NovelToon NovelToon
Menggantikan Majikanku Dalam Perjodohan

Menggantikan Majikanku Dalam Perjodohan

Status: sedang berlangsung
Genre:Diam-Diam Cinta
Popularitas:10.1k
Nilai: 5
Nama Author: Nita.P

Rosa Evalina, hanya seorang anak pelayan yang menggantikan Ibunya menjadi pelayan di rumah keluarga Hartanto. Lalu, tiba-tiba anak dari majikannya meminta dia untuk menggantikannya dalam sebuah perjodohan. Tidak bisa menolak, akhirnya dia terjebak dalam permainan sandiwàra ini.

"Seharusnya aku tidak pernah jatuh cinta padamu, karena nyatanya kamu tetap tidak akan di takdirkan untukku"

Sementara Albyan Danuel, seorang pria tampan yang sudah matang. Memiliki pribadi yang hangat, lembut dan sopan. Dia yang tidak pernah mengenal cinta, akhirnya menemukan perempuan yang membuatnya nyaman. Namun, apa yang akan terjadi ketika dia tahu jika perempuan itu hanyalah seseorang yang bersandiwara?

Bisakah mereka bersama dalam kisah yang berliku, tentang cinta yang dimulai dari sandiwara?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nita.P, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Perkara Baju Ganti

Sinar matahari membuat tidurnya sedikit terganggu, Eva bahkan tidak ingat sejak kapan terakhir kali dia bisa terlelap dengan tenang seperti ini. Sampai tidak sadar jika dia telah tidak sengaja tertidur di Apartemen milik Byan. Sejak perjodohan itu, dan dia berpura-pura menjadi Laila, maka sejak itu Eva benar-benar tidak pernah bisa tidur dengan tenang. Selalu saja penuh cemas dan rasa takut. Namun sekarang, semuanya sudah selesai, dan akhirnya dia bisa lebih tenang dalam tidurnya.

"Selamat pagi Sayang?"

Seseorang yang membukakan tirai penutup jendela berbalik dan tersenyum pada Eva yang sudah bangun. "Kenapa semalam kamu tidak bangunkan aku saja? Aku malah jadi tidur disina, dan semalam kamu tidur dimana?"

Sebenarnya cukup ragu saat bertanya seperti itu. Tapi Eva tetap takut jika Byan mungkin saja melakukan hal yang tidak di harapkan. Byan berjalan ke arahnya sambil tersenyum, dia duduk di pinggir tempat tidur dan mengelus lembut kepala Eva.

"Aku tidur di kamar sebelah, tenang saja aku bukan Bayu atau Davin. Yang tidak bisa melihat kesempatan sedikit pun saat bersama wanita. Meski sekarang mereka sudah berubah" ucap Byan sambil terkekeh pelan saat menceritakan dua sahabatnya itu.

Eva menghela napas pelan, cukup lega saat tahu itu. Sebenarnya Eva juga percaya jika Byan bukanlah orang yang seperti itu, namun seorang wanita tetap harus merasa curiga saat dia tidak sengaja tertidur di tempat pria.

"Mandilah, kita cari sarapan"

"Tapi, aku tidak membawa baju ganti"

"Aku sudah minta orang membelikan baju ganti untukmu, semuanya lengkap"

Eva menatap Byan tidak percaya, pria itu bahkan sudah mempersiapkan hal seperti ini. Eva tersenyum saat Byan memang memberikan lebih banyak perhatian dan pedulinya pada Eva.

"Terima kasih Sayang, aku mandi dulu"

Eva segera berlari ke kamar mandi saat mengatakan itu. Tidak mungkin juga dia lupa tentang permintaan Byan semalam sebelum dirinya tertidur. Dan sekarang Eva memang harus membiasakan tentang itu.

Byan tidak bicara, bahkan dia menahan senyumnya. Mengusap tengkuk lehernya menunjukan grogi, hanya daun telinganya saja yang memerah.

Sial, jantungku berdebar hanya karena dia memanggilku seperti itu.

Dia sendiri yang meminta Eva untuk memanggilnya seperti itu, tapi sekarang Byan merasa tidak aman dengan panggilan itu. Bahkan dadanya sudah berdebar kencang. Cinta memang membuat seseorang merasakan kebahagiaan meski hanya dari hal kecil yang di lakukan pasangannya.

Selesai Eva mandi, dia menatap sebuah paper bag di atas tempat tidur. Baju ganti yang Byan ucapkan tadi. Eva membukanya dan semuanya benar-benar lengkap, baju dan celana panjang longgar, beserta dengan pakaian dalam. Eva tersenyum melihatnya.

"Dia meminta siapa untuk membelikan ini ya?"

*

Beberapa jam sebelumnya.

Matahari bahkan belum terbit. Tapi Byan sudah terbangun dari tidurnya. Tiba-tiba saja berpikir untuk melihat Eva di kamar sebelah. Masuk dengan perlahan dan menghampiri wanitanya yang masih tertidur lelap. Byan menatap wajah tenang Eva, sedikit merapikan rambutnya yang berantakan.

"Istirahatlah, aku tahu selama ini kau lelah dengan banyak pikiran"

Byan membungkukkan tubuhnya, mengecup kening Eva dengan lembut. Lalu dia tersadar jika Eva masih memakai pakaian kerja yang kemarin. Membuatnya berpikir untuk mencari baju ganti, tapi tidak mungkin menggunakan bajunya.

Byan kembali ke kamarnya, mengambil ponsel dan terdiam sejenak. Berpikir siapa yang bisa dia hubungi. Sampai dia teringat pada istri sepupunya, jadi Byan menelepon Bara.

"Ada apa kau menelepon jam segini, sialan! Aku masih mengantuk"

"Mana istrimu, berikan ponselnya pada istrimu"

Dalam keadaan yang masih mengantuk, Bara langsung bangun terduduk dengan rahang mengeras. "Apa maksudnya kau menelepon pagi buta dan mananyakan istriku! Heh Albyan, meski kau sepupuku, aku tidak akan pernah membiarkanmu. Akan aku hajar kau jika menyangkut istri-"

"Ck, apasih. Bukan begitu, aku ingin meminta bantuan istrimu. Lagian aku juga sudah punya belahan jiwaku sendiri, kenapa kau panik. Sialan kau Bara, menganggap aku akan merebut istrimu. Memangnya aku pria seperti apa?!"

Bara langsung terdiam, dia menutup mulutnya dengan sebelah tangannya saat menguap lebar. Memang rasa kantuk masih menyerangnya.

"Kau mau meminta bantuan apa dari istriku?"

Shafa yang tertidur di samping suaminya, perlahan mulai terganggu dan akhirnya ikut bangun juga. Dia melihat suaminya yang sedang menelepon dan menyebut-nyebut dirinya.

"Ada apa?"

Bara menoleh pada Shafa yang sudah bangun, dia mengelus lembut kepala istrinya itu. "Ck kau sudah mengganggu tidurku dan istriku, Byan! Kau harus bertanggung jawab!"

"Potong gajiku bulan ini, cepatlah ini urgent sekali. Aku butuh bantuan istrimu"

Dengan malas akhirnya Bara loudspeaker sambungan telepon itu agar dia tahu apa yang ingin Byan bicarakan pada istrinya. Ya, seposesif ini seorang Bara.

"Byan ingin bicara padamu, katanya butuh bantuanmu"

Shafa mengangguk pelan, dia mulai bicara. "Iya Tuan Byan, ada apa?"

Sampai sekarang panggilan Shafa sulit berubah pada Byan, padahal mereka sudah menjadi saudara. Namun sudah terbiasa memanggilnya seperti itu, jadi Shafa merasa nyaman saja.

"Shafa, bisa bantu aku membelikan baju perempuan dan juga pakaian dalamnya"

Mata Bara langsung menyipit mendengar Byan mengatakan itu. "Heh, tidak ku sangka ya kau bahkan merobek bajunya? Buas juga ya kau!"

"Duh, apasih Albara Daniel. Diamlah kau! Memangnya aku seperti kau? Tidak ya, aku hanya butuh baju ganti karena semalam Eva ketiduran di Apartemenku, dan pagi ini dia harus pergi ke Kantor. Jika pulang dulu ke rumahnya, itu akan lama"

"Menginap di Apartemenmu? Yakin kau tidak melakukan apapun padanya?" tanya Bara dengan penuh nada curiga.

"Ck, kita bahkan tidur terpisah kamar"

"Yakin-"

"Mas sudah ya, ini Tuan Byan bukan kamu ya. Aku percaya padanya, karena dia sama sekali tidak pernah bermain wanita seperti kalian"

"Aku juga tidak, hanya denganmu saja" ucap Bara sambil memeluk pinggang istrinya.

"Baiklah Tuan Byan, aku akan carikan baju ganti untuk Eva. Ukurannya mungkin sama denganku ya?"

"Ya, ukurannya pasti sama. Terima kasih ya Shafa, langsung kirim saja kesini"

"Heh, tidak gratis ya menyuruh-nyuruh istriku"

"Ya, kau potong saja gajiku"

Byan langsung menutup sambungan telepon daripada harus terus melayani Bara yang sedang senang menggodanya.

"Sialan si Bara ini, mengira aku sudah melakukan apa dengan Eva. Ish, memangnya aku dia"

Bersambung

1
sunaryati jarum
Semoga karyawan yang dipecat ke.depannya tidak membuat masalah
sunaryati jarum
Akhirnya terurai juga masalah mereka,Laila sungguh hatinya baik dan bertanggung jawab apa yang dilakukannya.Semoga orang tua Byan menerima Eva.
sunaryati jarum
Jujur saja tentang perasaan kamu Eva
sunaryati jarum
Baru mampir
Les Tary
semoga org tua Abyan menerima Eva
Sastri Dalila
👍👍👍
Lianty Itha Olivia
enk dan bagus punya kayak abyan
Lianty Itha Olivia
ra ISO ngomong
Les Tary
Bagus Abyan klu ada karyawan yg semena mena pecat aja💪
Milla
Serius thorrr aku g nabung bab loh benaran tiap up aku baca thor malahan aku nunggu2 update tan lo karena penasaran ama kisah nyaa byan dan eva soalnya juga tinggal byan kan yang belum punya pasangan 🥰
Milla
Thor aku g nabung bab kok cius deh suwer begitu ada update tan aku langsung gass poollllll 🤗 🥰 semangat up thorrrr 💪
Mita Paramita
gak Thor sekali update langsung baca . ceritanya seru gini kok🔥🔥🔥
Mita Paramita
lanjut eva😍😍😍
Sastri Dalila
👍👍🤣
Les Tary
Nah klu jujur jadi lega tinggal jalani dengan baik💪💪
Oma Gavin
siapa disini yg suka nabung bab tolong author nya yg sudah bikin cerita gratis bantu baca
vania larasati
lanjut
Pujiastuti
semoga eva dan byan tetap bisa bersama karena mereka saling mencintai
Pujiastuti
hayooooo lu laila byan marah tu, ayo kasih penjelasan kasihan kalau eva jadi dimarahin sama byan
Les Tary
Semoga Byan mau memaafkan Eva
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!