NovelToon NovelToon
BUKAN SUGAR DADDY

BUKAN SUGAR DADDY

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Crazy Rich/Konglomerat / Beda Usia / Cinta pada Pandangan Pertama / Tamat
Popularitas:71.5k
Nilai: 5
Nama Author: Miss el

"Ren kamu kirim gadis itu jauh dari negara ini," ucap Devano dengan wajah tanpa ekspresi itu saat bicara.

"Gadis yang mana tuan dan apa kesalahannya?" bertanya dengan penuh tanda tanya, karena belum paham atas ucapan tuannya.

"Gadis yang ada di sebelah mobil ini, karena dia membawa penyakit yang menular," melirik sekilas lalu merasakan kembali penyakit itu lagi.

"Penyakit menular apa tuan?" belum paham maksud perkataan tuannya ini.

"Saat aku melihat kearah dia, jantung ku bekerja dua kali lipat dari biasanya. Bahaya sekali penyakit itu, cepat kamu kirim dia jauh dari negara ini,"

Dalam hati Ren " itu bukan penyakit tuan muda tapi anda jatuh cinta namanya, selamat datang di dunia baru menurut anda tuan muda dan selamat menikmati. jika saya menuruti ucapan anda lalu saya sendiri yang akan susah saat anda tau apa arti debaran jantung itu".

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Miss el, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pertemuan Pertama.

Segala sesuatu yang terjadi sudah ada yang mengatur bahkan sebelum kita lahir dan begitu juga dengan kejadian selanjutnya kita tidak bisa menghindari apapun itu tapi kita juga tidak bisa menyalahkan seseorang dengan apa yang akan terjadi sebab jika kita ingin memilih pasti ingin cuma hal-hal baik yang kita lalui.

Setelah selesai berbelanja dan pulang ke rumahnya Rindu langsung istirahat karena sudah merasa lelah berputar satu harian ini.

Malam harinya di meja makan semua anggota keluarga sudah berkumpul. Merindu turun dengan langkah lesu karena tanpa terasa besok dia sudah mulai magang di tempat yang sangat sebenarnya malas dia masuki.

Tidak ada perselisihan di antara mereka hanya saja rindu ingin magang di tempat perusahaannya masih terbilang setara dengan perusahaan keluarganya atau di bawahnya sedikit.

Tapi jika di perusahaan nomor satu itu seperti ada rasa beban berat yang akan diapikul nanti karena sudah pasti peraturan di sana sangat ketat.

"Kenapa itu muka kayak pantat ayam?"

Wajar saja jika sang abang penasaran karena melihat wajah adiknya yang tidak semangat tidak seperti biasanya.

Walaupun sering terjadi perdebatan di antara mereka tapi rasa perhatian dan saling menyayangi itu lebih besar.

"Besok gue udah mulai magang Bang,"

"Lalu?"

Lantas apa yang masalah dengan magangnya? Jika sudah magang berarti sebentar lagi akan lulus dan bukankah semua orang yang kuliah sudah tidak sabar menantikan momen itu.

Tapi kenapa adiknya terlihat tidak semangat, apa ada yang salah?.

"Masalahnya gue magang di perusahaan nomor satu itu Abang dan gue padahal ingin magang di tempat yang biasa aja dan juga peraturannya nggak terlalu ketat lo tahu kan Bang peraturan di sana katanya bagaimana melebihi ketatnya baju anak ABG yang baru mengenal cinta,"

Hah Rindu begitu panjang bicara dan hanya dalam satu kali tarikan nafas.

"Bukankah malah bagus jika magang di sana Jadi lu akan lebih disiplin lagi jika nanti saat mulai bekerja di kantor papa dan juga aturan dibuat untuk menertibkan karyawannya bukan untuk menekan ataupun sebuah alat untuk menakutkan seseorang agar berpikir lagi bekerja di sana. Jangan menganggap peraturan itu seolah menjadi kita jika kita bisa mematuhi maka semuanya akan baik-baik saja,"

Setiap perusahaan itu memiliki peraturan masing-masing sama halnya dengan sekolah. Peraturan dibuat untuk mendisiplinkan orang-orang yang berada di sana dan juga agar mereka tahu mana hak serta kewajiban atau apa yang boleh atau tidak boleh dilakukan.

Memang kita hidup tidak akan lepas dari segala peraturan tapi balik lagi pada diri kita sendiri jika kita ingin bebas tidak terikat dalam suatu peraturan maka jalan satu-satunya adalah buat usaha sendiri dan buat juga peraturan seperti apa yang kita inginkan.

"Padahal gue setidaknya bisa makan di tempat papa, bukan di tempat itu yang sejak awal bukan menjadi target incaran tempat makan gue,''

Memang terlihat atau terdengar aneh jika Rindu tidak ingin magang di sana tapi inilah dia.

"Kalau lo magang di perusahaan papa yang ada lo hanya akan merepotkan gue aja dek jadi Itu sudah merupakan tempat yang bagus,"

"Abang lacknat emang,"

Orang tua mereka hanya melihat obrolan kedua anaknya dan setelah itu mereka mulai makan malam dengan Rindu seperti bersungut-sungut lantaran belum bisa menerima bahwa dia akan magang di sana besok.

"Rindu udah kenyang selamat malam papa mama,"

Rindu bangkit dari duduknya dan berpamitan untuk segera menuju kamar dan beristirahat.

"Gue nggak lo sapa dek,"

Teriak karena adiknya melewati dia begitu saja.

"Sengaja,"

Kesel juga karena adiknya tidak mengucapkan ucapan selamat malam kepada dirinya.

Dalam hati dia terus berkomat-kamit dan mendoakan semoga adiknya di tempat magang nanti terus berurusan dengan pemilik perusahaan itu agar dia ada urat setiap pulang dari magang.

Pagi hari.

"Aduh gue makin malas rasanya,"

Rindu sudah rapi dengan setelan baju kerjanya yang dibeli bersama Risa kemarin.

Baju yang menunjukkan bahwa dia adalah karyawan magang di perusahaan itu karena memakai baju yang berbeda dari karyawan tetap perusahaan.

"Pokoknya gue nggak boleh malas-malasan dan harus rajin supaya mendapatkan nilai yang bagus, gue nggak boleh membuat ulah di sana karena hanya akan mempersulit keberadaan gue selama di sana dan semoga gue nggak pernah barusan sama pemilik perusahaan itu,"

Sejak semalam Rindu sudah mendekatkan dirinya bahwa dia akan bersungguh-sungguh menjalani masa magangnya dan tidak akan membuat ulah yang akan berakibat pada nilai akan diterima nanti.

"Selamat pagi pa ma bang,"

Rindu duduk dan memulai sarapannya karena ini hari pertama makan jadi dia harus cepat datang ke kantor dan juga dia tidak ingin dicap sebagai anak magang yang sesuka hati.

"Rindu berangkat dulu,"

Selesai sarapan rindu langsung berpamitan menuju perusahaan dengan menggunakan motor kesayangannya.

"Akhirnya sampai dengan selamat,"

Rindu memarkirkan motornya di tempat khusus karyawan lalu berjalan menuju lobi perusahaan untuk apel pagi dulu apalagi dia orang baru di sana jadi harus tahu peraturan apa yang harus dilakukan.

Setelah tahu di mana letak tempat dia bekerja Rindu menuju lantai yang sudah diberitahu dan ternyata dia diletakkan di bagian membantu sekretaris bos dan sudah bisa dipastikan dia akan sering berinteraksi dengan pemilik perusahaan itu.

"Kenapa juga gue harus diletakkan di bagian itu dari sekian banyaknya divisi di perusahaan ini? Apa yang gue hindari maka itu yang gue dapatkan, untuk kedepannya gue harus berdoa yang bertolak belakang dengan keinginan gue,"

Sampai di lantai itu Rindu melihat seorang laki-laki duduk di depan ruangan yang bertuliskan "ruangan direktur".

"Selamat pagi pak saya kerawan magang baru di sini,"

Rindu menyapa dengan hormat pada senior yang merupakan sekretaris bos.

"Selamat pagi juga kamu pasti Rindu karyawan magang rekomendasi dari pihak kampus,"

"Iya pak saya Rindu salam kenal,"

Mereka berdua saling berkenalan lalu rindu diajari tahap-tahap awal menjadi sekretaris dan cara menyusun jadwal bos untuk seminggu ke depan.

Rindu yang memiliki otak cerdas tidak membutuhkan waktu lama agar dia bisa memahami dan juga dasar-dasarnya juga pernah diajari saat di kampus jadi bukanlah hal yang sulit.

Memang Rindu mengambil jurusan di bidang sekretariat jadi sudah pasti saat magang akan menempati posisi ini.

"Baik pak saya paham dan jika ada yang belum saya mengerti saya akan bertanya,"

Rindu mulai mengerjakan tugas pertamanya dengan tenang karena menurutnya ini tidak terlalu sulit.

Tapi ketenangan itu tidak berlangsung lama dengan.

"Siapa yang menyuruh kamu kerja di sini?"

Intonasi bernada tinggi itu mengalihkan fokus Rindu yang sedang bekerja dan dapat dia lihat seorang laki-laki gagah tengah berdiri dengan jarak tiga meter dari depannya.

1
Ratu EL
bang Dev ngerep
Ratu EL
duh kayaknya seru punya sahabat
Ratu EL
itu jatuh cinta bang Dev,,,duh gumusnya
Sandy
semakin penasaran aja
NURZZY
mantap bgt deh ceritamu thor. ayo up yg banyak ya thor... 💪💪💪
Sandy
bagus ceritanya dan makin penasaran
Sandy
salut sama devano
Aisyah
Wow kenzo skali cinta langsung lamar
Aisyah
Smoga cepat smbuh thor agar bs beraktifitas maksimal
Ratu EL: amin makasih kak🤗
total 1 replies
Aisyah
😀😀😀 Vanoo vano rindu kok d lawan ya kalah laa
Ratu EL: ya jelas kalah ya kak🤭
total 1 replies
Aisyah
Ngambek2 sedap
Ratu EL: doakan aja semoga Rindu berubah fikiran dan mau membujuk Devano 😊
total 1 replies
Aisyah
Nah klo gercep kyk gtu kn aku gk naik darah vano, coba aja dr kmrn2 km gercep kyk gtu
Aisyah: Banget
total 2 replies
Aisyah
Ternyta klo org kaku mngenal cinta jadinya bucin akut dn posesif kronis
Ratu EL: nggak tergolong lagi ya kak akutnya🤭
total 1 replies
NURZZY
ih lucu bgt si kamu Devano. masa dia gk tau itu bukan penyakit tapi itu namanya jatuh cinta tau...
Aisyah
Uwuu bngt deh jd sneng aku
Aisyah: Lebih ke greget
total 2 replies
Ida Farida Husen Ilyas
up lg thor
Ratu EL: siap kakak😊
total 1 replies
Aisyah
Wwow sungguh jawaban yg amazing,
Aisyah
Bucin akut dah vano
Ratu EL: udah tingkat tinggi kak😄
total 1 replies
Ida Farida Husen Ilyas
💪💪💪thor
Aisyah
Haish rindu kasian vano tau
Aisyah: Rada rada
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!