Teman sekelas tersebut hanya mangut-mangut dan tidak bertanya lagi.
Tak lama kemudian,teman-teman yang lain pada datang dan masuk ke kelas masing-masing sambil menaruh tas mereka.
Selly yang baru menaruh tasnya di meja kaget melihat Cla sudah datang. Biasanya dia selalu telat ke sekolah.
"Tumben loe datang cepat,Cla. Biasanya juga selalu telat ke sekolah."
"Gua ingin tahu rasanya jadi anak yang rajin",Cla hanya bicara asal.
Sedangkan Vita,Vinka dan Maureen langsung mendatangi kelas Cla dan Selly. Mata mereka terbelalak melihat Cla sudah ada di kelas sambil mengobrol dengan Selly.
Mereka langsung duduk di depan Cla dan Selly. Dan bertanya kepada Cla.
"Tumben Cla loe datang cepat. Nggak biasanya selalu telat kalo ke sekolah",tanya Vita dengan anggukan Vinka dan Maureen.
"Gua mau jadi anak rajin",jawab Cla dengan santai.
Vita merasa ada yang nggak beres sama Cla. Dia melihat Cla begitu murung. Tetapi Cla tidak memperlihatkan kepada yang lain.
"Cla"...panggil Vita
Cla menoleh ke arah Vita.
"Kenapa",tanya Cla.
"Loe yang kenapa",bisik Vita.
"Gua melihat ada sesuatu yang berbeda dari loe. Loe datang cepat ke sekolah pasti lagi menghindar dari Kak Erick kan",bisik Vita kembali.
Cla mengerutkan dahinya. Dia merasa bingung kok Vita bisa tahu kalo gua menghindar dari cowok dingin tersebut.
“Iya,gua lagi menghindari dari tuch cowok. Malas gua bareng dia”,ucap Clarisa dengan jengkel.
Vita hanya diam saja mendengar jawaban dari Cla. Dia tidak mau terlalu ikut campur dengan masalah Cla.
"Sedangkan loe sendiri pergi diantar Kak Joe ya",tanya Cla.
"Iya. Semenjak gua dilamar dia,gua sudah nggak pernah lagi menyetir mobil sendiri. Selalu diantar jemput Kak Joe. Kecuali kalo dia lagi meeting atau banyak kerjaan baru gua bawa mobil sendiri."
“Enak ya yang sudah punya calon suami. Pergi pulang diantar jemput EUY”,goda Cla ke Vita.
“Makanya jadian aja sama Kak Erick. Jangan terus-terusan membenci dia. Nanti loe jatuh cinta beneran loch sama dia",goda balik Vita.
"Idih,amit-amit dech. Jangan sampe gua jatuh cinta sama cowok dingin tersebut. Bisa makan hati gua setiap hari",ucap Cla dengan sewot.
Vita tertawa melihat Cla dengan sewot. 😀😀
Ketiga teman mereka yang lain merasa bingung dengan Vita.
"Kenapa loe Vit. Ketawa sendiri. Udah kemasukan Jin ya loe. Pagi-pagi pada ketawa sendiri",ucap Vinka dengan bingung.
"Nggak apa-apa. Lucu aja liat tingkah Cla",jawab Vita dengan menahan ketawanya.
"Ayo kita masuk ke kelas. Bentar lagi bel berbunyi",aja Vita kepada Vinka dan Maureen.
love love love babang❤️❤️❤️😘😘😘😘😘