NovelToon NovelToon
Aku Bukan Pelacur

Aku Bukan Pelacur

Status: sedang berlangsung
Genre:Selingkuh
Popularitas:8k
Nilai: 5
Nama Author: mommy Almira

Intan harus berjuang membuktikan pada keluarga sang suami bahwa dia bukanlah pelacur walaupun dia terlahir dari rahim seorang pelacur. Namun akibat pengkhianatan sang suami yang menikah lagi tanpa sepengetahuan darinya dan tidak diperlakukan dengan adil oleh suaminya, akhirnya Intan terjerumus dalam sebuah dosa dengan kakak iparnya . Dan hal itu lah yang menjadi penyebab hancurnya rumah tangganya bersama dengan Aldy. Dan intan harus rela dibenci oleh anak kandungnya sendir hingga bertahun- tahun lamanya akibat sang anak dipengaruhi oleh keuarga Aldy jika sang ibu bukan orang baik. Apakah Intan bisa kuat menjalani kehidupannya yang dipenuhi dengan kebencian dari keluarga Aldy dan juga anak kandungnya...? Yuk baca cerita selengkapnya....

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mommy Almira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

10. Rasa penyesalan itu ada

Aldy terus bersimpuh memohon maaf di depan kedua orang tuanya yang kecewa padanya.

"Jadi perempuan itu hamil dan meminta pertanggung jawaban padamu...?'' tanya abi Abdul.

"Iya abi..." jawab Aldy sambil menunduk.

"Tidak usah... Kamu tidak ada kewajiban untuk tanggung jawab Aldy..." sahut umi Fatimah.

Abi Abdul dan Aldy pun menoleh ke arah Umi.

"Dengar Aldy...anak hasil hubungan di luar nikah itu tanggung jawab ibunya, bukan ayahnya. Kamu tidak punya kewajiban tanggung jawab apa lagi menikahinya..." sambung umi Fatimah.

"Jadi maksud Umi, Aldy tidak boleh bertanggung jawab atas perbuatannya...? Ingat Umi, Aldy telah melakukan kesalahan, sudah seharusnya dia bertanggung jawab atas kesalahan yang telah dia perbuat..." sahut abi Abdul.

Umi Fatimah nampak tidak setuju dengan pendapat sang suami. Dia pun menatap lekat wajah abi Abdul.

"Abi ini bagaimana... Memangnya abi rela anak kita Aldy menikahi seorang p*lacur...? Lagian belum tentu anak dalam perut perempuan itu anaknya Aldy. Namanya juga p*lacur, sudah tentu banyak yang memakai jasanya. Kita tidak tahu ayah biologis anak itu siapa. Enak saja dia minta tanggung jawab sama Aldy. Tidak bisa... Umi tidak setuju jika Aldy yang harus mengakui dan bertanggung jawab atas anak itu..." umi Fatimah teguh dengan pendiriannya tidak setuju jika Aldy bertanggung jawab.

"Umi... Intan bukan p*lacur ... Dia hanya bekerja sebagai waiters di tempat itu..." sahut Aldy.

"Dan kamu percaya begitu saja , kalau kerjaan dia hanya waiters tidak menyambi yang lain...?" tanya umi Fatimah.

Aldy terdiam tidak langsung menjawab pertanyaan umi.

"Kamu jangan mudah dibohongi Aldy... Dia mungkin bekerja sebagai waiters, tapi namanya juga kerja di tempat hiburan malam, bisa saja kan dia menyambi sebagai p*lacur...'' sambung umi Fatimah.

"Tapi umi..." sahut Aldy.

"Tapi apa...? Dengar Aldy, kalau dia bukan p*lacur, lalu kenapa dia mau tidur sama kamu...? Sampai hamil lagi..." jawab umi Fatimah.

"Iya Mi... Tapi kan itu salah Aldy. Ada yang menaruh obat per*ngsang di minuman Aldy sehingga Aldy melakukan itu pada Intan..." sahut Aldy.

"Waktu itu Intan menolaknya Mi, tapi Aldy yang memaksanya..." sambung Aldy.

"Dasar bodoh...apa kamu tidak kepikiran kalau yang menaruh obat di minuman kamu itu si Intan sendiri. Dan dia pura- pura menolak kamu, dia pura- pura lugu supaya dia bisa memperdaya kamu..." umi Fatimah menoyor kepala Aldy.

Melihat sikap sang istri yang tidak bisa mengendalikan emosinya, abi Abdul pun menggeleng- gelengkan kepalanya.

💝💝💝💝💝💝💝💝💝💝💝💝💝

Sementara itu Intan yang juga baru sampai rumah terus melamun memikirkan bagaimana nasibnya nanti. Apakah Aldy akan mempertanggung jawabkan perbuatannya atau tidak.

Tentu saja Intan begitu khawatir dengan nasibnya jika Aldy lari dari tanggung jawab. Intan pasti akan menjadi gunjingan para tetangga jika mereka tahu dia hamil tanpa suami.

"Kamu kenapa sih Intan, sejak tadi ibu perhatikan melamun terus...? Kamu lagi mikirin apa...?'' tanya bu Yuyun duduk di samping Intan di sofa ruang tengah.

Intan menoleh pada sang ibu. Iya, Intan rasa ini adalah waktu yang tepat untuk membicarakan tentang masalah yang sedang dia hadapi saat ini.

"Bu..." ucap Intan.

"Ada apa...?'' sahut bu Yuyun.

"Ada yang ingin Intan bicarakan sama ibu..." jawab Intan.

"Ya sudah bicara saja... Eh tapi ingat ya Intan, kalau kamu bicara soal kamu mau berhenti bekerja, ibu tidak akan mengijinkan. Kamu harus tetap kerja di sana. Kalau kamu berhenti kerja, ibu sumpahin kamu tidak akan mendapat pekerjaan di tempat lain, dan kamu akan menjadi pengangguran selamanya..." sahut bu Yuyun.

Intan menghela nafas. Iya, belum juga Intan mengatakan apa yang akan dia katakan, tapi sang ibu sudah menyumpahinya.

"Bu... Bisa nggak sih, ibu bicara yang baik- baik sama Intan. Intan ini kan anak ibu, kok bisa- bisanya ibu menyumpahi Intan seperti itu..." Intan nampak kesal.

"Gimana ibu nggak kesal, kamu jadi anak nggak pernah nurut sama ibu...!" sahut bu Yuyun yang ikutan kesal.

"Apa bu...? Intan nggak pernah nurut sama ibu...? Bukannya selama ini Intan selalu menuruti apa maunya ibu...! Bahkan ibu yang sudah mengatur kehidupan Intan sekarang. Dan gara- gara ibu, sekarang hidup Intan jadi kacau bu..."

"Intan jadi bahan gunjingan tetangga karena ibu menyuruh Intan kerja di diskotik, dan sekarang Intan dalam masalah besar bu... Intan hamil... Intan hamil bu... hik..hik... Kalau saja ibu tidak memaksa Intan kerja di diskotik, Intan tidak seperti ini bu...! hik..hik...ini semua gara- gara ibu...hik..hik...!!" Intan menangis.

"A...apa...? Kamu hamil...?'' bu Yuyun kaget.

Sedangkan Intan terus menangis.

"Siapa yang menghamili kamu...?" tanya bu Yuyun.

"Mas Aldy bu... Hik..hik..." jawab Intan sambil sesenggukan.

"Yakin itu anaknya Aldy...?'' tanya Bu Yuyun.

"Ibu pikir, kalau ini bukan anaknya mas Aldy, ini anak siapa...! Hanya dia laki- laki yang menyentuhku bu...! Hik..hik... Kalau saja Intan tidak bekerja di tempat maksiat itu, ini semua nggak akan terjadi bu...! Ini semua gara- gara ibu...!'' seru Intan mengeluarkan unek- uneknya di hadapan sang ibu.

"Hei Intan...! Kenapa kamu menyalahkan ibu...? Itu semua terjadi karena keteledoran kamu...! Kamu yang bodoh...!" bu Yuyun tidak terima disalahkan oleh Intan.

"Sudah ditiduri sama laki- laki sampai semalaman, tapi kamu malah tidak mau dibayar. Dan sekarang kamu hamil, kamu mau minta pertanggung jawaban sama siapa coba..? Oh ya ampun kenapa sih saya punya anak sebodoh itu..." bu Yuyun memijit keningnya.

"Intan sudah menemui mas Aldy untuk minta tanggung jawab bu..." ucap Intan.

Mendengar perkataan Intan, bu Yuyun langsung menoleh ke arah sang putri.

"Jadi Aldy masih suka datang ke diskotik...?" tanya bu Yuyun.

Intan menggelengkan kepalanya. Lalu dia menceritakan pada sang ibu jika Aldy pernah memberikan nomor ponselnya. Dan dia baru saja bertemu dengan Aldy di sebuah cafe dan memberitahunya bahwa dia hamil serta meminta pertanggung jawaban padanya.

"Trus Aldy mau tanggung jawab...?'' tanya bu Yuyun.

"Mas Aldy mau tanggung jawab bu, tapi dia harus bicara dulu dengan keluarganya..." jawab Intan.

"Baguslah kalau begitu. Tapi dia beneran orang kaya kan...?'' sahut bu Yuyun.

"Memangnya kenapa kalau mas Aldy bukan orang kaya bu...?'' tanya Intan.

Bu Yuyun menghela nafas lalu menghembuskannya dengan kasar.

"Kalau dia bukan orang kaya, kamu tidak usah minta pertanggung jawaban sama dia. Percuma saja, nanti yang ada hidup kamu tambah susah, seperti waktu kamu menikah dengan Ridwan..." jawab bu Yuyun.

"Kok ibu ngomong begitu sih bu, nggak usah bawa- bawa nama mas Ridwan bu...!'' Intan kembali kesal pada sang ibu.

"Memang kenyataannya begitu kok, Ridwan itu miskin, dia menikahi kamu tapi tidak bisa membahagiakan kamu, tapi dia malah merepotkan kamu...! Dia mati tapi tidak meninggalkan harta benda buat kamu..." sahut bu Yuyun.

"Kalau kamu jadi seperti sekarang, jangan salahkan ibu, salahkan almarhum suamimu itu yang tidak bisa memberikan kehidupan yang layak buat kamu. Coba kalau dia meningalkan harta yang banyak buat kamu, kamu tentu tidak harus capek- capek kerja kan...!'' sambung bu Yuyun yang rupanya masih kesal karena Intan pernah menikah dengan Ridwan.

Iya, bu Yuyun benar- benar masih kesal dengan almarhum menantunya itu. Karena menurutnya, gara- gara Ridwan, Intan dulu menolak dijodohkan dengan Boby yang kaya raya itu.

"Sudah bu... sudah...! Tidak usah bicara macam- macam apalagi membawa- bawa nama mas Ridwan. Mas Ridwan sudah tenang di sana bu..." ucap Intan.

"Iya tenang karena dia sudah lari dari tanggung jawab. Meninggalkan kamu dalam keadaan hamil..." sahut bu Yuyun.

"Astagfirullohhalazim ibu... Mas Ridwan meninggal itu sudah menjadi takdir dari Alloh bu. Bukannya dia lari dari tanggung jawab. Apa ibu tidak tahu takdir itu apa...!'' Intan kembali kesal dengan perkataan sang ibu yang menurutnya keterlaluan.

Bu Yuyun hanya diam tanpa menyahut perkataan Intan.

"Ya sudahlah... Kamu tidak usah marah- marah seperti itu sama ibu. Ibu bicara seperti ini karena ibu tidak mau melihat kamu susah Intan..." ucap bu Yuyun.

"Tapi justru ibu lah yang membuat Intan susah..." sahut Intan.

Bu Yuyun mendengus kesal mendengar ucapan Intan.

"Lalu apa rencana kamu sekarang Intan...?'' tanya bu Yuyun.

Intan melirik sekilas pada sang ibu dan diam beberapa saat.

"Kenapa kamu diam saja...? Apa kamu tidak dengar pertanyaan ibu...?'' sambung bu Yuyun.

"Sekarang Intan sedang menunggu kabar dari mas Aldy bu, dia meminta waktu tiga hari. Nanti dia ngabarin Intan setelah dia bicara sama kedua orang tuanya..." jawab Intan.

Bu Yuyun menghela nafas.

"Tapi Intan takut bu..." sambung Intan.

"Apa yang kamu takutkan...?'' tanya bu Yuyun.

"Intan takut, orang tua mas Aldy tidak setuju jika mas Aldy menikahi Intan..." jawab Intan kembali menangis.

Bu Yuyun menghela nafas. Iya, tentu saja bu Yuyun juga punya pikiran yang sama dengan Intan. Pasti sulit bagi orang tua menerima jika anaknya menikahi perempuan yang sudah dihamili di luar nikah, apalagi perempuan itu bekerja di tempat hiburan malam.

"Kalau orang tua Aldy melarang Aldy menikahimu, kamu minta uang yang banyak pada Aldy sebagai ganti rugi. Setelah itu kamu gugurkan kandunganmu..." ucap bu Yuyun.

"Ya Alloh ibu...! Ibu sudah dua kali meminta Intan menggugurkan kandungan...! Bahkan dulu ibu sengaja membunuh calon cucu ibu sendiri...! Ibu itu sebenarnya punya hati nggak sih bu...!" seru Intan kembali tersulut emosi.

"Apa ada orang tua seperti ibu di luar sana, yang meminta anaknya untuk menggugurkan kandungan...! Nggak ada bu...! Nggak ada...! Cuma ibu yang tega seperti itu...!'' sambung Intan sambil menangis.

"Buat apa kamu memelihara anak haram Intan. Kamu pikir mudah...?" sahut bu Yuyun dengan santainya.

"Apa bu...? Anak haram...? Intan juga anak haram kan bu...? Intan anak hasil selingkuhan...? Intan bahkan tidak tahu ayah kandung Intan siapa...? Kenapa ibu dulu tidak menggugurkan Intan...? Kenapa bu...? Kenapa ibu membesarkan Intan kalau pada akhirnya ibu menjerumuskan Intan ke dalam dunia hiburan...!" seru Intan.

"Dan sekarang Intan mendapatkan karma atas perbuatan ibu dulu...! Intan juga harus menangung dosa ibu dan harus mengandung anak haram...!'' sambung Intan.

"Plak..." bu Yuyun menampar pipi Intan.

"Ibu memang seorang pendosa Intan. Tapi kamu sudah dilahirkan dari rahim ibu dengan rasa sakit yang amat sangat. Ibu mengurusmu dari bayi hingga besar. Tidak seharusnya kamu berkata seperti itu pada ibu...! " ucap bu Yuyun dengan mata berkaca- kaca.

"Tapi Intan tidak meminta untuk dilahirkan bu... Apa lagi jika nasib Intan seperti ini. Intan rasa jika dulu ibu menggugurkan kandungan ibu, itu jauh lebih baik..." sahut Intan dengan air mata mengalir di kedua pipinya.

"Apa kamu tahu Intan... Kenapa ibu mempertahankan kamu walaupun kamu anak hasil selingkuhan...? Dan kenapa ibu bisa berselingkuh...?'' tanya bu Yuyun.

Intan menatap wajah sang ibu yang tiba- tiba terlihat murung.

"Itu karena permintaan ayah Wito. Dia mau menerima kamu karena ayah Wito sadar kalau dia tidak bisa memberikan ibu anak. Ayah Wito divonis mandul..." ucap bu Yuyun.

Intan pun kaget mendengar bahwa pak Wito laki- laki yang sudah dia anggap sebagai ayah kandung sendiri ternyata mandul.

Lalu bu Yuyun menceritakan pada Intan bahwa beberapa tahun belakang pak Wito mengalami imp*ten. Setiap berhubungan badan dengan bu Yuyun harus batal begitu saja karena belum apa- apa senjata pak Wito tiba- tiba melemah. Alhasil bu Yuyun yang hasratnya sudah memuncak pun harus kecewa.

Dan hal itu pun berulang terus menerus. Kemungkinan imp*ten yang dialami oleh pak Wito disebabkan oleh kelelahan bekerja dan juga stres. Iya, pak Wito stres karena tiga tahun menikahi Yuyun tapi dia belum juga hamil. Dan menurut dokter masalahnya ada pada dirinya.

Bu Yuyun yang tidak mendapat kepuasan dalam urusan ranjang dengan sang suami, ditambah lagi pak Wito yang bekerja di Kalimantan dan hanya pulang empat bulan sekali, membuat bu Yuyun tidak tahan dengan godaan. Akhirnya bu Yuyun berselingkuh hingga dia hamil.

"Ibu sadar apapun alasan ibu saat itu, ibu tetap salah. Ya tapi bagaimana lagi, semua terjadi begitu saja. Iman Ibu tidak sekuat orang- orang sehingga ibu gampang tergoda...'' ucap bu Yuyun sambil mengingat semua yang sudah terjadi di masa lalu.

Rasa penyesalan dalam diri bu Yuyun memang ada, namun ibaratnya bu Yuyun merasa sudah terlanjur basah, jadi dia sengaja menyebur sekalian. Urusan dosa itu urusan belakangan.

Mendengar cerita sang ibu, Intan tidak bisa berkata- kata lagi. Intan sendiri tidak tahu jika ada di posisi yang sama dengan sang ibu apakah dia akan tahan dengan godaan yang ada. Iya, Intan sendiri sudah membuktikannya saat dia digauli oleh Aldy malam itu. Walaupun awalnya Intan bersikeras untuk menolaknya, namun karena tenaga Aldy lebih besar darinya, sehingga Intan tidak bisa berbuat apa- apa. Ditambah lagi sentuhan Aldy telah membuat Intan tak berdaya.

Dan pada akhirnya Intan pun menikmati apa yang Aldy lakukan padanya walaupun setelah kejadian itu rasa penyesalan itu datang. Ya, begitulah, rasa penyesalan itu memang datangnya belakangan.

Bersambung...

1
Asmara
Benci bgt SMA Niken
Asmara
Tuh kan, Cantika itu cewek nggak baik, putusin aja Arkan😡
Asmara
Nggak suka ah sama Cantika
Asmara
Kl kmu lelah ya udah tingalin aja si Aldy yg penyakitan, cari suami baru, nggak usah byk drama deh Niken 😅😅
Asmara
Niken yg katanya ustadzah kok gitu ya palying victim. benar" nggak ada merasa bersalah sama sekali. Pdhl dulu dia yg melarang Aldy menyentuh Intan smpai berbulan" 😡
Asmara
Kirain Wulan dah taubat ternyata sama saja sifatnya buruk KY dulu
Asmara
Bos Intan keren rumahnya dah dibagusin, pya apartemen di Hongkong. Trus gimana Thor nasib Aldy, buat dia sengsara dong kesel
Asmara
Si Arkan jg nurut bgt sih JD anak, sudah dewasa juga
Ayunda
semoga tuh dua org dpt karma
Ayunda: buat aja tuh dua org kena HIV kyak yg di ucapin niken
total 2 replies
Ayunda
tuh buat semua klrg kyai SM Aldy dpt musibah udh dzolim SM intan
Salsa
Emng banyak kok Thor orng yang mengaku paham agama merasa dirinya paling benar, merasa tidak punya dosa,dan selalu menganggap org yang pernah salah seperti sampah
Salsa
Kasihan Intan,... Thor kasih intan bahagia dong
Ayunda
kasihan intan ibu kandung rasa ibu tiri selalu tersisih
Mommy Almira: Ujian buat Intan kak, kl Intan kuat dia akan diangkat derajatnya oleh Alloh 😊
total 1 replies
Dini Anggraini
Kakak author yang baik kenapa jahat banget sama intan masak intan ingin kangen2 nan sama anaknya saja tidak boleh sedangkan niken si pelakor kok boleh2 saja padahal selama ini yang jahat aldy, niken dan semua keluarga mereka semua menjauhkan arkan dari ibu kandungnya. Apakah keluarga kiyai seperti gak tahu agama ya jahat banget padahal tidak ada yang namanya mantan ibu dan mantan anak. 😡😡😡🥰🥰
Dini Anggraini: ya kak makasih 👍👍🥰🥰
total 2 replies
Dini Anggraini
Intan kamu kenapa begitu bodoh sih kamu bisa mengajukan banding di pengadilan mengambil hak asuh arkan bisa jatuh ke tanganmu mereka aldy, niken dan ibunya aldy gak berhak melarang kamu ketemu sama arkan. Bukti2 saat aldy selingkuh dengan niken bisa kamu jadikan bukti selama ini aldy gak pernah nenafkahimu baik secara lahir maupun batin selama kamu jadi istrinya sekarang kan kamu punya uang banyak. Kalau perlu viralkan kelakuan bejat aldy di sosial media biar mereka tahu perempuan pendiam bila sudah marah melebihi singa bila sudah marah jangan diam saja di injak2 harga dirimu.
Mommy Almira: Nggak bisa dong kak, kan Intan hanya dinikahi secara siri oleh Aldy
total 1 replies
Dini Anggraini
Intan kamu carilah uang sebanyak mungkin tapi bila jadi TKW yang jujur, waktunya libur ya libur gak usah sering beli baju yang gak jelas. Agar hidupmu jadi orang sukses balik Indonesia nanti. Masalah hutang ibumu bayar nanti 5 ataupun 10 tahun mendatang bila kamu sudah punya uang banyak jadi TKW dan minta saksi dan perjanjian tertulis bila hutangmu lunas takutnya nanti kamu sudah bayar lunas rentenir itu gak ada buktinya tuh kamu di peras mereka. Banyak kok TKW sekarang yang gak suka foya2 di luar negri begitu kembali ke indonesia buat rumah bagus bisa punya sawah luas dan kontrakan juga bisa buat hari tuamu intan. Masalah arka anakmu bila dia dewasa nanti tahu sendiri siapa yang salah sebenarnya. 🥰🥰🥰
Mommy Almira: Tenang kak ada umi Aisyah yg urus bayar hutang, semua beres 😁
total 1 replies
Asmara
Kalau poligami tanpa izin istri pertama termasuk selingkuh nggak sih Thor ..?
Mommy Almira: Kl dia menikah sesuai dengan syariat san rukun nikah terpenuhi itu bukan selingkuh namanya kak. Tpi kl tdk ijin istri biasnaya akan jdi bom waktu yg sewaktu" bisa meledak, dan jika istrin prtama nggak ikhlas akan memintai cerai atu bisa jg meminta suami menceraikan istri muda. Dan yg paking parang rmh tangga akan hancur, begitu yg saya tahu ya kak berdasarkan cerita para ustadz 😊
total 1 replies
Dini Anggraini
Mangkanya intan bila kamu di hina Fatimah mantan mertuamu hinalah balik bahwa aldy lebih dulu selingkuh dari kamu dan gak pernah memberi nafkah lahir dan batin sama kamu intan jangan diam saja. Semakin kamu diam semakin menjadi2 itu manusia jahat anaknya juga selingkuh giliran intan selingkuh marah. 😡😡😍😍😍
Dini Anggraini: 👍👍😍😍😍
total 2 replies
Heriyani Lawi
itulah akibatnya karena kebodohan dan nafsumu sendiri intan
Asmara
Wah suka deh SMA ceritanya, kita nggak sekedar hanya baca novel , TPI sekaligus mendengar ceramah yg bermanfaat. semangat Thor 😍💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!