NovelToon NovelToon
Kepincut CEO Judes

Kepincut CEO Judes

Status: tamat
Genre:Percintaan Konglomerat / Crazy Rich/Konglomerat / Cinta Seiring Waktu / Romansa / Tamat
Popularitas:74.3k
Nilai: 5
Nama Author: Othsha

"Matilah aku!" Bora segera menggetuk kepalanya dan berusaha ingin kabur karena tendangan mautnya baru saja berhasil bersarang pada kaca belakang mobil mewah yang baru saja melewati dirinya.

Penasaran dengan kisah cinta Bora si tomboi dan Auriga CEO Judes yang unyu-unyu sekaligus nyeselin?!

Buruan pantengin kisahnya di sini manteman...


With luv


Othsha ❤❤

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Othsha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

KCJ - 10

"Besok, kamu harus nemenin aku ke pesta yang diadakan oleh rekan bisnisku! Hari ini sepulang kerja Miguel akan ngajak kamu ke butik langganan mami, buat nyari gaun yang pantas buat kamu!" ujar Auriga saat mereka berada di apartemen Bora.

Bora hanya mengangguk pelan. Ia sudah merasa lelah, padahal ia belum menghadiri pesta yang bisa dipastikan berisi orang-orang dari golongan atas itu.

"Kenapa menghela nafas kayak gitu? Kamu engga pede? Awas jangan sampai kamu buat malu ntar ya, apalagi kalo penyamaran kamu terbongkar! Miss Helen, Malik dan Bu Marieta udah ngasih effort besar buat bantuin kamu! Paham kamu!" tegas Auriga yang membuat Bora mencebik dalam hati.

"Nggih, Raden Auriga. Tenang aja ya...." ujar Bora pelan sambil menganggukkan kepalanya. Entah mengapa Bora selalu merasa kesal setiap kali Auriga membuka mulutnya karena kata-kata yang dikeluarkannya biasa hanya berupa perintah, ancaman, hinaan yang ditujukan kepada Bora.

Pantas aja jomblo akut! Siapa juga yang mau hidup dengan laki-laki yang judesnya melebihi ibu kepala sekolah aku dulu! rutuk Bora dalam hatinya.

****

Sesuai dengan perintah Auriga, sore itu Miguel dan Bora berangkat menuju butik yang sudah ditunjuk oleh Miguel.

"Gimana, Pak?" tanya Bora kepada Miguel setelah tirai penutup ruang ganti dibuka. Miguel sedikit tertegun sebelum akhirnya ia menemukan suaranya.

"Ekhemmm, bagus!" ujar Miguel singkat yang membuat Bora tersenyum puas. Miguel segera bangkit dari duduknya dan berpura-pura berjalan ke arah kasir.

Apa-apaan itu tadi?! batin Miguel yang tak percaya bahwa dirinya bisa terpesona dengan penampilan kekasih kontrak atasannya itu. Ia segera mengenyahkan pikiran anehnya itu dan kembali fokus ke pekerjaannya.

Dia memang cantik dan baik, kali ini Pak Bos engga salah milih pasangan!

****

Sementara itu di tempat lain, empat orang wanita menyibukkan diri dengan perawatan ke salon dan spa untuk memaksimalkan penampilan mereka di pesta yang akan dihadiri oleh Auriga itu.

Chitra mendapatkan informasi terpercaya bahwa Auriga akan menghadiri pesta diadakan oleh rekan bisnis ayah Rinka, salah satu sahabat Chitra. Chitra langsung meminta Rinka untuk membawa serta dirinya ke acara itu, yang tentunya langsung diiyakan oleh sahabatnya itu.

Rinka juga mengajak Maudy dan Beata untuk ikut serta ke acara itu. Kedua sahabat mereka itu tentunya menyambut baik ajakan dari Rinka itu. Mereka berempat juga sudah menyiapkan rencana untuk mendekatkan Chitra dan Auriga kembali.

"Thanks cinta-cintaku buat bantuannya, kalian tau aku masih cinta banget sama Auriga dan aku dengar dia punya pacar baru! Kata mami sih cantik, tapi ada yang aneh dengan gelagatnya! Kikuk, canggung gitu..., aneh pokoknya!" jelas Chitra yang membuat ketiga sahabatnya itu menganggukkan kepala mereka karena memahami penjelasan Chitra.

Mereka bertiga juga penasaran dengan sosok pacar baru mantan kekasih Chitra itu. Rinka terkadang mendengar pembicaraan tentang Auriga dan sepak terjangnya dari sang kakak, Damian. Sang kakak merupakan rekan bisnis Auriga selama tiga tahun terakhir, dan sepertinya Damian juga sangat mengagumi lelaki itu.

****

"Ingat! Jangan melakukan kesalahan, cintaku!" ujar Auriga sembari mengecup pelan tangan Bora saat mereka sudah mendekati tempat acara. Bora terkejut dengan tindakan tanpa aba-aba dari kekasih kontraknya itu. Sentuhan Auriga itu seolah mengirimkan getaran aneh dalam diri Bora.

Bora langsung menarik tangannya dan membuang wajahnya untuk menyembunyikan semburat merah yang muncul di pipinya. Auriga yang melihat reaksi dari Bora itu, hanya tersenyum sinis dan kembali memfokuskan pandangannya ke depan.

Kedatangan Auriga dan Bora menjadi pusat perhatian malam itu, karena biasanya Auriga akan datang seorang diri atau bersama Miguel, tangan kanannya itu. Bisik-bisik terdengar di sekitar mereka yang membuat Bora tidak nyaman, tanpa ia sadari, ia mencengkeram lengan baju Auriga lebih erat yang membuat lelaki itu menyadari kegugupan gadis itu.

"Tenang sayang, aku di sini! Ingat, zero mistake, honey!" bisik Auriga sembari menyunggingkan senyum termanisnya yang membuat Bora jengah. Namun, ia membalas senyum Auriga dengan senyum terbaiknya.

"Aku paham, sayangku!" Bora menatap lurus ke depan dan berjalan seanggun mungkin yang membuat Auriga tersenyum samar.

Di sisi lain, empat pasang mata sedang menatap intens dan penuh kebencian ke arah Auriga dan Bora, lebih tepatnya ke arah Bora yang seolah sedang mengintai masang yang siap untuk dikuliti.

"Pak Auriga, selamat datang ke acara saya. Wah, siapa nona cantik yang ada di samping Pak Auriga ini?" ujar Ethan, si pemilik acara.

"Terima kasih, Pak Ethan. Selamat untuk peresmian kantor barunya ya. Kenalin ini tunangan saya, Bora," ujar Auriga sembari memperkenalkan Bora kepada Ethan.

Tunangan??? Kapan upgrade statusnya? batin Bora kesal karena Auriga mengklaim hubungan mereka dengan sesuka hatinya.

"Selamat, Pak Ethan. Kenalkan saya Bora," timpal Bora sembari menyalami Ethan.

"Selamat datang, Bu Bora. Senang bisa berkenalan dengan tunangan cantiknya, Pak Auriga. Biasanya kemana aja selalu sendiri, baru kali ini Pak Auriga bawa pasangannya. Saya jadi tersanjung!" ujar Ethan tulus yang membuat Auriga dan Bora tersenyum.

Ethan mengajak Auriga untuk berkenalan dengan rekan bisnisnya yang lain untuk membahas proyek yang sedang mereka rencanakan.

"Sayang kamu di sini dulu gapapa, kan? Nanti, aku kembali lagi. Kamu bisa nyicipin makanannya dulu," ujar Auriga lembut yang membuat Bora sedikit terkesima dengan lakon yang dimainkan oleh kekasih kontraknya itu.

Wew, kalo aku engga tau sifat aslimu bang, udah jatuh cinta aku! batin Bora. Bora hanya mengangguk dan tersenyum manis ke arah Auriga dan Ethan. Sepeninggal Auriga, Bora merasakan keterasingan yang membuat dirinya merasa tak nyaman.

Ia mencoba untuk meredakan ketidaknyamanannya dengan mencoba makanan dan minuman yang disediakan.

Ehmm, makanan pesta orang kaya emang beda ya. Dulu kalo diajakin ke pesta paling hajatan dekat panti, atau pesta kawan kantor. Menu ala tradisional indonesia. Ini apa aja ada..., hajar Bora, kapan lagi makan makanan mewah kayak gini! batin Bora yang mulai menikmati waktunya memperhatikan jenis-jenis makanan yang tersedia di meja hidangan.

Namun, keasyikannya terusik oleh sapaan seseorang yang membuatnya menoleh ke sumber suara.

"Ini toh kekasih baru, Auri. Ehmmm, lumayanlah. Tapi engga bisa dibandingin sama kamu sih, Chit," ujar Rinka yang membuat Bora menaikkan sebelah alisnya. Ia masih berdiam diri dan tetap mengisi piringnya dengan makanan pilihannya.

"Halooo kenalin, aku Chitra mantan pacarnya Auri. Maafin teman aku ya, boleh kita kenalan?" ujar Chitra sambil tersenyum ramah.

"Ohh, halo..., aku Bora. Iya gapapa kok," ujar Bora sambil tersenyum santai walau ia mengetahui dengan pasti maksud keempat gadis yang mengelilinginya itu.

"Ehmmm, btw, kamu tinggal di mana? Kerja dimana? Kamu putrinya siapa? Lulusan dari mana?" Pertanyaan Rinka membuat Bora merasa jengah, tetapi ia tetap menjawab pertanyaan itu dengan sopan.

"Universitas UK? Angkatan berapa? Temanku ada loh yang kuliah di situ!" ujar Chitra penuh penekanan yang membuat Bora mulai merasa tersudut. Bora menjawab sekenanya dan berdoa agar gadis-gadis pengganggu itu segera pergi.

"Ehmmm, gaun kamu bagus! Beli dimana? Hadiah Auriga ya? Ehmmm, jangan-jangan apartemen kamu juga hadiah, Au...?" tanya Rinka tetapi terpotong karena seseorang menimpali perkataannya.

"Cukup!"

****

1
Bilqies
mampir lagi Thor
Othsha: makasih kakak...❤️
total 1 replies
Bilqies
aku mampir nih kak, salam kenal yaa ..
mampir juga yaa di karyaku.....
terima kasih /Smile/
Othsha
Hai kakak.... wahhh, makasih banget buat semua dukungannya untuk Bora dan Auriga ya... Othsha terhura, eh, terharu karena kakak sahabat Othsha pertama dengan berkenan membaca dan mengomentari karya ini hampir di setiap babnya.

Othsha berterima kasih banget buat dukungannya. Semoga dimana pun kakak berada tetap sehat, bahagia dan sukses ya.

Mohon dukungannya untuk karya Othsha lainnya bila berkenan ya....

Sekali lagi mamaci banyak. Maaf juga engga bisa balas komennya satu per satu ya..🥰🥰🥰🥰
Mimik Pribadi
Boraaaa,,,,,itu kode dari siJutek kutub 🤭💪
Mimik Pribadi
Kejutaaaann,,,,,
Apakah itu Auri,yng manggil Bora???
Mimik Pribadi
😭😭😭 kpn mereka berdua akan dipertemukan lgi thor??
Mimik Pribadi
Nahh!! Ada rahasia apaan lgi nich dngn mama nya Chitra 🤔🤔🤔🤔
Mimik Pribadi
Hahhh!! Sediiih bngt thor knpa hrs secepat ini kebongkar,,,,,
Pantas saja Auriga tidak menyukai Harjun,,,,,bnyk hal yng membuat bertanya2 ttng sepak terjang Harjun yng bisa bermusuhan dngn Auriga
Mimik Pribadi
Ini calon mamer knpa dtng mulu sih?? 😅
Mimik Pribadi
Aku ikut was2 bayangin saat perjanjian itu berakhir,,,,,semoga saja sblm masa kontrak pacar palsu itu berakhir,Auriga udh mulai merasa nyaman bahkan jatuh cinta beneran sm Bora,,,
Mimik Pribadi
Haseekk!!,,,,pelukaaan 😍🤭🤭
Mimik Pribadi
So sweet 😍 akhirnya bongkahan es si Judes kutub mulai mencair 💃💃
Mimik Pribadi
Hahaaa,,,,Si kutub Auri kynya sandiwara,tinggal iyain aja sih Boz keinginan Bora,utk nunda keberangkatanmu ke Bali toh itu jga demi kesembuhanmu,,,,stlh kamu ngasih kputusan Nunda,girang kan wajah Bora,,,,apa gak Adem selama di RS ada yng nungguin,dan ngurusin
Mimik Pribadi
Hahaaa,,,,cinta terkadang bikin emosi,bikin sumpek,dan smpe2 rasanya kpngn ngunyah orng y Bor, apalgi pria yng dihadapi ky Boz Auri,,,bikin gondhok 🤣🤣🤣🤣
Mimik Pribadi
Auriga beneran dtngkah???,,,,
Andai iya,,,untung cpt diajak pergi sblm semuanya bubrahh!!
Mimik Pribadi
Msh susah ser2an dan jedug2 jantungnya sih 😅😅
Mimik Pribadi
Cari mslh nich si Chitra,,,,Auri sdh memperingatkan kamu Chitra,jngn smpe mancing singa tidur,udh gak bisa memiliki Auri karier kamu jga hancur,,,,entah nnt caranya seperti apa nnt saat Auri ingin menghancurkan kamu,klo ternyata kamu mlh bikin ulah lagi sama Bora,,,
Mimik Pribadi
Nahh!! Lhooo,,,,gimana tuh pertanggung jawaban atas ucapan Bora,terhadap Mami Auri,,,,😆😆
Mimik Pribadi
Mngkn hrs terungkap kali y hubungan kontrak mereka,,,,
Mimik Pribadi
Jngn smpe Harjun menceritakan ttng Bora thor,,,,
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!