NovelToon NovelToon
Mengejar Cinta Kondektur

Mengejar Cinta Kondektur

Status: tamat
Genre:Diam-Diam Cinta / Konglomerat berpura-pura miskin / Tamat
Popularitas:6.9k
Nilai: 5
Nama Author: Shizi

Mengisahkan seorang perempuan yang bernama Alea, dengan pekerjaan sebagai seorang tukang parkir. Alea, tomboy dan pemberani serta tukang rusuh, seperti layaknya lelaki. Tiba-tiba menyukai Aliando yang seorang kondektur Bus.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Shizi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

10. TERNYATA PATAH HATI ITU LEBIH SAKIT DARI KESANDUNG

"Lama-lama kalian saya nikahin, ya. Dari tadi isinya berantem mulu," kata lelaki setengah baya itu. Mungkin itu suami dari pemilik warung dimana laki-laki itu sedang mengisi tenaganya dengan sepiring nasi.

Yah, pria itu adalah Ali. Entah bagaimana ceritanya sampai mereka sering bertemu. Hingga berujung berantem karena seringnya berselisih paham seperti sekarang ini. Namun, itu tidak akan berujung panjang, nyatanya mereka juga sebentar lagi akan akur.

"Pak, kalau saya punya bini macam dia. Yang ada tiap hari saya beresin perabotan di lantai dengan kondisi mengenaskan," sahut Ali pada bapak pemilik warung, tapi dengan tatapan yang mengarah dimana Alea berada

Seketika pemilik warung itu membulatkan matanya. Mungkin di dalam benaknya, ternyata wanita lebih sadis dibanding laki-laki kalau sudah marah.

Kenapa bisa gitu?" tanya bapak itu dengan tangan yang disilangkan di dada.

"Lihat saja kalau buaya itu lagi ngamuk. Tuh lihat," ucap Ali pada pemilik warung.

"Huh. Sadis amat, itu udah ancang-ancang mau dilempar ke kamu sepertinya." Jawab bapak itu dengan rasa tidak percaya, jika wanita yang sedang bertengkar dengan Ali, adalah gadis bar-bar.

Yah, dengan keadaan emosi. Tanpa sadar Alea melepas kedua sepatunya dan dipegangnya satu-satu.

Alea yang seketika tersadar. Buru-buru melepas pegangannya.

Kruuuk.

Kruuuk.

Tiba-tiba Alea merasa jika perutnya bunyi, dan itu pertanda kalau perutnya sedang meminta asupan empat sehat lima sempurna.

Dengan langkah gontai, ia langsung menuju warung yang tak jauh dari dirinya yang sekarang berdiri.

"Kenapa lo?" tanya Ali pada Alea saat melihat wanita itu dengan wajah lesunya langsung menjatuhkan bokongnya. Di kursi kayu yang panjang ia langsung duduk.

"Lapar," jawab Alea dengan suara lemah.

"Memangnya elo nggak makan tadi pagi?" tanya Ali penasaran. Pasalnya sekarang sudah jam 10, masa ia jika Al belum sarapan. Itu sangat mustahil apalagi pekerjaan yang sedikit melelahkan.

"Belum. Kemarin malam gue ngorok jam dua, dan pagi tadi adik gue bikin ulah karena hanya mau minta uang saku, sampai gedor-gedor pintu." Jawab Alea yang menjelaskan kenapa dirinya sampai tidak makan tadi pagi.

"Jantung gue kenapa tiba-tiba jadi begini," gumam Alea dalam hati, dan tangannya diletakkan di dadanya agar detak jantungnya, bisa kembali normal.

"Ini makanlah." Sesaat mata Alea memancarkan kegembiraan, karena di depannya terdapat seporsi nasi pecel.

"Awas, kalian jodoh lho. Awalnya berantem ujung-ujungnya saling jatuh cinta," ujar pemilik warung yang tengah menggoda Ali dan Alea. Saat orang itu meletakkan nasi pecel dan teh hangat.

Dalam hati Alea tersenyum karena merasa jika dirinya telah jatuh cinta pada pria tersebut. Meski mereka kerap berantem.

"Elah Bapak. Saya kan udah punya pacar, gak mungkin saya selingkuh karena bagi saya pantang untuk berselingkuh." Ucapan Ali pada bapak pemilik warung itu. Seketika sirna senyuman yang sempat ia rasakan.

Ternyata sosok yang disukainya sudah punya kekasih, dan Alea hanya bisa pengagum rahasia Ali.

"Jodoh tidak ada yang tahu kan, bisa saja kamu dengan kekasih kamu itu, dan pada saat menikah kamu sama neng ini,"

Uhuk.

Uhuk.

"Al, pelan-pelan. Gak ada yang minta nasi elo, kenapa buru-buru amat sih." Ali langsung menyodorkan teh yang ada di depannya untuk Alea segera meminumnya.

Gluk.

Gluk.

Gluk.

Satu gelas berukuran panjang tandas oleh Alea. Lalu ia meletakkan gelas kosongnya lagi di meja.

Alea tersedak sebetulnya bukan karena nasinya. Melainkan karena ucapan dari pemilik warung. Seakan dia adalah Tuhan, dan memprediksi sebuah hubungan.

"Baiklah, kita coba. Kata-kata orang ini benar atau salah," kata Alea di dalam hatinya karena ia ingin tahu kenyataan seperti apa yang ia dapat.

"Li, gue pamit ke tempat parkir ya. Takut kalau anak-anak nyariin gue," kata Alea secara tiba-tiba. Padahal nasi yang ada di depannya belum habis namun Alea memutuskan untuk segera pergi.

"Tapi nasi kamu masih ada," ujar Ali dengan tatapan sedikit heran. Bukannya Alea tadi bilang kalau lapar. Sekarang justru malah mau langsung pergi.

"Udah kenyang, tadi juga gak sengaja nyasar di sini. Makanya sekarang gue mau balik," ucap Alea yang langsung berdiri meninggalkan dua laki-laki itu, dengan berbeda generasi.

"Ya sudah hati-hati, ini gue yang bayar." Akhirnya Ali menyerah dan tidak lagi bertanya.

"Makasih, nanti gue akan ganti." Alea pun dengan secepat kilat langsung menghilang dari pandangan Ali.

"Gak enak juga ya ternyata patah hati itu," gumam Alea sambil berjalan menuju pasar lagi.

Untuk sesaat Alea melupakan akan sosok Ali, entah kenapa bisa dirinya menyukai laki-laki itu. Padahal pertemuannya dengan Ali baru hitungan waktu.

"Nah ini dia. Lo dari mana sih, main pergi macam jin saja."

"Ku beri satu permintaan. Hayo apa," timpal Alea dari ujung jalan saat kedua temannya sedang menunggunya.

"Gue pengen jadi bos, kabulkan dong." Ghani yang lebih dulu menjawab apa yang baru saja dikatakan oleh Alea.

"Syaratnya mudah." Jawab Alea.

"Apa?" tanya Ghani yang tidak sabsr dengan ulah konyol dari Alea.

"Kawinin noh janda kaya yang udah tuwir."

Hahahahaha.

Alea dan Alby tertawa melihat tingkah Ghani.

"Enak punya harta banyak gak enaknya pas main lato-lato dong," kata Ghani dengan wajah masam.

"Lagian elo. Kalau mau mimpi itu jangan tinggi, lima meter saja belum tentu bisa ambil. Apalagi yang tingginya selangit," kata Alby dan diiringi gelak tawa mereka.

Untuk saat ini Alea hanya bisa tertawa di saat bersama teman-temannya, namun kenyataannya setelah berpisah dan pulang ke rumah masing-masing. Pikiran itu datang lagi, mengganggu ketenangan Alea.

......................

Sedangkan di tempat lain. Saat Ali sedang menarik penumpang untuk membayar, tiba-tiba dari arah samping. Ali melihat mobil seseorang yang sangat dikenalnya. Berharap jika tidak ada yang tahu bahwa dirinya, sedang berada di dalam bus.

Ali yang tiba-tiba teringat akan seseorang, tak bisa memungkiri bahwa dirinya sangat bersedih. Andaikan, andaikan orang-orang itu

membiarkan dirinya untuk memilih jalan hidupnya sendiri. Tanpa harus mengekangnya, mungkin saja dirinya tidak akan meninggal sesuatu yang sangat berharga dalam hidupnya.

"Mas, Mas." Seseorang tengah memanggil Ali yang sedang melamun.

"Ah, iya Buk. Maaf ya," ucap Ali merasa tidak enak karena mengabaikan orang yang sedang ingin membayar karcis bus.

"Makanya jangan melamun. Dikira gak capek apa, dari tadi memang duit terus." Orang itu sedikit marah karena diabaikan.

"Sekali lagi maaf, Buk."

Setelah menarik uang dari para penumpang. Ali pun langsung berjalan ke depan dan duduk di samping supir.

1
Ummu Sakha Khalifatul Ulum
lanjut
Zey ✨️
Queen mampir, semangat kak 💪💪
@Kristin
Kok GK lanjut say yang ini apa udh tamat?
Shizi🦁🦁: belium, sengaja ku kasih lebel tamat. bulan ini mau ku tambah eps kalau udah namatin sih Nara
total 1 replies
@Kristin
Semangat 💪
@Kristin
Semangat up ya
@Kristin
Alea tega bilang si Ali baba gila 😂
@Kristin
kata orang kalau sering bertengkar itu jodoh
@Kristin
Dua bunga🌹🌹 buat mu Say, 🥰 Semangat SELALU 💪...
Lina Zascia Amandia
Bertengkar trs si Ali dan Alea.
@Kristin
Semangat buat karya baru nya semoga sukses selalu
@Kristin
Kasian banget si alea seorang gadis yang sangat tangguh...
@Kristin
Biar aku aja yang nanyak ya... Alea udah makan atau belum kalau belum makan gih ksian banget kerja ya...😁
Bulan Rindu
Semangat 💪
Bulan Rindu: 🥰❤️ 💞💞🌹
total 2 replies
@Kristin
Dua Bunga 🌹🌹 buatmu mu biar tambah semangat 💪 udh sembuh belum nih...?
@Kristin
luar biasa
@Kristin
Hadir 🙋 Favoritnya Thor 🤗 rate bintang 🌟🌟🌟 🌟🌟 buat mu yang luar biasa
Lina Zascia Amandia
Dua like mendarat, smg karya yg baru kontraknya makin makin digemari pembaca.
NAIM NURBANAH
semngat
Mommy QieS
sekuntum gift 🌹 untuk mu kak😊
Mommy QieS: sama² kak
total 2 replies
Mommy QieS
sabar, Mak Ijah 😁
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!