NovelToon NovelToon
Suami Setengah SAH

Suami Setengah SAH

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Teen / Komedi
Popularitas:576.4k
Nilai: 4.9
Nama Author: sweetyy

Veynana Anggraeni Wardana, siswi kelas XI SMA sejahtera. gadis manis manja, biang onar, dan hoby bolos sekaligus telat🤣🤣🤣

Justin Ervando Bramasta, siswa kelas XII SMA sejahtera. cowok tampan, tinggi, dan memiliki gen bule. Yang memiliki jiwa otoriter sebagai panglima perang namun memiliki otak yang cerdas yang tak pernah tergeser dari singgasana peringkat satu.

mereka di satukan dalam pernikahan sah secara agama. Namun di kenal oleh teman2nya sebagai kakak adik bersaudara jauh.🤣ribet banget yak!!

mari kita lihat bagaimana perjalanan cinta setengah sahh ini. cuzzz😘😘

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon sweetyy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 10 Perusuh

Semenjak pertengkaran itu hubungan Ervan dan Nana semakin membaik. Keduanya selalu berangkat dan pulang bersama saat sekolah. Tak ada yang curiga, karena semua teman-temannya mengetahui bahwa mereka dalam hubungan saudara.

Begitupun dengan Bayu, sejak pertama bertemu Nana di kolam waktu itu, ia sudah jatuh hati padanya. Mereka berteman sangat dekat, karena juga ternyata bayu masuk kelas yang sama dengan Nana. 

Mereka selalu terlihat bersama dan teman-teman Nana menyadari sikap Bayu pada Nana berbeda. Mungkin hanya nana yang tak menyadari itu, ia hanya mrnganggap perhatian bayu padanya hanya sekedar karena kedekatannya sebagai teman.

“Silahkan duduk tuan putriku.” Bayu mempersilahkan Nana duduk pada kursi yang di tariknya. 

“Terimakasih pangeran monyet.”Jawan Nana saat meletakkan diri di kursi tadi.

“Kan,, nggak jadi romantis deh. Nggak peka lo mah Na.” Bayu tampak kesal.

“Drama lagee..lagian nggak mungkin lah Nana mau jadi tuan putri lo. Nana kan tuan putri di hati babang Randi ya kan Na?” sela Randi.

“Apalagi elu, enek gue.” Jawab Nana yang mengundang gelak tawa keenam temannya.

“Iya-iya tuan putrinya mah Nana doang ya Sin. Kita mah apa atu.” Sela Erna.

“Haduh dedek Erna cemburu to. Sini-sini deket babang Randi.”

“Hogahh.. udah-udah yuk pesen.” Ajak Erna.

Bayu berdiri. “Lo mau makan apa Na? biar gue ambilin.” 

Satu persatu mereka menyebutkan makanan keinginan mereka. Namun segera di potong oleh Bayu. “Berenti. Gue bilang Nana bukan kalian ya.”

“lebay deh lo Bay lama-lama, awas aja lo pake hati. Gue nggak mau temenan lagi sama lo.” Jawab Nana sembari berdiri dan pergi untuk memesan makanan yang diinginkan.

**

“Gara-gara elo sih tin, biasanya elo yang peka bel masa ketutup kuping lo tadi.” Kesal Nana pada martin. 

Nana CS terlalu asik makan dan ngobrol tak tentu arah hingga mereka lewat setengah jam dari bel masuk berbunyi.

“Gausah bawel ya lo Na, lo nggak nyadar apa ini semua gara-gara lo makan lelet banget. Lu nggak inget tadi Erna udah nyolokin jam nya ke mata lo?” sela Randi.

“Iya-iya sorry. Nah kan ini udah nanggung kan.. gimana kalo kita bolos aja. Gue jajanin deh.” Ajak Nana.

“Please deh,, gausah mulai.” Jawab Sinta.

“Ya allah ya Tuhan kami, jauhkanlah hamba dan kawan-kawan hamba dari setan yang terkutuk. Aamiin.” Randi mendramatisir suasana yang sedari tadi panik. Mereka berjalan begitu cepat karena jarak antara kantin dan kelasnya cukup jauh. Kantin yang berada di ujung belakang sekolah sedangkan kelas mereka berada paling depan.

“Eh lu kira gua setan. Mana ada setan semanis gue.” Jawab Nana tak terima.

“Eh STOP.” Bayu berhenti secara tiba-tiba hingga mengejutkan kawan-kawannya yang berjalan cepat.

“Sialan lu ya, hmmmmdd hmmmmdd.” Nana siap mengeluarkan kata-kata emasnya namun segera di bekap oleh Martin yang ada di sampingnya.

“Udah ada gurunya *ego. Mulut lo nggak pernah ada remnya ya Na. Gue bawa ke penjahit baru tau rasa lo. Kesal Martin.

“Ssssstttt diem, kita pelan-pelan masuk aja nunduk.” Bayu memimpin rombongan pelaku telat itu. Mereka sedikit demi sedikit merangkak dengan menunduk berbaris mengular. Sangat… perlahan. Satu langkah dua langkah.. tak seperti biasanya mereka yang rusuh. Ini sangat.. sangat senyap. Namun,,

DUUUUTTTT,,,..

“Sialan lu ya..”

“Behhhh,, iya bener ini mah gue setuju, Sialan emang.”

“Trasi ini mah.”

“Bukan, telor busuk sih ini kayaknya.”

“Ampun,, makan apa sih lo bau banget.”

Mereka saling berpendapat tentang gas alam Erna yang keluar tanpa aba-aba yang pada waktu yang tidak tepat.

“Eh wangi kali, tadi gue makan batagor mang ujang enak banget kan, jadi pasti ini limbahnya juga berasa batagor. Hehe. Erna nyengir kuda.

“KALIAAAAAANNNN” tanpa mereka sadari guru yang mengajar sudah di depan Bayu.

“Ehh ibuk,, tambah cantik aja. Ngapain disitu bu?” Tanya randi tanpa rasa bersalah.

“KALIAN YANG NGAPAIN DISINI. KALIAN LAGI KALIAN LAGI. APA KALIAN TIDAK BOSAN DIHUKUM TERUS?” suara bu Arum memenui lorong depan kelas Nana CS.

Suasana didalam kelas pun yang tadinya tertib, sekarang sudah riuh, seakan mereka senang pelajaran berhenti.

“Nah kan itu ibu tau kita bosan di hukum mulu, nggak ada variasi lagi. Di suruh lari mulu kita, jadi bengkak banget ni betis jadinya bu.”Ucap davi yang selalu cerewet kalo udah kena hukum.

“Nah bener tu buk, emang ibuk nggak bosen hukum kita mulu?” timpal Nana.

“Kalian makin bikin pusing ya, kalian ikut saya ke ruang BK!” perintah Bu Arum.

**

Bu Arum membawa para perusuh itu ke dalam ruang BK dan menyerahkan kepada guru BK yaitu bu Inggrit. “Kalian lagi? Apa lagi sekarang? Sudah bosan saya sebenarnya sama muka-muka kalian ya. Dan ini apa? Tambah lagi personil kalian?”

“Eh ibu, jangan bosen dulu, kita kan masih kelas sebelas wakti kita masih panjang untuk bertemu dan bertegur sapa bu. Seperti ini ya bu, kita itu meluangkan waktu untuk mengunjungi ibu. Harusnya ibu seneng punya murid kayak kita. Murid yang lain mah nggak punya adab nggak mau nengok ibu.” Penjelasan panjang lebar Randi dengan tampang bangga.

“Seneng dari mana, Enek saya itu liat muka kamu.” Jawab Bu Inggrit.

“Ibu jahat banget remuk hati si kasep Randi Bu. Jawab randi.

“Kalian mau minta hukuman apa?” Tanya Bu Inggrit berbasa-basi.

“Beneran boleh milih bu?” Tanya Nana dengan polosnya.

“Boleh.” Mereka seketika tersenyum yang tadinya muram se suram hidupnya masing-masing.

“Tapi pada akhirnya juga saya sih yang menentukan.” Jawab Bu Inggrit yang membuat mereka syok dan kembali memasrahkan diri pada takdir yang akan mereka dapatkan.

“Ya sama aja kali bu, drama banget.” Kesal Nana.

“Terserah saya dong. Disini yang berlaku UUI.” Kata bu Inggrit.

“What? UUI?” Tanya Erna.

“Undang-Undang Inggrit. Hhahaha. Sekarang kalian ikut saya.” Perintah Bu Inggrit.

**

Disinilah mereka berakhir, lapangan sepak bola. Bisa di bayangkan berapa lebar kan lapangan sepak bola.

“Ngapain bu kita kesini? Main bola? Beneran bu masih kuat? Tanya Bayu dengan polosnya.

“Maaf ya bu Nana nggak ikutan main deh, panas banget ntar kalo inces item gimana bu? Mahal tau skincare.” 

“Bukan urusan saya, siapa suruh bangor. Gadis-gadis pula punya bibit liar. Cepetan baris yang pendek depan” Kata bu Inggrit.

Mereka hanya mampu menurut.

“Jongkok” Titah Bu Inggrit.

“Perasaan gue udah nggak enak nih.” Ucap Martin.

“Jalan memutari lapangan 5 kali.” Kata bu Inggrit.

“NAH APA GUE BILANG TADI BOLOS AJA PADA NGGAK NURUT SIH AH..” 

Nana teriak-teriak kesal.

“10 KALI”

“APA SIH IBUK, SAYA LAPORIN KAK SETO YA. SIAPA YANG PUNYA NOMOR KAK SETO TELFON CEPETAAAAN!”

“15 KALI”

“NANAAAA DIAM!!!” Ucap teman-teman Nana serentak menghentikan perdebatan Nana dan Bu Inggrit.

1
Ali Lessy
up thor penasaran bab selanjutnya
Elizabeth Zulfa
harusnya dieminnya lbh lama doooonnkk.... biar ervannya lbih perjuangin Nana lagi...
Elizabeth Zulfa
waaaaaahhh.... bkal saingan Ervan ya ...
si pak pol temen masa kecil nya Nana lagi . psti dah knal akrab
Elizabeth Zulfa
wktu itu pas ribut besar aja Ervan dah ngelempar Nana pakai kursi rias Loch mski g kena... skrang main tangan didepan umum lagi .... pengecut😡😡
Elizabeth Zulfa
klo sama Nana aja tegas tp ma org lain mlah letoy g ada tegas2nya
Elizabeth Zulfa
diiiihhh...PD bngt nich si nenek lampir 😏😏
Elizabeth Zulfa
jadi penasaran pngen tau wajah jelek si ulet bulu 🤣🤣🤣
Elizabeth Zulfa
Ervan tuh possesive tp g peka
Elizabeth Zulfa
klo kalem gitu kn enk lihatnya... gak kasar2an
Elizabeth Zulfa
sbnernya mreka ini bnran sodara jauh / dah nikah sih ??? kok g mudeng aq..
Jennifer Lay
emang bisa 🤔
Rulyana Syahril Bantilan
mantaap
Saja Ah
lanjut seru
Debora
Gak dilanjut lg ya thor??

suka kisahnya veinana.. 😩
Haura
Thor... ngetiknya sambil ngantuk ya? namanya ketuker-tuker dari bab sebelumnya...
Haura
agak gesrek sih ceritanya... mafia anak SMA kurang suka...

tapi lumayan konyol lah... lanjut ah..
Haura
udah sama babang polisi aja.... benci gue ma Ervan main gampar bininya....giliran cewek uler dipeluk-peluk.... 🤮🤮🤮
Haura
andai si Ervan ada di dunia nyata aku aja yang ulek dia pake cabe rawit kering.... biar tambah nyahox.... 😡😡😡
Haura
apaan si Ervan mau menang sendiri... kayak Gerald di novel Married with Ketos dong. Cool setia meskipun dikejar-kejar banyak cewek. Bahkan sahabat dari kecilnya pun jatuh cinta ma dia. Tapi tetep setia ma istri nakalnya Alsava..😘
Yulianti
Lanjut thor critmu menarik👍👍 ayo smngat💪thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!