NovelToon NovelToon
PERJUANGAN ALI

PERJUANGAN ALI

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Anak Genius / Action
Popularitas:1.2k
Nilai: 5
Nama Author: putrinw

Hidup dalam kemiskinan memang membuat kita sering kali terjebak dan tak bisa berkutik. setiap kali ingin bangkit, ada saja badai yang menghalangi.

ini adalah seorang anak yang berjuang membantu perekonomian keluarga nya menjadi lebih baik. tak henti henti nya Ali bangkit dari badai yang menerpa nya.
bagaimana kisah nya, apakah Ali akan berhasil membawa keluarga nya terbebas dari kemiskinan tersebut..... ikuti kisah Ali disini...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon putrinw, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab.10

 "Kamu ke sekolah nya Raka besok Bu, urus permasalahan ini dengan damai saja!" ucap pak kades yang langsung pergi dari rumah karena masih ad keperluan mendesak.

 Bu Romlah terlihat kesal dengan suaminya itu, tai dia juga begitu kesal dengan anak nya Ratna yang mengadu seperti ini.

"Bikin repot aja!" gumam nya dengan sinis.

"Ratna....Ratna..." panggil Bu Romlah dengan nada sedikit tinggi membuat Ratna yang berada di kamar mandi kaget.

"Iya Bu, ada apa ya Bu kades?" tanya nya dengan raut wajah kebingungan.

 "Didik anak mu dengan baik, jangan jadi orang yang tukang ngadu. Gara gara anak mu itu, anak ku Raka di panggil kepala sekolah nya besok. Awas aja ya, kalau sampe anak mu macam macam dengan Raka dan membuat Raka di hukum!" ancam nya kepada Ratna.

Ratna begitu kaget mendengar nya, dia tau putra nya tak mungkin memulai kalau bukan orang lain yang membuat masalah. Dia tau benar bagaimana putra nya itu.

"Bu, saya tau bagaimana Ali, dia tak akan mungkin memulai kalau bukan orang lain yang buat masalah." ucap Ratna dengan tatapan tegas nya.

 "Loh, kamu malah melawan sama saya? Kamu mau saya pecat dari sini ha!"

"Saya sama sekali ga takut Bu, kalau ibu mau memecat saya. lagi pula urusan ini termasuk urusan personal. kalau ibu membawa nya sampai ke urusan pekerjaan sama saja ibu ga profesional bukan. Walapun keluarga saya miskin, tapi kami masih punya harga diri Bu. saat tau benar, anak saya pasti ga akan bertindak sejauh itu, kalau tidak di usik. Saya pamit dulu Bu, urusan cucian sudah selesai!" ucap nya dengan tegas, tanpa takut ancaman dari Bu kades itu.

Romlah langsung menatap nya dengan tajam, seolah ancaman nya hanya di anggap main main saja. wanita miskin ini membuat nya benar benar marah.

"Baiklah, kalau kau berbicara seperti itu. Mulai besok jangan lagi datang ke rumah ku, karena kau sudah ku pecat. Sudah di bantu malah tak tau terima kasih, didik anak mu itu dengan baik, sudah miskin masih aja belagu!"

"Ingat ya ratna, kamu ga akan aku bayar bulan ini. Anggap saja sebagai ganti rugi anak mu itu!" desis nya dengan sinis.

"Astaghfirullah." gumam ratna sambil mengelus dada nya yang terasa sakit. Hari ini dia benar benar tak menyangka Bu kades itu, berbuat seperti ini dengan keluarga nya. Dengan bergegas dia langsung pulang tanpa mengucapkan apapun lagi.

"Ya Allah, tabah kan lah hatiku ini, semoga apa yang telah hilang di ganti dengan yang lebih baik lagi!" gumam ratna sambil menghapus air mata nya yang mulai meneteskan perlahan.

kesedihan nya hari ini, membuat nya tetap semangat. Demi anak nya, demi keluarga nya, dan demi harga dirinya. Dia yakin, bisa mengubah takdir. Karena dia yakin, tuhan ga akan pernah tidur

"Kak, ibu udah pulang!" ucap Dinda yang memanggil Ali yang baru juga pulang dari sawah mengantarkan makanan yaitu bekal ubi rebus yang di masak ibu nya tadi.

"Bu, sudah pulang. Ali sudah bawakan singkong rebus lagi Bu, dari kebun."

"Grep.....Ratna memeluk erat Ali sehingga membuat Ali terpaku. Mengapa ibu nya memeluk nya seperti ini.

"Bu, apa ibu baik baik saja?"

"Ibu kenapa?" tanya Dinda yang heran melihat ibu nya itu.

"Maafkan ibu nak, karena hidup dalam kemiskinan, membuat kalian menderita!" ucap nya sambil meneteskan air mata kesedihan.

Ali terpaku, melihat air mata ibu nya, sungguh dia tak sanggup kalau ibu nya seperti ini.

"Bu, ibu ga salah apapun. ali beruntung bisa dilahirkan di keluarga seperti ibu dan ayah. Kalian adalah orang tua terhebat yang Ali miliki.

Ratna menatap putra nya, dan langsung terpaku saat melihat luka di wajah putra nya yang tampak memerah dan bengkak.

"Nak, apa mereka memukul mu dengan keras?" tanya Ratna dengan tatapan sendu nya.

"Ibu, tau?" ucap nya dengan terbata.

"Iya sayang, ibu tau semua nya. Ibu akan membela mu. karena ibu tau, kau tak akan pernah memulai nya, kalau tak di usik."

Ali bahkan berkaca-kaca mendengar ucapan ibunya. Beruntung sekali memiliki ibu seperti ibunya. selain penyayang, ibu nya juga rela mengorbankan dirinya untuk membela nya.

"Ali janji Bu, Ali akan menyelesaikan nya dengan baik. Maafkan Ali ya Bu."

"Sudah nak, kamu ga salah. apa yang kamu lakukan itu sudah benar. Tetap lah jadi Ali yang rendah hati dan selalu menolong orang lain."

"Makasih ya Bu."

Kedua nya berpelukan, dan Dinda juga ikut terharu dengan momen manis tersebut. Dia juga ikut memeluk kakak dan juga ibu nya. Ali belum tau, bahwa ibu nya saat ini sudah di pecat. kemungkinan Ratna akan mencari pekerjaan lain di rumah tetangga nya.

1
Dinda Putri
yah di gantung lanjut thooorrrrr semangat 💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪
Dinda Putri
💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪
Dinda Putri
💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪semangat
Dinda Putri
semangat terus up nya thoorrr
Soraya
hadir thor lanjut
macha late: terima kasih kak 🥰
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!