pokoknya baca ajah ya gais
semoga suka!!!
hao chen adalah anak satu-satunya dari walikota hao yang selama kepemimpinannya sangat disukai oleh masyarakat karna tegas dan adil kepada rakyannya
tapi karna suatu kejadian di mana mafia yang ingin mengedarkan narkoba di wilayahnya,walikota hao mengerahkan semua keamanan kota untuk meringkus semua orang- orang yang terlibat
akibat itu pula lah malam berdarah di keluarga hao terjadi pembantaian dan pembakaran kediaman dari walikota hao
dan anak satu-satunya berjuang untuk membalaskan dendam dari keluarganya
Apakah dendam hao chen dapat terwujud ataukah hao chen gagal dan melepaskan dendamnya kita lihat saja nanti
Dan apa yang akan terjadi setelah hao chen mati apakah dewa akan bermurah hati kepada hao chen atau dia akan langsung terlempar di alam baka....
tetep baca terus ceritaku ya kawan ada kultivator nya hehehe...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dhiinda Rohma Dinda, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Chapter 10 : Awal Perjalanan
Dengan tatapan penuh tanyanya hao na berucap "Berbohong" ucapnya dengan wajah yang cemberut dan sangat imut
Sebelum hao chen menjawab,pintu kembali terbuka dan nampaklah sosok ayah dan ibu hao chen yang nampak khawatir di raut wajah dari kedua orang tua tersebut
"chen'er kau tak apa " ibu hao chen bertanya sambil mendekat kepada anaknya tersebut
" tenanglah ibu ayah chen'er baik-baik saja hanya luka ringan" senyum tulus hao chen
sebenernya hati hao chen menghangat karna perhatian dari orang tua tersebut dimana dia sudah lama sekali tak pernah merasakannya di kehidupan sebelumnya
"chen'er bagaimana kau bisa kalah apa karna beberapa hari yang lalu kekuatanmu sempat melemah "tanya hao an yang memang mengetahui kekuatan anaknya sempat melemah.
"ya ayah tapi sekarang aku sudah lebih baik,,ahh dan satu lagi aku ingin meminta ijin darimu ayah aku akan pergi esok dan mungkin membutuhkan beberapa hari atau beberapa bulan untukku kembali" hao chen meminta ijin kepada orangtuanya karna dia tidak ingin menunda lagi untuk bisa mengetahui siapa sebenarnya dirinya.
"tapi apakah kau yakin chen'er kau baru saja terluka" kini bukan ayah hao chen yang menjawab tetapi lin yun yang mengajukan pertanyaan kepada hao chen
" ya ibu aku sudah lebih baik dan aku harus menuntaskan urusanku terlebih dahulu" jawab hao chen
"baiklah jika keputusanmu sudah bulat orang tua ini tak masalah yang terpenting kau pulang dengan selamat" jawab hao an dan mendapat anggukan dari ibu hao chen juga
Keluarga kecil itu berbincang-bincang ringan dan beberapa saat kemudian meninggalkan ruangan yang di tempati oleh hao chen.
.
.
Keesokan harinya
Hao chen tengah bersiap-siap untuk keberangkatannya hari ini ke hutan tanah terlarang.
tok..
tokk...
took
hao chen mengalihkan pandangannya ke arah pintu "masuk"
"gege ini aku bawakan bekal dari ibu" hao na menyerahkan bungkusan kepada hao chen untuk persediaan selama perjalannya
"trimasakasih na'er" hao chen mengelus kepala hao na dengan sayang
Beberapa saat kemudian setelah hao chen berpamitan kepada keluarganya. Dia segera melangkahkan kakinya ke gerbang kediaman hao.
hao chen hanya melihat sekilas kearah kediaman klan hao kemudian melangkah pergi ke arah barat
hao chen yang sudah mendapatkan ingatannya kembali sudah bisa menguasai beberapa jurus yang dikuasai oleh hao chen sebelumnya
dengan cepat hao chen melangkahkan kakinyabdengan teknik meringankan tubuh meloncat dari pohon satu ke pohon yang lain
sebenarnya di tanah kultivator ini seseorang bisa terbang tetapi hanya orang yang sudah mencapai ranah jalan surgawi.
Dari kediaman hao yang berada di kekaisaran lin menuju ke barat yaitu kekaisaran luan membutuhkan waktu dua minggu jika menggunakan jalur udara atau terbang tetapi jika menggunakan ilmu meringankan tubuh membutuhkan waktu hingga satu bulan jika tak memiliki kendala dalam perjalanan.
Dari informasi yang di dapatkan oleh hao chen dari orang tuanya kekaisaran luan adalah kekaisaran kecil dari kekaisaran lainya. Tapi biarpun kekaisaran luan kecil banyak sumber daya yang dapat di dapatkan di kekaisaran luan maka dari itu kekaisaran luan bisa di bilang terkaya kedua dari kekaisaran lainnya.karena memang medan menuju kekaisaran luan sangat berbahaya dimulai dari banyaknya bandit hingga hewan-hewan buas banyak berkeliaran.
Tapi biarpun kekaisaran luan adalah kekaisaran kecil banyak kultivator yang datang kekaisaran luan untuk mencari hewan kontrak yang dapat digunakan untuk teman bertarung atau bahkan hanya untuk hewan penjaga suatu wilayah atau kediaman
.
.
.
like like like
pantes nie novel sepi